Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : JURNAL CRANKSHAFT

Analisis Kegagalan pada As Roda Belakang Dump Truck Hino 500 Berbasis Finite Element Analysis Wibowo, Donny; Zaenudin, Mohamad; Saleh, Yasya Khalif Perdana
JURNAL CRANKSHAFT Vol 8, No 2 (2025): Jurnal Crankshaft Vol. 8 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/cra.v8i2.15040

Abstract

Tingginya angka kecelakaan lalu lintas yang melibatkan truk (12%) menggarisbawahi urgensi peningkatan keselamatan kendaraan berat ini. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh seringnya insiden akibat patah as atau poros belakang. Untuk memahami fenomena ini, simulasi Finite Element Analysis (FEA) diterapkan guna memvisualisasikan sebaran tegangan dan deformasi pada poros belakang dump truck HINO 500. Analisis ini dilakukan dengan memvariasikan beban 26-35 ton, mencakup beban standar dan overload) dengan tujuan utama mengidentifikasi area konsentrasi tegangan dan potensi titik kegagalan fatik pada poros roda. Hasil penelitian menunjukan bahwa tegangan tertinggi terjadi variasi beban 35 Ton dengan nilai tegangan sebesar 1,76 x 10^8 N/m^2 dengan nilai tegangan tertinggi terjadi pada bagian ujung poros roda gigi dan ujung bagian dekat piringan. Nilai masih terbilang aman karena nilai tegangan lebih kecil dari nilai batas tegangan material yaitu 4,6 x 10^8 N/m^2. Sementara hasil simulasi FEA defleksi sebesar 4,026 x 10^-3 m dan hasil simulasi fatigue failure menunjukan pada variasi beban 26 ton memiliki life cycle terbesar 314.886 dan nilai life cycle terkecil terjadi pada variasi beban 35 Ton dengan nilai life cycle sebesar 46.523.
Pengaruh Variasi Fraksi Massa Bio-Fiber dengan Perlakuan Alkalisasi NaOH Terhadap Kekuatan Tarik Material Komposit Yusuf, Alfian Rachman; Zaenudin, Mohamad; Fikri, M. Luqman Saiful
JURNAL CRANKSHAFT Vol 8, No 3 (2025): Jurnal Crankshaft Vol. 8 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/cra.v8i3.15759

Abstract

Kebutuhan akan komposit ramah lingkungan mendorong pemanfaatan bio-fiber sebagai penguat. Penelitian ini mengkaji pengaruh variasi massa serat resam (Dicranopteris linearis) dan ijuk (Arenga pinnata) serta perlakuan alkalisasi NaOH 5% (2 jam) terhadap kekuatan tarik komposit bermatriks epoksi. Spesimen dibuat dengan metode hand lay-up sesuai ASTM D638 Tipe I pada tiga tingkat massa serat (1, 2, 3 g) untuk dua kondisi (tanpa alkalisasi dan beralkalisasi), masing-masing dua replikasi (total 24 spesimen). Hasil pengujian menunjukkan respons yang berbeda antara kedua serat. Pada ijuk, perlakuan alkalisasi menghasilkan tren kenaikan kekuatan tarik yang linier dan stabil seiring meningkatnya massa (27,42 → 31,88 → 34,59 MPa; R² ≈ 0,98), sekaligus menurunkan variasi data (coefficient of variant (CV) kelompok ≈11,6%). Tanpa alkalisasi, kekuatan material cenderung lebih lemah (29,07 → 19,08 → 36,06 MPa; R² ≈ 0,17) dengan variasi yang lebih tinggi (CV ≈30,4%). Pada resam, alkalisasi menghasilkan nilai optimum pada fraksi massa 2 g (22,43 MPa) namun menurun di 3 g (16,10 MPa), sedangkan tanpa alkalisasi nilainya moderat (16,53; 19,38; 16,12 MPa) dengan konsistensi lebih baik (CV ≈ 10,27% vs 18,61% beralkali). Seluruh kekuatan tarik melebihi acuan SAE J1717 (8,09 MPa).
Pengaruh Variasi Komposisi Tempurung Kelapa dan Cangkang Kemiri terhadap Kualitas Briket Alternatif Solihin, Ade; Zaenudin, Mohamad; Saleh, Yasya Khalif Perdana
JURNAL CRANKSHAFT Vol 7, No 1 (2024): Jurnal Crankshaft Vol.7 No.1 (2024)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/crankshaft.v7i1.11996

Abstract

Kebutuhan energi yang terus meningkat diiringi pertumbuhan populasi dan ekonomi global mendorong pencarian solusi alternatif. Blueprint Pengelolaan Energi Nasional 2006-2025 Indonesia menetapkan target energi untuk tahun 2025, termasuk peningkatan penggunaan batu bara dan energi terbarukan. Limbah tempurung kelapa dan cangkang kemiri, yang masih belum optimal dimanfaatkan, menjadi fokus penelitian ini untuk digunakan sebagai bahan bakar alternatif dalam bentuk briket. Penelitian sebelumnya menunjukkan berbagai cara efisien untuk memanfaatkan kedua limbah tersebut. Modifikasi kompor briket dengan tempurung kelapa menghasilkan briket dengan nilai kalor tinggi, sementara briket cangkang kemiri dapat mengurangi polusi dan meningkatkan efisiensi termal. Penelitian ini mencoba mencampur kedua limbah ini dengan berbagai komposisi untuk mengevaluasi efektivitasnya sebagai pengganti minyak tanah yang semakin langka. Penggunaan tempurung kelapa dalam briket umum, namun, dapat menjadi mahal. Oleh karena itu, solusi yang diajukan adalah menambahkan limbah pertanian, seperti cangkang kemiri, untuk mengurangi biaya produksi tanpa mengorbankan kualitas briket. Penelitian ini membandingkan berbagai komposisi briket, termasuk CK50% + TK50%, CK40% + TK60%, CK60% + TK40%, CK30% + TK70%, CK70% + TK30%, CK20% + TK80%, dan CK80% + TK20%. Parameter yang diuji melibatkan kadar air, kadar abu, waktu pembakaran, dan shutter index. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komposisi CK60% + TK40% dan CK20% + TK80% menunjukkan performa terbaik. Keduanya memberikan briket dengan daya tahan tinggi, stabilitas, dan efisiensi waktu pembakaran optimal. Kombinasi CK30% + TK70% dan CK20% + TK80% menunjukkan kadar air dan kadar abu stabil, sementara CK50% + TK50%, CK20% + TK80%, dan CK30% + TK70% menunjukkan waktu pembakaran yang lebih lama. Shutter index pada CK60% + TK40% dan CK20% + TK80% menunjukkan daya tahan yang kuat.
Analisis sistem solar tracker terhadap daya yang dihasilkan untuk irigasi hidroponik tenaga panel surya Hanif, Muhammad Naufal; Zaenudin, Mohamad; Saleh, Yasya Khalif Perdana
JURNAL CRANKSHAFT Vol 6, No 2 (2023): Jurnal Crankshaft Vol. 6 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/crankshaft.v6i2.11050

Abstract

Hydroponics is an agricultural system that requires electricity to drive water pumps that flow irrigation, and solar panels are tools to convert solar energy into electrical energy. The drawback of installing solar panels so far is static so that the power received is not optimal, considering that the sun is always moving around the earth. In this case a solar panel with a solar tracker system is used as a source of electrical energy for the water pump. The purpose of using a solar tracker on this hydroponic solar panel is to optimize the absorption of the energy received by the solar panel. The method used in this research is the method of literature study and experimental research. The research was conducted from March 4 - April 15 2023 from 07.00 - 18.00 WIB with 1 day of static position testing each, and 1 day of solar tracker solar panels every day. The total power obtained during the test was 2823.31W on the solar tracker system after deducting the power consumption of the solar tracker system, while in a static position the power obtained was 1843.71W. On the solar tracker system it takes 3 Hours 54 Minutes to charge the battery after the battery power is used for 13 hours. Meanwhile, in a static position it takes 6 hours. The conclusion from this study is that the solar panel solar tracker system in hydroponics is capable of producing a power increase of 53% compared to hydroponic solar panels in a static position.
Analisis Perbandingan Komposisi Biobriket Berbahan Baku Tempurung Kelapa dan Kayu Rambutan dengan Perekat Pati Kanji dan Molase Fikri, M; Sunardi, Ade; Zaenudin, Mohamad
JURNAL CRANKSHAFT Vol 6, No 3 (2023): Jurnal Crankshaft Vol.6 No.3 (2023)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/crankshaft.v6i3.11451

Abstract

Semakin berkurangnya jumlah bahan bakar fosil yang tersedia telah mendorong kebutuhan akan sumber energi alternatif dan terbarukan. Oleh karena itu, pencarian untuk menemukan sumber bahan alternatif yang dapat diperbarui, ekonomis, dan ramah lingkungan menjadi suatu kegiatan yang sangat penting untuk pengembangan sumber energi yang lebih berkelanjutan. Salah satu solusinya adalah melalui penggunaan Biobriket, yaitu briket atau arang yang dihasilkan dari limbah biomassa seperti dedaunan, ranting, jerami, kayu, dan berbagai jenis bahan hayati lainnya. Pembuatan Biobriket dipengaruhi oleh beberapa faktor, termasuk bahan yang digunakan, kehalusan arang hasil karbonisasi, massa jenis arang, temperatur karbonisasi, variasi komposisi, dan tekanan pada proses pencetakan. Biobriket ini memiliki keunggulan dalam menghasilkan asap yang sangat sedikit, bahkan hanya timbul saat proses penyalaan. Pada penelitian ini, biobriket dibuat sedemikian rupa dengan menggunakan campuran tempurung kelapa dan kayu rambutan dengan komposisi yang berbeda-beda. Dua perekat digunakan pada penelitian ini, yaitu molase dan tepung kanji. Hasil penelitian menunjukkan bahwa campuran briket dengan kualitas terbaik adalah briket dengan komposisi campuran 90% arang dan 10% perekat (molase dan pati kanji). Hal ini disimpulkan dari beberapa faktor pengujian yaitu, densitas, shutter index, laju pembakaran, dan sisa abu. Penelitian ini telah berhasil memberikan wawasan mengenai pembuatan biobriket dengan menggunakan bahan baku tempurung kelapa dan kayu rambutan berperekat molase dan tepung kanji.