Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Enhancing Third-Grade Student’s Learning Outcomes Through The Cooperative Team Game Tournament (TGT) Model Using Snakes and Ladders Media On Plane Figures Hayati, Zikra; Nurmalina, Nurmalina; Faridy, Faizatul; Arita, Salfayana Putri; Mutia, Rizka
Al-Azkiya: Jurnal Pendidikan MI/SD Vol 10 No 2 (2025): Al-Azkiya : Jurnal Pendidikan MI/SD
Publisher : the Study Program of Education for Islamic Elementary School Teachers (Undergraduate)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/azkiya.v10i2.12943

Abstract

This study aims to enhance the learning outcomes of third-grade students on the topic of plane figures through the implementation of the Cooperative Learning Model Team Game Tournament (TGT) assisted by the Snakes and Ladders educational game. The research employed a Classroom Action Research (CAR) design conducted in three cycles, each consisting of planning, implementation, observation, and reflection stages. The subjects were 12 third-grade students of SDN Tanjung Selamat, consisting of 5 boys and 7 girls. Data were collected by observation for teacher and student activities as well as learning outcome tests. The results indicated a consistent improvement in both teacher and student activities as well as student achievement. Teacher activity increased from 58% in Cycle I (fair) to 79% in Cycle II (good), and 95% in Cycle III (very good). Student activity rose from 56% (fair) to 77% (good) and finally 92% (very good). Student learning mastery improved from 42% in Cycle I to 58.33% in Cycle II, and 83.33% in Cycle III, surpassing the minimum mastery criterion. These findings suggest that the implementation of the Cooperative TGT model with Snakes and Ladders media effectively enhances student engagement and learning outcomes in mathematics, particularly in understanding plane figures.
From Home To The Environment: The Family’s Role In Optimizing Early Childhood Naturalistic Intelligence Faridy, Faizatul; Sofyan Sufri
Jurnal Kolaborasi Akademika Vol. 3 No. 1 (2026): JKA
Publisher : Bansigom Na Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64826/wggxkm80

Abstract

This study aims to analyze the family's role in optimizing early childhood naturalistic intelligence through home-based to neighborhood ecological experiences. While the importance of the family in early environmental exposure is recognized, a gap exists in understanding how informal daily practices can be systematically leveraged to foster deeper ecological awareness. Employing a descriptive qualitative method, this research was conducted with 9 farming families in Peunalom II Village, Tangse-Pidie (Aceh), selected through purposive sampling. Data were gathered via semi-structured interviews, observation, and documentation, and analyzed through reduction, presentation, and verification. The key findings reveal that while families naturally serve as the primary center for stimulating naturalistic intelligence through spontaneous activities (e.g., interacting with animals, gardening, maintaining cleanliness), this stimulation remains predominantly practical. It lacks deliberate guidance toward conceptual understanding of the cause-effect relationship between human behavior and its environmental impact, thus limiting the optimal development of children's ecological consciousness. The study's main contribution lies in identifying this critical gap and, consequently, explicitly proposing a novel, structured family mentoring model based on the "From Home to the Environment" approach. This model is posited as a strategic framework to systematically connect domestic nature experiences with the formation of early ecological awareness. Therefore, this research underscores that optimizing naturalistic intelligence requires moving beyond incidental exposure, advocating for intentional pedagogical integration within the family context to cultivate not only cognitive skills but also a foundational ecological identity from an early age. 
Efektivitas Penggunaan Media Kartu Kata Bergambar dalam Mengembangkan Kemampuan Pra-Membaca Anak Usia 4-5 Tahun Muna, Zuhratul; Faridy, Faizatul
Jurnal Caksana : Pendidikan Anak Usia Dini Vol 8, No 2 (2025): Jurnal Caksana: Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Prodi PG-PAUD, FKIP, Universitas Trilogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31326/jcpaud.v8i2.2564

Abstract

Penelitian ini di latarbelakangi oleh rendahnya kemampuan pra-membaca anak usia dini di TK Negeri 2 Banda Aceh. Berdasarkan hasil observasi awal, sebagian besar anak masih mengalami kesulitan dalam mengenal dan membedakan simbol huruf abjad, seperti huruf B dan D serta E dan F. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan media kartu kata bergambar dalam mengembangkan kemampuan pra-membaca anak usia 4–5 tahun. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan pre-eksperimen melalui desain one group pretest-posttest. Populasi penelitian adalah seluruh anak kelompok B TK Negeri 2 Banda Aceh yang berjumlah 70 anak, dengan sampel penelitian sebanyak 16 anak dari kelas B4 yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan pra-membaca anak setelah diberikan perlakuan menggunakan media kartu kata bergambar, dengan nilai rata-rata meningkat dari 7,38 pada pretest menjadi 14,81 pada posttest. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai thitung sebesar 17,383 lebih besar dari ttabel sebesar 1,753, sehingga Ha diterima dan Ho ditolak. Dengan demikian, media kartu kata bergambar efektif dalam mengembangkan kemampuan pra-membaca anak usia 4–5 tahun.
Pengaruh Penerapan Busy Book terhadap Kemampuan Literasi Anak Usia Dini di RA Babussalam Salsabila, Syifa; Faridy, Faizatul
Jurnal Caksana : Pendidikan Anak Usia Dini Vol 8, No 2 (2025): Jurnal Caksana: Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Prodi PG-PAUD, FKIP, Universitas Trilogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31326/jcpaud.v8i2.2680

Abstract

Kemampuan literasi merupakan aspek penting dalam perkembangan anak usia dini sebagai dasar pembelajaran pada jenjang berikutnya. Rendahnya kemampuan literasi anak sering disebabkan oleh metode pembelajaran yang kurang variatif dan minimnya penggunaan media yang menarik. Salah satu media yang dapat digunakan adalah Busy Book. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan media Busy Book terhadap kemampuan literasi anak usia dini di RA Babussalam. Penelitian menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian quasi eksperimen dan desain non-equivalent control group. Populasi penelitian adalah Subjek penelitian adalah anak usia 5-6 tahun di RA Babussalam yang terbagi dalam Kelas B1 (kelompok eksperimen) dan Kelas B2 (kelompok kontrol). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi menggunakan lembar penilaian pretest dan posttest. Analisis data menggunakan uji t dan N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh signifikan kemampuan literasi anak setelah penerapan media Busy Book dengan nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05. Dengan demikian, Busy Book berpengaruh positif dan efektif dalam meningkatkan kemampuan literasi anak usia dini.maka hipotesis nol ditolak dan hipotesis alternatif diterima, yang berarti terdapat pengaruh positif dan signifikan dari penerapan media Busy Book terhadap peningkatan kemampuan literasi anak usia dini di RA Babussalam
Penerapan Media Creativity Box dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Permulaan Anak di TK PAUD Miftahul Jannah 'Aini, Rizka Nurul; Faridy , Faizatul
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i1.8099

Abstract

Kemampuan membaca permulaan merupakan aspek penting dalam perkembangan bahasa anak usia dini, namun pada kenyataannya masih ditemukan anak usia 5–6 tahun yang mengalami kesulitan dalam mengenal huruf dan membaca kata sederhana. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan Media Creativity Box berperan dalam memfasilitasi perkembangan kemampuan membaca awal pada anak usia 5-6 tahun yang bersekolah di TK Miftahul Jannah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif melalui rancangan eksperimen semu. Sasaran penelitian berfokus pada peserta didik di kelompok B, yang terbagi ke dalam kelas B1 dan B2. Penentuan sampel dilakukan secara purposif, yakni kelas B2 yang berjumlah 13 anak dijadikan responden penelitian. Observasi dan dokumentasi dipakai sebagai teknik utama dalam pengumpulan data. Proses analisis data menggunakan uji statistik deskriptif guna memperoleh gambaran tentang rata-rata, batas maksimum dan minimum, serta deviasi standar pada skor pretest maupun posttest. Temuan menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada kemampuan membaca awal peserta didik setelah mereka mengikuti pembelajaran menggunakan Media Creativity Box; rata-rata skor pretest sebesar 49,23 mengalami peningkatan pada posttest menjadi 62,31. Media Creativity Box berpengaruh secara signifikan dalam memperbaiki kemampuan membaca permulaan anak.
Analisis Perkembangan Literasi Anak Usia 4-5 Tahun di Desa Ajee Pagar Air Rizqi, Alifah; Aida Fitri; Tasyatul Mahfirah; Faizatul Faridy
Jurnal Riset dan Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Riset dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jrpm.v6i1.6924

Abstract

Literasi merupakan aspek penting dalam perkembangan anak usia dini, yang berpengaruh terhadap kemampuan mereka dalam membaca, menulis, dan memahami informasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perkembangan literasi anak usia 4-5 tahun di Desa Ajee Pagar Air dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Berbagai faktor yang memengaruhi perkembangan literasi, seperti peran keluarga, lingkungan, dan metode pembelajaran, dianalisis melalui observasi, wawancara dengan orang tua serta pendidik, dan tes sederhana terkait kemampuan membaca dan menulis anak. Hasil penelitian menunjukkan adanya variasi tingkat literasi di kalangan anak-anak desa tersebut, di mana keterlibatan orang tua dan faktor lingkungan memiliki pengaruh besar terhadap kemampuan literasi mereka. Beberapa anak mampu mengenali huruf dan kata sederhana dengan baik, sementara yang lain masih mengalami kesulitan dalam memahami konsep dasar membaca. Oleh karena itu, studi ini merekomendasikan penguatan program literasi berbasis komunitas guna mendukung perkembangan literasi anak secara lebih optimal.
Water Quality, Sanitation, and WASH Service-Level Assessment in Three Islamic Boarding Schools (Dayah) in Aceh: A Multi-Site Comparative Study Ashari, Teuku Muhammad; Rohendi, Aulia; Faridy, Faizatul; Rahman, Arief; Dipa, Syahrul Ridha; Effendi, Rijal; Tanjung, Aris Muda; Athaya, Ahmad Faiq; Maulana, Teuku Rian
Journal of Community Based Environmental Engineering and Management Vol. 10 No. 1 (2026): March 2026
Publisher : Department of Environmental Engineering - Universitas Pasundan - Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jcbeem.v10i1.42131

Abstract

This study compared drinking-water quality, general-use water quality, sanitation conditions, and water, sanitation, and hygiene (WASH) service levels in three Islamic boarding schools (dayah) in Aceh Province, Indonesia. An exploratory multi-site mixed-methods design combined six point-of-use water samples, site observation, management interviews, and questionnaires administered to 10 students at each site. Water quality was assessed using pH, turbidity, total dissolved solids (TDS), and H₂S screening at all sites, while culture-based Escherichia coli and Total Coliform testing was conducted at only one site because of laboratory capacity constraints. Service performance was evaluated using an adapted WASHCost framework covering quality, quantity, accessibility, and reliability. Drinking water generally met the study reference ranges for pH and turbidity, but TDS exceeded the operational threshold of 300 mg/L at Al-Muslimun (400 mg/L) and Darul Aman (548 mg/L). General-use water showed the clearest cross-site weakness: H₂S screening was positive at 24 and 72 hours at all three dayah. Darul Aman recorded high turbidity (6.59 NTU) and TDS (1,051 mg/L), and Al-Muslimun showed a Total Coliform Count of 151 CFU/100 mL in general-use water, with E. coli non-detectable. Student perceptions were generally positive, indicating a perception-risk gap. Under the adapted WASHCost assessment, Al-Muslimun and Darul Ulum were classified as intermediate, whereas Darul Aman was classified as substandard. These findings suggest that dayah WASH improvement should prioritize the protection and routine monitoring of general-use water systems, not only treated drinking-water points.