Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

TANGGAPAN MASYARAKAT TERHADAP DAYA DUKUNG PEMERINTAH DALAM MENGEMBANGKAN OBJEK WISATA PANTAI GEDAMBAAN Putri Indah Lestari; Nasruddin Nasruddin; Muhammad Efendi
Jurnal Geografika (Geografi Lingkungan Lahan Basah) Vol 2, No 1 (2021): GEOGRAFIKA
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2550.138 KB) | DOI: 10.20527/jgp.v2i1.4512

Abstract

Pariwisata merupakan industri yang tahan terhadap keterpurukan ekonomi saat ini. Potensi pariwisata dapat menjadi peluang yang sangat baik bagi pariwisata dan pengembangan ekonomi daerah itu sendiri, sehingga perhatian harus diberikan pada peningkatan kualitas layanan, pelestarian lingkungan dan penyediaan kondisi dan infrastruktur. Pengembangan pariwisata itu sendiri, salah satu objek wisata yang potensial untuk dikembangkan adalah pantai Gedambaan. Pentingnya dukungan masyarakat setempat dalam pengembangan objek wisata di pantai Gedambaan, menjadi alasan utama penelitian ini dilakukan. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah kuisioner dan studi pustaka. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah metode purposive random sampling dan snowball.sedangkan, metode analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif kualitatif berdasarkan dari hasil kuisioner. Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa, 1) Pemerintah Kotabaru sudah berperan aktif dalam mengembangkan objek wisata pantai Gedambaan, mulai dari peningkatan fasilitas penunjang objek wisata, promosi, peningkatan pelayanan dan keamanan, hingga perencanaan pengembangan objek wisata. 2) Persepsi masyarakat terhadap daya dukung pemerintah dalam mengembangkan objek wisata di pantai Gedambaan menunjukkan hasil yang cukup baik. Diharapkan persepsi ini dapat dijadikan evaluasi dan acuan bagi pemerintah setempat untuk melakukan perencanaan pengembangan objek wisata pantai Gedambaan kedepannya. 
Potensi Sektor Pertanian Untuk Pengembangan Wilayah Di Kabupaten Balangan Rosalina Kumalawati; Nasruddin Nasruddin; Karnanto Hendra Murliawan; Rizky Nurita Anggraini
Jurnal Geografika (Geografi Lingkungan Lahan Basah) Vol 1, No 2 (2020): GEOGRAFIKA
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (176.171 KB) | DOI: 10.20527/jgp.v1i2.3403

Abstract

Abstrak Sektor pertanian memegang peranan penting dalam pembangunan perekonomian nasional saat sekarang dan masa mendatang. Sektor pertanian tumpuan hidup sebagian besar penduduk. Mengetahui potensi sektor pertanian sangat penting untuk mengetahui pengembangan suatu wilayah.  Semakin meningkat luas panen, produksi dan produktivitas bidang pertanian dari waktu kewaktu maka dapat mendukung perkembangan wilayah termasuk perkembangan perekonomian. Tujuan penelitian ini adalah bagaimana potensi sektor pertanian untuk pengembangan wilayah di Kabupaten Balangan. Penelitian dilakukan di Kabupaten Balangan termasuk Kabupaten yang masih baru dibandingkan Kabupaten yang lain. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder. Sumber data sekunder diperoleh Kabupaten dalam Angka, Badan Pusat Statistik, Dinas Pertanian, DisPTPHPP Balangan dan BAPPEDA. Teknik analisis menggunakan deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Variabel dalam penelitian ini adalah potensi sektor pertanian untuk pengembangan wilayah. Temuan dari penelitian adalah mengetahui potensi sektor pertanian untuk pengembangan wilayah di Kabupaten Balangan. Keterbatasan penelitian adalah membatasi potensi pada sektor pertanian tanaman pangan. Hasil yang didapatkan penelitian ini (a) luas panen, jumlah produksi dan produktivitas padi gogo dan jagung, meningkat selama tahun 2015-2019, sedangkan luas panen padi sawah dan kedelai menurun, (b) Penurunan luas panen harus menjadi perhatian karena disebabkan oleh adanya alih fungsi lahan pertanian yang semakin tinggi, (c) Alih fungsi lahan yang ada dapat mempengaruhi perkembangan wilayah yang ada di Kabupaten tersebut. Kata Kunci : Potensi, Sektor Pertanian, Pengembangan Wilayah
Analisis Keunggulan Sektor Basis dan Non Basis Produktivitas Tanaman Pangan pada Komoditas Kelapa di Kalimantan Selatan Menggunakan Metide Location Quotients (LQ) Muhammad Royadi Pratama; Nasruddin Nasruddin; Arif Rahman Nugroho
Jurnal Geografika (Geografi Lingkungan Lahan Basah) Vol 1, No 2 (2020): GEOGRAFIKA
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1184.837 KB) | DOI: 10.20527/jgp.v1i2.3405

Abstract

Abstrak Identifikasi ini bertujuan untuk mengkaji perkembangan produktivitas kelapa di provinsi Kalimantan Selatan sebagai pengelolaan tanaman pangan yang berpotensi menjadi sektor basis pada komoditas kelapa sehingga dapat di ambil kebijakan yang dapat di gunakan untuk mengembangkan perekonomian secara berkelanjutan. Pengambilan identifikasi ini menggunakan sejumlah potensi-potensi yang berkembang pesat pada daerah-daerah tertentu untuk di lakukan pengembangan lebih lanjut sebagai sektor pengirim suku cadang tanaman pangan komoditas kelapa. Pengumpulan data dan informasi di dapat melalui google sebagai bahan acu untuk pengeambilan studi litelatur dari hasil pengidentifikasian sehingga di temukan faktor kegunaan pada tanaman pangan kelapa, segala manfaat yang terdapat pada kelapa, dan perkembangan ekonomi yang baik untuk masyarakat yang memperdayakan dalam kehidupan sosial dan ekonomi. Adapun faktor internal kelemahan, kesadaran masayarakat masih rendah terhadap perkembangan tanaman pangan pohon kelapa sebagai sumber daya ekonomi yang baik. Kurangnya ketersediaan lahan untuk pengelolan tanaman pangan kelapa ini pada kota. faktor eksternal meliputi persaingan antara daerah kabupaten maupun kota. Perkembangan masyarakat lokal yang tidak memahami produktivitas kelapa akibat mudahnya pemasokan kelapa dari berbagai daerah luar. Kata Kunci : perkembangan,kelapa,kalimantan selatan,identifikasi
Strategy for the Development of Kampung Sasirangan as Edutourism Village Nasruddin Nasruddin; Ellyn Normelani; Rosalina Kumalawati
Journal of Indonesian Tourism and Development Studies Vol. 7 No. 3 (2019)
Publisher : Program Pascasarjana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kampung Sasirangan is one of the centers of traditional textile production of Banjarese called Sasirangan in South Kalimantan. Sasirangan was produced by the local community in the home industry scale with traditional process and production. The aim of the research is to identify and develop strategy to develop Kampung Sasirangan as an edutourism destination. The methods consist of direct observation in the home industry of Sasirangan traditional textile, in-depth  interview, literature study, and focus group discussion. Research result shows that strategy to create edutourism sites of Sasirangan textile should include local community and local government participation. The Sasirangan product should be able to create a competitive product, reasonable prices, and high quality of the textile product. To provide edutourism attraction for educational purposes, it is important to provide a program for tourist to directly observe the traditional process to make Sasirangan. A guide from local people or craftsmen was important to ensure the interpretation of the traditional process was delivered properly. In such a case, the community development is crucial. The local government should be able to promote community development program through the establishment of a community group which is work in edutourism in the village. There also important to provide training, working capital, production tools, and assistance in promotion and marketing.Keywords: Edutourism, traditional textile, Sasirangan.
Analisis Spasial Pola Persebaran Perkebunan Kelapa Sawit Di Indonesia Tahun 2015: Pola Spasial Syarifah Khusnul Khotimah; Nasruddin
Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 1 No. 1 (2022): Jurnal Penelitian Multidisiplin
Publisher : Jurnal Penelitian Multidisiplin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (433.92 KB)

Abstract

Dalam rangka revitalisasi  agribisnis subsektor perkebunan, pengelolaan dan  pengembangan tenaman kelapa sawit adalah salah satu langkah yang dapat diambil. Melalui pengembangan pertanian subsektor perkebunan kelapa sawit, diharapkan  mampu untuk mewujudkan tujuan utamanya yakni untuk mengembangkan usaha perkebunan sawit di daerah di pelosok negeri sehingga mampu mendongkrak ekonomi masyarakat setempat, menumbuhkan produksi minyak kelapa sawit, beserta produk turunannya serta meningkatkan nilai tambah dan daya saing. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peta sebaran dan luas areal perkebunan kelapa sawit dari setiap provinsi di Indonesia. Melalui data-data tersebut, akan sangat berguna sebagai acuan dalam membuat rencana program yang akan digarap. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode studi kepustakaan yaitu membaca dan menghimpun informasi melalui literatur, buku, artikel, jurnal dan tulisan-tulisan lain.
Partisipasi Sekolah Terhadap Masyarakat Pembelajar Tangguh Bencana Di Lingkungan Lahan Basah Muhammad Efendi; Nasruddin Nasruddin; Sapwani Karani
JPIG (Jurnal Pendidikan dan Ilmu Geografi) Vol. 7 No. 2 (2022): September
Publisher : Geography Education Study Program, Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jpig.v7i2.7339

Abstract

Abstrak: Kebakaran lahan menjadi masalah yang sampai saat ini belum bisa teratasi dengan baik, dampak yang ditimbulkan berimbas pada daerah sekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk melihat partisipasi sekolah terhadap masyarakat pembelajar tangguh bencana di lingkungan lahan basah khususnya kawasan Madrasah Aliyah Darul Ilmi Kota Banjarbaru, Secara geoposisi wilayah ini bagian titik rawan kebakaran lahan yang terjadi hampir setiap tahunnya. Adapun metode yang digunakan peneliti dalam tulisan ini adalah deskriptif kuantitatif dengan menggunakan kuesioner dan respondennya terdiri dari guru, pengasuh, ustadz, tenaga tata usaha dan siswa. Hasil dari penelitian ini tergambar dari segi partisipasi sekolah dan sarana prasarana yang tergolong kurang tangguh sedangkan di tinjau dari segi pengetahuan masyarakat pembelajar di Madrasah Aliyah Darul Ilmi sudah tergolong tangguh. Data tersebut menunjukkan bahwa yang perlu dilakukan agar partisipasi sekolah terhadap masyarakat pembelajar yang tangguh terhadap bencana kebakaran lahan adalah meningkatkan sarana dan prasarana, serta memberikan pemahaman dan edukasi terkait sekolah berwawasan lingkungan dan mitigasi bencana. Kata kunci: partisipasi, masyarakat pembelajar, tangguh bencan, lahan basah Abstract: Land fires are a problem that until now has not been able to be handled properly, the impact it causes has an impact on the surrounding area. This study aims to look at school participation in disaster-resilient learning communities in the wetland environment, especially the Madrasah Aliyah Darul Ilmi Banjarbaru City. Geographically, this area is a hotspot for land fires that occur almost every year. The method used by the researcher in this paper is descriptive quantitative using a questionnaire and the respondents consist of teachers, caregivers, ustadz, administrative staff, and students. The results of this study are illustrated in terms of school participation and infrastructure which are classified as less resilient, while in terms of the knowledge of the learning community at Madrasah Aliyah Darul Ilmi it is classified as tough. The data shows that what needs to be done so that school participation in the learning community is resilient to land fire disasters is to improve facilities and infrastructure, as well as provide understanding and education regarding environmentally sound schools and disaster mitigation Keywords: participation, learning communities, disaster resilient, wetlands
Partisipasi Sekolah Terhadap Masyarakat Pembelajar Tangguh Bencana Di Lingkungan Lahan Basah Muhammad Efendi; Nasruddin Nasruddin; Sapwani Karani
JPIG (Jurnal Pendidikan dan Ilmu Geografi) Vol. 7 No. 2 (2022): September
Publisher : Geography Education Study Program, Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jpig.v7i2.7339

Abstract

Abstrak: Kebakaran lahan menjadi masalah yang sampai saat ini belum bisa teratasi dengan baik, dampak yang ditimbulkan berimbas pada daerah sekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk melihat partisipasi sekolah terhadap masyarakat pembelajar tangguh bencana di lingkungan lahan basah khususnya kawasan Madrasah Aliyah Darul Ilmi Kota Banjarbaru, Secara geoposisi wilayah ini bagian titik rawan kebakaran lahan yang terjadi hampir setiap tahunnya. Adapun metode yang digunakan peneliti dalam tulisan ini adalah deskriptif kuantitatif dengan menggunakan kuesioner dan respondennya terdiri dari guru, pengasuh, ustadz, tenaga tata usaha dan siswa. Hasil dari penelitian ini tergambar dari segi partisipasi sekolah dan sarana prasarana yang tergolong kurang tangguh sedangkan di tinjau dari segi pengetahuan masyarakat pembelajar di Madrasah Aliyah Darul Ilmi sudah tergolong tangguh. Data tersebut menunjukkan bahwa yang perlu dilakukan agar partisipasi sekolah terhadap masyarakat pembelajar yang tangguh terhadap bencana kebakaran lahan adalah meningkatkan sarana dan prasarana, serta memberikan pemahaman dan edukasi terkait sekolah berwawasan lingkungan dan mitigasi bencana. Kata kunci: partisipasi, masyarakat pembelajar, tangguh bencan, lahan basah Abstract: Land fires are a problem that until now has not been able to be handled properly, the impact it causes has an impact on the surrounding area. This study aims to look at school participation in disaster-resilient learning communities in the wetland environment, especially the Madrasah Aliyah Darul Ilmi Banjarbaru City. Geographically, this area is a hotspot for land fires that occur almost every year. The method used by the researcher in this paper is descriptive quantitative using a questionnaire and the respondents consist of teachers, caregivers, ustadz, administrative staff, and students. The results of this study are illustrated in terms of school participation and infrastructure which are classified as less resilient, while in terms of the knowledge of the learning community at Madrasah Aliyah Darul Ilmi it is classified as tough. The data shows that what needs to be done so that school participation in the learning community is resilient to land fire disasters is to improve facilities and infrastructure, as well as provide understanding and education regarding environmentally sound schools and disaster mitigation Keywords: participation, learning communities, disaster resilient, wetlands
Pencemaran Sungai Martapura Akibat Perilaku Masyarakat Membuang Sampah Di Sungai, Limbah Industri Dan Pertambangan (Human Behavior Environmental Analysis): Sungai Martapura, Pencemaran Sungai, Dampak Pencemaran Syarifah Khusnul Khotimah; Nasruddin
Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol 1 No 2 (2022): Jurnal Penelitian Multidisiplin
Publisher : Jurnal Penelitian Multidisiplin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58705/jpm.v1i2.47

Abstract

Pencemaran Sungai Martapura diakibatkan oleh beberapa sumber yakni sampah rumah tangga, pertanian, industri, dan pertambangan. Pencemaran ini menjadi hal yang dapat mengancam dan merusak ekosistem lingkungan Sungai Martapura. Hal ini berarti juga akan berdampak besar bagi kehidupan manusia yang tidak terpisahkan dari penggunaan air. Berbagai upaya dan perencanaan telah dilakukan oleh pemerintah untuk mengatasi masalah ini. Namun, diperlukan peran serta masyarakat agar memiliki kesadaran dalam menjaga dan memelihara sungai. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana proses pencemaran itu terjadi, dampak dan upaya dalam menangani masalah tersebut. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode studi kepustakaan yakni menghimpun dan mengumpulkan informasi melalui berbagai literatur, buku dan tulisan-tulisan lainnya.
Penanganan Banjir Pada Permukiman Padat Penduduk Sepanjang Sub DAS Martapura Kabupaten Banjar Provinsi Kalimantan Selatan Bahrul Ilmi; Nasruddin Nasruddin; Rosalina Kumalawati; Selamat Riadi
Jurnal Geografika (Geografi Lingkungan Lahan Basah) Vol 3, No 2 (2022): GEOGRAFIKA
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jgp.v3i2.6917

Abstract

Kalimantan Selatan merupakan kawasan yang sebagian besarnya adalah lingkungan lahan basah, terlebih lagi Kabupaten Banjar tempat di mana hulu sungai Martapura berada. Tentu saja di saat musim hujan tiba sebagian wilayah Kabupaten Banjar terjadi bencana banjir akibat luapan DAS Martapura. Salah satu tempat yang sering terjadi banjir adalah Desa Pakauman Kecamatan Martapura Timur. Selain faktor alam, faktor manusia juga sangat mempengaruhi terjadinya bencana banjir yang terus menerus terjadi setiap tahunnya. Mengenai faktor ulah manusia berupa penggunaan lahan tidak mempertimbangkan karakteristik bentang alam, Kabupaten Banjar menjadi salah satu wilayah Yang terkena dampak banjir dari penggunaan lahan yang tidak mempertimbangkan karakteristik bentang lahan yang membuat kondisi alam Kabupaten Banjar rusak, sebaiknya pemerintah juga memberikan edukasi pada masyarakat untuk selalu menjaga alam. Dengan analisis dari data yang kami kumpulkan dari berbagai sumber dapat di simpukan, kebanyakan lahan hutan di Kabupaten Banjar di gunakan untuk perkebunan kelapa sawit dan pertambangan batu bara. Untuk menanggulangi bencana banjir ini, Pemerintah perlu membuat mitigasi bencana banjir dengan penataan wilayah permukiman warga dan membentuk bendungan Riam Kiwa untuk menampung air hujan agar daerah aliran sungai Martapura tidak meluap.
Development of Visual Interactive Learning Media Model Based on Documentary Film Themes of Regional Tourism Potential in Tourism Geography Learning Selamat Riadi; Nasruddin Nasruddin; Hanifah Mahat; Rendya Adi Kurniawan; Rizky Nur Hakimah
J-PIPS (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial) Vol 9, No 1 (2022): JPIPS
Publisher : Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/jpips.v9i1.18052

Abstract

The tourism geography course is an elective course presented in semester 5 for students of the Geography Study Program at the Lambung Mangkurat University Banjarmasin, this course presents content-based contextual material. The content of the material about the natural potential and cultural potential of an area in the tourism geography course will be more concrete and easier to understand if the material is delivered with the help of documentary films with the theme of regional tourism potential. The aims of this research are to (1) design documentary film media to be used as a support for learning tourism geography courses for regional tourism potential; (2) know the feasibility of documentary film media to be used as a support for learning tourism geography courses for regional tourism potential; and (3) know student learning outcomes and student responses to documentary film media used as a support for learning tourism geography courses for regional tourism potential. The technique collection of the data is divided into two stages: (1) Pre Production, and (2) Production. An increase in the value of mastery of the material from the pretest score of 26.92% of students increased to 92.51% of the posttest value. Student responses to documentary films as audiovisual interactive media are considered good. As can be seen from the response indicator value, the average response value is more than 80%. The use of documentary film media for regional tourism potential is generally favored by students.
Co-Authors Adinda Nur Atiqah Ainol Amin Akhmad Nabil Arifin Akhmad Nabil Arifin Al-Idrus, Syarifah Khusnul Khotimah Alfio Nita Pangaribuan Alfio Nita Pangaribuan Amelia Rosanti Amin, Ainol Amin, Faisal Amirul Mukminin An-Nafi, Anastasya Rosyida Anastasya Rosyida An-Nafi Arif Rahman Nugroho Arifin, Akhmad Nabil Asse Padly Asse Padly Atiqah, Adinda Nur AULIA, SITI Bahrul Ilmi Bayu Ponco Purnawirawan Dewi, Dyah Hartati Ellyn Normelani Ellyn Normelani Fadillah, Alifia Salma Firman Maulana Firman Maulana, Firman Gerarda Anastasya Bisa Gusti M. Syahcreza Febrian Hadi, Inu Kencana Hanida Aulia Santi Hanifah Mahat Hardiansyah Hardiansyah Hardiansyah Iphan Fitrian Radam Jazuli, Muhammad Sulaiman Karnanto Hendra Murliawan Languyu, Erika Christine Lini Mahdina Mahyuni Mahyuni Mattiro, Syahlan Mattiro, Syahlan Mohd Hairy Ibrahim Mohmadisa Hashim Muhamad Rusmin Nuryadin Muhammad Ananta Firdaus MUHAMMAD EFENDI Muhammad Fakhruz Zaini Muhammad Indra Muhammad Muhammad Muhammad Royadi Pratama Muhammad Sulaiman Jazuli Muhammad Sulaiman Jazuli Muhammad Syarif Hidayatullah Muhammad Syarif Hidayatullah, Muhammad Syarif Muhammad Zidan Alfito Mukminin , Amirul Muniratul Mukaramah Nasir Nayan Nor Aufa Azizah Norma Yuni Kartika Norma Yuni Kartika Nurul Astuti Padly, Asse Putri Indah Lestari Putri, Herlina Lupi Listyaning Rahmawati, Rahmawati Rendya Adi Kurniawan Riduan, M. Rita Khairina Rizky Nur Hakimah Rizky Nurita Anggraini Rojaa Firoous Suri Rosalina Kumalawati Rosanti , Amelia S Siswanto Saiyidatina Balkhis Norkhaidi Santi, Hanida Aulia Sapwani Karani Selamat Riadi Sidharta Adyatma Siti Aulia Syarifah Khusnul Khotimah Syarifah Khusnul Khotimah Syarifah Khusnul Khotimah Wisnu Putra Danarto Yazid Saleh Yulian Firmana Arifin Yulika Puspita Sari Yulika Puspita Sari Zaini, Fakhruz