Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

EFEKTIVITAS BUKU CERITA BERILUSTRASI DALAM MERANGSANG KREATIVITAS DAN KEMAMPUAN BERBAHASA ANAK USIA DINI DI TK MARDI UTOMO DESA PURWOREJO Melani, Melani; Prahastiwi, Eka Danik
Pelangi: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Islam Anak Usia Dini Vol 7 No 1 (2025): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini - IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/pelangi.v7i1.4062

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi efektivitas buku cerita berilustrasi sebagai media pembelajaran yang interaktif dalam merangsang kreativitas dan meningkatkan keterampilan berbahasa anak. Buku cerita berilustrasi memberikan pengalaman belajar yang menarik melalui kombinasi teks dan gambar visual yang mampu merangsang daya imajinasi serta memperkaya kosakata anak. Dengan pendekatan kualitatif dan metode studi kasus, penelitian ini mengamati interaksi Anak Usia Dini dengan buku cerita berilustrasi melalui observasi langsung, wawancara dengan guru, serta analisis dokumen pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ilustrasi dalam buku cerita tidak hanya membantu anak memahami cerita, tetapi juga mendorong mereka untuk menciptakan alur narasi yang baru, sehingga melatih pola pikir kreatif. Selain itu, kosakata dan struktur bahasa anak mengalami peningkatan signifikan melalui paparan teks cerita. Penelitian ini menegaskan bahwa buku cerita berilustrasi dapat menjadi alat pembelajaran yang efektif dalam mendukung perkembangan kognitif, bahasa, dan kreativitas Anak Usia Dini.
Terapi Dzikir terhadap Penurunan Nyeri pada Pasien Infark Miokard Akut Di Ruangan Cardiovasculer Care Unit Putra, Aldo Yuliano Mas; Melani, Melani; Suryati, Ida; Wartisa, Feny
JURNAL KESEHATAN PERINTIS Vol. 10 No. 2 (2023): Jurnal Kesehatan Perintis
Publisher : LPPM UNIVERSITAS PERINTIS INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33653/jkp.v10i2.1058

Abstract

Pravelensi penyakit jantung coroner di Indonesia tahun 2013 sebesar 0,5% atau diperkirakan 883.447 orang, sedangkan bedasarkan diagnosis dokter dokter/ gejala sebesar 1,5% atau diperkirakan sekitar 2.650.340 orang.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi dzikir terhadap penurunan nyeri pada pasien infark miokard akut di ruangan CVCU RSUD Dr. Adnaan WD Payakumbuh. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif Quasy Exsperimen One Grup Pretest Posttest Design. Sampel dalam penelitian ini ada 10 responden, pengambilan sampel dengan teknik Accidental Sampling dan pengumpulan data menggunakan kuesioner dan diolah menggunakan komputerisasi dengan menggunakan uji paired T test. Hasil uji statistik didapatkan p value 0,000, artinya ada perbedaan rata-rata skala nyeri setelah terapi dzikir pada pasien infark miokard akut di ruangan CVCU RSUD Dr. Adnaan Wd Payakumbuh. Diharapkan hasil penelitian dapat dijadikan sebagai bahan masukan untuk petugas instansi kesehatan dan dapat dipraktekan pada pasien Infark miokard akut terkait dengan masalah penelitian ini, sehingga dapat menambah dan meningkatkan pelayanan kesehatan khusunya pada pasien jantung dalam upaya penurunan nyeri, dan untuk pasien agar dapat melalukannya secara mandiri atau didamping keluarga.
The Role of Phonology in Language Learning: A Case Study of Indonesian EFL Learners Luthfi, Jihan; Melani, Melani; Zira, Nazwa Kaila; Lubis, Yani
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 5 No. 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Juli-Desember 2025
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v5i2.1189

Abstract

Phonology plays a crucial role in second language acquisition, particularly in enhancing pronunciation, listening comprehension, and overall communicative competence. This study explores the role of phonology in English language learning among Indonesian EFL (English as a Foreign Language) students. Using a qualitative descriptive approach, data were collected through semi-structured interviews with twelve university students majoring in English Education. Findings reveal that learners often struggle with English sounds that do not exist in their first language, such as /?/ in think, which impacts pronunciation and listening. Although phonological instruction was limited, students expressed a strong belief in its importance and advocated for more explicit teaching of sound systems. The study suggests the integration of phonology-focused strategies in EFL curricula to support learners’ oral proficiency.
Implementasi Program Satap di SDN 76 Tengapadange dan SMP Satap Negeri Tengapadange, 2009-2023 Melani, Melani
Attoriolong Vol 24, No 1 (2026): Attoriolong Jurnal Pemikiran Kesejarahan dan Pendidikan Sejarah
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap dan mendeskripsikan latar belakang didirikannya SMP SATAP Negeri Tengapadange, perkembangan SMP SATAP Negeri Tengapadange serta seberapa banyak lulusan SDN 76 Tengapadange yang melanjutkan pendidikan ke SMP SATAP Negeri Tengapadange selama periode 2009-2023. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif metode sejarah dengan tahapan kerja yaitu, heuristik, kritik, interpretasi, dan historiografi. Penelitian ini mengambil lokasi di SDN 76 Tengapadange dan SMP SATAP Negeri Tengapadange. Informan penelitian ini adalah kepala sekolah, staf kesiswaan, siswa, alumni, dan masyarakat sekitar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SMP SATAP Negeri Tengapadange yang didirikan pada tanggal 1 Mei 2009 sebagai upaya pemerintah Kabupaten Soppeng untuk meningkatkan akses pendidikan, terutama bagi lulusan SDN 76 Tengapadange. SMP SATAP Negeri Tengapadange juga berperan penting dalam menyediakan akses pendidikan lanjutan bagi lulusan SDN 76 Tengapadange dan sekolah sekitar. Hal ini dibuktikan dengan fakta bahwa sekitar 80% siswanya berasal dari SDN 76 Tengapadange. Sekolah ini membantu mengurangi angka putus sekolah dengan mempermudah akses ke jenjang SMP Negeri. Namun, lebih dari separuh lulusan SDN 76 Tengapadange (53,85%) memilih melanjutkan pendidikannya di luar SMP SATAP Negeri Tengapadange, seperti di MTs DDI Tengapadange karena salah satu alasannya dorongan orang tua untuk memperdalam pendidikan agama. Meskipun program SATAP di SMP SATAP Negeri Tengapadange berhasil menarik siswa, sekolah ini belum menjadi pilihan utama seluruh siswa lulusan SDN 76 Tengapadange.