Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Pelatihan Pemasangan Insulasi Glasswool untuk Tukang pada Rumah Tinggal di Iklim Tropis Atthaillah Atthaillah; Muhammad Iqbal; Eri Saputra; Cut Azmah Fithri; Hendra Aiyub; Esar Alkautsar
Jurnal Solusi Masyarakat Dikara Vol 6, No 1 (2026): April 2026
Publisher : Yayasan Lembaga Riset dan Inovasi Dikara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelatihan pemasangan insulasi Glasswool untuk tukang bangunan pada rumah tinggal di iklim tropis ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan teknis dalam menciptakan kenyamanan termal yang efisien dan berkelanjutan. Di Aceh, praktik penggunaan insulasi termal masih sangat jarang dilakukan, meskipun kondisi iklim yang panas dan lembap menuntut solusi bangunan yang mampu mengurangi beban panas dari luar. Melalui pelatihan ini, tukang bangunan diperkenalkan pada konsep dasar insulasi termal dan manfaatnya, serta dibekali dengan keterampilan praktis dalam memasang Glasswool pada atap dan dinding rumah tinggal. Glasswool dipilih karena memiliki konduktivitas termal rendah, ringan, mudah dipasang, serta tahan api dan mampu meredam suara. Material ini didatangkan dari luar Aceh karena belum tersedia secara lokal. Metode pelatihan mencakup seleksi peserta, pengadaan material, penyampaian petunjuk keselamatan kerja, dan praktik langsung pemasangan menggunakan wiremesh sebagai penahan Glasswool pada bidang atap. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa peserta mampu memahami karakteristik material dan menerapkan teknik pemasangan dengan baik, serta menunjukkan kesadaran terhadap aspek keselamatan kerja. Penerapan insulasi terbukti dapat dilakukan secara efektif oleh tukang lokal dengan supervisi teknis yang tepat. Kegiatan ini membuka peluang adopsi teknologi insulasi dalam konstruksi rumah tinggal di Aceh, serta menegaskan pentingnya pelatihan berkelanjutan, penyusunan panduan teknis, dan penyediaan material secara lokal untuk mendukung pembangunan hunian yang lebih nyaman, hemat energi, dan adaptif terhadap tantangan iklim tropis. Pelatihan ini menjadi langkah awal menuju transformasi praktik konstruksi yang lebih responsif dan berorientasi pada keberlanjutan.
Usulan Pembaruan Tabel Faktor Langit pada SNI 03-2396-2001 tentang Pencahayaan Alami pada Bangunan Fahmi Nur Hakim; Atthaillah Atthaillah; Rizki Armanto Mangkuto
Jurnal Permukiman Vol 16 No 2 (2021)
Publisher : Direktorat Bina Teknik Bangunan Gedung dan Penyehatan Lingkungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31815/jp.2021.16.61-68

Abstract

Pencahayaan alami siang hari (PASH) ialah unsur krusial untuk dipertimbangkan pada desain bangunan karena dua manfaat besar yaitu efisiensi energi dan peningkatan kinerja dan kesehatan pengguna. Di Indonesia hanya terdapat satu regulasi yang mengatur tentang PASH dalam bangunan, yaitu Standar Nasional Indonesia (SNI) SNI 03-2396-2001. Selain belum pernah diperbarui kembali sejak dipublikasikan, terdapat sejumlah persoalan dalam SNI 03-2396-2001, antara lain penggunaan model langit seragam yang tidak lagi relevan serta adanya kesalahan nilai-nilai faktor langit (FL) pada tabel yang dicantumkan standar tersebut. Untuk itu, penelitian ini mengusulkan penggunaan model langit berawan standar CIE yang masih berlaku saat ini, serta mengamati nilai galat dari FL pada berbagai kasus uji dalam SNI 03-2396-2001 dan kasus uji 5.11 dalam dokumen CIE 171:2006. Metode analitik digunakan untuk menghitung nilai FL dan mengetahui nilai galat untuk model langit seragam pada SNI 03-2396-2001 terhadap langit berawan standar CIE. Hasil yang didapat menunjukkan perbedaan nilai FL yang signifikan untuk kasus H/D < 1,0, dengan galat maksimum sebesar 163% untuk H/D = L/D = 0,1, serta 34% pada kasus uji 5.11 dalam dokumen CIE 171:2006, sehingga dapat menimbulkan kesalahan yang serius dalam praktik desain bangunan.
Pembuatan Tong Sampah Lingkungan dari Bahan Daur Ulang di Desa Kampung Kreatif Sugih Waras, Talang Jambe Kota Palembang Melalui Nilai Guna Arsitektur Inas Widada Annura; Deni Deni; Atthaillah Atthaillah; Muhammad Iqbal
Jurnal Solusi Masyarakat Dikara Vol 5, No 3 (2025): Desember 2025
Publisher : Yayasan Lembaga Riset dan Inovasi Dikara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan oleh tim akademisi Program Studi Arsitektur dengan fokus pada pembuatan tong sampah lingkungan dari bahan daur ulang di Desa Kampung Kreatif Sugih Waras, Talang Jambe, Kota Palembang. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah, sekaligus memperkenalkan penerapan prinsip nilai guna arsitektur dalam desain fasilitas lingkungan. Permasalahan utama yang dihadapi masyarakat adalah rendahnya fasilitas pengelolaan sampah dan minimnya kesadaran terkait pemilahan sampah. Melalui pendekatan partisipatif, kegiatan ini melibatkan masyarakat dalam proses pengumpulan bahan bekas, perancangan bentuk tong sampah, hingga pengecatan dan penempatan di titik strategis desa. Penerapan prinsip nilai guna arsitektur—fungsi, kenyamanan, keamanan, dan keberlanjutan—menjadi dasar dalam pembuatan tong sampah. Hasil kegiatan menunjukkan meningkatnya keterampilan masyarakat dalam mengolah bahan daur ulang, bertambahnya fasilitas kebersihan di lingkungan desa, serta bertambahnya pemahaman mengenai desain utilitas publik berbasis arsitektur.