Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search
Journal : TEKNO

Model Numerik Perubahan Garis Pantai Tuturuga Kecamatan Kombi Larenaung, Ireine A.; Mamoto, Jeffry D.; Dundu, Ariestides K. T.
TEKNO Vol. 24 No. 95 (2026): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v24i95.66869

Abstract

Kawasan pesisir merupakan salah satu aspek kehidupan yang berperan penting terutama untuk kehidupan yang ada di sekitarnya. Perubahan garis pada wilayah pesisir pantai menjadi salah satu masalah yang kerap terjadi dan harus mendapatkan langkah mitigasi untuk mengurangi resiko kerusakan di sekitarnya. Penelitian ini dilakukan untuk meramalkan perubahan garis pantai yang terjadi dalam kurun waktu 10 tahun kedepan dengan bantuan perangkat lunak CEDAS-NEMOS. Dilakukan pengambilan data-data untuk menjalankan pemodelan perubahan garis pantai Tuturuga, seperti data tapografi bathimetri, data kecepatan angin, data pasang surut dan data garis pantai data angin 5 tahun terakhir dari NASA POWER, data pasang surut dari SRGI-BIG. Hasil penelitian menunjukkan tinggi gelombang berkisar antara 1.5274 sampai 1.6746 m pada kedalaman 1-25 meter, dengan tinggi gelombang pecah 1.5274 m pada kedalaman 1.337 m. Pemodelan perubahan garis pantai mengindikasikan terjadinya penambahan maksimum 2.75 m dengan rata-rata volume sedimen yang ter-transport akibat abrasi sebanyak 1.42 m³, sementara tidak terjadi abrasi di lokasi penelitian. Penelitian ini menunjukkan Pantai Tuturuga mengalami akresi signifikan yang memerlukan penanganan untuk pengelolaan wilayah pesisir berkelanjutan. Kata kunci: Pantai Tuturuga, perubahan garis pantai, CEDAS-NEMOS
Perencanaan Bangunan Pengaman Pantai Di Pantai Mokupa Kabupaten Minahasa Wenur, Rafael C.; Thambas, Arthur H.; Dundu, Ariestides K. T.; Mamoto, Jeffry D.; Jasin, Muhammad I.; Supit, Cindy J.
TEKNO Vol. 24 No. 95 (2026): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v24i95.66956

Abstract

Pantai Mokupa di Kecamatan Tombariri, Kabupaten Minahasa, merupakan kawasan strategis yang dilalui Jalan Trans Sulawesi serta dimanfaatkan sebagai lokasi aktivitas perikanan nelayan. Kedekatan infrastruktur jalan dengan garis pantai menyebabkan kawasan ini rentan terhadap dinamika pesisir, terutama abrasi yang berlangsung secara berkelanjutan. Perubahan garis pantai yang terus mengarah ke daratan menunjukkan perlunya perencanaan bangunan pengaman yang mampu mengendalikan pergerakan sedimen sesuai karakteristik hidrodinamika setempat. Penelitian ini bertujuan merencanakan bangunan pengaman pantai berupa groin tipe T sebagai upaya menstabilkan garis pantai dan mengurangi dampak abrasi di Pantai Mokupa. Metode penelitian meliputi analisis gelombang rencana, pasang surut, serta perhitungan transport sedimen sejajar pantai sebagai dasar penentuan dimensi dan tata letak bangunan. Hasil analisis menunjukkan bahwa transport sedimen sejajar pantai mencapai 5689,428 m³/tahun, yang mengindikasikan dominasi pergerakan material sepanjang pantai sehingga pendekatan pengendalian menggunakan groin tipe T dinilai paling sesuai. Berdasarkan hasil perencanaan diperoleh dimensi groin tipe T dengan elevasi mercu 7,4 m, lebar puncak 4,6 m, lebar toe protection 7,84 m, dan tinggi toe protection 3,217 m. Dimensi tersebut dirancang untuk mampu menahan perpindahan sedimen dan mendorong terbentuknya akumulasi material di sekitar bangunan. Penerapan groin tipe T diharapkan dapat meningkatkan stabilitas garis pantai, melindungi keberadaan Jalan Trans Sulawesi, serta mendukung keberlanjutan aktivitas masyarakat pesisir di Pantai Mokupa. Kata kunci: groin tipe T, abrasi pantai, transport sedimen sejajar pantai, stabilitas garis pantai, bangunan pengaman pantai