Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Comparison of Various Sky Model for Daylighting Availability Inside The Classroom with Bilateral Opening Typology in The Tropics Atthaillah, Atthaillah; Iqbal, Muhammad; Badriana, Badriana; Nabila, Putri Sri Alisia
Journal of Applied Engineering and Technological Science (JAETS) Vol. 7 No. 1 (2025): Journal of Applied Engineering and Technological Science (JAETS)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/jaets.v7i1.6204

Abstract

This study compares daylighting performance under four sky models of a classroom in tropical climates to understand the differences in illuminance and uniformity values. This research is significant as it can inform the relevance of the widely used static metric, such as the daylight factor, for daylight performance evaluation in tropical climates in comparison with the climate-based sky model which is utilized for dynamic metric calculation. Computational simulation was employed to achieve the objective. Grasshopper-Rhinoceros was utilized for the classroom model, while Radiance was employed for sky modelling and daylight simulation. The results indicated that static sky models exhibited greater discrepancies in their average illuminance and uniformity values compared to climate-based or dynamic sky models. The pervasive utilization of static metrics, such as the daylight factor, for evaluating daylighting performance within a space may necessitate reconsideration in tropical climates, given the higher error rates observed in this study for a classroom with bilateral opening design.
Pembuatan Tong Sampah Lingkungan dari Bahan Daur Ulang di Desa Kampung Kreatif Sugih Waras, Talang Jambe Kota Palembang Melalui Nilai Guna Arsitektur Annura, Inas Widada; Deni, Deni; Atthaillah, Atthaillah; Iqbal, Muhammad
Jurnal Solusi Masyarakat Dikara Vol 5, No 3 (2025): Desember 2025
Publisher : Yayasan Lembaga Riset dan Inovasi Dikara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan oleh tim akademisi Program Studi Arsitektur dengan fokus pada pembuatan tong sampah lingkungan dari bahan daur ulang di Desa Kampung Kreatif Sugih Waras, Talang Jambe, Kota Palembang. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah, sekaligus memperkenalkan penerapan prinsip nilai guna arsitektur dalam desain fasilitas lingkungan. Permasalahan utama yang dihadapi masyarakat adalah rendahnya fasilitas pengelolaan sampah dan minimnya kesadaran terkait pemilahan sampah. Melalui pendekatan partisipatif, kegiatan ini melibatkan masyarakat dalam proses pengumpulan bahan bekas, perancangan bentuk tong sampah, hingga pengecatan dan penempatan di titik strategis desa. Penerapan prinsip nilai guna arsitektur—fungsi, kenyamanan, keamanan, dan keberlanjutan—menjadi dasar dalam pembuatan tong sampah. Hasil kegiatan menunjukkan meningkatnya keterampilan masyarakat dalam mengolah bahan daur ulang, bertambahnya fasilitas kebersihan di lingkungan desa, serta bertambahnya pemahaman mengenai desain utilitas publik berbasis arsitektur.
SIMULATION AND OPTIMIZATION OF ENERGY AND DAYLIGHTING PERFORMANCE IN GOVERNMENT DISTRICT OFFICE BUILDING IN THE TROPICS Rofi, Muhammad; Atthaillah, Atthaillah; Muliana, Erna; Kamrulzaman, Nik Mohd Faiz Nik; Iqbal, Muhammad
Arsitekno Vol. 13 No. 1 (2026): Arsitekno
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/arj.v13i1.26776

Abstract

The increase in energy consumption in buildings, particularly in the government sector, poses a serious challenge in the effort to mitigate climate change. This research aims to analyze and optimize the facade design of the Aceh Utara district office building to improve energy efficiency through an integrative approach between reducing the overall thermal transfer value (OTTV) and utilizing daylighting based on useful daylight illuminance (UDI) metric. The simulation is conducted using Rhinoceros (RH) software integrated with Grasshopper (GH) to evaluate the combination of design variables such as window-to-wall ratio (WWR), depth, and angle of external shading. Validation of the OTTV value refers to the official calculator from the Government Department Public Works and Public Housing (PUPR), while the daylighting simulation utilizes annual climate data to obtain lighting distribution in three categories: insufficient, optimal, and excessive. The research results show that opening and shading optimization strategies can reduce OTTV to below the threshold of 35 W/m² according to SNI 6389:2020, as well as increase the proportion of areas with optimal daylighting. These findings underscore the importance of an integrative approach to energy and daylighting performance in facade design, and demonstrate the significant potential of climate-based daylight simulations to support the achievement of sustainable and energy-efficient government office buildings.
Pelatihan Pemasangan Insulasi Glasswool untuk Tukang pada Rumah Tinggal di Iklim Tropis Atthaillah Atthaillah; Muhammad Iqbal; Eri Saputra; Cut Azmah Fithri; Hendra Aiyub; Esar Alkautsar
Jurnal Solusi Masyarakat Dikara Vol 6, No 1 (2026): April 2026
Publisher : Yayasan Lembaga Riset dan Inovasi Dikara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelatihan pemasangan insulasi Glasswool untuk tukang bangunan pada rumah tinggal di iklim tropis ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan teknis dalam menciptakan kenyamanan termal yang efisien dan berkelanjutan. Di Aceh, praktik penggunaan insulasi termal masih sangat jarang dilakukan, meskipun kondisi iklim yang panas dan lembap menuntut solusi bangunan yang mampu mengurangi beban panas dari luar. Melalui pelatihan ini, tukang bangunan diperkenalkan pada konsep dasar insulasi termal dan manfaatnya, serta dibekali dengan keterampilan praktis dalam memasang Glasswool pada atap dan dinding rumah tinggal. Glasswool dipilih karena memiliki konduktivitas termal rendah, ringan, mudah dipasang, serta tahan api dan mampu meredam suara. Material ini didatangkan dari luar Aceh karena belum tersedia secara lokal. Metode pelatihan mencakup seleksi peserta, pengadaan material, penyampaian petunjuk keselamatan kerja, dan praktik langsung pemasangan menggunakan wiremesh sebagai penahan Glasswool pada bidang atap. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa peserta mampu memahami karakteristik material dan menerapkan teknik pemasangan dengan baik, serta menunjukkan kesadaran terhadap aspek keselamatan kerja. Penerapan insulasi terbukti dapat dilakukan secara efektif oleh tukang lokal dengan supervisi teknis yang tepat. Kegiatan ini membuka peluang adopsi teknologi insulasi dalam konstruksi rumah tinggal di Aceh, serta menegaskan pentingnya pelatihan berkelanjutan, penyusunan panduan teknis, dan penyediaan material secara lokal untuk mendukung pembangunan hunian yang lebih nyaman, hemat energi, dan adaptif terhadap tantangan iklim tropis. Pelatihan ini menjadi langkah awal menuju transformasi praktik konstruksi yang lebih responsif dan berorientasi pada keberlanjutan.