Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Iklim Organisasi Sekolah Terhadap Motivasi Kerja Guru Fitra Dewi; Nur Halimahturrafiah; Rika Susi Waty; Sufyarma Marsidin; Nellitawati Nellitawati
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (210.727 KB) | DOI: 10.31004/jptam.v6i2.4222

Abstract

Motivasi kerja ialah suatu hal yang berperan penting untuk dimiliki guru. Dengan harapan guru mempunyai kemampuan bekerja keras dan antusias dalam mencapai produktivitas tinggi sehingga tercapainya suatu tujuan organisasi tersebut. Dalam hal memotivasi pribadi guru agar dapat memberikan dorongan pegawai untuk menjalan tugasnya dengan penuh kesadaran yang tinggi. Artikel ini mempunyai tujuan dalam mengkaji secara konsep adanya keterkaitan pengaruh iklim organisasi sekolah terhadap motivasi kerja guru.
Perencanaan Sumber Daya Manusia Tedy Roberto; Lena Nofelia; Tati Murni; Sufyarma Marsidin; Nellitawati Nellitawati
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (437.712 KB) | DOI: 10.31004/jptam.v6i2.4223

Abstract

Dianggap sebagai praktik pertama dan utama dari manajemen sumber daya manusia, perencanaan sumber daya manusia memainkan peran besar. Basis teoretis dari praktik perencanaan Sumber Daya Manusia telah diselidiki secara rinci dalam artikel ini. Penulis telah berusaha untuk meliput dan menyajikan literatur yang komprehensif tentang praktik penting Sumber Daya Manusia ini. Pentingnya perencanaan Sumber Daya Manusia, tujuan strategisnya dan faktor-faktor yang mempengaruhinya semuanya tercakup dalam studi literatur ini. Juga, penelitian ini mencakup kerangka kerja dan model perencanaan Sumber Daya Manusia dan memberi tahu proses untuk mempertahankan dan memotivasi tenaga kerja organisasi.
Peranan Motivasi Terhadap Kepuasan Kerja Guru Yanni A; Nafisah Nafisah; Muhammad Arif Kurnianda; Sufyarma Marsidin; Nellitawati Nellitawati
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (204.573 KB) | DOI: 10.31004/jptam.v6i2.4224

Abstract

Keberhasilan pendidikan sangat ditentukan oleh kesediaan guru untuk mempersiapkan siswa melalui kegiatan pendidikan dan pembelajaran. Selain itu, posisi strategis guru untuk meningkatkan kualitas hasil pendidikan sangat ditentukan oleh kepuasan kerja guru. Guru yang tidak mencapai kepuasan profesional tidak pernah mencapai kedewasaan psikologis dan, pada gilirannya, menjadi frustrasi. Akibatnya, guru sering terjerumus dalam fantasi dan moral. Sebaliknya, guru yang lebih puas dengan pekerjaannya biasanya menunjukkan perilaku disiplin dan meningkatkan prestasi kerja. Berbagai upaya meningkatkan kepuasan kerja guru seperti, kesadaran hasil, kegiatan promosi, pemberian tunjangan/insentif, dan berbagai tindakan yang dilakukan. Kepuasan kerja menciptakan semangat, dorongan, kesabaran, ketangkasan manual, inisiatif, dan kreativitas mengajar, sehingga guru senang mengajar dengan baik.
Meningkatkan Kinerja Individu dalam Melaksanakan Fungsi dan Tugas Hasni Julidawati; Nela Noviarti; Umi Kalsum; Sufyarma Marsidin; Nellitawati Nellitawati
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (140.254 KB)

Abstract

Kemajuan suatu organisasi tergantung pada orang-orang yang mengelola sumber daya manusia suatu organisasi dengan baik. Oleh karena itu, menjalankan organisasi yang baik memerlukan pengelolaan yang tepat dari orang-orang yang mau bekerja dan dapat menindaklanjuti hal tersebut secara optimal untuk mencapai tujuannya. Hal ini terlihat dari kinerja pegawainya sehingga dapat melihat kemajuan organisasi. Kinerja pegawai memutuskan keberhasilan instansi dalam mencapai tujuan tertentu.
Stres Kerja Pegawai Monaliza Monaliza; M Aries Fiqri; Rudi Pranata; Nellitawati Nellitawati; Sufyarma Marsidin
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (141.96 KB)

Abstract

Setiap organisasi tentunya memiliki sasaran yang harus dicapai, supaya tujuan dari organisasi dapat tercapai maka dibutuhkan SDM untuk melaksanakan kegiatan organisasi sehingga tujuan yang telah direncanakan sebelumnya dapat dicapai secara tepat dan optimal. Masing-masing pegawai yang bekerja pada suatu organisasi memiliki pekerjaan dan tanggung jawab yang telah ditetapkan pada kerja sama sebelumnya telah disepakati, sehingga faktor-faktor dan kendala yang dihadapi oleh pegawai akan berbeda pada setiap orangnya. Stres dalam bekerja biasanya dapat kita lihat dari banyaknya beban kerja pegawai yang melebihi batas standar beban kerja yang telah ditentukan, sehingga membuat pegawai tertekan dan merasakan rasa cemas yang berlebihan. Stres kerja cenderung dialami oleh pegawai pada saat menjalankan tugasnya yang tidak sesuai dengan yang diharapkan pegawai, stres kerja dapat berupa stres ringan sampai stres yang paling berat.
Manajemen Personalia Organisasi Mengelola Manusia Sebagai Aset Organisasi Pendidikan Rafikah Bestri; Rika Aniska; Muhammad Ikon; Nellitawati Nellitawati; Sufyarma Marsidin
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.126 KB)

Abstract

Manusia adalah makhluk sosial, dimana secara naluri manusia ingin hidup berkelompok.Manifetasi dari kehidupan berkelompok ini melahirkan organisasi-organisasi atau lembaga social dalam masyarakat.Sumber daya manusia merupakan aset penting bagi organisasi, karena peran dan juga fungsinya tidak dapat digantikan oleh sumber daya yang lain dan tentunya harus selalu berorientasi pada visi dan misi organisasi. Untuk mencapai visi dan misinya maka sumber daya manusia pada suatu organisasi harus memiliki karakteristik seperti motivasi, sikap, konsep diri, pengetahuan dan keahlian. Lalu ada beberapa peranan yang perlu di miliki oleh Sumber daya manusia dalam menghadapi tantangan dunia kerja misalnya Dapat melakukan analisis jabatan, merencanakan kebutuhan akan tenaga kerja dan merekrut calon tenaga kerja yang berkualitas, mengelola keuangan dan lain-lain. Pekerjaan yang efisien dan efektif dari organisasi sangat bergantung pada penggunaan yang kompeten dari seluruh rangkaian metode manajemen untuk SDMnya yang disebut juga dengan karyawan.Karyawan merupakan kumpulan manusia yang disebut personil.Personil adalah salah satu objek manajemen yang paling kompleks dalam suatu organisasi, karena, tidak seperti faktor material, personil memiliki kemampuan untuk membuat keputusan dan mengevaluasi secara kritis persyaratan yang ditempatkan pada mereka.Staf juga memiliki kepentingan subjektif dan sangat sensitif terhadap pengaruh manajerial, yang reaksinya tidak ditentukan. Esensi manajemen personalia dalam organisasi pendidikan adalah organisasi yang sistematis dan sistematis dari dampak melalui berbagai tindakan organisasi, ekonomi dan sosial yang saling terkait pada proses pembentukan, distribusi, redistribusi tenaga kerja semua karyawan di tingkat perusahaan, pada penciptaan kondisi baru untuk penggunaan yang lebih efisien dari kualitas tenaga kerja seorang karyawan untuk memastikan operasi yang efisien dan efektif dan pengembangan yang komprehensif dari potensi tenaga kerja dari setiap unit organisasi perusahaan. Sistem manajemen personalia adalah seperangkat teknik, metode, teknologi untuk mengatur pekerjaan dengan personil.
PENGEMBANGAN TRAINER PROGRAMABLE LOGIC GONTROLLER SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN DI SMK NEGERI KOTA PAYAKUMBUH Aswardi Aswardi; Riki Mukhaiyar; Elfizon Elfizon; Nellitawati Nellitawati
JTEV (Jurnal Teknik Elektro dan Vokasional) Vol 5, No 1 (2019): JTEV (Jurnal Teknik Elektro dan Vokasional)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (220.866 KB) | DOI: 10.24036/jtev.v5i1.104846

Abstract

Pelaksanaan program ini dilatar belakangi oleh tingkat penguasaan guru SMK Negeri Kota Payakumbuh yang masih rendah dan penggunaan trainer PLC yang ada belum optimal dalam pembelajaran. Media pembelajaran praktikum yang digunakan masih belum tertata dengan baik, belum efektif digunakan dan membutuhkan waktu lama dalam pengoperasian.Jenis pengembangan program ini adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development).Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang menggunakan prosedur penelitian Borg and Gall. Hasil kajiandiperoleh bahwa validitas Trainer PLCsebesar 90% dengan kategori valid. Praktikalitas trainer PLCyang dihasilkan dengan kriteria sangat praktis dengan rata-rata sebesar 96. Efektifitas trainer yang dihasilkan dengan kriteria efektif dengan rata-rata 86,9%.
Persepsi Guru Terhadap Kepemimpinan Transformasional Kepala Sekolah di Sekolah Menengah Pertama Negeri Se-Kenagarian Air Bangis Ahmad Rifai; Sulastri Sulastri; Nellitawati Nellitawati; Rifma Rifma
Journal of Educational Administration and Leadership Vol 2 No 4 (2022): Vol 2 Issue 4 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jeal.v2i4.294

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi mengenai persepsi guru terhadap kepemimpinan transformasional kepala sekolah dilihat dari indikator pengaruh ideal, motivasi, sitmulasi intelektual dan perhatian individu di Sekolah Menengah Pertama Negeri Se-Kenagarian Air Bangis. Jenis penelitian ini adalah deskriptif. Populasi penelitian adalah seluruh guru di Sekolah Menengah Pertama Negeri Se- Kenagarian Air Bangis berjumlah 74 guru. Penentuan besar ditentukan dengan menggunakan rumus Slovin, penarikan menggunakan teknik stratified proportional random sampling dengan total 44 guru. Jumlah sampel penelitian ini adalah 44 orang. Instrumen yang digunakan angket dengan model skala likert dan dilakukan pengujian validitas dan reliabilitasnya. Selanjutnya data yang sudah terkumpul dilakukan analisis dengan mencari rata-rata dan mengkategorikan tingkat capaiannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi guru tentang: (1) pengaruh idea 4,5 (2) motivasi 4,0, (3) stimulus intelektual 4,2 dan (4) perhatian individu 4,2. Jadi persepsi guru terhadap kepemimpinan transformasional kepala sekolah di Sekolah Menengah Pertama Negeri Se-Kenagarian Air Bangis. termasuk kategori baik dengan skor rata-rata 4,2.
Pembinaan Kompetensi Sosial Tenaga Administrasi Sekolah di SMK Negeri Kecamatan IV Jurai Painan Sevia Puspita Sari; Yulianto Santoso; Ahmad Sabandi; Nellitawati Nellitawati
Journal of Educational Administration and Leadership Vol 3 No 1 (2022): Vol 3 Issue 1 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jeal.v3i1.339

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui informasi terkait dengan pembinaan kompetensi sosial tenaga administrasi sekolah di SMK Negeri Kecamatan IV Jurai Painan. Penelitian ini menggunakan teknik analisis statistik deskriptif. Untuk sampel dalam penelitian ini adalah seluruh tenaga administrasi sekolah di SMK Negeri Kecamatan IV Jurai Painan dikarenakan populasinya yang terbatas yaitu yang berjumlah 38 orang .Uji coba dilakukan kepada 10 tenaga administrasi sekolah di SMK Negeri 1 Sutera. Uji coba validitas dan reliabilitas menggunakan program IBM SPSS 24.0 for windows. Uji validitas penelitian ini menggunakan korelasi tata jenjang dengan taraf signifikan 5% (0,632) dan uji reliabilitas menggunakan rumus Alpha. Data diolah menggunakan rumus rata-rata (mean). Hasil penelitian ini menunjukan pembinaan kompetensi sosial tenaga administrasi sekolah dalam hal: 1) bekerjasama dalam tim berada pada kategori baik dengan skor rata-rata 4,18, 2) memberikan pelayanan prima berada pada kategori baik dengan skor rata-rata 4,17, 3) memiliki kesadaran berorganisasi berada pada kategori baik dengan skor rata-rata 4,25, 4) berkomunikasi efektif berada pada kategori baik dengan skor rata-rata 4,29, dan 5) membangun hubungan kerja berada pada kategori baik dengan skor rata-rata 4,30. Secara keseluruhan dapat disimpulkan bahwa pembinaan kompetensi sosial tenaga administrasi sekolah di SMK Negeri Kecamatan IV Jurai Painan berada pada kategori baik dengan skor rata-rata 4,24.
Persepsi Siswa Tentang Iklim Kelas Pasca Pandemi Covid-19 Muliani Muliani; Yulianto Santoso; Nellitawati Nellitawati; Hanif Al Kadri
Journal of Educational Administration and Leadership Vol 3 No 1 (2022): Vol 3 Issue 1 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jeal.v3i1.340

Abstract

Iklim kelas berkaitan dengan suasana dan kenyamanan di dalam kelas. Berdasarkan hasil pengamatan penulis dan informasi diperoleh dari beberapa siswa bahwasanya masih kurang kondusifnya iklim kelas di sekolah tersebut. Hal ini didukung salah satu fenomena siswa belum menerapkan kerja sama kelompok dengan baik, bahkan seringkali terjadi pilih-pilih teman dalam pemilihan kelompok. Hal ini menurut penulis salah satunya dipengaruhi oleh pembelajaran daring yang diterapkan sebelumnya, itulah yang melatar belakangi penelitian ini dilakukan. Tujuan penelitian adalah untuk mendeskripsikan persepsi siswa tentang iklim kelas dilihat dari aspek kekompakan, keterlibatan, kecepatan, kelengkapan sumber, dan lingkungan fisik. Populasi penelitian adalah siswa kelas XI dan XII SMK N 2 Pariaman yang berjumlah 867 orang. Diambil sampel sebanyak 100 orang menggunakan teknik Simple Random Sampling. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan angket atau kuesioner dalam bentuk skala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya menggunakan SPSS versi 22. Selanjutnya data diolah dengan menggunakan skor rata-rata (mean). Hasil penelitian didapatkan bahwa persepsi siswa pada aspek 1) kekompakan memperoleh skor rata-rata 4,34 dengan kategori kondusif, 2) keterlibatan memperoleh skor rata 3,8 dengan kategori kondusif, 3) kecepatan memperoleh skor rata-rata 4,2 dengan kategori kondusif, 4) kelengkapan sumber memperoleh skor rata-rata 3,8 dengan kategori kondusif dan 5) lingkungan fisik memperoleh skor rata-rata 3,91 dengan kategori kondusif. Secara keseluruhan, rata-rata skor 4,01 dengan kategori kondusif.