Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Kajian Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya Dan Beracun (Lb3) Padat Yang Dihasilkan Puskesmas Di Kabupaten Lebong Rani, Eka; Utama, Satria Putra; Uker, Damres; Martono, Agus; Romeida, Atra
Naturalis: Jurnal Penelitian Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan Vol. 13 No. 2 (2024)
Publisher : Badan Penerbitan Fakultas Pertanian (BPFP), Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/naturalis.13.2.37133

Abstract

Health centers in Lebong Regency have the potential to produce solid waste of the B3 type, so it is necessary to pay attention to its management starting from the source, generation, storage, collection, and processing of solid B3 waste so as not to have an impact on environmental pollution. Therefore, this study aims to determine the implementation of solid B3 waste management and waste generation and solid B3 waste management facilities of health centers in Lebong Regency. The research method used is a qualitative approach with quantitative data and a descriptive case study design. The study was conducted at 13 health centers in Lebong Regency consisting of 2 health center treatment units and 11 non-treatment health centers. Data collection was carried out by distributing questionnaires to all health centers, interviews, observations and document reviews. The collected data were analyzed descriptively by reviewing, tabulating data, combining research results to answer research questions and assessing their compliance with applicable laws and regulations. Solid B3 waste produced by health centers in Lebong Regency with the characteristics of infectious waste, sharp waste and pharmaceutical waste. The implementation of solid B3 waste management at health centers in Lebong Regency has not fully complied with the Minister of Environment and Forestry Regulation Number P.56/MenLHK-Setjen/2015. Since 2019, the largest solid B3 waste generated by health centers with treatment and non-treatment is sharps waste. Temporary storage facilities for B3 waste that have met the standards are Muara Aman health center, Talang Leak health center and Limau Pit health center. B3 waste management at health centers in Lebong Regency needs to be improved, especially in sorting, storage, provision of cold storage facilities, improvement of solid B3 waste management facilities, improvement of human resource capacity, improvement of SOP quality and budget planning.
Studi pemanfaatan abu cangkang keong sawah (pila ampullacea) dan zeolit alam sebagai pengganti sebagian semen terhadap uji kuat tekan dan uji kuat lentur beton Martono, Agus; Aswanda; Banon, Charles; Nesbah; Adfa, Morina
RAFFLESIA JOURNAL OF NATURAL AND APPLIED SCIENCES Vol. 5 No. 1 (2025): April
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/rjna.v5i1.41480

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh penambahan abu cangkang keong sawah (ACKS) dan zeolit alam sebagai pergantian sebagian semen terhadap uji kuat tekan dan uji kuat lentur beton. Kalsium oksida (CaO) dan silika oksida (SiO2) sebagai pengganti sebagian semen diperoleh dari hasil kalsinasi cangkang keong sawah menggunakan furnace pada suhu 900oC selama 2 jam dan zeolit alam pada suhu 700oC selama 2 jam. Metode yang digunakan untuk analisis kandungan Ca dan Si menggunakan SSA (Spektrofotometer Serapan Atom). Variasi konsentrasi penambahan ACKS dan ZA sebanyak 0%, 4%, 8%, 12%, 16% dan 20% dari berat keseluruhan semen. Pengujian Kuat tekan beton dan kuat lentur beton dilakukan pada variasi waktu 14 hari, 21 hari, 28 hari dan 35 hari. Sebagai pembanding dalam pengukuran uji kuat tekan dan uji kuat lentur digunakan beton tanpa campuran ACKS dan ZA. Penggunaan ACKS dan ZA sebagai pengganti sebagian semen memberikan pengaruh yang tinggi dan sangat baik terhadap uji kuat tekan dan uji kuat lentur beton yaitu pada penambahan 20% pada penyimpanan 35 hari yaiti sebesar 17,422 MPa nilai kuat tekan beton dan 4,1 MPa nilai kuat lentur beton.
Evaluasi Kasus Anemia Defisiensi Fe Pada Santri Pesantren Pre Dan Post Konsumsi Pil Tambah Darah Indah Sari, Puput Tri; Putri, Yona Harianti; Martono, Agus; Pertiwi, Reza; Sari, Rose Intan Perma; Rahmawati, Reza
Jurnal Pharmacopoeia Vol 3 No 2 (2024): September 2024
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33088/jp.v3i2.654

Abstract

Anemia adalah penyakit yang sering ditemui pada masyarakat Indonesia. Prevalensi anemia pada remaja putri di Kota Bengkulu cukup tinggi yakni mencapai 43%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pemberian tablet tambah darah terhadap kadar hemoglobin santri di pondok pesantren Darul Mustofa kabupaten Seluma. Sampel pada penelitian ini sebanyak 60 orang dengan pengambilan sampel metode purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, menggunakan alat Easy Touch GCHb (Glucose, Cholesterol, Hemoglobin) dan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 25 santri putri, 9 diantaranya mengalami anemia namun setelah pemberian tablet tambah darah menurun menjadi hanya 3 orang. Pada santri laki-laki sebanyak 35 orang yang tidak mengalami anemia. Dari uji statistik Paired sampel t-test diperoleh hasil P value = 0001 < α (0.05), sehingga bisa disimpulkan bahwa terdapat kenaikan atau perubahan yang signifikan sebelum dan sesudah pemberian tablet tambah darah.