Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search
Journal : EDU-MAT: Jurnal Pendidikan Matematika

Pengembangan Buku Siswa dengan Pendekatan Kontekstual pada Materi Persamaan Linear Satu Variabel untuk Siswa Sekolah Menengah Pertama Juhairiah Juhairiah; Agni Danaryanti; R. Ati Sukmawati
EDU-MAT: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 6, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/edumat.v6i1.5129

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan buku siswa dalam bentuk modul pada materi persamaan linear satu variabel dengan pendekatan kontekstual dengan kriteria valid. Metode peneitian yang digunakan adalah penelitian pengem­bangan dengan model pengembangan oleh Thiagarajan, Semmel, and Semmel, dengan 4 fase yaitu pendefinisian, pendesainan, pengembangan, dan penye­baran produk. Penelitian ini terbatas sampai fase ketiga yaitu pengembangan, tanpa penyebaran produk. Kriteria kevalidan buku siswa didasarkan pada penilaian validitas oleh 5 orang ahli dalam bidang pendidikan matematika. Selain validitas, respon siswa terhadap buku yang dikembangkan juga dinilai menggunakan kuesioner yang diberi­kan kepada 6 orang siswa dengan kemampuan yang berbeda. Hasil penilaian validitas oleh validator menunjukkan bahwa buku yang dikembangkan valid dan berdasarkan hasil kuesioner didapatkan bahwa buku yang dikembangkan menda­patkan respon positif dari siswa. Kata kunci: buku siswa, pendekatan kontekstual, persamaan linear satu variabel, valid
Pengembangan Booklet Materi Perbandingan Melalui Pendekatan Etnomatematika dalam Menunjang Disposisi Matematis Peserta Didik SMP Meti Wanda Paulia; Iskandar Zulkarnain; Juhairiah Juhairiah
EDU-MAT: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 10, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/edumat.v10i1.12928

Abstract

Kesulitan mengaplikasikan materi perbandingan terlihat dari rendahnya pemahaman dan disposisi matematis peserta didik. Perlunya booklet materi perbandingan yang memperhatikan indikator disposisi matematis peserta didik karena memberikan kemudahan dalam penyajian materi, sehingga mereka mudah dalam mempelajarinya. Dengan pendekatan etnomatematika diharapkan membantu dan memelihara unsur kearifan budaya setempat khususnya di Kabupaten Barito Kuala Kalimantan Selatan, agar generasi akan datang mengetahui unsur budaya lokal dan pembelajaran lebih bermakna serta dekat dengan kehidupan. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan proses dan menghasilkan pengembangan booklet etnomatematika dalam menunjang disposisi matematis peserta didik SMP yang valid, serta mengetahui kepraktisan booklet dalam menunjang disposisi matematis peserta didik. Penelitian menggunakan metode pengembangan dengan model 4-D namun, penelitian ini sampai pada tahap pengembangan (Develop) dengan validasi dan analisis angket disposisi serta respon peserta didik. Validasi dilakukan oleh tiga orang validator dan diperoleh 92,59% dengan kriteria sangat valid. Rata-rata persentase aspek indikator disposisi matematis diperoleh sebesar 74% berada pada kriteria kuat artinya melalui booklet etnomatematika dapat menunjang peserta didik memiliki disposisi matematis yang baik, sedangkan rata-rata persentase respon peserta didik sebesar 82,38% masuk kriteria sangat kuat artinya respon peserta didik sangat baik terhadap booklet yang diberikan. Dengan demikian booklet tersebut memenuhi kriteria kevalidan dan dapat digunakan untuk menunjang disposisi matematis peserta didik.   Kata kunci: Booklet, Disposisi Matematis, Etnomatematika, Perbandingan Abstract: The difficulty of applying proportion material can be seen from the low understanding and mathematical disposition of students. The need for proportion material booklet that pay attention to indicators of mathematical disposition for students because it provides convenience in presenting the materials, so that they are easy to learn. With an ethnomathematical approach, it’s hoped that it can help and maintain elements of local cultural wisdom, especially in Barito Kuala Regency, South Kalimantan, so that future generations will know the elements of local culture and learning is more meaningful and close to life. This study aims to describe the process and produce the development of ethnomathematical booklet in supporting the mathematical disposition of valid junior high school students, as well as knowing the practicality of booklet in supporting the mathematical disposition of students. This research uses a development method with a 4-D model but this research has reached the development stage (develop) with validation and analysis of disposition questionnaires and student responses. Validation was carried out by three validators and obtained 92.59% with very valid criteria. The average percentage of the aspect of the mathematical disposition indicator obtained is 74% which is in the strong criteria, meaning that through the ethnomathematics booklet it can support students to have a good mathematical disposition, while the average percentage of student responses is 82.38% which is included in the very strong criteria, strong means that the student's response is very good to the booklet given. Thus the booklet meets the criteria of validity and can be used to support the mathematical disposition of students. Keywords: Booklet, Mathematical Disposition, Ethnomathematics, Proportion
Validitas Bahan Ajar Materi Esensi Geometri untuk Mahasiswa Pendidikan Matematika FKIP Universitas Lambung Mangkurat Hidayah Ansori; Juhairiah Juhairiah; Rizki Amalia; Mardiana Mardiana; Intan Melinda Utari; Akhmad Syukur Ramadhan
EDU-MAT: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 10, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/edumat.v10i1.12063

Abstract

Belum adanya sumber belajar berupa bahan ajar mata kuliah Geometri yang khusus dikembangkan untuk mahasiswa program Studi Pendidikan Matematika FKIP ULM menjadi alasan dilakukannya penelitian ini. Berdasarkan hal ini perlu dilakukan pengembangan bahan ajar untuk mendukung perkuliahan mata kuliah geometri khusunya yang sesuai dengan karakter mahasiswa dan kompentensi lulusan prodi pendidikan matematika FKIP ULM. Salah satu materi yang dikembangkan bahan ajarnya adalah materi Esensi Geometri. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan, dimana dalam pelaksanaannya menggunakan model pengembangan perangkat pembelajaran yang dikemukakan oleh Thiagarajan, Semmel, & Semmel yaitu model 4-D, terdiri dari tahap define, design, develop, dan disseminate. Salah satu tahapan pengembangan bahan ajar yang dilakukan adalah uji ahli. Uji Ahli bertujuan untuk mengetahui validitas isi bahan ajar yang dikembangkan. Instrumen yang digunakan adalah instrument non-tes yaitu angket.  Ahli atau validator dalam penelitian ini adalah Dosen Pendidikan Matematika FKIP ULM. Validitas bahan ajar yang dikembangkan dinilai oleh validator melalui instrumen non-tes berupa angket. Data yang diperoleh adalah data kuantitatif yaitu persentase dari skor validator terhadap skor maksimal. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah bahan ajar Esensi Geometri cukup valid atau dapat digunakan namun perlu revisi kecil sehingga  bahan ajar dapat digunakan dengan revisi. Kata kunci: Bahan Ajar, Geometri, Validitas Abstract: The absence of learning resources in the form of teaching materials for Geometry courses specifically developed for students of the Mathematics Education Study Program FKIP ULM is the reason for conducting this research. Based on this, it is necessary to develop teaching materials to support geometry course lectures, especially those that are in accordance with the character of students and the competence of graduates of the Mathematics Education Study Program, FKIP ULM. One of the materials developed by the teaching materials is Geometry Essence material. The research method used is development research, which in its implementation uses the learning device development model proposed by Thiagarajan, Semmel, & Semmel, namely the 4-D model, consisting of define, design, develop, and disseminate stages. One of the stages of developing teaching materials carried out is the expert test. The Expert Test aims to determine the validity of the content of the teaching materials developed. The instrument used is a non-test instrument, namely a questionnaire. The expert or validator in this research is the Mathematics Education Lecturer of FKIP ULM. The validity of the teaching materials developed was assessed by the validator through a non-test instrument in the form of a questionnaire. The data obtained is quantitative data, namely the percentage of the validator score to the maximum score. The results obtained in this study are that the Geometry Essence teaching materials are quite valid or can be used but need minor revisions so that the teaching materials can be used with revisions. Keywords: Teaching material, Geometry, validity
PELAKSANAAN FLIPPED CLASSROOM PADA MATA KULIAH GEOMETRI TRANSFORMASI DITINJAU DARI KERANGKA WILLIAMS AND EGGERT Hidayah Ansori; Rizki Amalia; Juhairiah Juhairiah
EDU-MAT: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 10, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/edumat.v10i2.15639

Abstract

penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran flipped classroom pada mata kuliah geometri transformasi pada porgram studi pendidikan matematika FKIP ULM. Data penelitian merupakan hasil survei pada kelas yang melaksanakan flipped classrom menggunakan instrumen kerangka Williams and Eggert (2002) dan Lew et al. (2016)  , kemudian data dianalisis menggunakan skala likert dan kategorisasi dan prosentasi. Kesimpulan (1) mahasiswa setuju mengikuti perkuliahan selalu memperhatikan penjelasan dosen, (2) Pemrosesan kognitif pada umumnya dapat berlangsung dengan baik akan tetapi mahasiswa masih ragu-ragu dapat memikirkan materi perkuliahan, (3) Mahasiswa setuju bahwa mencatat materi perkuliahan penting, di samping juga mahasiswa memberikan garis bawah atau warna dan memberi komentar untuk dipelajari pada persiapan ujian tengah semester atau ujian akhir semester, (4) Mahasiswa meninjau pemrosesan setelah kelas selesai dengan cara melengkapi catatan, memberikan komentar pada buku catatan, akan tetapi mahasiswa masih belum membuat flashcard untuk belajar.  Kata kunci: Flipped Classroom, geometri Transformasi, kerangka Williams and Eggert Abstract: Contents are typed with Arial Narrow font, size 11, Justify, italic, and single spaces. Abstract contains a summary of research objectives, research methods, and results. Abstract consists of a maximum of 200 words. Abstract: This study aims to describe the implementation of flipped classroom learning in the geometry transformation course in the Mathematics Education Study Program FKIP ULM. The research data is the result of surveys in classes that carry out flipped classes using the Williams and Eggert (2002) and Lew et al. (2016), then the data were analyzed using a Likert scale and categorization and percentage. Conclusions (1) students agree to attend lectures always pay attention to the lecturer's explanation, (2) Cognitive processing in general can go well but students are still unsure about being able to think about lecture material, (3) Students agree that taking notes on lecture material is important, besides students provide underlines or colors and provide comments to study in preparation for midterm or final semester exams, (4) Students review processing after class is over by completing notes, commenting on notebooks, but students still haven't made flashcards for study . Keywords: Flipped Classroom, Transformation geometry, Williams and Eggert framework
TINJAUAN FLIPPED CLASSROOM PADA MATA KULIAH GEOMETRI TRANSFORMASI MENURUT KERANGKA WILLIAMS AND EGGERT Hidayah Ansori; Rizki Amalia; Juhairiah Juhairiah
EDU-MAT: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 11, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/edumat.v11i1.15798

Abstract

penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran flipped classroom pada mata kuliah geometri transformasi pada porgram studi pendidikan matematika FKIP Universitas Lambung Mangkurat. Tujuan pada penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran flipped classroom pada mata kuliah geometri transformasi. Data penelitian merupakan hasil survei pada kelas yang melaksanakan flipped classrom menggunakan instrumen kerangka Williams and Eggert, kemudian data dianalisis menggunakan skala likert dan kategorisasi dan persentase. Kesimpulan (1) mahasiswa setuju mengikuti perkuliahan selalu memperhatikan penjelasan dosen, (2) Pemrosesan kognitif pada umumnya dapat berlangsung dengan baik akan tetapi mahasiswa masih ragu-ragu dapat memikirkan materi perkuliahan, (3) Mahasiswa setuju bahwa mencatat materi perkuliahan penting, di samping juga mahasiswa memberikan garis bawah atau warna dan memberi komentar untuk dipelajari pada persiapan ujian tengah semester atau ujian akhir semester, (4) Mahasiswa meninjau pemrosesan setelah kelas selesai dengan cara melengkapi catatan, memberikan komentar pada buku catatan, akan tetapi mahasiswa masih belum membuat flashcard untuk belajar.  Kata kunci: Flipped Classroom, geometri Transformasi, kerangka Williams and Eggert Abstract: This study aims to describe the implementation of flipped classroom learning in the geometry transformation course in the Mathematics Education Study Program FKIP ULM. The purpose of this research is to describe the implementation of flipped classroom learning in transformation geometry courses.The research data is the result of surveys in classes that carry out flipped classes using the Williams and Eggert, then the data were analyzed using a Likert scale and categorization and percentage. Conclusions (1) students agree to attend lectures always pay attention to the lecturer's explanation, (2) Cognitive processing in general can go well but students are still unsure about being able to think about lecture material, (3) Students agree that taking notes on lecture material is important, besides students provide underlines or colors and provide comments to study in preparation for midterm or final semester exams, (4) Students review processing after class is over by completing notes, commenting on notebooks, but students still haven't made flashcards for study . Keywords: Flipped Classroom, Transformation geometry, Williams and Eggert framework
PENGEMBANGAN INSTRUMEN TES BERBASIS WEBSITE PADA MATERI BILANGAN BULAT DENGAN KONTEKS LINGKUNGAN LAHAN BASAH Annisa Hidayah; Hidayah Ansori; Juhairiah Juhairiah
EDU-MAT: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 13, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/edumat.v13i2.22419

Abstract

Instrumen tes merupakan alat ukur yang banyak dipergunakan dalam dunia pendidikan atau pelatihan. Namun, instrumen teskonvensional berbasis kertas memiliki sejumlah keterbatasan, seperti konsumsi waktu, biaya, dan kurangnya interaktivitas. Oleh karena itu, perlunya instrumen tes matematika yang memanfaatkan kecanggihan teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen tes matematika berbasis website pada materi bilangan bulat dengan konteks lingkungan lahan basah untuk siswa SMP kelas VII yang valid, praktis, dan reliabel. Penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development(R&D) dengan model pengembangan 4D, yang mencakup tahap Define, Design, Develop, dan Disseminate. Instrumen yang dimanfaatkan dalam penelitian meliputi soal tes, lembar validasi, serta angket untuk mengukur respon guru dan siswa. Kegiatan penelitian dilaksanakan di SMP Negeri 7 Banjarmasin, dengan partisipasi 6 siswa pada tahap uji coba kelompok kecil dan 34 siswa pada tahap uji coba lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa instrumen tes yang dikembangkan diperoleh 11 dari 15 butir soal dinyatakan valid, praktis dan reliabel.  Kata kunci: Istrumen Tes Berbasis Website, Bilangan Bulat, Lingkungan Lahan Basah Abstract: Test instruments are measuring tools widely used in the field of education or training. However, conventional paper-based test instruments have several limitations, such as time consumption, cost, and lack of interactivity. Therefore, there is a need for mathematics test instruments that utilize advanced technology. This study aims to develop a web-based mathematics test instrument on the topic of integers with the context of wetland environments for 7th-grade junior high school students that is valid, practical, and reliable. This research uses a Research and Development (R&D) approach with a 4D development model, which includes the Define, Design, Develop, and Disseminate stages. The instruments used in the study included test questions, validation sheets, and questionnaires to measure teacher and student responses. The research activity was carried out at SMP Negeri 7 Banjarmasin, with the participation of 6 students in the small group trial stage and 34 students in the field trial stage. The results of the study showed that the assessment developed obtained 11 out of 15 questions was declared valid, practical and reliable. Keywords: Website Based Test Instrument, Integer, Wetland Environment
PENGEMBANGAN SOAL PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA BERBASIS COMPUTATIONAL THINKING DENGAN KONTEKS ETNOMATEMATIKA Nazhira Yuliana; Hidayah Ansori; Juhairiah Juhairiah
EDU-MAT: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 13, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/edumat.v13i1.20250

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini menghasilkan soal pemecahan masalah matematika berbasis Computational Thinking dengan konteks etnomatematika yang valid, reliabel dan praktis. Metode yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan, dengan model Tessmer tipe formative research yang terdiri atas preliminary dan formative evaluation. Subjek penelitian adalah siswa kelas IX C SMP Negeri 14 Banjarmasin. Instrumen yang digunakan yaitu lembar validasi, angket dan lembar soal tes. Analisis data menggunakan teknik uji validitas, uji reliabilitas, serta analisis kepraktisan soal. Tahap Preliminary, peneliti peneliti melakukan pengkajian mengenai soal pemecahan masalah berbasis computional thinking, pembuatan kisi-kisi soal berdasarkan karakteristik siswa sebagai subjek penelitian, dan pendesainan produk sebanyak 5 buah soal. Kemudian, pada tahap formative evaluation, dilakukan tahapan Self-evaluation yaitu penilaian produk oleh peneliti dengan bantuan pembimbing, kemudian dilanjutkan dengan tahapan expert review yaitu validasi soal oleh 3 orang ahli, kemudian dilakukan uji coba soal kepada 6 orang siswa, dilanjutkan dengan uji coba ke siswa pada satu kelas. Hasil Validasi oleh validator diperoleh bahwa produk yang dikembangkan memperoleh skor validitas logis 3,47 yang masuk dalam kategori valid. Adapun berdasarkan uji coba soal ke siswa diperoleh bahwa soal juga terkategori valid secara empiris. Soal yang dikembangkan memiliki nilai reliabel 0,722 yang terkategori tinggi. Hasil angket respon siswa menunjukkan nilai kepraktisan 4,50 yang masuk dalam kategori praktis. Penelitian ini menghasilkan 5 soal pemecahan masalah matematika berbasis Computational Thinking dengan konteks etnomatematika berbentuk uraian yang valid, reliabel dan praktis. Kata kunci: Pemecahan masalah, Computational Thinking, etnomatematika Abstract: This study aimed to develop valid, reliable, and practical mathematics problem-solving questions based on Computational Thinking within the context of ethnomathematics. The method employed is research and development, utilizing the Tessmer model of formative research, which consists of the preliminary and formative evaluation stages. The research subjects were students of Class IX C at SMP Negeri 14 Banjarmasin. The instruments used included validation sheets, questionnaires, and test question sheets. Data analysis involved validity testing, reliability testing, and practical questions analysis. In the preliminary stage, the researcher reviewed problem-solving questions based on Computational Thinking, developed a question grid based on the characteristics of the research subjects, and designed five test items. During the formative evaluation stage, the researcher first conducted a self-evaluation with assistance from a supervisor. This was followed by an expert review involving validation by three experts. Subsequently, a limited trial was conducted with six students, followed by a class-wide trial. Validation results showed that the developed product achieved a logical validity score of 3.47, which is categorized as valid. Based on empirical testing with students, the questions were also found to be empirically valid. The reliability coefficient of the developed questions was 0.722, which falls into the high category. Student response questionnaires indicated a practicality score of 4.50, which is categorized as practical. This study produced five essay-type mathematics problem-solving questions based on Computational Thinking and situated in an ethnomathematics context that are valid, reliable, and practical. Keywords: Problem-solving, Computational Thinking, Ethnomathematics
PENGEMBANGAN E-LKPD INTERAKTIF BERBASIS STEM PADA MATERI BANGUN RUANG SISI DATAR DENGAN KONTEKS BUDAYA BANJAR Muhammad Ali Ridho; Noor Fajriah; Juhairiah Juhairiah
EDU-MAT: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 12, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/edumat.v12i2.19078

Abstract

Matematika memainkan peran penting dalam kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, namun persepsi umum menyatakan bahwa matematika sulit dan kurang menarik. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Lembar Kerja Peserta Didik Elektronik (E-LKPD) interaktif berbasis STEM dengan konteks budaya Banjar pada materi bangun ruang sisi datar untuk peserta didik kelas VIII yang memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif menggunakan metode Research & Development dengan model ADDIE. Teknik analisis data yang digunakan adalah kuantitatif dan kualitatif dengan instrumen berupa lembar validasi, lembar angket, serta tes hasil belajar. Hasil dari penelitian menunjukkan: (1) Rata-rata skor validasi produk yang dikembangkan sebesar4,40 dengan kriteria valid. (2) Rata-rata persentase respon guru sebesar 92,2% dan respon peserta didik sebesar 87,2% dengan kriteria sangat praktis. (3) Persentase ketuntasan hasil belajar peserta didik sebesar 100% dengan kriteria sangat efektif. Dengan demikian, E-LKPD interaktif berbasis STEM pada materi bangun ruang sisi datar kelas VIII dengan konteks budaya Banjar yang memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif dapat digunakan dalam proses pembelajaran matematika.   Kata kunci: E-LKPD Interaktif, Bangun Ruang Sisi Datar, Pembelajaran Berbasis STEM, Konteks Budaya Banjar Abstract: Mathematics plays an important role in the advancement of science and technology, but the general perception is that math is difficult and less interesting. Therefore, this study aimed to develop STEM-based interactive Electronic Students Worksheets with Banjar cultural context on flat-faced three-dimensional figures for eight grade students that valid, practical, and effective criteria using the Research & Development method with the ADDIE model. The data analysis technique used is quantitative and qualitative involving validation sheets, questionnaire sheets, and learning outcomes tests. The results of the study showed: (1) The average product validation score developed was 4.40 with valid criteria. (2) The average percentage of teacher responses was 92.2% and student responses was 87.2% with very practical criteria. (3) The percentage of students' learning completeness is 100% with very effective criteria. Thus, STEM-based interactive Electronic Students Worksheets on eight grade flat-faced three-dimensional figures with Banjar cultural context can be used in the mathematics learning process. Keywords: Electronic Students Worksheets, flat-faced three-dimensional figures, STEM based learning, Banjar cultural context