Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Gaya Bahasa sebagai Representasi Pergulatan Eksistensial dalam Novel Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati Karya Brian Khrisna: Language Style as the Representation of Existential Struggle in Brian Khrisna’s Novel Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati  Gresia Natasia Purba; Tia Aprinisa Simanjuntak; Naomi Situmorang; Martua Reynhat Sitanggang Gusar
Boraspati Journal: Journal of Bilingualism, Organization, Research, Articles, Studies in Pedagogy, Anthropology, Theory, and Indigenous Cultures Vol. 2 No. 2 (2026): VOLUME 2 NUMBER 2 FEBRUARY 2026
Publisher : PT. Batak Story Pedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64674/boraspatijournal.v3i1.33

Abstract

Penelitian ini berangkat dari persoalan bagaimana gaya bahasa digunakan sebagai sarana representasi pergulatan eksistensial tokoh dalam novel Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati karya Brian Khrisna. Tujuan utama penelitian ini adalah menganalisis fungsi gaya bahasa dalam mengartikulasikan pengalaman eksistensial tokoh. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan stilistika. Data penelitian berupa satuan bahasa yang mengandung gaya bahasa, meliputi kata, frasa, kalimat, dan paragraf, yang dianalisis secara interpretatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya bahasa tidak hanya berfungsi sebagai unsur estetis, tetapi menjadi mekanisme utama dalam mengonkretkan dan mengintensifkan pengalaman batin tokoh. Metafora dan hiperbola mendominasi penggunaan gaya bahasa, berfungsi mengubah penderitaan psikologis yang abstrak menjadi citraan fisik yang kuat. Simile dan personifikasi merepresentasikan alienasi diri serta relasi tokoh dengan dunia yang dirasakan menekan, sedangkan repetisi menandai kebuntuan nalar dan absurditas eksistensial. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa gaya bahasa dalam novel tersebut berfungsi sebagai ruang artikulasi filosofis yang efektif dalam merepresentasikan krisis eksistensial manusia dalam sastra populer kontemporer.
INOVASI LITERASI: PLANG EDUKASI BERBASIS INFORMASI LINGKUNGAN UNTUK MENDORONG PERILAKU RAMAH LINGKUNGAN DI SMA N 1 NAMORAMBE Martua Reynhat Sitanggang Gusar; Juliaster Marbun; Ido parningotan Sitinjak; Winda Simbolon
Jurnal Pengabdian Multidisiplin Indonesia (JUPEMI) Vol. 3 No. 3 (2026): Februari
Publisher : Merwinspy Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69820/jupemi.v3i3.440

Abstract

The Community Service Program (PkM) highlighted the limited understanding of the impact of daily habits—such as improper waste disposal—underscoring the need for educational media that is simple, appealing, and easily accessible. This program aimed to: (1) improve environmental literacy through visual educational media, (2) encourage environmentally friendly behavior among students and school members, and (3) develop educational signboards as an innovative model of environmental learning media.The implementation included site surveys, administrative preparation, media production, socialization activities, communal clean-up, installation of educational signboards, and final report preparation. The results showed that the signboards effectively increased students’ understanding of the harmful effects of non-degradable waste and the importance of proper environmental management. Supporting activities such as the Learning House (RuBel), communal work, and administrative assistance also contributed positively to the school environment. Overall, the program successfully achieved its objectives and provided a tangible contribution to improving environmental literacy and eco-friendly behavior. It is hoped that this PkM initiative can be sustained and serve as a model for environmental education in other schools.