Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Pemberdayaan Orang Tua Balita Sebagai Upaya Pencegahan Stunting Melalui Edukasi di Posyandu Al Kazhimah, Raihana Syifa; Maulida, Luluk Fajria
Abdimas Galuh Vol 7, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v7i2.18921

Abstract

Stunting merupakan masalah kesehatan masyarakat yang kompleks dan berdampak jangka panjang terhadap perkembangan fisik dan kognitif anak. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan orang tua balita mengenai pencegahan stunting melalui edukasi berbasis media e-leaflet di Posyandu Menur 23, Kelurahan Jebres, Kota Surakarta. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan dalam empat sesi pada bulan April 2025, diikuti oleh 24 orang tua balita yang memenuhi kriteria inklusi. Evaluasi pengetahuan dilakukan menggunakan kuesioner pre-test dan post-test dengan 28 soal tertutup, dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank karena data pre-test tidak berdistribusi normal (p = 0,012). Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada skor rata-rata dari 48,63 (SD=2,18) menjadi 51,29 (SD=1,81), dengan seluruh peserta menunjukkan peningkatan tanpa adanya penurunan nilai. Nilai Z = -4,322 dan p-value < 0,001 mengindikasikan efektivitas edukasi secara statistik. Temuan ini mendukung hasil penelitian sebelumnya bahwa media edukatif seperti leaflet dapat meningkatkan pengetahuan orang tua tentang stunting. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendekatan edukatif yang tepat dan terstruktur dapat menjadi strategi efektif dalam pemberdayaan masyarakat. Disarankan agar program serupa dikembangkan secara berkelanjutan, terutama di wilayah dengan angka stunting tinggi, serta melibatkan keluarga secara lebih luas dalam upaya pencegahan stunting di tingkat rumah tangga.
Effectiveness of the Gladdy Moddy intervention in enhancing parental readiness and maternal-fetal attachment Maulina, Rufidah; Novika, Revi Gama Hatta; Sari, Atriany Nilam; Maulida, Luluk Fajria; Nurhidayati, Siti; Wahidah, Nurul Jannatul
BKM Public Health and Community Medicine Vol 41 No 04 (2025)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/bkm.v41i04.18748

Abstract

Purpose: This study aims to assess the impact of Gladdy Moddy (Glad Mom and Daddy), an intervention comprising education, a gratitude journal, and a support group, on maternal-fetal attachment and parental readiness. Methods: This research was conducted from June to July 2024 in the villages of Trengguli and Sidomukti, under the jurisdiction of the Jenawi Health Center in Karanganyar. A pre-experimental design with a one-group pre-test and post-test was employed. A total of 23 couples were recruited using purposive sampling. Results: Initial scores for mother-fetus bonding, measured using the Prenatal Attachment Inventory (PAI), were 59.2, while scores for parental readiness, measured by the Maturity to Parenthood Scale (MPS), were 140.7. Post-test results indicated a significant increase, with PAI scores rising to 64.5 and MPS scores to 149.4. Bivariate analysis using a paired t-test revealed significance levels of 0.028 (p < 0.05) for PAI and 0.020 (p < 0.05) for MPS. Conclusion: The Gladdy Moddy intervention had a significant positive impact on prenatal attachment and parental readiness among mothers. This approach can be effectively used to prepare couples for parenthood and enhance the bond between mother and fetus.
What Makes Woman Afraid of Their Childbirth?: A Qualitative Study Nurhidayati, Siti; Novika, Revi Gama Hatta; Wahidah, Nurul Jannatul; Sari, Atriany Nilam; Maulida, Luluk Fajria; Maulina, Rufidah; Habiba, Chusna; Anggi, Ramadhani
JURNAL INFO KESEHATAN Vol 21 No 4 (2023): JURNAL INFO KESEHATAN
Publisher : Research and Community Service Unit, Poltekkes Kemenkes Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31965/infokes.Vol21.Iss4.1401

Abstract

Fear generally fills the minds of pregnant women as they enter the third trimester of gestation. The older the gestational age, the more attention and thoughts of pregnant women are drawn to the approaching climax of childbirth, intensifying their anxiety and fear. This study aimed to assess the knowledge of birth preparedness and fear of childbirth. A qualitative facility-based descriptive study design and client exit interview questionnaire were utilized, conducted in Primary Health Care Mondokan, Sragen, from April until June 2023 with 33 pregnant women. Study participants were selected through purposive sampling. Three categories highlighted the preparedness for childbirth, including finding primary sources of information, the importance of birth companions, and reminding about the natural process of childbirth. The fear of childbirth was associated with fear of the childbirth process, fear of the tools used during childbirth, and the condition of the unborn baby. The findings suggest that pregnant women should prepare for childbirth and increase their knowledge of delivery by participating in antenatal classes to reduce fear about the childbirth process. Therefore, family healthcare providers, health facilities, other partners, program-level managers, and policymakers must take responsibility for improving health education and increasing preparedness and complication readiness through easily accessible health education strategies.
Optimalisasi Peran Kader Kesehatan dalam Edukasi Keluarga Berencana Pasca Persalinan Wahidah, Nurul Jannatul; Novika, Revi Gama Hatta; Sari, Atriany Nilam; Maulina, Rufidah; Maulida, Luluk Fajria; Nurhidayati, Siti
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 1 (2024): Volume 7 No 1 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i1.12985

Abstract

ABSTRAK Edukasi Keluarga Berencana Pasca Persalinan (KBPP) yang diberikan kepada kader kesehatan telah menjadi salah satu pendekeatan yang penting dalam upaya peningkatan kualitas hidup masyarakat. Kader merupakan ujung tombak dalam pelaksanaan program KBPP karena pemahaman kader tentang konsep KBPP dapat membantu msyarakat merencanakan dan merawat kehidupan keluarga yang sehat. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengkaji dampak edukasi KBPP bagi kader dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan mereka dalam memberikan layanan KBPP yang berkualitas. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini adalah Optimalisasi Peran kader meliputi kegiatan Assesment yakni analisis kebutuhan sasaran; Planning and Development yakni menentukan tujuan, strategi, dan sumber daya; Implementation yakni melaksanakan rencana yang telah disusun, dan Evaluation yakni mengevaluasi ketercapaian kegiatan. Kegiatan dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Joyosuran Surakarta, pada bulan Juni 2023 dengan sasaran 29 kader kesehatan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini menunjukkan bahwa edukasi KBPP telah memberikan manfaat yang signifikan bagi kader, meningkatkan pengetahuan mereka tentang berbagai metode KBPP, dan meningkatkan keterampilan kader dalam memberikan edukasi tentang KBPP pada masyarakat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini menegaskan pentingnya eduiasi KBB bagi kader sebagai strategi untuk meningkatkan akses dan kualitas layanan KBPP di masyarakat.  Kata Kunci: Edukasi, Keluarga Berencana Pasca Persalinan, Kader, Pengetahuan  ABSTRACT Postpartum Family Planning (KBPP) provided to health cadres has become an important approach in efforts to improve the qulity of life in the community. Cadres are at the forefront of implementing the KBPP program because their understanding of the KBPP concept can help te community plan and care for healty family lives. This community sevice aims to assess the impact of KBPP education on cadres in enhancing their knowledge, skills, and abilities to provide good quality in KBPP services. The method used in this community service was Cadre Role optimizing, including Assessments, that’s analysing the target’s need; Planning and Development, that’s determining objectives, strategies, and resources; Implementation, thatas implementing the prepared plan; and Evaluation, that’s evaluating the achievement of the implementation. This activity was conducted in the Joyosuran Healt’s Centres, Surakarta in June 2023, targeting 29 health cadres. This community service activity has shown that KBPP education has provided significant benefits to the cadres, increasing their knowledge of various KBPP methods and enhancing their skills in providing KBPP education to the community. This community services activity empasize the importance of KBPP education for cadres as a strategy to improve access and quality of KBPP services in the community. Keywords: Education, Postpartum Family Planning, Cadre, Knowledge
Pop-Up Book “Siasui” sebagai Langkah Peningkatan Breastfeeding Self Efficacy pada Ibu Hamil Trimester III Maulida, Luluk Fajria; Maulina, Rufidah; Wahidah, Nurul Jannatul; Novika, Revi Gama Hatta; Sari, Atriany Nilam; Nurhidayati, Siti
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 1 (2024): Volume 7 No 1 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i1.12823

Abstract

ABSTRAK Rendahnya tingkat pemberian ASI eksklusif berbanding lurus dengan kurangnya kepercayaan diri ibu (breastfeeding self-efficacy). Hampir 2 dari 3 bayi tidak disusui secara eksklusif selama 6 bulan dan tidak membaik dalam dua dekade terakhir. Menyusui merupakan salah satu cara paling efektif untuk memastikan kesehatan dan kelangsungan hidup anak. Pemberian Pendidikan kesehatan tentang menyusui dapat dilakukan ketika ibu memasuki trimester ketiga sebagai langkah persiapan menjadi orang tua pencetak generasi emas. Meningkatkan kepercayaan diri ibu hamil untuk siap menyusui dan harapannya mereka dapat mengatasi hambatan ketika menyusui. Pengabdian ini dilakukan metode penyuluhan dan demostrasi dengan media Pop-Up book “SIASUI”. Pelaksanaan penyuluhan dan demonstrasi dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Mondokan. Setelah pemberian intervensi berupa penjelasan materi mengenai ASI, responden pada kelompok intervensi memiliki rerata breastfeeding self-efficacy 79 (SD=6.1) sedangkan pada kelompok kontrol sebesar 76.6 (SD=8.6). Pop-up book “SIASUI” dapat menjadi alternatif media dalam meningkatkan breastfeeding self-efficacy pada ibu hamil. Kata Kunci: ASI Eksklusif, Efikasi Diri, Penyuluhan, Pop-Up Book  ABSTRACT The low rate of exclusive breastfeeding is directly associated with mothers' lack of self-confidence, or breastfeeding self-efficacy. Nearly two out of three babies are not exclusively breastfed for the recommended six months, and this situation has shown little improvement over the last two decades. Breastfeeding stands as one of the most effective means to ensure the health and survival of children. Providing health education about breastfeeding during the third trimester can serve as a preparatory step towards nurturing a generation of capable parents. The aims of this study is to enhance the confidence of pregnant women in their readiness to breastfeed, with the hope that they can effectively overcome obstacles encountered during the breastfeeding process. This service was carried out through counseling and demonstrations, using the "SIASUI" pop-up book as a media for education. Counseling and demonstrations were conducted within the Mondokan Community Health Center's, Sragen, Central java. Following the intervention, which included the explanation of material related to breastfeeding, the respondents in the intervention group had an average score of 79 (SD=6.1), while the control group scored an average of 76.6 (SD=8.6). The "SIASUI" pop-up book can be considered as alternative media for enhancing breastfeeding self-efficacy in pregnant women. Keywords: Exclusive Breastfeeding, Self-Efficacy, Counseling, Pop-Up Book
OPTIMALISASI PENGETAHUAN GIZI SEIMBANG MELALUI PENYULUHAN ISI PIRINGKU PADA ORANG TUA DI POSYANDU BALITA DESA WIRONANGGAN, SUKOHARJO Elviana, Meifa; Maulida, Luluk Fajria
MADANI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 11 No 1 (2025): MADANI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (In Press)
Publisher : LPPM UPN Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53834/mdn.v11i1.11052

Abstract

Stunting merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang masih menjadi tantangan besar di Indonesia. Kondisi ini ditandai dengan pertumbuhan anak yang terhambat akibat kekurangan asupan gizi kronis terutama pada masa awal kehidupan seperti masa balita yang dikenal sebagai periode emas pertumbuhan. Salah satu faktor utama yang berkontribusi terhadap tingginya angka stunting adalah rendahnya tingkat pengetahuan orang tua mengenai pentingnya gizi seimbang. Oleh karena itu, kegiatan pemberdayaan masyarakat ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penyuluhan gizi seimbang berbasis materi “Isi Piringku” terhadap peningkatan pengetahuan orang tua sebelum dan sesudah mendapatkan penyuluhan. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi penyampaian materi melalui ceramah individu, pembagian leaflet sebagai media edukatif visual, serta evaluasi melalui pengisian kuesioner pre-test dan post-test. Kegiatan dilaksanakan di Posyandu Desa Wironanggan, Kecamatan Gatak, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, dengan jumlah sasaran sebanyak 28 orang tua yang memiliki balita. Berdasarkan data setempat, terdapat 19 kasus stunting dari total 333 balita di desa tersebut. Minimnya akses terhadap informasi gizi sebelumnya menjadi dasar dilaksanakannya kegiatan ini. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan orang tua mengenai konsep gizi seimbang setelah mengikuti penyuluhan, yang ditunjukkan oleh perbandingan skor pre-test dan post-test. Peningkatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam perubahan perilaku jangka Panjang khususnya dalam penerapan pola makan sehat dan pemenuhan gizi anak untuk mencegah stunting. Dengan demikian, kegiatan ini berkontribusi dalam upaya penurunan angka stunting melalui pendekatan edukatif dan pemberdayaan masyarakat.
PENGARUH ELANA (EDUKASI LAKTASI ANTENATAL) TERHADAP PENGETAHUAN DAN EFIKASI DIRI MENYUSUI IBU HAMIL Maulida, Luluk Fajria; Nurhidayati, Siti; Maulina, Rufidah; Novika, Revi Gama Hatta; Sari, Atriany Nilam; Wahidah, Nurul Jannatul
Jurnal Reproductive Health Vol 10 No 2 (2025): Jurnal Health Reproductive
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jrh.v10i2.6531

Abstract

Latar Belakang : Memberikan ASI bukan hanya keterampilan teknis, tetapi juga perjalanan emosional yang membutuhkan keyakinan diri serta pemahaman yang baik sejak masa kehamilan. Beberapa ibu yang tidak memberikan ASI eksklusif karena merasa ragu dan kurang memahami cara menyusui dengan benar. Untuk itu, memberikan informasi tentang menyusui selama kehamilan bisa membantu ibu mempersiapkan diri menghadapi proses ini. Tujuan: untuk menilai pengaruh ELANA (Edukasi Laktasi Antenatal) terhadap pengetahuan dan efikasi diri ibu dalam menyusui. Metode : Quasi-Experimental Design: One-Group Pretest–Posttest yaitu satu kelompok mengikuti ELANA. Penilaian dilakukan sebelum (pre-test) dan sesudah intervensi (post-test) dengan kuesioner yang menilai pengetahuan menyusui dan juga untuk mengukur seberapa percaya diri ibu bisa menyusui (BSES-SF). Responden sejumlah 50 ibu hamil di wilayah Sidomukti, yang sehat dan bersedia mengikuti edukasi ini. Uji analisis menggunakan uji wilcoxon. Hasil : Analisis menunjukkan bahwa terdapat peningkatan yang signifikan pada pengetahuan ibu setelah intervensi, dengan nilai p-value = 0,000 (p < 0,05). Selain itu, efikasi diri juga mengalami peningkatan bermakna, dengan p-value = 0,006 (p < 0,05). Hasil ini menerangkan adanya perbedaan signifikan antara skor pengetahuan dan efikasi diri pada pretest dan posttest. Kesimpulan: ada pengaruh ELANA (Edukasi Laktasi Antenatal) terhadap Pengetahuan dan Efikasi Diri Menyusui Ibu Hamil.
HUBUNGAN POLA ASUH DAN SCREEN TIME DENGAN PERKEMBANGAN EMOSIONAL ANAK PRASEKOLAH Hanifah, Yasmin Hanah; Sumardiyono, Sumardiyono; Sukamto, Ika Sumiyarsi; Wahidah, Nurul Jannatul; Maulida, Luluk Fajria
Jurnal Kebidanan Khatulistiwa Vol 12, No 1 (2026): Jurnal Kebidanan Khatulistiwa
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/jkk.v12i1.2214

Abstract

Latar Belakang: Perkembangan emosional anak prasekolah dipengaruhi oleh lingkungan keluarga, terutama pola asuh dan screen time. Pola asuh yang tidak sesuai serta penggunaan media digital berlebihan dapat menghambat kemampuan regulasi emosi anak. Tujuan: Menganalisis hubungan antara pola asuh dan screen time dengan perkembangan emosional anak prasekolah. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel terdiri dari 72 orang tua anak prasekolah usia 3-6 tahun. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Parenting Style and Dimensions Questionnaire (PSDQ), kuesioner screen time, serta Kuesioner Masalah Perilaku Emosional (KMPE). Pengambilan data dilakukan pada September-Oktober 2025 dan dianalisis menggunakan uji regresi logistik ordinal. Hasil: Pola asuh otoriter dan permisif berhubungan signifikan dengan perkembangan emosional anak prasekolah (p
Pertama Mendengar, Terakhir Dilatih: Analisis Jalur Peran Bidan dalam Kesehatan Mental Perinatal di Indonesia Maulina, Rufidah; Khuzaiyah, Siti; Setyaningrum, Agustina Catur; Sari, Atriany Nilam; Novika, Revi Gama Hatta; Wahidah, Nurul Jannatul; Nurhidayati, Siti; Maulida, Luluk Fajria; Tursina, Elsa
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 16 No 2 (2025): Jurnal Kesehatan Volume 16 Nomor 2 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v16i2.1330

Abstract

Background: Perinatal mental health disorders significantly contribute to maternal and neonatal morbidity, particularly in low- and middle-income countries (LMICs) such as Indonesia. Midwives, as frontline maternal healthcare providers, are uniquely positioned to screen for and support women experiencing mental health disorders. However, their involvement remains limited due to systemic, educational, and institutional barriers. Purpose: This study aims to understand the factors influencing midwives' knowledge and utilization of perinatal mental health screening services in Indonesia. Methods: A secondary analysis was conducted using cross-sectional data from an online survey of 300 midwives across Indonesia between June-August 2024. Variables included demographic characteristics, training experience, access to mental health resources, screening knowledge, and utilization behavior. Descriptive statistics and path analysis were used to examine direct and indirect influences on screening utilization. Results: Despite an average of 15 years of clinical experience, only 9.7% of midwives had used mental health screening tools. Just 8.7% had received formal mental health training, and only one-third had access to relevant guidelines. Screening knowledge was significantly predicted by access to structured information sources (β = 1.42; p < 0.001) and directly influenced screening utilization (β = 3.05; p < 0.001). Indirect factors, such as duration of service or interest in training, had no significant effect. Public health outreach and structured training improved access to learning materials. Conclusion: Despite strong interest among midwives, gaps in training, resources, and institutional support hinder effective mental health screening. Strengthening structured training programs and improving access to information are essential steps toward empowering midwives in perinatal mental health care. However, as most participants were from Western Indonesia, these findings should be interpreted with caution, and future studies should include broader geographic representation to better capture the national context
PENGARUH ELANA (EDUKASI LAKTASI ANTENATAL) TERHADAP PENGETAHUAN DAN EFIKASI DIRI MENYUSUI IBU HAMIL Maulida, Luluk Fajria; Nurhidayati, Siti; Maulina, Rufidah; Novita, Revi Gama Hatta; Sari, Atriany Nilam; Wahidah, Nurul Jannatul
Jurnal Reproductive Health Vol 10 No 2 (2025): Jurnal Health Reproductive
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Memberikan ASI bukan hanya keterampilan teknis, tetapi juga perjalanan emosional yang membutuhkan keyakinan diri serta pemahaman yang baik sejak masa kehamilan. Beberapa ibu yang tidak memberikan ASI eksklusif karena merasa ragu dan kurang memahami cara menyusui dengan benar. Untuk itu, memberikan informasi tentang menyusui selama kehamilan bisa membantu ibu mempersiapkan diri menghadapi proses ini. Tujuan: untuk menilai pengaruh ELANA (Edukasi Laktasi Antenatal) terhadap pengetahuan dan efikasi diri ibu dalam menyusui. Metode: Quasi-Experimental Design: One-Group Pretest– Posttest yaitu satu kelompok mengikuti ELANA. Penilaian dilakukan sebelum (pre-test) dan sesudah intervensi (post-test) dengan kuesioner yang menilai pengetahuan menyusui dan juga untuk mengukur seberapa percaya diri ibu bisa menyusui (BSES-SF). Responden sejumlah 50 ibu hamil di wilayah Sidomukti, yang sehat dan bersedia mengikuti edukasi ini. Uji analisis menggunakan uji wilcoxon. Hasil: Analisis menunjukkan bahwa terdapat peningkatan yang signifikan pada pengetahuan ibu setelah intervensi, dengan nilai p-value = 0,000 (p < 0,05). Selain itu, efikasi diri juga mengalami peningkatan bermakna, dengan p-value = 0,006 (p < 0,05). Hasil ini menerangkan adanya perbedaan signifikan antara skor pengetahuan dan efikasi diri pada pretest dan posttest. Kesimpulan: ada pengaruh ELANA (Edukasi Laktasi Antenatal) terhadap Pengetahuan dan Efikasi Diri Menyusui Ibu Hamil.