Claim Missing Document
Check
Articles

Sentiment Analysis Twitter Bahasa Indonesia Berbasis WORD2VEC Menggunakan Deep Convolutional Neural Network Juwiantho, Hans; Setiawan, Esther Irawati; Santoso, Joan; Purnomo, Mauridhi Hery
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 7 No 1: Februari 2020
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Media sosial sebagai media informasi dan komunikasi mulai berkembang pesat sejak internet mudah diakses. Orang dengan mudah menyatakan pendapat, ekspresi, opini, dan informasi melalui tulisan pada media sosial. Opini atau informasi pada media sosial dapat digunakan untuk menilai baik atau buruk suatu brand perusahaan. Orang cenderung jujur dalam mengungkapkan perasaan terhadap sesuatu pada media sosial. Dengan menggunakan sentiment analysis terhadap opini dari pelanggan, analisis opini dapat dilakukan secara otomatis. Perusahaan dapat secara langsung mengetahui tingkat kepuasan pelanggan dan digunakan untuk meningkatkan kualitas pelayanan hingga menaikan brand perusahaan. Penggunaan metode classical machine learning yang sudah banyak diterapkan pada sentiment analysis, tetapi metode tersebut tidak memperhatikan pentingnya urutan kata pada suatu kalimat. Metode deep learning dengan algoritme Deep Convolutional Neural Network ditawarkan untuk menjawab permasalahan tersebut dengan melakukan operasi convolution menggunakan filter sebesar ukuran window untuk mendapatkan fitur berdasarkan urutan kata. Model Word2Vec untuk Bahasa Indonesia digunakan sebagai representasi kata dalam bentuk vektor. Penggunaan Word2Vec juga mempercepat proses pelatihan dan meningkatkan akurasi algoritme Deep Convolutional Neural Network. Data yang digunakan dalam makalah ini adalah data Twitter Bahasa Indonesia dengan jumlah 999 tweet. Hasil percobaan yang telah dilakukan dengan algoritme Deep Convolutional Neural Network memiliki nilai akurasi terbaik sebesar 76,40%. AbstractSocial media as information media and communication is growing rapidly since the internet is easily accessible. People easily express opinions, expressions, and information by writing on social media. Opinion or information on social media can be used to assess how good or bad a companies is. People tend to be honest in expressing feelings towards something on social media. With sentiment analysis, analysis of the opinions of customers can be done automatically. The company will know the level of customer satisfaction and can be used to improve the quality of service to raise the company's brand. The use of classical machine learning methods that have been widely applied to sentiment analysis ignoring the importance of the word order in a sentence. Deep Convolutional Neural Network algorithm is offered to answer these problems by carrying out convolution operations using filters as large as window size to get features based on word order. Word2Vec model for Indonesian is used as a word vector representation. The use of Word2Vec also reduce the training time and improve the accuracy of the Deep Convolutional Neural Network algorithm. The data used in this paper is Indonesian Twitter data with 999 tweets. The results of experiments that have been carried out with the Deep Convolutional Neural Network algorithm have the best accuracy value of 76.40%.
Recommender System Based on Social Network Analysis of Student Workshop and Event Activities Compared to GPA and Department Setiawan, Esther; Santoso, Joan; Cahyadi, Billy Kelvianto; Afandi, Acxel Derian; Saputra, Daniel Gamaliel; Ferdinandus, FX; Fujisawa, Kimiya; Purnomo, Mauridhi Hery
JOIV : International Journal on Informatics Visualization Vol 9, No 3 (2025)
Publisher : Society of Visual Informatics

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62527/joiv.9.3.2943

Abstract

This research uses social network connections and academic data to create a recommender system that helps students choose seminars and events that suit their interests. The aim is to address the issue of students' hesitation in selecting activities. This project investigates the use of social network analysis (SNA) to provide individualized suggestions by analyzing student involvement in workshops and events, as well as their grade point average (GPA). The materials contain student data gathered between 2018 and 2023 from Institut Sains dan Teknologi Terpadu Surabaya (ISTTS), emphasizing the student's social media interactions and event participation. Metrics like centrality are employed to identify prominent nodes inside the network, and the approach combines graph-based SNA and cosine similarity for event recommendation. The network of student involvement in events was represented by a dataset comprising 2,293 edges and 602 nodes. The results show that the relevance of recommendations is improved when social network data is integrated with GPA, rather than GPA-based systems alone. The system identified key nodes, such as specific lectures, that significantly impacted student involvement and were rated highly in terms of centrality. Future research implications recommend expanding the dataset to encompass a broader range of events and refining the algorithm by including content-based filtering. The system's application is not limited to educational environments; it may also be tailored for career counselling or professional development.
Peringkasan Teks Ekstraktif pada Dokumen Tunggal Menggunakan Metode Restricted Boltzmann Machine Rully Widiastutik; Lukman Zaman P. C. S. W; Santoso, Joan
Intelligent System and Computation Vol 1 No 2 (2019): INSYST:Journal of Intelligent System and Computation
Publisher : Institut Sains dan Teknologi Terpadu Surabaya (d/h Sekolah Tinggi Teknik Surabaya)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52985/insyst.v1i2.84

Abstract

Penelitian yang dilakukan yaitu menghasilkan peringkasan teks ekstratif secara otomatis yang dapat membantu menghasilkan dokumen yang lebih pendek dari dokumen aslinya dengan cara mengambil kalimat penting dari dokumen sehingga pembaca dapat memahami isi dokumen dengan cepat tanpa membaca secara keseluruhan. Dataset yang digunakan sebanyak 30 dokumen tunggal teks berita berbahasa Indonesia yang diperoleh dari www.kompas.com pada kategori tekno. Dalam penelitian ini, digunakan sepuluh fitur yaitu posisi kalimat, panjang kalimat, data numerik, bobot kalimat, kesamaan antara kalimat dan centroid, bi-gram, tri-gram, kata benda yang tepat, kemiripan antar kalimat, huruf besar. Nilai fitur setiap kalimat dihitung. Nilai fitur yang dihasilkan ditingkatkan dengan menggunakan metode Restricted Boltzmann Machine (RBM) agar ringkasan yang dihasilkan lebih akurat. Untuk proses pengujian dalam penelitian ini menggunakan ROUGE-1. Hasil yang diperoleh dalam penelitian yaitu dengan menggunakan learning rate 0.06 menghasilkan recall, precision dan f-measure tertinggi yakni 0.744, 0.611 dan 0.669. Selain itu, semakin besar nilai compression rate yang digunakan maka hasil recall, precision dan f-measure yang dihasilkan akan semakin tinggi. Hasil peringkasan teks dengan menggunakan RBM memiliki nilai recall lebih tinggi 2.1%, precision lebih tinggi 1.6% dan f-measure lebih tinggi 1.8% daripada hasil peringkasan teks tanpa RBM. Hal ini menunjukkan bahwa peringkasan teks dengan menggunakan RBM hasilnya lebih baik daripada peringkasan teks tanpa RBM.
Stance Classification Post Kesehatan di Media Sosial Dengan FastText Embedding dan Deep Learning Lim, Ernest; Setiawan, Esther Irawati; Santoso, Joan
Intelligent System and Computation Vol 1 No 2 (2019): INSYST:Journal of Intelligent System and Computation
Publisher : Institut Sains dan Teknologi Terpadu Surabaya (d/h Sekolah Tinggi Teknik Surabaya)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52985/insyst.v1i2.86

Abstract

Misinformasi merupakan fenomena yang semakin sering terjadi di media sosial, tidak terkecuali Facebook, salah satu media sosial terbesar di Indonesia. Beberapa penelitian telah dilakukan mengenai teknik identifikasi dan klasifikasi stance di media sosial Indonesia. Akan tetapi, penggunaan Word2Vec sebagai word embedding dalam penelitian tersebut memiliki keterbatasan pada pengenalan kata baru. Hal ini menjadi dasar penggunaan fastText embedding dalam penelitian ini. Dengan menggunakan pendekatan deep learning, penelitian berfokus pada performa model dalam klasifikasi stance suatu judul post kesehatan di Facebook terhadap judul post lainnya. Stance berupa for (setuju), observing (netral), dan against (berlawanan). Dataset terdiri dari 3500 judul post yang terdiri dari 500 kalimat klaim dengan enam kalimat stance terhadap setiap klaim. Model dengan fastText pada penelitian ini mampu menghasilkan F1 macro score sebesar 64%.
Analisis Trending Topik untuk Percakapan Media Sosial dengan Menggunakan Topic Modelling Berbasis Algoritme LDA Syaifuddin, Ahmad; Harianto, Reddy Alexandro; Santoso, Joan
Intelligent System and Computation Vol 2 No 1 (2020): INSYST:Journal of Intelligent System and Computation
Publisher : Institut Sains dan Teknologi Terpadu Surabaya (d/h Sekolah Tinggi Teknik Surabaya)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52985/insyst.v2i1.150

Abstract

Aplikasi WhatsApp merupakan salah satu aplikasi chatting yang sangat populer terutama di Indonesia. WhatsApp mempunyai data unik karena memiliki pola pesan dan topik yang beragam dan sangat cepat berubah, sehingga untuk mengidentifikasi suatu topik dari kumpulan pesan tersebut sangat sulit dan menghabiskan banyak waktu jika dilakukan secara manual. Salah satu cara untuk mendapatkan informasi tersirat dari media sosial tersebut yaitu dengan melakukan pemodelan topik. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis penerapan metode LDA (Latent Dirichlet Allocation) dalam mengidentifikasi topik apa saja yang sedang dibahas pada grup WhatsApp di Universitas Islam Majapahit serta melakukan eksperimen pemodelan topik dengan menambahkan atribut waktu dalam penyusunan dokumen. Penelitian ini menghasilkan model topic dan nilai evaluasi f-measure dari model topik berdasarkan uji coba yang dilakukan. Metode LDA dipilih untuk melakukan pemodelan topik dengan memanfaatkan library LDA pada python serta menerapkan standar text-preprocessing dan menambahkan slang words removal untuk menangani kata tidak baku dan singkatan pada chat logs. Pengujian model topik dilakukan dengan uji human in the loop menggunakan word instrusion task kepada pakar Bahasa Indonesia. Hasil evaluasi LDA didapatkan hasil percobaan terbaik dengan mengubah dokumen menjadi 10 menit dan menggabungkan dengan reply chat pada percakapan grup WhatsApp merupakan salah satu cara dalam meningkatkan hasil pemodelan topik menggunakan algoritma Latent Dirichlet Allocation (LDA), didapatkan nilai precision sebesar 0.9294, nilai recall sebesar 0.7900 dan nilai f-measure sebesar 0.8541.
Web Content Extractor Menggunakan Neural Network untuk Konten Artikel di Internet Ahdan, Syabith Umar; Santoso, Joan; Armanto, Hendrawan
Intelligent System and Computation Vol 3 No 2 (2021): INSYST: Journal of Intelligent System and Computation
Publisher : Institut Sains dan Teknologi Terpadu Surabaya (d/h Sekolah Tinggi Teknik Surabaya)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52985/insyst.v3i2.195

Abstract

Berkembangnya teknologi Javascript khususnya AJAX dan CSS membuat halaman web yang dulunya statis menjadi lebih dinamis dengan tampilan yang lebih menarik dan dipenuhi iklan dan rekomendasi artikel lain. Oleh karena itu, sulit untuk mengotomatisasi proses pengambilan konten artikel pada konteks ini. Penelitian ini dibuat untuk menyelesaikan masalah otomatisasi pengambilan konten artikel di Internet. Aplikasi web yang akan dibuat terbagi menjadi empat modul, yaitu web crawler, web extractor, content classifier dan web visualizer. Penelitian ini memiliki dua desain arsitektur. Arsitektur yang pertama adalah arsitektur saat training. Arsitektur yang kedua adalah arsitektur program jadi. Proses training menggunakan 200 URL halaman web dari lima website berbeda. Metode pengujian yang akan digunakan adalah 4-Fold Cross Validation, sehingga 75% dari blok teks akan menjadi data latihan dan 25% dari blok teks akan menjadi data pengujian. Program jadi berupa Web Visualizer yang mengolah JSON file berisi hubungan antara halaman web yang didapatkan dari web crawler sehingga dapat dipresentasikan dalam sebuah grafik. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa kombinasi Scrapy, Splash, Neural Network Classifier dan D3 bekerja sangat baik untuk automasi ekstraksi konten artikel website di Internet sekaligus memvisualisasi hubungan antar halaman web. Deep Feed Forward Neural Network (DFFNN) dapat melakukan klasifikasi multi-class konten judul, penulis, dan isi artikel dengan baik selama template halaman web sudah pernah dilatih sebelumnya. DFFNN juga dapat melakukan klasifikasi binari untuk halaman web secara umum dengan F1-score 62.87%, dua kali lebih baik dari SVM yang hanya 31.28%.
Ekstraksi Partitur Balok Monofonik untuk Instrumen Flute dengan CRNN dan CRF Vania, Stella; Sutanto, Patrick; Sutanto, Ricky; Santoso, Joan
Intelligent System and Computation Vol 5 No 1 (2023): INSYST: Journal of Intelligent System and Computation
Publisher : Institut Sains dan Teknologi Terpadu Surabaya (d/h Sekolah Tinggi Teknik Surabaya)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52985/insyst.v5i1.218

Abstract

Notasi partitur balok bukanlah notasi yang mudah dibaca oleh pemula dalam dunia musik. Di sinilah Optical Music Recognition (OMR) dapat berperan. OMR merupakan sebuah pembelajaran mengenai komputer yang dapat mengenali objek dalam partitur balok. Dengan adanya program yang menerapkan OMR dan memberikan output dengan format yang mudah dipahami oleh pengguna, maka pemula dalam dunia musik dapat terbantu dalam membaca partitur not balok. Karya ilmiah ini dibuat dengan pendekatan deep learning dalam beberapa arsitektur. Dataset yang digunakan adalah Camera-PrIMuS yang terdiri dari dataset gambar sebaris partitur musik dan juga ground-truth per objek pada gambar yang bersangkutan. Arsitektur yang digunakan adalah CRNN, CRNN-CRF, dan Attention. Dari ketiga arsitektur tersebut, hasil terbaik diperoleh pada aristektur Attention dengan symbol error rate (SER) sekitar 9%, diikuti dengan CRNN dengan SER sekitar 84%, dan CRNN-CRF yang berdasarkan hasil uji coba tidaklah cocok untuk OMR dengan nilai loss yang tidak kunjung turun dalam proses training. Arsitektur Attention secara garis besar terdiri dari blok encoder dan decoder. Encoder berfungsi untuk menerima input gambar dan melakukan encoding terhadap gambar tersebut. Hasil encoding kemudian diterima oleh decoder yang berperan untuk melakukan decoding dan memprediksi sequence selanjutnya berdasarkan hasil encoding dari encoder. Dalam implementasinya program dapat menerima input berupa gambar selembar partitur penuh yang agak miring, maka program juga akan melakukan skew-correction dan pemotongan gambar per baris agar input dari pengguna dapat diproses oleh model. Output dari model yang masih berupa label-label prediksi akan diproses kembali agar menghasilkan not angka dan file MIDI yang relatif lebih mudah untuk dipahami oleh pengguna.
Aspect based Sentiment Analysis Aduan Mahasiswa UMSIDA Dimasa Pandemi Menggunakan LSTM Putra, Bayu Anggara; Kristian, Yosi; Irawati Setiawan, Esther; Santoso, Joan
Intelligent System and Computation Vol 4 No 1 (2022): INSYST: Journal of Intelligent System and Computation
Publisher : Institut Sains dan Teknologi Terpadu Surabaya (d/h Sekolah Tinggi Teknik Surabaya)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52985/insyst.v4i1.229

Abstract

Banyaknya data aduan Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA) yang terdampak wabah pandemi Covid19, dengan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). UMSIDA membentuk sebuah tim yang diberi nama Umsida Covid-19 Command Center (UCCC), dengan tujuan pelaksanaan program pecegahan dan aksi penanganan Covid-19, dengan harapan peneliti ingin mempermudah penyampaian informasi / aduan mahasiswa, khususnya terhadap tim UCCC sebagai bahan pertimbangan dalam melakukan suatu keputusan untuk menghadapi pandemi covid saat ini. Multi aspect sentiment analysis menghadirkan sesuatu yang baru, untuk memahami pendapat dan penilaian pengguna yang diungkapkan secara online. Dengan tujuan untuk mengklasifikasikan teks subjektif dengan memberi label polaritas, Pembentukan representasi vektor kata menggunakan Word Embedding Global Vector (Glove) dilakukan secara kombinasi dengan pelatihan analisis sentiment dengan klasifikasi berbasis Long Short Term Memory (LSTM). Pemodelan aduan mahasiswa dilakukan untuk mendapatkan representasi vektor menggunakan LSTM. Di sini, setiap kata dari kalimat menempati satu langkah pemrosesan LSTM, dan output dari kata terakhir digunakan sebagai ekspresi kalimat. Hasil dari penelitian menggunakan aduan mahasiswa bahasa Indonesia menunjukkan dari multi 3 aspect (ekonomi, pendidikan dan kesehatan) mendapatkan akurasi 82% dan 2 sentiment (positif dan negatif) mendapatkan akurasi 80% dengan demikian didapatkan nilai rata-rata Akurasi 81%. dapat disimpulkan akurasi tersebut bisa digunakan sebagai klasifikasi multi aspect dan sentiment analisis.
Deteksi Aspek Review E-Commerce Menggunakan IndoBERT Embedding dan CNN Imron, Syaiful; Setiawan, Esther Irawati; Santoso, Joan
Intelligent System and Computation Vol 5 No 1 (2023): INSYST: Journal of Intelligent System and Computation
Publisher : Institut Sains dan Teknologi Terpadu Surabaya (d/h Sekolah Tinggi Teknik Surabaya)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52985/insyst.v5i1.267

Abstract

Dengan semakin berkembangnya teknologi informasi, maka muncul istilah e-commerce dalam dunia bisnis. Pada e-commerce ada fitur review, pelanggan dapat memberikan review berupa teks, gambar, dan bintang. Review tersebut merupakan opini dari pelanggan terkait barang yang dibeli. Tetapi pada kebanyakan e-commerce tidak ada fitur kategori terkait review hal ini membuat calon pembeli kesusahan dalam menganalisa secara manual. Aspect-based sentiment analysis (ABSA) merupakan solusi dari permasalahan tersebut. ABSA memiliki tiga tugas salah satunya Aspect Category Detection yang memiliki fungsi untuk menggabungkan review pelanggan menjadi beberapa aspek dimana aspek-aspek tersebut sudah didefinisikan terlebih dahulu. Cukup banyak penelitian terkait Aspect Category Detection dengan mengunakan machine learning. Dari beberapa metode yang diuji, Convolutional Neural Network (CNN) merupakan metode terbaik. Selain itu penggunaan BERT sebagai word embedding menghasilkan output yang bagus baik dari pada word embedding konvensional. Penelitian ini menggunakan dataset dari e-commerce Bukalapak dengan 3114 review dan 6 aspek (Akurasi, Pengiriman, Kualitas, Harga, Pengemasan, dan Pelayanan). Berdasarkan ujicoba dengan menggunakan IndoBERT sebagai word embedding dan CNN untuk deteksi aspek, maka didapatkan akurasi sebesar 94,86%. Dengan demikian model tersebut dapat digunakan untuk deteksi aspek. Selain itu, metode CNN mendapatkan hasil yang lebih baik dari pada metode LSTM.
Klasifikasi Micro-Expression Menggunakan K-Nearest Neighbors Menggunakan Fitur CAS dan HOG Wardoyo, Nikko Riestian Putra; Santoso, Joan; Setiawan, Esther Irawati
Intelligent System and Computation Vol 5 No 2 (2023): INSYST: Journal of Intelligent System and Computation
Publisher : Institut Sains dan Teknologi Terpadu Surabaya (d/h Sekolah Tinggi Teknik Surabaya)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52985/insyst.v5i2.346

Abstract

Micro-Expression adalah ekspresi yang muncul dalam waktu singkat, hanya berlangsung sepersekian detik. Hal ini mungkin merupakan akibat dari aktivitas komunikasi antar manusia selama interaksi sosial. Reaksi ekspresi mikro wajah terjadi secara alami dan segera, sehingga hanya menyisakan sedikit ruang untuk manipulasi. Namun, karena Micro-Expression bersifat sementara dan memiliki intensitas rendah, pengenalan dan pengenalannya sulit dan sangat bergantung pada pengalaman para ahli. Karena kekhususan dan kompleksitas intrinsiknya, klasifikasi Micro-Expression menggunakan 2 ekstraksi yaitu CAS dan HOG menarik tetapi menantang, dan baru-baru ini menjadi area penelitian yang aktif. context-aware saliency (CAS) yang bertujuan untuk mendeteksi wilayah gambar yang mewakili pemandangan. Tutujuannya adalah untuk mendeteksi objek dominan. Histogram Oriented Gradient (HOG) Bertujuan sebagai deskriptor yang efektif untuk pengenalan dan deteksi objek. Metode K-Nearest Neighbors (K-NN) digunakan untuk klasifikasi Micro-Expression berdasarkan fitur HOG dari citra saliency. Dataset yang digunakan pada penelitian ini dari data sampel siswa SMK Ma’arif NU Prambon jurusan Multimedia sebanyak 45 siswa dan ditambahkan dataset dari affecnet. Hasil yang didapatkan dari total dataset sebanyak 4116 citra yang dibagi menjadi 6 Micro-Expression yaitu anger, disgust, fear, happy, sad dan surprise, mendapatkan hasil akurasi diatas 80% dari perbandingan dataset sejumlah 4116 terbagi menjadi 2 dengan persentase 70% training dan 30% data testing.
Co-Authors Aditya Dwi Aryanto Adriel Ferdianto Afandi, Acxel Derian Agung Dewa Bagus Soetiono Ahdan, Syabith Umar Ahmad Syaifuddin Ali Djamhuri Ananta Tio Putra Andik Jatmiko Anita Guterres Budi Irawan Cahyadi, Billy Kelvianto Chandra, Francisca H. Christian Nathaniel Purwanto Collantes, Leonel Hernandez Daniel Gamaliel Saputra Devi Dwi Purwanto Dewi, Nindian Puspa Dipa, Sasra Edwin Pramana Eka Rahayu Setyaningsih Eko Mulyanto Yuniarno Elizabeth Shirley, Stephanie Endang Setyati Esther Irawati S. Esther Irawati Setiawan Eunike Kardinata F. X. Ferdinandus F.X. Ferdinandus Fachrul Kurniawan Fachrul Kurniawan Febriantoro, Erfan Ferdinandus, Fransiskus Xaverius Francisca Chandra Fujisawa, Kimiya Gunawan Gunawan Gunawan Gunawan Gunawan Gunawan Hans Juwiantho Hans Keven Budi Prakoso Harianto, Reddy Alexandro Hartarto Junaedi Hendrawan Armanto Heppi Siswanto Herman Budianto Imron, Syaiful Indra Maryati Irawati Setiawan, Esther Jatmiko, Andik Kevin Jonathan Halim Kristian Indradiarta Gunawan Kristina, Natalia Kurniawan S, Putu Widiarsa Langgeng, Yudo Sembodo Hastoro Leonel Hernandez Lim, Ernest Luhfita Tirta Lukman Zaman Mauridhi Hery Purnomo Mochamad Hariadi Mohammad Farid Machfudin Mohammad Mauludin Muhammad Amfahtori Wijarnoko Mustaqin, Farhan Faisal Zainul Nagari, Widean Nindian Puspa Dewi Ong, Hansel Santoso Patrick Hartono Purwanto, Christian Nathaniel Putra, Bayu Anggara Putu Widiarsa Kurniawan S Rossy P. C. Rully Widiastutik Samuel Budi Wardhana Kusuma Saputra, Daniel Gamaliel Setiawan, Esther Setya Ardhi Soetiono, Agung Dewa Bagus Stefanie Hilda Kusumahadi Surya Sumpeno Sutanto, Patrick Sutanto, Ricky Syaiful Huda Syaiful Imron Tjendika, Patrick Tjwanda Putera Gunawan Tong Nam Tuan Vu Tri Septianto Tuesday saka gustaf Ubaidi Ubaidi Ubaidi, Ubaidi Vania, Stella Wardoyo, Nikko Riestian Putra Yosi Kristian