Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Design and Build Mppt Solar Charge Controller Using Buck Converter On Photovoltaic Based Microcontroller Pic Widodo, Teguh Rahayu; Fatkhurrozi, Bagus; Setiawan, Hery Teguh
PROtek : Jurnal Ilmiah Teknik Elektro Vol 11, No 3 (2024): Protek: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/protk.v11i3.5817

Abstract

Photovoltaic (PV) is a component for converting solar energy into electrical energy. On the other hand, the characteristics of PV performance are fluctuating, additional circuits are needed to maximize PV performance. This research discusses the maximum power point tracker (MPPT) in a solar charge controller system using PIC microcontroller as a solution to maximize PV performance. The MPPT algorithm used is perturb and observe (PO) with PV power parameters because this algorithm is often used and has good efficiency. This research system was tested using a voltage scale of 15 V, 16V, 17 V, 18.1 V, 19 V, 20 V, 21 V, 22 V, 23.1 V, 24.1 V, and 25 V with the lowest average error value of 3.01447379% and highest 4.312288%. Testing the working characteristics of the 120WP solar panel shows that the solar panel will work optimally when the conditions are sunny and the temperature is not high. The results of testing solar panels with the highest average output voltage of 22.1 V. From testing the system on solar panels shows the value of the ADC output voltage with an average of 12.603V in sunny conditions, 12.372V in sunny cloudy conditions, 12.23V in cloudy conditions, 12.5 V in an obstructed condition. In testing system efficiency using the PO algorithm with an average result of 80.4818%.
Perencanaan Sistem Proteksi Petir Pada Kawasan Candi Borobudur Ragil Triyanto; Sapto Nisworo; Hery Teguh Setiawan
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 9: Agustus
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

BMKG data for 2020-2021 shows that Magelang Regency has an average of 540,000-720,000 lightning strikes per year. The installation of a lightning protection system aims to avoid, prevent and reduce the danger posed by lightning strikes. The Borobudur Temple area zone 1 and zone 2 is the center of a world tourist destination, namely the UNESCO historical monument of Borobudur Temple with an area that requires lightning protection of 617,200 m2. The lightning protection method used in this study is the E.S.E (Early Streamer Emission) lightning protection system. The results obtained in this study are in the form of a radius of protection with an air terminal of the Kurn R-150 brand of 70,650 meters2 for each unit of the protection system. It takes 12 units of a lightning protection system to protect all areas of zone 1 and zone 2 that require a protection system. Ground resistance < 5Ω is obtained with one electrode rod 3 meters long for each unit according to the standards of SNI 03-7015-2004, PUIL, and PUIPP. The cost plan ordered for the lightning protection system in the Borobudur Temple area is IDR 302,171,781 with 11% VAT IDR 335,410,677.
Perencanaan Sistem Deteksi Formalin pada Makanan Yashinta Hardiyani; Sapto Nisworo; Hery Teguh Setiawan
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 2: Januari 2023
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v2i2.1135

Abstract

The use of formalin in food poses serious health risks and there are still many bad people who use formalin as a food preservative, so the author designed and made a formalin detection tool in food without having to be done in a laboratory. The focus of this research is to find out how much ppm the formalin content is in food. The method for research on formalin detection systems in food had designed using experimental techniques. The design of this tool is based on Arduino Nano and uses an HCHO sensor to detect formalin. Peltier is used as a food samples heater to emit steam that the HCHO sensor can detect. In this research, samples without formalin and samples with formalin were tested. The test results obtained that the average error obtained in the test was 8.03% and be obtained the average relative accuracy, which was 91.97%. In tests conducted with laboratory tests without formalin dripping, the test indicated that salted rice anchovies contain formalin by the test sample being purple. This matter that laboratory tests and tests with HCHO sensors indicate the same results.
Audit Energi dan Peluang Penghematan Energi dengan Metode ANP-PROMETHEE : Studi Kasus : Trio Plaza Magelang Nadia Aulia Shidqi; Deria Pravitasari; Hery Teguh Setiawan
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 2: Januari 2023
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v2i2.1338

Abstract

Trio Plaza Magelang is a shopping center that sells household needs. The energy audit in this study was focused on the lighting system. The purpose of this research is to find out the level of electrical energy consumption and to choose the best recommendation for electricity saving opportunities. And the results of the audit of electrical energy consumption at Trio Plaza Magelang obtained the total energy consumption value for the lighting system load of 7480 kWh/month, and supporting equipment loads of 18,316 kWh/month and the total value of Tno Plaza's energy consumption reached 25 796 kWh/month. energy saving using the ANP-PROMETHEE method.
Perancangan dan Analisis Motor Induksi 3 Fasa Menggunakan COMSOL Multiphysics Wahyu Eksanto; Hery Teguh Setiawan; Dwi Novianto
Edu Elektrika Journal Vol. 13 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/eduel.v13i1.10296

Abstract

Perancangan motor induksi membutuhkan perangkat lunak yang tidak hanya mampu merancang geometri, tetapi juga dapat mensimulasikan berbagai parameter motor induksi, termasuk getaran. COMSOL Multiphysics memungkinkan hal tersebut untuk dilakukan. Dalam penelitian ini, geometri motor induksi dibuat dalam bentuk 2D untuk mensimulasikan medan elektromagnetik motor dan bentuk 3D untuk mensimulasikan putaran rotor, serta getaran pada motor. Simulasi dilakukan dengan menguji rancangan motor induksi menggunakan 8 sampel material yang memiliki permeabilitas relatif antara 500 hingga 4000 untuk menemukan getaran paling kecil di antara semua sampel. Hasil simulasi menunjukkan bahwa peningkatan nilai permeabilitas relatif material pada setiap sampel menghasilkan penurunan reluktansi dan arus eddy, yang menyebabkan getaran pada motor induksi juga menurun. Berdasarkan penelitian, rancangan motor induksi sampel 8 dengan nilai permeabilitas relatif material sebesar 4000, reluktansi 7121,73 A/Wb, dan arus eddy sebesar 0,013 A memiliki getaran yang paling kecil dibandingkan dengan sampel lainnya, dengan magnitudo sebesar 1,34 x 10-4 m/s.
Penerapan Rantai Markov untuk Memprediksi Nilai Susut Tegangan saat Waktu Beban Puncak pada Jaringan Tegangan Rendah Wijaya, Bima Yudha; Trihasto, Agung; Pravitasari, Deria; Setiawan, Hery Teguh
Jurnal Teknik Elektro dan Komputasi (ELKOM) Vol 7, No 2 (2025): ELKOM
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/elkom.v7i2.22636192

Abstract

- Jaringan distribusi tegangan rendah mengalami jatuh tegangan saat beban puncak yang menyebabkan gangguan pada peralatan listrik. Susut ini merupakan hal yang tidak dapat dihindari, tetapi bisa diminimalkan dengan pengaturan tegangan yang tepat melalui prediksi nilai tegangan. Metode peramalan ARIMA dan ANFIS memiliki keterbatasan terhadap data yang tidak stabil. Rantai Markov dipilih karena mampu menangani data acak dan memberikan prediksi yang lebih fleksibel. Penelitian dilakukan pada satu pelanggan dengan tarif R1M 900 VA di Magelang. Model Rantai Markov digunakan untuk menganalisis peluang perubahan nilai tegangan. Hasil prediksi menunjukkan akurasi yang sangat tinggi. Evaluasi menggunakan Mean Absolute Percentage Error (MAPE) menunjukkan hasil berturut-turut sebesar 3,57% pada hari Rabu, 1,82% pada hari Kamis, dan 2,79% pada hari Jumat. Seluruh nilai MAPE berada di bawah 5%, yang menunjukkan tingkat akurasi prediksi sangat baik. Perhitungan susut tegangan dilakukan pada pukul 23.00 WIB hari Senin, 5 Mei 2025 (setelah beban puncak) dengan tegangan sebesar 231 V, dan pada pukul 15.00 WIB hari Jumat, 9 Mei 2025 (sebelum beban puncak) dengan tegangan sebesar 198 V. Berdasarkan persentase susut pada Saluran Udara Tegangan Rendah (SUTR) sebesar 4% dan Sambungan Rumah (SR) sebesar 1% dalam kondisi beban merata, prediksi menunjukkan tegangan pelanggan yang berada dekat trafo mencapai 243 V, melebihi batas standar 242 V. Sebaliknya, pelanggan di titik ujung hanya menerima 188 V, di bawah batas minimum 198 V. Hal ini menunjukkan ketidaksesuaian tegangan sesaat terhadap standar, meskipun tegangan kembali normal pada pukul 24.00 WIB (225 V) dan pukul 15.00 WIB (223 V) di hari yang sama. Prediksi menggunakan Rantai Markov menunjukkan distribusi tegangan dominan berada di peringkat C (rentang 221–231 V), masing-masing selama 23 jam (Rabu), 24 jam (Kamis), dan 19 jam (Jumat) dari total 24 jam. Informasi ini dapat menjadi dasar dalam pengaturan sadapan trafo untuk menstabilkan tegangan. Pengaturan yang tepat diharapkan dapat menurunkan susut pada jaringan distribusi dan menjadi bahan pertimbangan bagi penyedia tenaga listrik dalam pengambilan keputusan
Rancang Bangun Kendali Suhu Pada Penetasan Kista Artemia Salina Berbasis Kontrol PID Arofah, Feni Nur; Nawawi, Ibrahim; Setiawan, Hery Teguh
Jurnal Teknik Elektro dan Komputasi (ELKOM) Vol 7, No 2 (2025): ELKOM
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/elkom.v7i2.22636187

Abstract

Penetasan kista Artemia salina membutuhkan suhu yang stabil dalam kisaran optimal 29–31°C. Ketidakteraturan suhu akibat pengaruh lingkungan dapat menyebabkan penurunan tingkat penetasan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem kendali suhu otomatis berbasis kontrol PID (Proportional, Integral, Derivative) yang diintegrasikan pada mikrokontroler Arduino Uno R3. Sistem ini dilengkapi dengan sensor suhu DS18B20, elemen pemanas, dan kipas pendingin. Penalaan parameter PID dilakukan menggunakan metode Ziegler-Nichols kurva reaksi dengan hasil nilai parameter Kp = 40, Ki = 100, dan Kd = 1,3. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu menjaga suhu dengan galat ≤ 5% dalam rentang suhu optimal. Rata-rata hasil penetasan menggunakan sistem kendali PID mencapai 0,575 gram, sedangkan metode konvensional tanpa kendali suhu hanya menghasilkan 0,368 gram, dengan selisih 0,207 gram atau peningkatan efisiensi sekitar 56,25%. Secara visual, hasil penetasan dengan sistem PID juga menunjukkan sebaran naupli yang lebih padat dan merata dibanding metode konvensional. Penelitian ini membuktikan bahwa sistem kendali suhu berbasis PID efektif dalam menjaga stabilitas suhu dan meningkatkan keberhasilan penetasan kista Artemia salina. 
Perencanaan Magnetic Energy Recovery Switch untuk Meningkatkan Stabilitas Tegangan pada Motor Induksi Tiga Fasa Valentino Utama Saputra; Agung Trihasto; Hery Teguh Setiawan
Edu Elektrika Journal Vol. 12 No. 1 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/pb88kf15

Abstract

Stabilitas tegangan merupakan kemampuan suatu sistem tenaga untuk mempertahankan tegangan yang stabil setelah mengalami gangguan. Ketidakstabilan tegangan dapat mengakibatkan gangguan undervoltage dan overvoltage pada sumber tegangan sehingga dapat mengganggu kinerja motor induksi pada saluran yang sama. Oleh karena itu, diperlukan perangkat pengendalian tegangan untuk menjaga kestabilan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan stabilitas tegangan pada motor induksi tiga fasa menggunakan rangkaian MERS dengan kontrol alpha untuk mengatur gate saklar semikonduktor agar proses pengisian dan pengosongan kapasitor dapat dilakukan, sehingga tegangan dapat dijaga pada batas toleransi standar dari 380 Vrms. Perancangan rangkaian simulasi menggunakan perangkat lunak PSIM dengan hasil dari peneltian yang telah dilakukan. Hasil analisis pada simulasi dengan tegangan sumber dalam kondisi undervoltage sampai -20% dari nominalnya, tegangan masukan motor induksi mengalami kenaikan menjadi sebesar 374,72 Vrms. Sedangkan pada simulasi dengan tegangan sumber dalam kondisi overvoltage sampai +10% dari nominalnya, tegangan masukan motor induksi mengalami penurunan menjadi sebesar 385,34 Vrms.
Implementasi Logika Fuzzy pada Sistem Kendali Suhu Dan Kelembaban Udara Ruangan Pengering Biji Kopi Berbasis Mikrokontroller Fatkhurrozi, Bagus; Setiawan, Hery Teguh
Journal of Telecommunication Electronics and Control Engineering (JTECE) Vol 6 No 1 (2024): Journal of Telecommunication, Electronics, and Control Engineering (JTECE)
Publisher : LPPM INSTITUT TEKNOLOGI TELKOM PURWOKERTO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20895/jtece.v6i1.1319

Abstract

Kopi merupakan salah satu minuman yang digemari karena rasanya yang unik. Salah satu proses penanganan yang paling penting dalam pengolahan biji kopi adalah pada proses pengeringan biji kopi. Proses pengeringan biji kopi yang baik memerlukan ruang pengering yang dapat distabilkan pada suhu dan kelembaban yang stabil. Pengaturan suhu ruangan dapat dilakukan secara manual maupun dengan menggunakan mikrokontroler. Penerapan logika fuzzy dapat menghasilkan pengaturan suhu dan kelembaban yang lebih stabil, pada penelitian ini dikembangkan sistem pengendalian suhu dan kelembaban ruangan dengan logika fuzzy berbasis mikrokontroler. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem kendali logika fuzzy berbasis mikrokontroler dapat mengontrol suhu dan kelembaban ruang pengering kopi, dan telah berhasil diimplementasikan ke dalam mikrokontroler dengan hasil pengujian simulasi menggunakan MATLAB. Hasil pada mikrokontroler mempunyai rata-rata deviasi keluaran sebesar 0,03500 dan rata-rata deviasi keluaran pengaturan kipas sebesar 0,01225.
Rancang Bangun Sistem Monitoring dan Kontrol Smart Infusion Setiawan, Aji; Nawawi, Ibrahim; Setiawan, Hery Teguh
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 3: Februari 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v3i3.2835

Abstract

Dalam konteks kebutuhan tenaga medis yang terus meningkat dan jumlah pasien rawat inap di rumah sakit yang melampaui jumlah tenaga medis, terutama pada layanan perawatan 24 jam, pengawasan terhadap kondisi cairan infus pada pasien menjadi semakin menantang. Keterbatasan ini dapat mengakibatkan potensi kelalaian dalam pemantauan yang sangat penting. Biasanya, perawat harus secara manual memeriksa kondisi infus secara berkala, menghabiskan waktu yang signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang Alat Smart Infusion yang digunakan untuk mengawasi dan mengontrol cairan infus pada kantong infus pasien. Sistem ini tidak hanya memantau dan mengontrol secara online, tetapi juga memberikan informasi terkait volume cairan infus pasien. Pengiriman notifikasi pada ruang perawat melalui website dan notifikasi telegram. Loadcell digunakan untuk mendeteksi berat cairan pada botol, selain itu menggunakan sensor LM393 Speed Arduino yang digunakan sebagai pendeteksi tetesan cairan pada selang infus, serta dibagian mekanik menggunakan servo yang berfungsi sebagai pengatur laju kecepatan cairan infusnya. Ketika volume cairan kurang dari atau sama dengan 200 mL, maka akan mengirimkan notifikasi ke telegram sebagai tanda bahaya.