Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Model Decision Support System (DSS) untuk Pembukaan Program Studi Jenjang S2 di Universitas Bandar Lampung Agus Wahyudi; M. Yusuf S. Barusman; Budhi Waskito
VISIONIST Vol 1, No 2 (2012): September
Publisher : Universitas Bandar Lampung (UBL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (587.707 KB) | DOI: 10.36448/jmv.v1i2.669

Abstract

The opening of the new study program epsecially S2 level was an effort to enhance the role of UBL in national development particularly in Lampung Province. Decision-making to determine the study program that  be opened was a matter. This research aimed to design a model of  Decision Support  System  for the opening of the S2 level study program at the University of Bandar Lampung. The results showed that the model of Decision Support System helped  users in making policy decisions  or  decisions  that best fit with the assumption that desired. The study program of S2 level  that was deserve to be opened  and developed at the University of Bandar Lampung was theStudy Program of Business Administration Science.Pembukaan program studi baru jenjang S2 merupakan upaya untuk meningkatkan peran Universitas Bandar Lampung dalam pembangunan nasional khususnya di Provinsi Lampung. Pengambilan keputusan untuk menentukan program studi yang akan dibuka merupakan suatu hal yang rumut. Penelitian ini bertujuan untuk merancang model Decision Support System untuk pembukaan program studi jenjang S2 di Universitas Bandar Lampung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model Decision Support System sangat membantu pengguna dalam melakukan pengambilan kebijakan atau pengambilan keputusan yang terbaik sesuai dengan asumsi yang diinginkan. Program studi jenjang S2 yang layak untuk dibuka dan dikembangkan di Universitas Bandar Lampung adalah Program Studi Ilmu Administrasi Niaga. 
PENGARUH BUDAYA KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI DINAS PETERNAKAN DAN PERKEBUNAN KABUPATEN LAMPUNG TENGAH Fani Handayani; M. Yusuf Sulfarano Barusman; M Oktaviannur
VISIONIST Vol 10, No 1 (2021): Maret
Publisher : Universitas Bandar Lampung (UBL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (301.897 KB) | DOI: 10.36448/jmv.v10i1.2031

Abstract

The purpose of this study was to determine the effect of work culture on employee performance at the Livestock and Plantation Service Office of Central Lampung Regency. This type of research is a descriptive research type, with a survey method approach, with a population of all 80 employees of the Livestock and Plantation Service Office of Central Lampung Regency, as well as the research sample. The data analysis technique used the data instrument test analysis, simple linear regression. Based on the results of the calculation, work culture has a positive and significant effect on the performance of employees at the Livestock and Plantation Service Office of Central Lampung Regency, it is that if the work culture is improved, the employee's performance will increase better. The ability of the independent variables, namely work culture (X), is able to explain the variation in employee performance values by 53.8%. Meanwhile, the remaining 46.2% is not influenced by work culture, but can be influenced by various other variables not discussed in the study
PROSEDUR PENGELOLAAN KEUANGAN DENGAN MENGGUNAKAN SOFT SYSTEM METHODE DI DAERAH PADA SKPD DINAS PERTANIAN, PERIKANAN DAN KEHUTANAN KOTA METRO Isnaini Isnaini; M Yusuf S Barusman; M. Oktaviannur
VISIONIST Vol 5, No 1 (2016): Maret
Publisher : Universitas Bandar Lampung (UBL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (498.735 KB) | DOI: 10.36448/jmv.v5i1.1649

Abstract

Permasalahan yang sering terjadi dalam proses penatausahaan pengeluaran adalah kesalahan dalam pengketikan kode-kode program dan penentuan pagu anggaran dari suatu kegiatan dalam proses pengajuan dana yang menyebabkan perlu diperbaiki kembali, juga kurangnya kontrol penggunaan anggaran sehingga penyerapan anggaran tidak dapat diukur. Pengelolaan Keuangan Daerah adalah keseluruhan kegiatan yang meliputi perencanaan, pelaksanaan, penatausahaan, pelaporan, pertanggungjawaban, dan pengawasan keuangan daerah. Penelitian ini merupakan penelitian eksploratif dengan pendekatan sistem yaitu penelitian yang menggunakan studi pustaka, pedoman wawancara dan observasi sebagai alat pengumpulan data. Kemudian data-data tersebut dikumpulkan dan diolah secara kualitatif. Model konseptual bertujuan untuk menjembatani kesenjangan antara Bendahara pengeluaran SKPD dengan prosedur yang harus ditempuh serta menjembatani kesenjangan antara staf pegawai dengan target-target serta setandar baku yang telah ditetapkan. Model konseptual menuntut pola interaksi aktif dan komunikasi aktif antara instansi yang terkait untuk meredam potensi munculnya permasalahan.
Hubungan Motivasi Belajar dan Lingkungan Belajar dengan Prestasi Belajar Siswa M Yusuf S Barusman; . Defrizal
VISIONIST Vol 2, No 2 (2013): September
Publisher : Universitas Bandar Lampung (UBL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (492.519 KB) | DOI: 10.36448/jmv.v2i2.679

Abstract

The purpose of this research is partially or simultaneously is to know the closeness relationship learning motivation and learning environment with students' learning achievement Sungkai 3 Junior High School North. Research methods used in this paper is through field studies (field research) and literature study (library research). Processing and data analysis performed by using qualitative and quantitative analysis. Results obtained discussions bahwan study the correlation between achievement motivation to learn is 0.422. Value rhitung = 0.422, while the value rtabel = 0.325. Correlation between learning environment variables in learning achievement is 0.387. Value rhitung = 0.387, while the value rtabel = 0.325. The correlation between the variables of motivation to learn and learning environment with learning achievement (R) is 0.519 (included in the category of being). The amount of the percentage relationship of motivation to learn and learning environment with learning achievement (R square) is of 26.9%. While the other 73.10% associated with other variables not examined in this study. Test keberartian correlation analysis by F test, obtained Fhitung value of 6.636, while Ftabel = 4.11. Thus from these results prove that the motivation to learn and learning environment has a positive relationship and significant with Learning Achievement in Junior High School North Sungkai 3.Tujuan dari penelitian ini secara parsial maupun simultan adalah untuk mengetahui keeratan hubungan motivasi belajar dan lingkungan belajar dengan prestasi belajar siswa SMP Negeri 3 Sungkai Utara. Metode penelitian yang digunakan dalam penulisan ini adalah melalui studi lapangan (field research) dan studi pustaka (library research). Pengolahan dan analisis data dilakukan dengan menggunakan alat analisis kualitatif dan kuantitatif. Hasil pembahasan diperoleh bahwan korelasi antara motivasi belajar dengan prestasi belajar adalah 0,422. Nilai rhitung = 0,422, sedangkan nilai rtabel = 0,325. Korelasi antara variabel lingkungan belajar dengan prestasi belajar adalah 0,387. Nilai rhitung = 0,387, sedangkan nilai rtabel = 0,325. Korelasi antara variabel motivasi belajar dan lingkungan belajar dengan prestasi belajar (R) adalah 0,519 (termasuk dalam kategori sedang). Besarnya persentase hubungan motivasi belajar dan lingkungan belajar dengan prestasi belajar (R square) adalah sebesar 26,9%. Sedangkan sisanya sebesar 73,10% dihubungkan dengan variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Uji keberartian analisis korelasi dengan Uji F, diperoleh nilai Fhitung sebesar 6,636, sedangkan Ftabel = 4,11. Dengan demikian dari hasil tersebut membuktikan bahwa motivasi belajar dan lingkungan belajar memiliki hubungan yang positif dan signifikan dengan Prestasi Belajar pada SMP Negeri 3 Sungkai Utara.
Hubungan Kepemimpinan dengan Budaya Organisasi pada BPK Perwakilan Provinsi Lampung Rendra Adhitya Albardi; Yusuf S Barusman; M Oktaviannur
VISIONIST Vol 8, No 2 (2019): September
Publisher : Universitas Bandar Lampung (UBL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (700.058 KB) | DOI: 10.36448/jmv.v8i2.1695

Abstract

Kepemimpinan dan budaya organisasi merupakan faktor penting dalam pencapaian tujuan organisasi. Kepemimpinan yang dimaksud dalam penelitian ini adalah suatu proses dimana seseorang dapat menjadi pemimpin (leader) melalui aktivitas yang terus menerus sehingga dapat mempengaruhi yang dipimpinnya (followers) dalam rangka untuk mencapai tujuan organisasi atau perusahaan Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kepemimpinan dengan budaya organisasi pada BPK Perwakilan Provinsi Lampung. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik kuesioner. Jumlah sampel dalam penelitian adalah 80 pegawai yang dipilih berdasarkan metode proporsionate random sampling. Analisis data menggunakan regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden menilai kepemimpinan dan budaya organisasi pada BPK RI perwakilan Provinsi Lampung masuk dalam kategori baik. Kepemimpinan berhubungan positif dengan budaya organisasi pada BPK RI perwakilan Provinsi Lampung
The Strategic Formulation of Competitive Advantage on Private Higher Education Institution Using Participatory Prospective Analysis M. Yusuf Sulfarano Barusman
International Journal of Economic Policy in Emerging Economies Vol 11, No 1-2 (2016)
Publisher : International Journal of Economic Policy in Emerging Economies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2090.592 KB)

Abstract

This study emphasizes the participatory paradigm by using synthesis as a way of thinking in order to achieve its goal. The purposes of this study are to build future scenario of the external environmental dynamics that will be encountered by IPHEI, and to formulate a strategy that can be implemented by IPHEI through developing the organization's competitive advantage in the future. The research methodology used is Participatory Prospective Analysis (PPA). The results showed that the future scenario of external environmental conditions that will be encountered by IPHEI can be  described  in three  conditions, namely:  optimistic, moderate  and pessimistic  scenarios.  The strategic formulation from the research results is based on four internal factors as its foundation (the effectiveness of leadership, the  availability of funds and financing, the  effectiveness of human resource management strategy, and the relevance of curriculum).
DETERMINANT OF CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY: CASE FROM INDONESIA Yusuf Sulfarano Barusman; Lindrianasari Lindrianasari
EKUITAS (Jurnal Ekonomi dan Keuangan) Vol 20 No 1 (2016)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya(STIESIA) Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.057 KB) | DOI: 10.24034/j25485024.y2016.v20.i1.38

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan bukti empiris pada faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat indeks pengungkapan pertanggungjawaban sosial perusahaan. Indeks pengungkapan pertanggungjawaban sosial perusahaan dalam penelitian ini menggunakan indeks GRI G3.1, yang terdiri dari enam poin utama, yaitu pengaruh ekonomi langsung, hal-hal yang berkaitan dengan lingkungan, praktik ketenagakerjaan, hak asasi manusia, sosial, dan tanggung jawab untuk produk. Data penelitian ini menggunakan data sekunder, yang diperoleh dari laporan tahunan perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebanyak 20 perusahaan yang dipilih menggunakan penyempelan acak. Pengamatan yang dilakukan selama periode 2007-2014. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kepemilikan (saham) pemerintah, spesifikasi perusahaan, dan ukuran perusahaan menjadi penentuan terbaik untuk indeks CSR. Selain itu, teori regulasi yang memprediksi bahwa keterlibatan pemerintah dapat mendorong lebih banyak perusahaan mematuhi aturan yang berlaku, berhasil dikonfirmasi dalam penelitian ini.
Analisis Kepuasan Mahasiswa dalam Pelaksanaan Pembelajaran Online di Era Pandemi Covid-19 Appin Purisky Redaputri; Yanuar Dwi Prastyo; M Yusuf S Barusman
Lectura : Jurnal Pendidikan Vol. 12 No. 1 (2021): Lectura: Jurnal Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/lectura.v12i1.5463

Abstract

Pembelajaran secara online saat ini harus dilakukan karena adanya pandemi Covid-19 ini. Termasuk pada tingkat peguruan tinggi. Salah satu Universitas swasta di Bandar Lampung yaitu Universitas Bandar Lampung (UBL). UBL sudah lama menerapkan blended learning dengan menggunakan sistem bernama UBLApps. Namun sistem yang tersedia belum tentu bisa membuat proses belajar mengajar mencapai tujuannya. Pemahaman para mahasiswa mengenai apa yang diperlajari merupakan esensi dari kegiatan belajar mengajar. Untuk itu perlu diketahui seberapa jauh kesiapan mahasiswa untuk menggunakan sistem UBLApps dari sisi pemahaman dan infrastruktur. Penelitian ini merupakan penelitian yang menggunakan analisis deskriptif. Dengan jumlah populasi semua mahasiswa aktif Universitas Bandar Lampung yang aktif yang mengikuti pembelajaran online sebanyak 5.175 orang mahasiswa. Jumlah sampel penelitian ditetapkan sebanyak 561 orang yang dapat mewakili populasi dengan menggunakan simple random sampling. Hasil penelitian ini diketahui bahwa mahasiswa sudah siap melaksanakan program pembelajaran online dengan infrastruktur jaringan internet yang memadai. Kemudian dari sisi pembelajaran online, mahasiswa lebih memilih kuliah online dari pada offline dan model interaksi campuran antara tatap muka dan tanpa tatap muka. Mahasiswa juga sebagian besar sudah merasa paham dengan materi yang diberikan dan puas dengan pembelajaran online yang sudah dijalankan di UBL. Dalam mengahadapi era new normal, Universitas Bandar Lampung juga menerapkan flexi learning. Sebagian besar mahasiswa setuju dengan adanya penerapan flexi learning, namun jika diperbolehkan untuk memilih lebih banyak mahasiswa yang menginginkan untuk kuliah secara offline jika kondisi memungkinkan.
Program Peningkatan Kesejahteraan Petani di Lampung M Yusuf S Barusman; Indriati Agustina Gultom; Ahmad Cucus; Appin Purisky Redaputri
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 5, No 4 (2021)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2021.005.04.15

Abstract

Pertanian di Provinsi Lampung merupakan sektor yang paling banyak berkontribusi pada PDRB provinsi. Namun kesejahteraan petani masih sangat rendah. Hal ini bisa terjadi karena tidak adanya jaminan hasil pertanian, produksi pertanian yang rendah, produksi pertanian rendah dikarenakan beberapa hal seperti lahan yang lelah, sarana produksi pertanian (pupuk, bibit, dan obat) yang tidak tersedia dan tidak berkualitas, tidak adanya teknologi pertanian yang menunjang serta permodalan yang kurang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyusun suatu model sistem Kartu Petani Berjaya (KPB) baik dari sisi model kelembagaannya maupun bentuk fisiknya. Penelitian ini menggunakan pendekatan Soft Systems Methodology (SSM). Data dikumpulkan melalui studi literatur serta pelaksanaan Focus Group Discussion (FGD) dengan para narasumber. Narasumber pada penelitian ini merupakan perwakilan dari akademisi, praktisi, dan pengamat Pertanian Lampung. Hasil penelitian ini adalah Model Kelembagaan Sistem Kartu Petani Berjaya (KPB) adalah model yang menggambarkan hubungan antar elemen yang terkait dengan bekerjanya program Kartu Petani Berjaya (KPB). Adapun lembaga-lembaga yang terlibat adalah Pemerintah Provinsi Lampung, Pemasok Sarana Produksi Pertanian ( Saprotan ) dan Teknologi, Badan Usaha Milik Daerah yang terlibat sebagai Pengelola Kartu Petani Berjaya (KPB), Buyers/ Market, Perbankan, Badan Usaha Milik Antar Desa (BUMADES)/ Badan Usaha Milik Desa (BUMDES)/Koperasi/Badan Usaha Milik Petani (BUMP)/Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) dan Petani. Kartu Petani Berjaya ini bertujuan meningkatkan kesejahteraan Petani, melalui pemberian kepastian ketersediaan modal, pemberian kepastian ketersediaan sarana produksi pertanian (pupuk, bibit dan obat-obatan), pembinaan manajemen usaha tani, penanganan pasca panen, penjaminan harga jual dan kepastian penyerapan hasil produksi pertanian
Pelatihan Peningkatan Pengelolaan Keuangan Mitra UMKM Rumah BUMN Bandar Lampung M Yusuf S Barusman; Haninun; Nurdiawansyah; soewito; Lukmanul Hakim
Jurnal Pengabdian Masyarakat Tapis Berseri (JPMTB) Vol. 1 No. 1 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat Tapis Berseri (JPMTB) (Edisi April)
Publisher : Pusat Studi Teknologi Informasi Fakultas Ilmu Komputer Universitas Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (321.354 KB) | DOI: 10.36448/jpmtb.v1i1.6

Abstract

BUMN Bandar Lampung memiliki banyak mitra UMKM yang tergabung di dalamnya. Diantara permasalahan pemahaman dan upaya yang diperlukan untuk meningkatkan usahanya khususnya di kalangan UMKM yang menyebabkan tertinggalnya UMKM di wilayah Bandar Lampung adalah pemahaman akuntansi oleh para pelaku UMKM. Pelaku UMKM biasanya hanya menyimpan catatan sederhana berupa pemasukan dan pengeluaran. Beberapa orang tidak mencatat sewa sebagai biaya proyek, sehingga pengeluaran tidak dicatat dengan benar, sehingga bisnis tampaknya menghasilkan keuntungan besar. Akibatnya, catatan tersebut tidak menjelaskan posisi keuangan perusahaan yang sebenarnya. Masalah dengan mitra adalah kurangnya pelatihan langsung dalam pengelolaan keuangan perusahaan. Solusi dari permasalahan tersebut adalah dengan memberikan pelatihan. Rumah BUMN Bandar Lampung mengadakan pelatihan pengelolaan dan pencatatan keuangan untuk mitra UMKM sebanyak dua tahap dan mitra UMKM menjadi lebih paham mengenai pemisahan pengelolaan keuangan pribadi dan usaha dan pengelolaan serta pencatatan keuangan digital.