Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Pengembangan Modul Pembelajaran Tematik Terpadu di Sekolah Dasar Rafika Indra Julia; Nellitawati Nellitawati; Dina Dahliana; Nana Fauzana Azima; Yumna Yumna
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 1 (2022): February Pages 1-1600
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v4i1.1857

Abstract

Pembelajaran yang dilakukan oleh guru selama ini masih monoton. Guru hanya menggunakan buku-buku paket yang di sediakan oleh pemerintah, sedangkan buku paket yang di sediakan pemerintah materinya belum cukup luas dan belum membuat siswa untuk berpikir kritis. Untuk itu perlu adanya pengembangan modul bagi siswa sekoah dasar. Pengembangan modul itu bertujuan agar pembelajaran menjadi menyenangkan dan siswa dapat belajarn sendiri menggunakan modul . modul akan di desain sedemikian rupa agar memudahkan siswa memahami materi pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan memakai model yang di kembangkan oleh Robert Maribe Branch. Model ini menggunakan 5 tahapan untuk mencapai hasil yang maksimal. Secara umum hasil validasi materi, validasi desain dan validasi bahasan yaitu valid dan perlu revisi kecil. Hasil praktikalitas modul secara umum dikategorikan praktis dengan keterangan boleh di gunakan dengan revisi kecil. Hasil dari pengembangan modul yaitu meningkatkan minat siswa dalam belajar, memudahkan siswa dalam mengolah materi pembelajaran, pembelajaran menyenangkan dan meningkatkan hasil belajar siswa. dapat di lihat dari hsoal evaluasi atau kuis yang di berikan. Rata-rata nilai skor kuantitatif 84 dari total 24 siswa, dengan presentase 87% atau 21 siswa tuntas dalam belmbelajaran dengan mendapatkan nilai lebih dari ≥KKM 75.
Hubungan komunikasi interpersonal dengan kepuasan kerja pegawai di dinas pendidikan Nellitawati Nellitawati; Yektri Yurmanita
Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Vol 5, No 1 (2019): Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (398.098 KB) | DOI: 10.29210/120192329

Abstract

This study aims to see, 1) interpersonal communication in the Padang Education Authority, 2) job satisfaction in the Padang Education Authority, and 3) the relationship of interpersonal communication and job satisfaction of employees in the Padang Education Authority. The population of this study was 103 employees of the Padang City Education Office. The sample chosen was 53 employees determined based on proportional random sampling. Data collection is a questionnaire arranged in the form of a Likert scale. To test the relationship between two variables, we use the Product-moment correlation formula. The results showed that 1) job satisfaction in the Padang City Education Office was in the high category with a percentage of 73.93%. 2) Employee interpersonal communication in Padang City Education Office is in a good category with a percentage of 69.6%, and 3) there is a relationship between interpersonal communication and job satisfaction from gain of correlation tests with r count greater than r table at 2.575> 0.279 significant level 5% at 95% confidence level. Thus, it can be concluded that interpersonal communication has a meaningful relationship with job satisfaction in the Padang education authority. This means that the better the interpersonal communication, the higher the job satisfaction of employees in the Padang education authority and vice versa.
Pengembangan Desain Bahan Ajar Kemampuan Membaca Pemahaman Pada Pembelajaran Tematik Terpadu Menggunakan Strategi The Big Question di Kelas V Sekolah Dasar Ririn Sri Kurnia; Desyandri Desyandri; Nellitawati Nellitawati
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 7 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v7i2.1337

Abstract

Membaca adalah identifikasi bentuk-bentuk linguistik. Model atau prosedur pengembangan yang digunakan adalah model pengembangan Plomp yang dikembangkan oleh Tjeerd Plomp. Hasil penelitian menunjukan hasil analisis data validasi bahan ajar oleh para ahli dan praktisi pendidikan diperoleh persentase 90,09%. Sedangkan hasil uji efektivitas pada tahap pengembangan, menunjukkan hasil pengamatan terhadap aktivitas peserta didik berada pada kategori sangat baik dengan persentase 93,7%. Maka dari itu hasil penelitian ini memberi gambaran bahwa bahan ajar yang dikembangkan ini telah valid dan dapat digunakan dalam proses pembelajaran.
Development of Interactive Multimedia Based on Powerpoint in Science Learning in Elementary School Sania Putriana; Nellitawati Nellitawati; Alwen Bentri; Nur Azmi Alwi
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 14, No 2 (2022): AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (720.672 KB) | DOI: 10.35445/alishlah.v14i2.1986

Abstract

This study discusses the development of interactive multimedia learning media based on PowerPoint software in science learning in elementary schools. This study aims to produce interactive multimedia media, especially in science learning in elementary schools that are valid, practical, and effective. The type of research used is Research and Development (RnD). That is the development of interactive multimedia based on PowerPoint software in science learning. The development model used is the ADDIE model (Analyze, Design, Development, Implementation, and evaluation). The output of interactive multimedia based on PowerPoint Software is in the form of files that can be installed easily, making it easier for students in the learning process. Based on the research results, this interactive multimedia is valid, practical, and effective.
Pengaruh Iklim Organisasi Sekolah Terhadap Motivasi Kerja Guru Fitra Dewi; Nur Halimahturrafiah; Rika Susi Waty; Sufyarma Marsidin; Nellitawati Nellitawati
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (210.727 KB) | DOI: 10.31004/jptam.v6i2.4222

Abstract

Motivasi kerja ialah suatu hal yang berperan penting untuk dimiliki guru. Dengan harapan guru mempunyai kemampuan bekerja keras dan antusias dalam mencapai produktivitas tinggi sehingga tercapainya suatu tujuan organisasi tersebut. Dalam hal memotivasi pribadi guru agar dapat memberikan dorongan pegawai untuk menjalan tugasnya dengan penuh kesadaran yang tinggi. Artikel ini mempunyai tujuan dalam mengkaji secara konsep adanya keterkaitan pengaruh iklim organisasi sekolah terhadap motivasi kerja guru.
Perencanaan Sumber Daya Manusia Tedy Roberto; Lena Nofelia; Tati Murni; Sufyarma Marsidin; Nellitawati Nellitawati
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (437.712 KB) | DOI: 10.31004/jptam.v6i2.4223

Abstract

Dianggap sebagai praktik pertama dan utama dari manajemen sumber daya manusia, perencanaan sumber daya manusia memainkan peran besar. Basis teoretis dari praktik perencanaan Sumber Daya Manusia telah diselidiki secara rinci dalam artikel ini. Penulis telah berusaha untuk meliput dan menyajikan literatur yang komprehensif tentang praktik penting Sumber Daya Manusia ini. Pentingnya perencanaan Sumber Daya Manusia, tujuan strategisnya dan faktor-faktor yang mempengaruhinya semuanya tercakup dalam studi literatur ini. Juga, penelitian ini mencakup kerangka kerja dan model perencanaan Sumber Daya Manusia dan memberi tahu proses untuk mempertahankan dan memotivasi tenaga kerja organisasi.
Peranan Motivasi Terhadap Kepuasan Kerja Guru Yanni A; Nafisah Nafisah; Muhammad Arif Kurnianda; Sufyarma Marsidin; Nellitawati Nellitawati
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (204.573 KB) | DOI: 10.31004/jptam.v6i2.4224

Abstract

Keberhasilan pendidikan sangat ditentukan oleh kesediaan guru untuk mempersiapkan siswa melalui kegiatan pendidikan dan pembelajaran. Selain itu, posisi strategis guru untuk meningkatkan kualitas hasil pendidikan sangat ditentukan oleh kepuasan kerja guru. Guru yang tidak mencapai kepuasan profesional tidak pernah mencapai kedewasaan psikologis dan, pada gilirannya, menjadi frustrasi. Akibatnya, guru sering terjerumus dalam fantasi dan moral. Sebaliknya, guru yang lebih puas dengan pekerjaannya biasanya menunjukkan perilaku disiplin dan meningkatkan prestasi kerja. Berbagai upaya meningkatkan kepuasan kerja guru seperti, kesadaran hasil, kegiatan promosi, pemberian tunjangan/insentif, dan berbagai tindakan yang dilakukan. Kepuasan kerja menciptakan semangat, dorongan, kesabaran, ketangkasan manual, inisiatif, dan kreativitas mengajar, sehingga guru senang mengajar dengan baik.
Meningkatkan Kinerja Individu dalam Melaksanakan Fungsi dan Tugas Hasni Julidawati; Nela Noviarti; Umi Kalsum; Sufyarma Marsidin; Nellitawati Nellitawati
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (140.254 KB)

Abstract

Kemajuan suatu organisasi tergantung pada orang-orang yang mengelola sumber daya manusia suatu organisasi dengan baik. Oleh karena itu, menjalankan organisasi yang baik memerlukan pengelolaan yang tepat dari orang-orang yang mau bekerja dan dapat menindaklanjuti hal tersebut secara optimal untuk mencapai tujuannya. Hal ini terlihat dari kinerja pegawainya sehingga dapat melihat kemajuan organisasi. Kinerja pegawai memutuskan keberhasilan instansi dalam mencapai tujuan tertentu.
Stres Kerja Pegawai Monaliza Monaliza; M Aries Fiqri; Rudi Pranata; Nellitawati Nellitawati; Sufyarma Marsidin
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (141.96 KB)

Abstract

Setiap organisasi tentunya memiliki sasaran yang harus dicapai, supaya tujuan dari organisasi dapat tercapai maka dibutuhkan SDM untuk melaksanakan kegiatan organisasi sehingga tujuan yang telah direncanakan sebelumnya dapat dicapai secara tepat dan optimal. Masing-masing pegawai yang bekerja pada suatu organisasi memiliki pekerjaan dan tanggung jawab yang telah ditetapkan pada kerja sama sebelumnya telah disepakati, sehingga faktor-faktor dan kendala yang dihadapi oleh pegawai akan berbeda pada setiap orangnya. Stres dalam bekerja biasanya dapat kita lihat dari banyaknya beban kerja pegawai yang melebihi batas standar beban kerja yang telah ditentukan, sehingga membuat pegawai tertekan dan merasakan rasa cemas yang berlebihan. Stres kerja cenderung dialami oleh pegawai pada saat menjalankan tugasnya yang tidak sesuai dengan yang diharapkan pegawai, stres kerja dapat berupa stres ringan sampai stres yang paling berat.
Manajemen Personalia Organisasi Mengelola Manusia Sebagai Aset Organisasi Pendidikan Rafikah Bestri; Rika Aniska; Muhammad Ikon; Nellitawati Nellitawati; Sufyarma Marsidin
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.126 KB)

Abstract

Manusia adalah makhluk sosial, dimana secara naluri manusia ingin hidup berkelompok.Manifetasi dari kehidupan berkelompok ini melahirkan organisasi-organisasi atau lembaga social dalam masyarakat.Sumber daya manusia merupakan aset penting bagi organisasi, karena peran dan juga fungsinya tidak dapat digantikan oleh sumber daya yang lain dan tentunya harus selalu berorientasi pada visi dan misi organisasi. Untuk mencapai visi dan misinya maka sumber daya manusia pada suatu organisasi harus memiliki karakteristik seperti motivasi, sikap, konsep diri, pengetahuan dan keahlian. Lalu ada beberapa peranan yang perlu di miliki oleh Sumber daya manusia dalam menghadapi tantangan dunia kerja misalnya Dapat melakukan analisis jabatan, merencanakan kebutuhan akan tenaga kerja dan merekrut calon tenaga kerja yang berkualitas, mengelola keuangan dan lain-lain. Pekerjaan yang efisien dan efektif dari organisasi sangat bergantung pada penggunaan yang kompeten dari seluruh rangkaian metode manajemen untuk SDMnya yang disebut juga dengan karyawan.Karyawan merupakan kumpulan manusia yang disebut personil.Personil adalah salah satu objek manajemen yang paling kompleks dalam suatu organisasi, karena, tidak seperti faktor material, personil memiliki kemampuan untuk membuat keputusan dan mengevaluasi secara kritis persyaratan yang ditempatkan pada mereka.Staf juga memiliki kepentingan subjektif dan sangat sensitif terhadap pengaruh manajerial, yang reaksinya tidak ditentukan. Esensi manajemen personalia dalam organisasi pendidikan adalah organisasi yang sistematis dan sistematis dari dampak melalui berbagai tindakan organisasi, ekonomi dan sosial yang saling terkait pada proses pembentukan, distribusi, redistribusi tenaga kerja semua karyawan di tingkat perusahaan, pada penciptaan kondisi baru untuk penggunaan yang lebih efisien dari kualitas tenaga kerja seorang karyawan untuk memastikan operasi yang efisien dan efektif dan pengembangan yang komprehensif dari potensi tenaga kerja dari setiap unit organisasi perusahaan. Sistem manajemen personalia adalah seperangkat teknik, metode, teknologi untuk mengatur pekerjaan dengan personil.