Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Identifikasi Kandungan Nitrat Pada Air Tanah di Kecamatan Berbah Kabupaten Sleman Yogyakarta Aprianto, Muhammad Eko; Martuti, Sri; Novalina, Dhiah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Air dapat memberikan manfaat bagi kebutuhan manusia salah satunya adalah untuk melakukan segala aktivitas di setiap harinya contohnya seperti bertani, ternak, dan aktivitas rumah tangga. Faktor yang dapat mengubah kualitas sumber air seperti adanya aktivitas perikanan, pertanian, pabrik dan aktivitas di rumah. Kadar nitrat dalam air tanah yang masuk ke dalam tubuh manusia apabila melebihi batas normal dapat membahayakan untuk kesehatan karena bisa menyebabkan terjadinya penyakit gejala bayi biru atau yang biasa disebut (Baby Blue Syndrome) serta penyakit kanker pada orang dewasa. Kecamatan Berbah Kabupaten Sleman Yogyakarta, pertumbuhan sangat pesat, sehingga kegiatan individu serta aktivitas warga dapat meningkatkan jumlah limbah yang ada. Berdasarkan hal tersebut maka perlu dilakukan identifikasi kandungan nitrat pada air tanah di Kecamatan Berbah Babupaten Sleman Yogyakarta menggunakan metode Spektrofotometer UV-Vis. Rancangan yang digunakan Experimen Quasi, dengan wawancara menggunakan quisoner. kemudian akan dilakukan pengujian sampel di Laboratorium Kesehatan Daerah (LABKESDA) Kabupaten Sleman. Sampel diambil secara secara Purposive Sampling sebanyak 30 sampel air tanah untuk 4 desa. Data akan dibandingkan dengan standar baku mutu air berdasarkan Permenkes No 2 Tahun 2023 serta dianalisis dengan Uji t dan Uji F. Hasil penelitian bahwa Kualitas air di Kecamatan berbah terdapat 3 sampel kandungan nitrat dalam air tanah yang melebihi ambang batas sebesar 20,959 mg/L, 21,816 mg/L dan 22, 864 mg/L, yang terletak didesa Tegaltirto, berdasarkan standar ambang batas kadar nitrat menurut Permenkes No. 2 Tahun 2023. kadar nitrat dalam air tanah yang melebihi ambang batas di Kecamatan Berbah sebabkan oleh jarak kandang t hitung -2,303>0,05, dan jarak saluran pembuangan limbah rumah tangga t hitung 2,916>0,05.
Pewarna Kain (Napthol) Berwarna Merah sebagai Alternatif dari Carbol Fuchsin Pewarnaan Bakteri Tahan Asam Metode Ziehl Neelsen Irdhianti, Richa Nurafifah; Rahmawati, Yeni; Martuti, Sri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bakteri adalah mikroorganisme bersel tunggal yang hanya dapat diamati dengan mikroskop setelah diberi pewarnaan khusus. Teknik pewarnaan seperti metode Ziehl-Neelsen penting untuk mengamati bakteri tahan asam (BTA), karena metode ini cepat, mudah, dan akurat. Metode : yang digunakan pada penelitian ini eksperimental, penelitian ini dilakukan di RSUD Wates Hasil : hasil dari penelitian ini dengan jumlah 24 preparat dengan 6 pengulangan didapatkan jumlah skor Hasil skor penilaian pewarnaan menunjukan hasil pada carbol fuchin 150, pada napthol 1 gram terdapat hasil 90 dan napthol 2 gram terdapat hasil 150. Hasil skor penilaian kebersihan didapatkan hasil pada Carbol Fuchin 150, napthol 1 gram 30 dan hasil pada napthol 2 gram terdapat hasil 30. Hasil dari persentase efektivitas pada data skor penilaian kebersihan pewarna napthol 1 gram terdapat hasil 60% dan pada pewarna napthol 2 gram terdapat nilai persentase 100 %. Hasil penelitian ini dari penilaian pewarnaan pada carbol fuchin dan napthol 2 gram ternilai efektif dan pada penilaian kebersihan napthol masih adanya endapan dan kristal, napthol 1 gram pada penilaian pewarnaan ternilai tidak efektif pada penilaian kebersihan pun masih terlihat endapan dan kristal. Simpulan : Pewarna kain (Napthol) berwarna merah berpotensi sebagai alternatif Carbol Fuchin tetapi belum bisa menjadi alternatif Carbol Fuchin. Pewarna kain (Napthol) berwarna merah memiliki tingkat warna merah yang cukup kuat.
Gambaran Kejadian Leptospirosis dan Pemeriksaan Laboratorium untuk Menegakkan Diagnosis Leptospirosis di Puskesmas Kecamatan Bantul Tahun 2021-2023 Fauziana, Dwi Ari; Novalina, Dhiah; Martuti, Sri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Leptospirosis merupakan penyakit yang disebabkan oleh bakteri Leptospira yang dapat menular dari hewan ke manusia (zoonosis). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gambaran kejadian leptospirosis dan pemeriksaan laboratorium untuk menegakkan diagnosis leptospirosis di Puskesmas Kecamatan Bantul tahun 2021-2023. Desain penelitian deskriptif observasional dengan objek penelitian berupa data rekam medis atau data sekunder dengan sampel 64 responden. Hasil distribusi frekuensi usia 45-65 tahun (54,7%), jenis kelamin laki – laki (81,3%), pendidikan SD (40,6%), pekerjaan petani (31,3%). Disimpulkan bahwa kejadian leptospirosis didominasi oleh laki-laki dengan mayoritas usia pasien yang terkena leptospirosis 45-65 tahun, tingkat pendidikan SD, serta jenis pekerjaan petani. Perlu dilakukan peneliti lanjutan terkait pemeriksaan laboratorium untuk penegakkan leptospirosis yang ada di rumah sakit. Pekerja petani, peternak, dan petugas sampah disarankan untuk menggunakan APD ketika bekerja untuk menghindari agar tidak terkena penyakit leptospirosis.
Gambaran Hasil Pemeriksaan Kualitatif Uji Widal Pada Suspek Demam Tifoid di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Delanggu Kau, Mohamad Abrar Hamdan; Shafriani, Nazula Rahma; Martuti, Sri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Demam tifoid merupakan jenis infeksi yang disebabkan oleh bakteri Salmonella enterica khususnya turunan Salmonella typhi. Gejala yang ditunjukkan biasanya tidak spesifik bahkan cenderung mirip dengan gejala demam lain sehingga sulit untuk dibedakan. Namun kasus yang memberat bisa menimbulkan kompilkasi yang serius bahkan hingga menyebabkan kematian. Pada tahun 2022 WHO memperkirakan beban penyakit demam tifoid global pada 11- 20 juta kasus per tahun mengakibatkan sekitar 128.000-161.000 kematian per tahun. Salah satu uji untuk meneggakkan diagnosis demam tifoid yaitu dengan Uji Widal. Terjadinya reaksi aglutinasi antara antige Salmonella dengan antibodi spesifik yang terdapat dalam serum penderita demam tifoid. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran hasil pemeriksaan kualitatif uji widal pada suspek demam tifoid di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Delanggu pada bulan Agustus – September 2024. penelitian ini yakni penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Populasi yang diambil adalah semua suspek demam tifoid yang melakukan pemeriksaan di laboratorium dengan jumlah sampel sebanyak 30 sampel. Hasil yang didapat yaitu Sebagian besar suspek demam tifoid berumur 15 – 50 tahun, sebanyak 15 orang (50%), dan perempuan 16 orang (53,3%). Hasil pemeriksaan Suspek Demam Tifoid terdapat 30 sampel dengan hasil Negatif sebanyak 3 orang (76,7%), dan Positif 7 orang (23,3%).
GAMBARAN HASIL PEMERIKSAAN SIFILIS PADA IBU HAMIL DI PUSKESMAS URIMESSING KOTA AMBON PROVINSI MALUKU TAHUN 2020-2023 Faradila nukuhehe, Faradila; Shafriani, Nazula Rahma; Martuti, Sri
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.31997

Abstract

Sifilis ialah tergolong penyakit infeksi menular seksual yang terjadi oleh adanya infeksi bakteri Treponema pallidum. Penyakit tersebut menimbulkan gejala yang kronis dengan sifat yang sistemik, dapat mengalami masa laten tanpa gejala lesi, dan dapat berpotensi menular ke bayi yang ada di kandungan. Infeksi pada wanita hamil dapat menular melalui plasenta atau selama proses kelahiran, ketika bayi bersentuhan dengan lesi genital ibu. Tujuan penelitian Mengetahui Hasil Pemeriksaan sifilis pada ibu hamil yang menggunakan Rapid Diagnostic test Antigen (RDT-Ag) di Puskesmas Urimessing Kota Ambon Provinsi Maluku. Peneliti menggunakan Metode jenis penelitian deskriptif sebagai perolehan informasi terkait deskripsi hasil pengecekan penyakit sifilis pada ibu yang sedang hamil, dengan pendekatan cross-sectional. Semua ibu hamil terlebih dahulu dihimbau agar melaksanakan pemeriksaan untuk mengetahui adanya infeksi sifilis saat kunjungan pranatal pertama, langkah untuk pencegahan sangat penting dilakukan mulai dari awal masa kehamilan. Ibu hamil yang melakukan pemeriksaan melalui rumah sakit atau pusat kesehatan akan memperoleh peranan pelayanan kesehatan yang sangat penting. Berlandaskan pada hasil pengecekan penyakit sifilis pada ibu hamil memperlihatkan bahwa di Puskesmas Urimessing Kota Ambon Provinsi Maluku  terdapat 60 sampel dengan hasil reaktif 37 pasien (61,7%), dan hasil non reaktif 23 pasien (38,3%). Hasil pemeriksaan sifilis terhadap 60 sampel serum pada tahun 2020-2023 didapatkan hasil positif 37 pasien ibu hamil dan negatif terdapat 23 pasien ibu hamil. Terdapat 23 sampel penelitian pada ibu hamil di Puskesmas Urimessing Kota Ambon Provinsi Maluku berada dalam kondisi sehat dari penyakit sifilis.
HUBUNGAN MASA KERJA TERHADAP KADAR ENZIM CHOLINESTERASE DALAM DARAH PETANI PADI PENGGUNA PESTISIDA DI KELURAHAN TIRTORAHAYU KABUPATEN KULON PROGO evitasari, devi; Martuti, Sri
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.38204

Abstract

Penggunaan pestisida di lingkup pertanian pada saat ini menjadi suatu peranan yang sangat penting. Penggunaan pestisida dengan indikasi yang tidak tepat dapat memicu keracunan. Menurunnya aktivitas enzim cholinesterase merupakan salah satu parameter untuk mengetahui terjadinya keracunan yang berasal dari pestisida. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui ada tidaknya suatu hubungan antara masa kerja dihadapkan dengan kadar enzim cholinesterase dalam darah seorang petani padi yang juga menjadi pengguna pestisida di Kelurahan Tirtorahayu  Kabupaten Kulon Progo. Penelitian ini ialah penelitian dengan jenis berupa kuantitatif dan menggunakan pendekatan berupa Observasional analitik. Teknik pengambilan sampel dilaksanakan dengan cara purposive sampling dengan kriteria yang dilakukan pembagian menjaadi dua yakni inklusi dan eksklusi berjumlah 12 responden. Teknik pengumpulan data primer dilaksanakannya dengan melalui pengisian kuesioner tentang riwayat penggunaan pestisida dan menganalisa kadar pestisida dalam darah petani padi mempergunakan alat berupa Cobas integra 400 plus metode kinetik colorimetri DGKC. Data dianalisis mempergunakan metode analisis berupa statistik uji Spearman. Hasil dari cakupan penelitian memberi suatu petunjuk bahwa seluruh responden memiliki kadar enzim cholinesterase  yang masih berada dalam range 5,32-12,92 kU/L dan sebagian besar dari yang menjadi responden memiliki masa kerja 5 tahun. Kesimpulan dari lingkup penelitian ini yaitu tidak adanya suatu hubungan antara dua hal yakni pertama masa kerja dengan hal kedua berupa kadar enzim cholinesterase dalam darah petani padi pengguna pestisida dengan nilai Sig angka dalam desimal dengan besaran 0,432 (p0,05).
Korelasi antara Penyakit Alergi dengan Kesehatan Mental pada Remaja: Sebuah Studi Observasional di Surakarta Lestari, Dewi Kurnia; Harsono, Ganung; Martuti, Sri
Sari Pediatri Vol 26, No 6 (2025)
Publisher : Badan Penerbit Ikatan Dokter Anak Indonesia (BP-IDAI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14238/sp26.6.2025.358-63

Abstract

Latar belakang. Penyakit alergi (atopi) merupakan kondisi hipersensitivitas IgE-mediated yang berkorelasi dengan peningkatan risiko gangguan kesehatan mental pada anak. Studi ini bertujuan menganalisis hubungan antara penyakit alergi dengan gangguan kesehatan mental pada remaja.Tujuan. Menilai korelasi penyakit alergi terhadap gangguan kesehatan mental pada remaja usia 13-18 tahun.Metode. Studi observasional potong lintang dengan consecutive sampling pada 52 siswa SMP Muhammadiyah 4 Surakarta. Diagnosis alergi dinilai menggunakan kuesioner ISAAC Score, sedangkan gangguan kesehatan mental dievaluasi dengan Strengths and Difficulties Questionnaire (SDQ). Analisis statistik menggunakan regresi logistik multivariat.Hasil. Penyakit alergi meningkatkan risiko gangguan kesehatan mental secara signifikan (OR=26,25; IK95%=4,88-141,20; p<0,001). Durasi tidur <8 jam merupakan faktor dominan (OR=54; IK95%=2,80-1041; p=0,008). Variabel lain seperti pendapatan orang tua <UMR (p=0,028) dan status pernikahan orang tua bercerai (p=0,002) juga menunjukkan asosiasi bermakna.Kesimpulan. Penyakit alergi merupakan prediktor kuat gangguan kesehatan mental pada remaja. Intervensi holistik yang mencakup manajemen alergi, optimasi durasi tidur, dan dukungan psikososial diperlukan untuk memitigasi risiko tersebut.
Pengaruh Masa Kerja Terhadap Kadar Timbal (Pb) Dalam Urine Petani Padi Di Kalurahan Sidoluhur Kabupaten Sleman: The Influence Of Working Period On Lead (Pb) Levels In The Urine Of Rice Farmer In Sidoluhur District, Sleman District Lestari, Dwi Kandi Ayu; Martuti, Sri
Borneo Journal of Medical Laboratory Technology Vol. 7 No. 1 (2024): Borneo Journal of Medical Laboratory Technology
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/bjmlt.v7i1.7931

Abstract

Timbal atau plumbum (Pb) adalah jenis logam berat yang umumnya dikenal sebagai timah hitam. Timbal dapat masuk ke dalam tubuh manusia terutama melalui sistem pernapasan, sedangkan penyerapan melalui kulit sangat sedikit dan bisa diabaikan. Terdapat indikasi keberadaan timbal dalam pestisida, karena pestisida cair dibuat dengan melarutkan bahan aktif dengan pelarut seperti xylene, naftalene dan kerosene. Pelarut yang menggunakan kerosene atau minyak tanah adalah hasil distilasi minyak mentah dan zat pengangkut seperti kaolin, kapur, pasir dan tanah liat dicampur dalam formulasi pestisida, yang mengandung logam berat timbal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh masa kerja terhadap kadar timbal dalam urine petani padi di Kalurahan Sidoluhur Kabupaten Sleman. Metode yang digunakan yaitu metode quasi eksperiment dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan di Balai Laboratorium Kesehatan dan Kalibrasi DIY. Sampel penelitian menggunakan purposive sampling sebanyak 10 sampel petani padi. Metode pemeriksaan kadar timbal menggunakan sampel urine petani padi dengan metode AAS. Hasil penelitian menunjukan dari 10 sampel memiliki kadar timbal yang normal. Kesimpulan penelitian ini tidak terdapat pengaruh masa kerja terhadap kadar timbal (Pb) dalam urine petani padi di Kalurahan Sidoluhur Kabupaten Sleman.
Perbandingan Kadar Hemoglobin pada Sampel Darah dengan Homogenisasi Metode Inversi 10 Kali, Angka Delapan, dan Blood Roller Mixer: Comparison Of Hemoglobin Levels In Blood Samples Using 10 Times Inversion Method Homogenization, Figures Eight, And Blood Roller Mixer Taufan, Khairil; Astuti , Tri Dyah; Martuti, Sri
Borneo Journal of Medical Laboratory Technology Vol. 7 No. 1 (2024): Borneo Journal of Medical Laboratory Technology
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/bjmlt.v7i1.7939

Abstract

Hemoglobin adalah protein dalam sel darah merah dan komponen utama darah manusia. Metode homogenisasi ada tiga cara yaitu membolak-balikkan tabung dengan cara membentuk angka delapan, inversi 10 kali dan metode lainnya menggunakan alat blood roller mixer. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan kadar hemoglobin pada sampel darah dengan homogenisasi metode inversi 10 kali, angka delapan dan blood roller mixer. Jenis penelitian ini adalah cross sectional study, dengan populasi mahasiswa Prodi Teknologi Laboratorium Medis angkatan 2020 Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta berjumlah 155 mahasiswa dengan total sampel 30 responden dengan kriteria sampel jenis kelamin perempuan, alat pengumpulan data menggunakan pedoman pengambilan darah (sampling) dan alat hematology analyzer. Uji statistic menggunakan SPSS versi 23 dan uji hipotesis yang digunakan adalah One Way Anova. Hasil penelitian ini adalah nilai p-value sebesar 0,900 menunjukkan p>0,005 maka dapat disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan antara hasil yang diperoleh dari ketiga metode tersebut antara hasil yang diperoleh dari ketiga metode tersebut dan menunjukkan bahwa hasil pemeriksaan hemoglobin dengan menggunakan metode inversi 10 kali, angka delapan, dan blood roller mixer tidak berbeda secara statistik, sehingga ketiga metode tersebut dapat dianggap memberikan hasil yang konsisten dan setara. Simpulan hasil penelitian adalah bahwa menggunakan teknik manual maupun otomatis tidak memiliki perbedaan yang signifikan. Harapannya penelitian ini dapat dikembangkan untuk melakukan eksplorasi lebih lanjut terhadap variabel-variabel yang mungkin mempengaruhi hasil pengukuran, seperti suhu, waktu homogenisasi, dan teknik pengambilan sampel.
Hubungan Anemia pada Trimester Ketiga dengan Prematuritas Bayi Baru Lahir di RSUD Dr. Moewardi Surakarta Permata Sari, Dewi; Martuti, Sri; Tia Nur, Fadhilah
Plexus Medical Journal Vol. 2 No. 6 (2023): Desember
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/plexus.v2i6.1028

Abstract

Pendahuluan: Prematuritas merupakan sumber utama dari segala komorbid, komplikasi, hingga kematian bayi. Kondisi anemia pada ibu hamil diduga memiliki pengaruh terhadap perkembangan janin, salah satunya bisa mengakibatkan kelahiran bayi prematur <37 minggu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan anemia pada trimester ketiga dengan prematuritas bayi baru lahir. Metode: Penelitian observasional analitik dengan pendekatan case control, dilakukan secara retrospektif melalui data rekam medis ibu dan bayi baru lahir di RSUD Dr. Moewardi Surakarta pada bulan Januari-Desember 2022. Sampel penelitian terdiri dari 76 sampel yang terbagi menjadi dua kelompok, yaitu 38 bayi kurang bulan/prematur (preterm) dan 38 bayi cukup bulan (term). Data dianalisis menggunakan uji Chi-square dan uji regresi logistik. Hasil: Terdapat hubungan yang signifikan antara anemia di trimester ketiga (p=0,006; OR 3,850) dan komplikasi kehamilan (p=0,039; OR 3,331) dengan prematuritas bayi baru lahir. Sementara itu, usia ibu (p=0,289; OR 0,489), paritas (p=0,816; OR 1,241), dan status gizi sebelum hamil (p=1,000; OR 1,000) tidak memiliki hubungan yang bermakna terhadap kelahiran bayi prematur. Kesimpulan: Anemia pada trimester ketiga berhubungan signifikan dengan prematuritas bayi baru lahir. Kadar hemoglobin ibu yang rendah dapat meningkatkan kelahiran prematur sebesar 3,85 kali lebih tinggi. Komplikasi kehamilan merupakan prediktor prematuritas bayi selain anemia di trimester tiga.