Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

ETNOMATEMATIKA TOPENG CIREBON DENGAN PENDEKATAN GOLDEN RATIO Masnuah Masnuah; Arif Muchyidin; Indah Nursuprianah
Nurjati Journal of Mathematics and Mathematical Sciences (NJMMS) Vol 1, No 2 (2021)
Publisher : Jurusan Matematika, IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (962.117 KB)

Abstract

Kemajuan zaman memiliki dampak positif dan dampak negatif bagi suatu bangsa. Disatu sisi pendidik dan terdidik semakin mudah memperoleh informasi serta ilmu-ilmu baru, sedangkan di sisi lain tergerusnya jatidiri bangsa. Kearifan budaya lokal (Topeng Cirebon Gaya Losari) menjadi pokok bahasan dalam penelitian ini, dalam matematika disebut Etnomatematika. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui struktur, perhitungan, serta taraf signifikansi topeng sesuai dengan ketentuan cantik atau tampan dalam Golden Ratio. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan Golden Ratio secara manual dan Spiral sebagai alat untuk mengetahui hubungannya dengan Matematika. Berdasarkan hasil dari penelitian diperoleh bahwa “Topeng Panji” menjadi topeng yang memiliki bagian wajah 1,618, sedangkan “Topeng Panji Sutrawinangun” menjadi topeng paling tampan atau cantik (simetris) serta paling menarik sesuai dengan pengilustrasian dari topeng tersebut yakni memiliki karakter lembut, lungguh, dan kharismatik. Biasanya seseorang yang memiliki wajah seperti itu menjadi sosok yang disegani, dikagumi banyak orang, dan menjadi panutan bagi orang-orang sekitarnya. Akan tetapi, hal tersebut tidak sesuai dengan perbandingan serta perhitungan yang dilakukan karena hasil menunjukkan bahwa “Topeng Klana Bandopati” menjadi topeng yang paling tampan atau cantik diantara kedelapan Topeng Cirebon Gaya Losari walaupun topeng tersebut menggambarkan sifat manusia penuh angkara murka serta congkak yang dimaknai sebagai ilustrasi sifat manusia yang tidak baik
PENERAPAN ARITMATIKA MODULO PADA TRANSPOSISI AKORD BERBASIS WEB Mohamad Mulyadi; Indah Nursuprianah; Hendri raharjo
Nurjati Journal of Mathematics and Mathematical Sciences (NJMMS) Vol 1, No 1 (2021)
Publisher : Jurusan Matematika, IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (713.09 KB)

Abstract

Aritmatika modulo dapat digunakan dalam pengembangan media transposisi akord berbasis web untuk memudahkan perpindahan nada. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) penerapan aritmatika modulo pada transposisi akord, dan (2) kelayakan produk dari penerapan aritmatika modulo pada transposisi akord berbasis web. Jenis penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan metode pengembangan ADDIE (Assessment/Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Analisis data hasil kelayakan dilakukan dengan menggunakan bantuan skala Likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) multimedia simulasi transposisi akord berbasis web telah dikembangkan dengan alamat http://dunialirik.site. (2) Kelayakan produk dilihat dari hasil validasi ahli media pada aspek usability memperoleh presentase sebesar 84,38%, aspek functionality sebesar 100%, dan aspek komunikasi visual sebesar 83,33%, hasil validasi ahli konten (ahli musik) pada aspek pendahuluan memperoleh presentase sebesar 83,33%, aspek penyajian konten sebesar 93,75%, dan aspek keakuratan sebesar 95,83%, serta hasil penilaian oleh responden memperoleh presentase sebesar 76,89%. Dari hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa produk http://dunialirik.site layak digunakan.
The Development of Student Worksheet Materials Teaching in a Project-Based Learning Approach Siti Nadifah; Hendri Raharjo; Indah Nursuprianah
Journal of General Education and Humanities Vol. 1 No. 3 (2022): August
Publisher : MASI Mandiri Edukasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58421/gehu.v1i3.31

Abstract

This study aims to describe the development of Student Worksheet materials teaching the Project Based Learning approach at MTs An-Nashuha Kalimukti Pabedilan-Cirebon Regency in mathematics learning on opportunity material. Mathematics learning is done by applying the project-based learning approach with a sample class of 35 students. The method used is the cluster random sampling technique, which takes clusters or groups, not based on population members taken one by one or individually. The use of data is a test instrument in the form of a pretest and posttest to measure the value of student results of learning outcomes and a questionnaire to determine student responses to the use of worksheets with the Project Based Learning approach. The pretest and posttest tests show that students have increased, Normal and homogeneous distribution. Furthermore, to determine the effectiveness of teaching materials, researchers used the Paired Sample t-Test. The Paired Sample t-Test calculation results showed a significance value of 0,000. Thus the significance value is smaller than 0.05, and 10.280 is more incredible than t table 2.04. Based on the results of the calculation of tcount> t-table, Ho is rejected. Because there are, there are differences in the average initial and final scores on the subject matter of opportunities and the use of Student Worksheet teaching materials as the development of materials teaching products are considered quite effective.
Eksplorasi Arsitektur Masjid Agung Sang Cipta Rasa Cirebon sebagai Bahan Ajar Matematika Thifaliani, Niken Nirvania; Lestiana, Herani Tri; Nursuprianah, Indah
Circle: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 4 No 1 (2024): March 2024
Publisher : Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28918/circle.v4i1.6869

Abstract

Integrating cultural context into teaching and learning activities can help students understand the material. However, the development of teaching materials that integrate local cultural contexts is still not widely practiced. This study aims to (1) describe the results of exploring the architecture of the Grand Mosque of Sang Cipta Rasa Cirebon as a teaching material for mathematics, (2) determine students' responses to the mathematics teaching material resulting from the exploration of the architecture of the Grand Mosque of Sang Cipta Rasa Cirebon, and (3) determine the difference in mathematics learning outcomes before and after using the mathematics module. This study applied the ADDIE development model (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). In the architecture of the Grand Mosque of Sang Cipta Rasa, concepts of two-dimensional shapes such as triangles and quadrilaterals were found, including squares, rectangles, trapezoids, and rhombuses. The expert validation results show that the developed mathematics module is highly feasible to implement, with percentages of content, presentation, and language feasibility aspects reaching 88%, 90%, and 89% respectively. Students' responses to the mathematics module were categorized as good (71%). Paired sample t-test results show that students' learning outcomes before and after using the developed mathematics module are significantly different, with higher learning outcomes after using the mathematics module compared to before its use. Thus, the mathematics module resulting from the exploration of the architecture of the Grand Mosque of Sang Cipta Rasa Cirebon can be implemented in learning to improve mathematics learning outcomes.
Development of Interactive Learning Media Using Android-based Google Sites to Increase Students' Interest in Learning Arif Rifa’i; Muchyidin, Arif; Indah Nursuprianah
Journal of General Education and Humanities Vol. 3 No. 4 (2024): November
Publisher : MASI Mandiri Edukasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58421/gehu.v3i4.314

Abstract

In this study, researchers found a problem: there is still a lack of student interest in learning mathematics due to the media provided, which is less innovative and interactive, so students feel bored. Therefore, this research aims to (1) develop interactive learning media using Google Sites based on Android to increase student learning interest in Flat Buildings material grade VII SMP / MTs, (2) test the feasibility of the media, and (3) increase student learning interest. The research method used is Research and Development (R&D) with the 4-D development model (Define, Design, Development, Disseminate). The instruments used were expert validation, student response, learning interest, and pretest-posttest questionnaires. The results of this study obtained an average value from media experts of 92% with a very feasible category, while material experts obtained an average of 84% with a feasible category. The results of the N-Gain test obtained an average value of 82%, and the results of the student interest questionnaire of 76.62%. These results show that Android-based Google Sites learning media effectively increases student interest in learning. It can be concluded that interactive learning media using Android-based Google Sites is feasible and effective in increasing student interest in learning.
Analysis of Students' Difficulties in Using Mathematical Models to Solve Story Problems on Derivatives Material Darmin; Muchyidin , Arif; Nursuprianah , Indah
Educational Insights Vol. 2 No. 2 (2024): December 2024
Publisher : PT Ilmu Inovasi Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58557/eduinsights.v2i2.86

Abstract

Matematika memiliki peran penting dalam membantu siswa menyelesaikan masalah di kehidupan sehari-hari. Masalah dalam dunia nyata dapat dituangkan dalam bentuk soal cerita matematika. Untuk menyelesaikan masalah, siswa perlu mengikuti beberapa tahapan, dimulai dari translasi masalah, di mana mereka memilih informasi penting dan mengubahnya menjadi model matematika. Model adalah representasi dari objek, benda, atau ide dalam bentuk yang berbeda dari entitas aslinya. Sedangkan pemodelan matematika adalah cara untuk membuat sistem yang rumit menjadi lebih sederhana dengan menggunakan persamaan matematika. Penelitian ini bertujuan untuk megetahui tingkat pemahaman peserta didik dalam menyelesaikan masalah turunan dengan menggunakan pemodelan matematis. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Populasi yang dijadikan subjek penelitian adalah seluruh peserta didik kelas XI MIPA-2 sebanyak 35 peserta didik. Sampel pada penelitian ini adalah peserta didik dalam menyelesaikan soal cerita pada materi turunan. Hasil penelitian menunjukan bahwa sebanyak 13 jawaban benar sesuai langkah Polya (7%) dan sebanyak 162 jawaban tidak sesuai langkah Polya ( 93% ) dari total keseluruhan jawaban 175 (100%). Presentase sama saja dengan penggabungan antara kelompok berkemampuan tinggi dan kelompok berkemampuan sedang yaitu sebanyak tujuh peserta didik dari total keseluruhan tiga puluh lima peserta didik. Sehingga dapat disimpulkan bahwa sebagian besar peserta didik masih kesulitan dengan memodelkan masalah dunia nyata kedalam bahasa matematika.
ANALISIS KONSEPALJABAR DALAMAYAT AL-QUR’AN TENTANG INFAK Akbar, Reza Oktiana; Bukhari, Salman; Nursuprianah, Indah
Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 12 No. 1 (2025): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.4236/tashdiq.v12i1.11071

Abstract

The Qur'an is the holy book of Muslims, encompassing not only guidance for faith but also various fields of knowledge, including mathematics. One of the relevant branches of mathematics is algebra, which serves as an analytical tool to understand religious commands, particularly in the management of infaq. This study aims to analyze the connection between algebraic concepts and Qur'anic verses related to infaq using a literature review approach. The lack of prior research integrating algebra and verses on infaq motivated this study. The findings identify six algebraic concepts applicable to the calculation, management, and distribution of infaq, supported by Qur'anic verses, tafsir, and empirical data from institutions such as BAZNAS. The study focuses on variables, coefficients, and constants in algebra and their application to obligatory and voluntary infaq. The analysis demonstrates that algebraic concepts can simplify calculations and facilitate infaq management while reinforcing the link between science and Islamic values. This research contributes to motivating individuals to give infaq by understanding its essence and the remarkable rewards described in the Qur'an. The findings also offer new insights into the utilization of algebra to support a more systematic and practical management of infaq in the modern era. Al-Qur’an merupakan kitab suci umat Islam yang tidak hanya mengandung petunjuk keimanan, tetapi juga berbagai ilmu pengetahuan, termasuk matematika. Salah satu cabang matematika yang relevan adalah aljabar, yang dapat berfungsi sebagai alat analisis untuk memahami perintah syariat, khususnya dalam pengelolaan infak. Penelitian ini bertujuan menganalisis keterkaitan antara konsep aljabar dengan ayat-ayat Al-Qur’an tentang infak melalui pendekatan kajian pustaka. Kurangnya penelitian sebelumnya yang mengintegrasikan aljabar dan ayat tentang infak mendorong dilakukannya kajian ini. Hasil penelitian mengidentifikasi enam konsep aljabar yang dapat digunakan untuk menghitung, mengelola, dan mendistribusikan infak, dengan dukungan ayat Al-Qur’an, tafsir, serta data empiris dari BAZNAS. Fokus penelitian mencakup variabel, koefisien, dan konstanta dalam aljabar, serta penerapannya pada infak wajib dan sunnah. Analisis menunjukkan bahwa konsep aljabar mampu menyederhanakan perhitungan dan mempermudah pengelolaan infak, sekaligus menguatkan hubungan antara ilmu pengetahuan dan nilai-nilai keislaman. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memotivasi masyarakat untuk berinfak dengan memahami esensi dan ganjaran luar biasa yang dijelaskan dalam Al-Qur’an. Temuan ini juga membuka wawasan baru tentang pemanfaatan aljabar untuk mendukung pengelolaan infak secara lebih sistematis dan aplikatif di era modern.
Analisis Struktur Bilangan Matematika dalam Al-Qur’an Reza Oktiana Akbar; Ninik Nursa’idah Sutarna; Indah Nursuprianah
Journal Scientific of Mandalika (JSM) e-ISSN 2745-5955 | p-ISSN 2809-0543 Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Institut Penelitian dan Pengembangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/10.36312/vol6iss2pp448-455

Abstract

The Qur'an is the greatest miracle, studying the Qur'an is like studying the universe, it will never end. One of the sciences contained in the Qur'an is mathematics. The structure of numbers is a science of mathematics, in which there are various kinds of numbers, relations and arithmetic operations. The purpose of this study is to find out the verses of the Qur'an that are related to mathematics, especially numbers, arithmetic operations and number relations. This study uses the literature method or literature study. In this study what will be examined is document material, namely the verses of the Qur'an which contain the structure of mathematical numbers. There are 234 different verses in the 65 letters mentioned in the Qur'an, especially rational numbers and natural numbers with division based on the origin of each number such as ahad = 1, itsnaini = 2, and so on. It is hoped that this research can provide scientific insight that the Qur'an covers all sciences, one of which is related to mathematics, so that mathematics itself has been used so widely both in matters of worship and muamalah. Mathematical problems in the Qur'an that are most closely related are problemsFaraidh(distribution of inheritance), determining the time of night prayer and determining the price of the dowry that must be given to the wife when divorced. The benefits in education are forming Islamic character education through learning mathematics, including honesty, patience, accuracy, and thoroughness.
PERBANDINGAN KEPERCAYAAN DIRI SISWA DALAM BELAJAR MATEMATIKA ANTARA YANG MENGGUNAKAN METODE JIGSAW DENGAN METODE INKUIRI TERBIMBING DI KELAS VII SMP SATU ATAP NEGERI TALUN KABUPATEN CIREBON ineu andriani; indah nursuprianah; mumun munawaroh
EduMa: Mathematics education learning and teaching Vol. 4 No. 2 (2015)
Publisher : Jurusan Tadris Matematika UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/eduma.v4i2.28

Abstract

Kepercayaan diri merupakan suatu hal terpenting bagi siswa khususnya dalam belajar matematika. Apabila individu tersebut memiliki kepercayaan diri yang rendah maka akan mempengaruhi hasil belajarnya. Matematika merupakan salah satu mata pelajaran yang di anggap sulit bagi siswa di sekolah, hal inilah yang menjadi ketakutan siswa sehingga kepercayaan diri menjadi rendah ketika belajar matematika. Oleh sebab itu,  guru  dapat  menggunakan metode  active  learning  yang  membuat  pembelajaran matematika menjadi menyenangkan dan tidak hanya berpusat pada guru saja melainkan berpusat juga pada siswa, sehingga dapat menumbuhkan dan mengembangkan kepercayaan diri siswa. Metode active learning diantaranya metode Jigsaw dan metode inkuiri  terbimbing.  Dari  kedua  metode  tersebut  peneliti  akan  membandingkan dan menganalisis metode manakah yang baik bagi kepercayaan diri siswa dalam belajar matematika. Setelah itu, hasilnya terdapat perbedaan dari kedua metode tersebut.Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain “One Shot Case Study”. Dari hasil analisis diperoleh sebesar 62% kepercayaan diri siswa yang menggunakan metode Jigsaw sedangkan metode inkuiri terbimbing sebesar 65%. Dari kedua metode tersebut diperoleh bahwa kepercayaan diri siswa berada pada kategori sama yaitu kategori tinggi. Untuk uji t diperoleh bahwa sig.2 (tailed) 0,026 < 0,05 sehingga H0 ditolak dengan demikian disimpulkan bahwa terdapat perbedaan kepercayaan diri siswa dalam belajar matematika antara yang menggunakan metode Jigsaw dengan metode inkuiri terbimbing.Kata Kunci: Kepercayaan Diri, Metode Jigsaw, dan Metode Inkuiri Terbimbing
PENGARUH PEMAHAMAN KONSEP ARITMATIKA TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR ALJABAR SISWA (Studi Kasus pada Siswa Kelas VII SMP Negeri 1 Ketanggungan Kabupaten Brebes ) ninis hayatun nisa; indah nursuprianah
EduMa: Mathematics education learning and teaching Vol. 2 No. 2 (2013)
Publisher : Jurusan Tadris Matematika UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/eduma.v2i2.39

Abstract

Aritmatika merupakan bagian dari matematika yang mempelajari tentang operasi dasar bilangan (penjumlahan, pengurangan, perkalian dan pembagian). Penguasaan pada keempat operasi dasar tersebut mutlak diperlukan untuk mempelajari aljabar. Berpikir aljabar merupakan jembatan antara aritmatika dengan aljabar. Ketika seorang siswa sudah menguasai aritmatika, tentu tingkat pengetahuannya akan beralih pada tingkatan yang lebih rumit, misalnya dalam hal ini aljabar. Dalam transisi dari aljabar menuju aritmatika, siswa akan mengalami proses berpikir aljabar. Sehingga selain berpengaruh pada aljabar, aritmatika juga memiliki pengaruh pada proses berpikir aljabar.Tujuan  dari  penelitian  ini  adalah  (1)  untuk  mengetahui  tingkat  pemahaman  siswa  kelas  VII  SMP  Negeri  1Ketanggungan Kabupaten Brebes pada konsep aritmatika, (2) untuk mengetahui tingkat kemampuan berpikir aljabar siswa kelas VII SMP Negeri 1 Ketanggungan Kabupaten Brebes, (3) untuk mengetahui seberapa besar pengaruh pemahaman konsep aritmatika terhadap kemampuan berpikir aljabar siswa kelas VII SMP Negeri 1 Ketanggungan Kabupaten Brebes.Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan studi kasus. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah tes. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 1 Ketanggungan Kabupaten Brebes yang berjumlah 324 siswa dengan sampel sebanyak 35 siswa yang terkumpul dalam satu kelas yaitu kelas VII F yang dimbil secara purposive sampling melalui pertimbangan guru matematika kelas VII SMP Negeri 1 Ketanggungan.Dari hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa rata-rata nilai pemahaman konsep aritmatika sebesar 51,86 sedangkan rata-rata nilai kemampuan berpikir aljabar siswa sebesar 57,49. Setelah dilakukan uji hipotesis dengan α = 0,05, diperoleh koefisien korelasi (R) = 0,543, artinya keeratan pengaruh pemahaman konsep aritmatika terhadap kemampuan berpikir aljabar sebesar 54,3%. Koefisien determinasi (R Square) diperoleh sebesar 0,295, artinya terdapat pengaruh pemahaman konsep aritmatika terhadap kemampuan berpikir aljabar siswa sebesar 29,5%, sedangkan sisanya sebesar 70,5% ditentukan oleh faktor lain. Persamaan regresi Ŷ = 25,937 + 0,607 X, dari persamaan tersebut koefisien regresi sebesar 0,607 menyatakan bahwa setiap satu penambahan (peningkatan) pemahaman konsep aritmatika. Kata Kunci : Konsep aritmatika, berpikir aljabarÂ