Claim Missing Document
Check
Articles

KEBISINGAN LALU LINTAS KENDARAAN BERMOTOR PADA RUAS JALAN DI KECAMATAN BANJARMASIN UTARA Ihwati Nur Cahyani; Sidharta Adyatma; Deasy Arisanty
JPG (Jurnal Pendidikan Geografi) Vol 2, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jpg.v2i1.1468

Abstract

The title of this research is “terrible noisy of traffic for public vehicle on side way at Kecamatan Banjarmasin Utara”. The aim of this research is to knowing degree for volume of public vehicle, intensity of scale improvement terrible noisy (dB A) and connection between totality of public vehicle and also degree of terrible noisy (dB A) on side way of artery primer and also secondary at Kecamatan Banjarmasin Utara on the busily times it is at 07.00-08.30 WITA, 12.30-14.30 WITA and also at 16.00-18.00 WITA.The population for this research is all of public vehicle whiches riding on side way at Kecamatan Banjarmasin Utara. The act of this research on every side way at Kecamatan Banjarmasin Utara on monday, friday, saturday and also sunday with interval’s time regulation by KEP-48/MENLH/11/1996 which timing that doing during activity. Technicaly of accumulation data in this research by using observation method and study of document. The analysis for this research by using statistic descriptive that also used percentage  formula, interval of class and corelation one predictor to knowing connection between totality of public vehicle and also degree of terrible noisy (dB A) on side way of artery primer and also secondary at Kecamatan Banjarmasin Utara.The results of this research is percentage of public vehicle on artery primer side way and secondary too at busily times that is a lot, a little bit and a lot, intencity scale of terrible noisy within this research is so loudly that is around 80 (dB A) until 100 (dB A) and also there has connection between percentage of public vehicle with percentage terrible noisy on the side of way Sultan Adam and also Brigjen H Hasan Basri at Kecamatan Banjarmasin Utara at busily times. Key Word : Terrible noisy, of traffi,c for public vehicle
Analisis Dampak Limbah Cair Industri Pengolahan Sagu terhadap Kualitas Air Sungai Martapura Desa Pemakuan Kecamatan Sungai Tabuk Dewi Kumala Sari; Sidharta Adyatma; Aswin Nur Saputra
JPG (Jurnal Pendidikan Geografi) Vol 7, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jpg.v7i2.10219

Abstract

Penelitian dilakukan untuk mengetahui: (1) Menganalisis kualitas air Sungai Martapura sebelum tercemar oleh industri pengolahan sagu. (2) Menganalisis kualitas air limbah industri pengolahan sagu yang dibuang ke Sungai Martapura. (3) Menganalisis dampak limbah cair industri pengolahan sagu terhadap kualitas air Sungai Martapura. Penelitian mengambil sampel di tiga titik yaitu Air Sungai Martapura, Inlet Industri Pengolahan Sagu Didi dan Outlet (air sungai martapura yang tercampur air limbah), pengambilan sampel dilakukan selama dua hari dan hasil pengambilan sampel air dilakukan pengujian kualitas air dilaboratorium. Hasil uji laboratorium kemudian diolah dengan menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dengan membandingkan hasil uji laboratorium dengan Peraturan Gubernur Kalimantan Selatan tentang Standar Baku Mutu Limbah Cair. Hasil penelitian selama dua hari menunjukkan bahwa pada titik sampel Inlet hari pertama pengambilan sampel TSS 192,6 mg/l, BOD 226,8 mg/l dan COD 540 mg/l dan hari kedua pengambilan sampel BOD 151,5 mg/l, COD 433 mg/l dan Sulfida 1,55 mg/l. Limbah cair sagu yang di buang ke anak sungai masih dalam batas dapat dinetralkan oleh anak sungai tersebut sehingga belum menggangu tingkat pencemarannya.
PEMETAAN FAKTOR DOMINAN YANG MEMICU TERJADINYA KECELAKAAN DI KECAMATAN BANJARMASIN UTARA KOTA BANJARMASIN Akhmad Rusmin Nooryadin; Sidharta Adyatma; Ellyn Normelani
JPG (Jurnal Pendidikan Geografi) Vol 3, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jpg.v3i2.1458

Abstract

Penelitian ini berjudul “Pemetaan Daerah Rawan Kecelakaan di Kecamatan Banjarmasin Utara”. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi faktor manusia penyebab kecelakaan lalu lintas di Kecamatan Banjarmasin Utara dan Memetakan Daerah Rawan Kecelakaan Lalu Lintas di Kecamatan Banjarmasin Utara.Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pengendara kendaraan bermotor yang melintas di Kecamatan Banjarmasin Utara. Data primer diperoleh melalui observasi di lapangan, dan dokumentasi, sedangkan data sekunder diperoleh dari Kantor Polresta Banjarmasin unit Laka Lantas. Teknik analisis yang digunakan yaitu dengan menggunakan teknik persentase.Hasil penelitian menunjukkan faktor dominan yang memicu terjadinya kecelakaan pada 9 ruas jalan daerah rawan kecelakaan adalah kecepatan berlebihan dan tidak menggunakan helm dan kaca spion.Kata Kunci: Pemetaan, Daerah Rawan Kecelakaan, Faktor Penyebab Kecelakaan.
FAKTOR PENYEBAB KERENTANAN KEBAKARAN BERDASARKAN PERSEPSI MASYARAKAT DI KELURAHAN MELAYU KECAMATAN BANJARMASIN TENGAH Yunita Adilla; Sidharta Adyatma; Deasy Arisanty
JPG (Jurnal Pendidikan Geografi) Vol 3, No 4 (2016)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (838.175 KB) | DOI: 10.20527/jpg.v3i4.1508

Abstract

Penelitian ini berjudul “Faktor penyebab kerentanan kebakaran berdasarkan persepsi masyarakat di kelurahan melayu kecamatan banjarmasin tengah kota banjarmasin”. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor penyebab kerentanan kebakaran berdasarkan persepsi masyarakat di kelurahan melayu kecamatan banjarmasin tengah kota banjarmasin.Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat Kelurahan Melayu yang tinggal di Kecamatan Banjarmasin Tengah. Besarnya sampel adalah 336 kepala keluarga yang dijadikan sebagai responden. Teknik yang digunakan adalah teknik acak sederhana (random sampling). Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh langsung dari lapangan dengan menggunakan kuesioner sedangkan data sekunder diperoleh dari instansi pemerintah yang terkait dengan penelitian seperti BPBDK, Kantor Kelurahan Melayu dan BPS. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis persentase dan kelas Interval.Hasil Penelitian ini adalah  Pemasangan Instalasi Listrik termasuk kedalam kriteria tinggi dengan persentase 94,05%,  Penggunaan Kompor termasuk kedalam kriteria rendah dengan persentase 50,30%, Penggunaan Alat Penerangan termasuk kedalam kriteria rendah dengan persentase 80,95%,  Penggunaan Obat Nyamuk Bakar termasuk kedalam kriteria rendah dengan persentase 82,14%, Jarak bangunan samping kiri paling banyak sangat rapat/menempel dengan persentase 44,94%, Jarak bangunan samping kanan paling banyak rapat dengan persentase 48,51%, Jarak belakang paling banyak rapat dengan persentase 51,49%, Jenis tembok bangunan paling banyak papan/kasibut dengan persentase 95,83%, Jenis lantai bangunan paling banyak papan/kayu dengan persentase 93,45%, Jenis atap bangunan paling banyak seng/abses dengan persentase 64,29%.Kata Kunci: Faktor, Kerentanan, Kebakaran
IDENTIFIKASI FAKTOR PENYEBAB GERAKAN MASSA (MASS MOVEMENT) DI KECAMATAN AWAYAN KABUPATEN BALANGAN Wilda Muslimah; Deasy Arisanty; Sidharta Adyatma
JPG (Jurnal Pendidikan Geografi) Vol 6, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (126.625 KB) | DOI: 10.20527/jpg.v6i1.7049

Abstract

Gerakan Massa adalah gerakan material pembentuk lereng yang berupa tanah, batu, yang bergerak ke arahbawah. Potensi gerakan massa merupakan kemungkinan suatu daerah dapat mengalami kejadian longsor atau gerakan massa. Mengetahui faktor penyebab gerakan massa di Kecamatan Awayan Kabupaten Balangan Provinsi Kalimantan Selatan, dan potensi gerakan massa merupakan tujuan dari penelitian ini. Metode penelitian ini menggunakan metode survei dan skoring. Parameter faktor penyebab gerakan massa antara lain: kemiringan lereng, tekstur tanah, kedalaman efektif tanah, penggunaan lahan, kerapatan vegetasi, dan curah hujan. Potensi gerakan massa di Kecamatan Awayan terbagi dalam 3 golongan yaitu gerakan massa sangat rendah, rendah dan sedang. Potensi gerakan massa sangat rendah terdapat 3 kasus, potensi gerakan massa rendah terdapat 1 kasus dan potensi gerakan massa 1 kasus. Faktor penyebab yang paling dominan berdasarkan jumlah skoring adalah tekstur tanah dan kerapatan vegetasi.Kata kunci: Gerakan massa, potensi gerakan massa, faktor penyebab gerakan massa
POTENSI EKOWISATA HUTAN MERANTI KOTABARU DESA SEBELIMBINGAN DAN DESA GUNUNG SARI KECAMATAN PULAU LAUT UTARA KABUPATEN KOTABARU Pra Dwi Ramadhani; Deasy Arisanty; Sidharta Adyatma
JPG (Jurnal Pendidikan Geografi) Vol 3, No 6 (2016)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jpg.v3i6.2831

Abstract

Ekowisata merupakan wisata alam yang mengkonservasi lingkungan dan meningkatkan kesejahteraan masyrakat. Kegiatan yang dilakukan di ekowisata secara langsung mengakses kepada semua orang untuk melihat, mengetahui, dan menikmati pengalaman alam, intelektual dan budaya masyarakat lokal. Ekowisata Hutan Meranti Kotabaru adalah tempat wisata yang terletak di Desa Sebelimbingan dan Gunung Sari Kecamatan Pulau Laut Utara Kabupaten Kotabaru. Ekowisata Hutan Meranti Kotabaru merupakan pariwisata pertama di Kabupaten Kotabaru yang memanfaatkan hutan sebagai objek wisata. Ekowisata Hutan Meranti Kotabaru memiliki potensi wisata seperti potensi alam, konservasi lingkungan, masyarakat lokal yang dapat menarik minat wisatawan berkunjung. Potensi Ekowisata Hutan Meranti Kotabaru dapat dianalisis aspek-aspek internal (kekuatan  dan kelemahan) dan eksternal (peluang dan ancaman) dengan menggunakan analisis SWOT. Hasil penelitian dapat dilihat dari total bobot dari masing-masing faktor yaitu skor total faktor kekuatan adalah 2,277821457, skor total faktor kelemahan adalah -0,719923376, skor total faktor peluang adalah 2,3261964 dan skor total untuk faktor ancaman adalah -0,402489627. Potensi Ekowisata Hutan Meranti Kotabaru berada pada kuadran I dengan titik koordinat (1,55 ; 1,92) dengan menggunakan matriks SWOT.Kata kunci: Ekowisata, analisis SWOT 
ANALISIS KEBUTUHAN RUANG PARKIR FKIP UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT BANJARMASIN Menik Susilowati; Deasy Arisanty; Sidharta Adyatma
JPG (Jurnal Pendidikan Geografi) Vol 2, No 5 (2015)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jpg.v2i5.1436

Abstract

Lambung Mangkurat university is the eldest University at Kalimantan. This university stand on  September 21th 1958, but can be formalized on November 1st 1960, and standing until now. The perpove of this study is to know the requirement and room capacity park at Faculty of teachers training and Education UNLAM Banjarmasin's City have sufficed or not. The result of this study can be that analysis that  :  the supreme Accumulated parking is happening for motorbike in FKIP 1, as much as 511 unit, whereas for car as much as 11 unit, that is happening between hour 15.10 16.10 Wita. The supreme accumulated parking thatis happening for motorbike in FKIP 2, as much as 1.446 unit between hour 07.35 08.35 Wita.  The supreme durasi of parking that happen in parking FKIP 2 as much as 143,33 minutes / vehicles.  The supreme of alternation parkir’s level happen in FKIP 1 for car as much as 4,63 vehicles / SRP Per minute.  The supreme capacity park is capacity park for motorbike in FKIP 1 as much as 53,02 SRP Per minute, where is the slot’s sam that available as much as 2.651 whit the average long park as much as 0,05 minutes / vehicles. The supreme of index park is inden park motorbike as much as 215, 18 that happen in FKIP 2. The recessity room or the augmentation of extent room park for motorbike in FKIP 1 is 1.738  m², for car is 586,5 m², and FKIP 2 for motorbike is 1.503 m² and for car is 372 m².Key word  : Accumulate park, The duration of park, Capacity of park, Index park and the necessity room park FKIP UNLAM Banjarmasin City
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MOBILITAS ULANG ALIK PENDUDUK KECAMATAN TAMBAN MENUJU KOTA BANJARMASIN Rabul Alamin; Sidharta Adyatma; Deasy Arisanty
JPG (Jurnal Pendidikan Geografi) Vol 2, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jpg.v2i1.1463

Abstract

Judul penelitian adalah “faktor yang mempengaruhi mobilitas ulang alik penduduk Kecamatan Tamban menuju Kota Banjarmasin”. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi mobilitas ulang alik penduduk Kecamatan Tamban menuju Kota Banjarmasin.Populasi dalam penelitian ini adalah penduduk Kecamatan Tamban yang melakukan mobilitas menggunakan transportasi sungai sebanyak 1000 orang perhari. Penentuan jumlah sampel menggunakan tabel Morgan dengan tingkat ketelitian sebesar 5% yaitu sebanyak 278 sampel. Data primer diperoleh melalui observasi, wawancara dan kuesioner sedangkan data sekunder diperoleh melalui studi dokumen, studi kepustakaan dan internet. Analisis data yang digunakan adalah dengan teknik analisis persentase.Hasil penelitian menunjukan bahwa faktor pendorong responden yang melakukan mobilitas ulang alik ke Kota Banjarmasin bagi yang bekerja adalah karena kurangnya lapangan pekerjaan di daerah asal, bagi yang sekolah karena terbatasnya fasilitas pendidikan didaerah asal dan ditambah semakin baiknya sarana transportasi dari daerah asal menuju Kota Banjarmasin. Faktor penarik responden yang melakukan mobilitas ulang alik ke Kota Banjarmasin bagi yang bekerja karena untuk mencukupi kebutuhan. Bagi yang sekolah karena pilihan jurusan yang beragam, bagi yang berwisata karena banyak tersedia tempat hiburan, bagi yang ke pasar karena harga yang lebih murah dari daerah asal dan karena ada keluarga yang dikunjungi. Kata Kunci : Mobilitas Ulang Alik, Faktor Pendorong dan Faktor Penarik
Peningkatan Kompetensi Spasial melalui Pembuatan Peta bagi Guru Geografi SMA di Kota Banjarmasin Parida Angriani; Sidharta Adyatma; Akhmad Munaya Rahman; Aswin Nur Saputra
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2, No 1 (2020): MEI 2020
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (229.988 KB) | DOI: 10.20527/btjpm.v2i1.1922

Abstract

Rendahnya kompetensi spasial guru Geografi disebabkan karena kurangnya pemahaman guru dalam hal konsep data spasial dan penyajiannya yang sesuai dengan kaidah kartografis. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengalaman dan pemahaman kaidah kartografis serta pendalaman konsep menggunakan aplikasi ArcGIS dalam pembelajaran materi kartografis yang ada di kelas XII jenjang SMA sederajat. Sasaran kegiatan ini adalah guru-guru Geografi SMA sederajat di Kota Banjarmasin yang tergabung dalam kegiatan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Geografi. Pendidikan. Pelatihan ini dilakukan dengan metode ceramah dan demonstrasi disertai tanya jawab. Hasil kegiatan pelatihan ini secara keseluruhan dapat dikatakan baik yang dilihat dari ketercapaian target peserta pelatihan, ketercapaian tujuan pelatihan, ketercapaian target materi yang direncanakan, dan kemampuan peserta dalam penguasaan materi. The low spatial competence of Geography teachers is due to the lack of understanding of teachers in terms of spatial data concepts and their presentation following cartographic rules. This activity aims to provide experience and knowledge of cartographic principles and the deepening of concepts using ArcGIS in learning cartographic material in class XII at the high school. This activity target is high school geography teachers in Banjarmasin, members of the Teachers of Geography Subject Meeting (MGMP). This training was conducted using lecture and demonstration methods accompanied by questions and answers. The results of this training activity can be said both as seen from the achievement of the training participants 'targets, the achievement of training objectives, the achievement of planned material targets, and the participants' ability to master the material.  
Evaluasi Kesesuaian Lahan Untuk Tanaman Durian Menggunakan Metode Matching Muhammad Frido Saputra; Sidharta Adyatma; Deasy Arisanty
Jambura Geoscience Review Vol 3, No 1 (2021): Jambura Geoscience Review (JGEOSREV)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34312/jgeosrev.v3i1.5652

Abstract

Land suitability evaluation is a process of assessing the potential of land for a particular use, whether in agriculture, plantation, tourism, land conservation, or other types of use. This study aims to determine the land suitability class for durian plants in Aranio District and determine the inhibiting factors on the land using the matching method. The population in this study was 12 land units and each unit was taken 2 samples. Land units are obtained from overlay maps of landforms, slope maps, geological maps, soil association maps, and land use maps. The results showed that the land in Aranio District was included in the suitability class S2 (moderately suitable) with an area of 15069.68 hectares or 33.13%, S3 (marginally suitable) with an area of 1485.78 hectares or 3.27%, and N1 (not current suitable) with an area of 3980.03 hectares or 8.75%. The limiting factor is slope, erosion hazard, pH, soil depth, surface rock, alkaline saturation, flood hazard, phosphate, K2O, and N-Total. The villages in the Aranio sub-district are used to develop durian plants because they have land suitability classes of S2 and the use of shrubs, fields, and mixed gardens are above 50%, namely Tiwingan Baru and Tiwingan Lama villages.
Co-Authors Agus Riyanto Ahmad Noor Suprayogie Aida Rismana Aienna Aienna Akhmad Munaya Rahman Akhmad Rusmin Nooryadin Akhmad Zainal Andariani, Yogi Restu Nuri Andy Sanjaya Arbayah, Siti Arif Rahman Arif Rahman Nugroho Arifin, Alam Astuti Astuti Aswin Nur Saputra Bayu Andana Christiana Donna Deasy Ari Santy Deasy Arisanty Desy Iswayuni Dewi Kumala Sari Ellyn Normelani Ellyn Normlenai Erma Suryani Eva Alviawati Eva Alviawati, Eva Faisal Arif Setiawan Fitri Heldayanti Fitriyani Fitriyani Ginanjar Ilham Fauzan Hasniati Hasniati Ibnu Setiawan Ibrahim, Mohd Hairy bin Ihwati Nur Cahyani Julita Safitri Jumainia Nur Saidah Karunia Puji Hastuti, Karunia Puji Khairina Khairina Lini Mahdina Lista Karlina Marlina Marlina Mawarni, Nurul Mayang Sari Menik Susilowati Muhammad Frido Saputra Muhammad Iqbal Muhammad Muhaimin Muhammad Riza Saputra Munthomimmah, Siti Nachnor Rizky Nadia Nabilla Ardhani Nahdiatul Husna Nana Elidasari Nasruddin Nasruddin Nevy Farista Aristin Nevy Farista Aristin, Nevy Farista Nila Sari Norfaida, Norfaida Norhatimah, Norhatimah Norlinda, Norlinda Novitriyani, Rahmadana Ade Nur Saputra, Aswin Nur, Rahmat Nurlianti Nurlianti Nurul Huda Nurul Huda Nurul Maulida P, Reski Pangestu, Muhammad Sigit Parida Angriani Permatasari, Rahmah Pra Dwi Ramadhani Puji Hastuti, Karunia Puspita, Dea Puspita, Elzanadia Rabul Alamin Rafika Fitrianingsih Rina Puspita Riska Pualita Fatimah Rochgiyanti Rosalina Kumalawati Rusmawati, Devi Ruth Fransisca Safitri, Gina Santi, Intan Prama Saputri, Sunia Galih Selamat Riadi Setiawan, Faisal Arif Silvia Wardani Sumiati Sumiati Tangguh Perdana Putra Ulfa Fauzia Utami Noviani Veithzal Rivai Zainal Viandra, Danti Alma Virgiawan, Doni Vonny Lollyanti Widaty, Cucu Wilda Muslimah Wina Indriani Wisnu Subroto Yulisa Mulyani Yunita Adilla Zaki Mubarak