Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan Kepemimpinan Kepala Sekolah dengan Kinerja Guru. Nia Putri Melayu; Nellitawati Nellitawati
Journal of Educational Administration and Leadership Vol 3 No 3 (2023): Vol 3 Issue 3 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jeal.v3i3.366

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi hubungan kepemimpinan kepala sekolah dengan kinerja guru di SMA Negeri 1 Tigo Nagari Kabupaten Pasaman. Peneliti bertujuan untuk 1) mendapatkan informasi mengenai kinerja guru dalam melaksanakan tugasnya di SMA Negeri 1 Tigo Nagari Kabupaten Pasaman. 2) mendapatkan informasi kepemimpinan kepala sekolah dalam melaksanakan tugasnya di SMA Negeri 1 Tigo Nagari Kabupaten Pasaman, 3) megetahui apakah terjadi hubungan kepemimpinan kepala sekolah dengan kinerja guru di SMA Negeri 1 Tigo Nagari Kabupaten Pasaman. Jenis penelitian ini adalah penelitian korelasional untuk melihat hubungan yang terjadi antara variabel X yaitu kepemimpinan kepala sekolah dan variabel Y kinerja guru. Teknik pengambilan sampel yang dipilih dengan teknik total sampling dengan 30 responden. Intrumen yang digunakan yaitu angket. Data dianalisis dengan mengunakan teknik korelasi product moment. Berdasarkan penelitian ini diperoleh hasil 1) kinerja guru sekolah di SMA Negeri 1 Tigo Nagari Kabupaten Pasaman yang terdiri dari indikator dukungan, tanggung jawab, disiplin dan inisiatif sudah terlaksana dengan baik dengan rata-rata 4,18, 2) kepemimpinan kepala sekolah di SMA Negeri 1 Tigo Nagari Kabupaten Pasaman yang terdiri dari indikator mempengaruhi, mengerakkan, mengarahkan, dan membimbing sudah terlaksana dengan baik dengan rata-rata 4,30, dan 3) variabel kepemimpinan kepala sekolah dengan kinerja guru diperoleh signifikan sebesar 5,45 > 2,042, sehingga dapat disimpulkan bahwa hubungan kepemimpinan kepala sekolah berkorelasi positif terhadap kinerja guru di SMA Negeri 1 Tigo Nagari Kabupaten Pasaman.
Contribution of Organizational Culture and Organizational Communication To Teacher Performance In Integrated Islamic First Middle School Buspami Arifin; Rusdinal Rusdinal; Nellitawati Nellitawati
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 4 (2022): August Pages 5501-6400
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v4i4.3256

Abstract

Teacher performance is a determining factor to improve the quality of education, teacher performance greatly affects the achievement of educational goals, the better teacher performance, the easier it is to achieve educational goals , this study aims to see where the contribution of organizational culture and organizational communication to teacher performance is. conducted at the Integrated Islamic Junior High School (SMP IT) in West Pasaman Regency with a total of 84 teachers taken using a random stratified proportion technique, taking into account the strata of the group and gender, the research instrument used was a Likert scale mode questionnaire which had been tested for validity and reliability. The research data were analyzed using correlation and regression techniques. The results show that: 1) organizational communication contributes to teacher performance 16.9%, 2) organizational culture to teacher performance by 19.0%, 3) organizational communication and organizational culture together contribute to teacher performance by 24.9 %, therefore it is hoped that the principal and related elements will pay more attention to organizational culture and organizational communication in schools so that teacher performance will be even better later.
Analisis kebutuhan kepemimpinan pembelajaran kepala sekolah di sekolah menengah pertama Sulastri Sulastri; Nellitawati Nellitawati; Nelfia Adi; Syahril Syahril
JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia) Vol 8, No 4 (2022): JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia)
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/020222140

Abstract

Penelitian ini analisis kebutuhan kepemimpinan pembelajaran  di SMP Kota Padang. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurang maksimalnya pelaksanaan kepemimpinan pembelajaran di SMP. Tujuan penelitian ini secara umum adalah untuk mendapatkan data tentang kepemimpinan pembelajaran dalam hal: 1) merumuskan visi dan misi; 2) pembelajaran terintegrasi dengan kurikulum; 3) pembinaan dan pengembangan staf dan 4) menciptakan iklim sekolah yang kondusif. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi tersebar pada 12 Kabupaten dan 7 Kota di Sumatera Barat yang  diambil menggunakan teknik puposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah angket model skala Likert, data diolah dengan rumus mean. Hasil penelitian menyatakan bahwa kepemimpinan pembelajaran yang dilihat berdasarkan indikator: (a)  merumuskan visi dan misi dengan skor rata-rata 4,4 pada persentase 88%; (b) pembelajaran terintegrasi dengan kurikulum dengan skor rata-rata 4,1 berada pada persentase 82%; (c) pembinaan dan pengembangan staf dengan skor rata-rata 4,2 berada pada persentase 84% dan (d) menciptakan iklim sekolah yang kondusif dengan skor rata-rata 4,3 berada pada persentase 86%. Hal ini membuktikan bahwa kepemimpinan pembelajaran sangat dibutuhkan di lingkungan SMP se-Sumatera Barat dengan perolehan skor rata-rata 4,25 yang berada pada persentase 85%.
Does the principal's leadership contribute to teacher job satisfaction at school? Nellitawati Nellitawati
JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia) Vol 5, No 2 (2019): JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia)
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/02019542

Abstract

The purpose of this study was to analyze the contribution of principals’ leadership to teacher job satisfaction. Using quantitative correlational research methods, which will reveal the contribution of each variable. The research sample was 86 teachers. Data collection used two instruments, namely the teacher's job satisfaction questionnaire and the principal’s leadership questionnaire. Data analysis techniques using simple regression and correlation techniques. The results showed that the principal’s leadership significantly contributed to teacher job satisfaction. It can be concluded that the Principal’s leadership is one of the most important factors because it can affect teacher job satisfaction. So that improving the quality of leadership by school principals needs to be improved.
Peran kepala sekolah sebagai pemimpin pendidikan dalam meningkatkan kompetensi pedadogik guru Nellitawati Nellitawati; Fadila Yunistisa; Ermita Ermita
JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia) Vol 8, No 4 (2022): JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia)
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/020222606

Abstract

Berdasarkan beberapa fenomena yang mucul di lembaga pendidikan yang mengindikasikan bahwa kompetensi pedadogik guru masih rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana seharusnya peran kepala sekolah sebagai pemimpin pendidikan dalam meningkatkan kompetensi pedadogik guru. Desain penelitian menggunakan metode campuran dilakukan berdasarkan pedoman dalam mencapai tujuan penelitian. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan wawancara pada 261 orang guru, sedangkan informan untuk menjawab pertanyaan dalam wawancara dilakukan pada 12 orang guru. Data kuantitatif dianalisis menggunakan Paket Statistik Ilmu Sosial sedangkan data kualitatif dianalisis menggunakan analisis tematik. Temuan penelitian menunjukkan bahwa peran kepala sekolah sebagai pemimpin pendidikan masih berada pada tingkat sedang, dan aspek kompetensi pedagogik guru di SMK Negeri Padang masih berada pada tingkat sedang. Penelitian ini juga menetapkan bahwa peran kepala sekolah sebagai pemimpin pendidikan secara signifikan mempengaruhi kompetensi pedagogik guru. Oleh karena itu, disarankan kepala sekolah harus lebih aktif dan kreatif berkolaborasi dengan guru dan pemangku kepentingan pendidikan untuk melakukan perbaikan  kompetensi pedadogik guru.
Gaya Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Motivasi Kerja Tenaga Kependidikan Rahmi Fadilah; Fitria Ose; Idris Idris; Nellitawati Nellitawati; Yahya Yahya
Jurnal Kepemimpinan dan Pengurusan Sekolah Vol. 9 No. 1 (2024): March
Publisher : STKIP Pesisir Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34125/jkps.v9i1.98

Abstract

The principal is the highest leader in an educational institution, has an important role in increasing the work motivation of educational staff. Leadership is the key to effective educational implementation. School principals can lead schools towards improving quality and service by choosing the right leadership style. This research examines the leadership style of school principals to increase the work motivation of educational staff. This research uses a systematic literature review. The results of this research are that the school principal's leadership style on the performance of educational staff has a big influence which includes several aspects of the principal's leadership style, namely: (a) the daily behavior of the principal shows an attitude that is caring, open, cheerful, firm, wise, disciplined and committed, as well as stable emotions; (b) assignments are distributed fairly and instructions are provided; (c) decision making is carried out collectively or jointly; and (d) appropriate and consistent supervision. To improve the performance of educational staff, school principals motivate by providing incentives and giving awards.
Strategi Kepemimpinan Kepala Sekolah dan Pola Komunikasi dalam Meningkatkan Motivasi Guru di SMAN 15 Padang Sumiarni Sumiarni; Nurhizrah Gistituati; Rusdinal Rusdinal; Nellitawati Nellitawati
Jurnal Ilmu Manajemen dan Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/impian.v5i2.5863

Abstract

Kajian ini menelaah bagaimana implementasi strategi kepemimpinan kepala sekolah dan skema komunikasi yang digunakan berperan dalam mendongkrak semangat (motivasi) mengajar para guru di Sekolah Menengah Atas Negeri 15 Padang. Fokus penelitian diarahkan pada bagaimana kepala sekolah menerapkan pendekatan kepemimpinan yang efektif serta membangun komunikasi dua arah untuk menciptakan iklim kerja yang positif. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan kepala sekolah dan guru, serta diperkuat dengan observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah menerapkan kepemimpinan yang bersifat transformasional dan humanis melalui pemberian penghargaan, dukungan moral, serta perhatian personal terhadap guru. Pola komunikasi yang digunakan bersifat terbuka, partisipatif, dan empatik, sehingga menciptakan rasa kebersamaan dan kepercayaan di lingkungan kerja. Hubungan antara kepemimpinan dan komunikasi terbukti berpengaruh langsung terhadap peningkatan motivasi guru dalam melaksanakan tugas profesional. Temuan ini menegaskan pentingnya integrasi antara kepemimpinan inspiratif dan komunikasi efektif sebagai dasar pembentukan budaya kerja yang produktif dan berkelanjutan di sekolah menengah.
The influence of school principal leadership, school support, and work motivation on teachers' professional competence Hazimah Dzikra Hayati; Nellitawati Nellitawati; Lusi Susanti; Rusdinal Rusdinal
JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia) Vol. 11 No. 4 (2025): JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia)
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/020256704

Abstract

This study examined the influence of principals’ instructional leadership, school support, and work motivation on teachers' professional competence in Padang City’s public junior high schools. A sample of 385 teachers was selected, and data were analyzed using PLS-SEM. The results revealed that instructional leadership (β = 0.308, p < 0.05) and school support (β = 0.414, p < 0.05) positively impacted teachers' professional competence. Both instructional leadership (β = 0.359, p < 0.05) and school support (β = 0.434, p < 0.05) also significantly influenced work motivation, which in turn enhanced professional competence (β = 0.467, p < 0.05). The study highlights the critical role of leadership and support in fostering motivated teachers, offering practical implications for policymakers and school administrators aiming to improve teacher quality.
Identifying HR Management and Supervision Activities at SMAN 1 Merangin to Face Society 5.0 and Industrial Revolution 4.0 Taufik Ridho Iano; Nellitawati Nellitawati; Hanif Al Kadri
Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 5 No. 6 (2024): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jist.v5i6.1125

Abstract

The article explains the importance of managing and supervising human resources, especially teachers, in Society 5.0 and the era of Industrial Revolution 4.0, which is full of knowledge of technology and digital-based activities. The principal and the driving/developing teachers did this management and supervision effort. The author observed this, with the school being the main focus, SMAN 1 Merangin. This article uses a qualitative research method by prioritising the process of communication interaction and observation in research and a systematic literature review (SLR) method by collecting other sources regarding HR management and supervision in facing society 5.0 and the Industrial Revolution 4.0 from books, journals and other sources. The challenge faced by SMAN 1 Merangin based on the interview is how to get all teachers, or at least 50% of the teachers at SMAN 1 Merangin, to get a driving teacher certificate and other training certificates so that they can get out of the safe zone and become proficient in information technology. While facing this era, SMAN 1 Merangin teachers adept at technology and good at solving learning problems are appointed to drive teachers and supervise other teachers in collaboration with the school principal to improve performance and catch up with the times.
Management Integrative Curriculum for Modern Islamic Boarding Schools Based on Kulliyatul Mu'allimin Al Islamiyyah Nabila Zakiya; Irsyad Irsyad; Rusdinal Rusdinal; Nellitawati Nellitawati
Nidhomul Haq : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 8 No 3 (2023): Management of Islamic Education
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam Institut Pesantren KH Abdul Chalim Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31538/ndh.v8i3.4310

Abstract

The purpose of this article is to describe the management integrative curriculum that has been implemented since 1991 at the Diniyyah Pasia Modern Islamic Boarding School. To explore this information the researcher used a qualitative approach with a descriptive model with a case study method. The data collection techniques used by researchers in this research were observation, interviews, documentation studies, and triangulation. Meanwhile, the data analysis technique used by researchers is descriptive data analysis. In analyzing qualitative research data related to integrative curriculum management, the researcher used the help of the NVivo 12 Plus application. Data analysis is carried out using the following steps: 1) Import data/data sources, 2) Data coding, 3) Visualization of coding results using Word Frequency Query Result 4) Presentation of results using word cloud, 5) concluding word cloud. Researchers found that Islamic boarding schools that implement an integrative curriculum must begin to consider implementing the Mua'dalah Education Unit curriculum which is expected to be a solution to the many burdens of teachers and students when implementing an integrative curriculum.