Claim Missing Document
Check
Articles

LARANGAN PERKAWINAN SESAMA MARGA PARNA DALAM HUKUM ADAT BATAK TOBA (Studi Kasus di Kecamatan Alam Barajo Kota Jambi) Ika Pramita Rusadi Dawolo; I Made Yudana; I Putu Windu Mertha Sujana
Jurnal Media Komunikasi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 5 No. 1 (2023): April, Jurnal Media Komunikasi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
Publisher : Program Studi PPKn Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan Undiksha Singaraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This thesis is entitled Prohibition of Same-Marga Parna Marriage in Toba Batak Customary Law (Case Study in Alam Barajo District, Jambi City). This goal is motivated by differences in perspective between Batak customary law and national marriage law related to the rules of the marriage system, the prohibition on same-marga parna marriage which has become a tradition that continues to be preserved by the Batak indigenous people of Jambi City until now it is a phenomenon worthy of research. The purposes of this study (1) To find out and understand the implementation of the prohibition on same-marga parna marriages in Batak Toba customary law in Alam Barajo District, Jambi City (2) To know and understand the sanctions given to indigenous peoples who violate the prohibition on same-marga parna marriages in Alam Barajo District, Jambi City (3) To find out whether the marriage system according to Toba Batak customary law in Alam Barajo District, Jambi City is in accordance with the marriage system according to national law. This research is a descriptive qualitative research with data collection methods in the form of interviews, observation, and documentation studies. The location of this research was conducted in Alam Barajo District, Jambi City. Based on this research, the researchers found that there was a significant difference in perspective between the national marriage law (Law no. 1 of 1974) and Batak customary law. However, it was also found that there was compatibility between the national marriage law and Batak customary law regarding marriage rules.
TRADISI MALE SEBAGAI STRATEGI MODERASI BERAGAMA (ISLAM DAN HINDU) DI DESA LOLOAN KECAMATAN NEGARA KABUPATEN JEMBRANA BALI Maulana, Rizki; Sanjaya, Dewa Bagus; Sujana, I Putu Windu Mertha
Ganesha Civic Education Journal Vol. 6 No. 2 (2024): October, Ganesha Civic Education Journal
Publisher : Program Studi PPKn Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/gancej.v6i2.4977

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengkaji urgensi tradisi male dapat mempersatukan umat (Islam dan Hindu) di Desa Loloan. 2) mengkaji prosesi dan sarana prasarana dalam pelaksanaan tradisi male di Desa Loloan. 3) mengkaji tradisi male dari perspektif hukum Islam. 4) mengkaji strategi penguatan moderasi beragama melalui tradisi male untuk umat (Islam dan Hindu) di Desa Loloan. 5) mengkaji nilai-nilai yang menjadi titik temu toleransi umat (Islam dan Hindu) pada tradisi male di Desa Loloan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif metode deskriptif. Hasil penelitian: 1) urgensi tradisi male dapat mempersatukan umat (Islam dan Hindu) di desa Loloan dapat dilihat dari praktik sosial masyarakat yang saling bergandeng tangan memeriahkan tradisi. 2) sarana tradisi ini adalah pajegan, telur, batang pohon pisang, dan bambu. Sedangkan prasarananya diselenggarakan di luar atau di dalam masjid/mushalla. Hukum Islam memandang tradisi male sebagai sesuatu yang diperbolehkan selama tidak mengarah kepada sesuatu yang dilarang agama. 4) strategi penguatan moderasi beragama berbasis tradisi male dapat diterapkan di sekolah dan juga masyarakat umum. 5) terdapat nilai- nilai luhur yang tersemat pada tradisi male seperti nilai religius, nilai etika, nilai estetika, dan nilai sosial. Implikasinya tradisi Male dapat dijadikan contoh konkret untuk pendidikan toleransi di masyarakat, mulai dari tingkat keluarga hingga lembaga pendidikan.
PENGEMBANGAN MEDIA KOMIK DIGITAL BERBASIS TRI HITA KARANA UNTUK MENANAMKAN SIKAP BEKERJA SAMA DAN BERGOTONG ROYONG Divayanti, Ni Putu Nilam; Sanjaya, Dewa Bagus; Sujana, I Putu Windu Mertha
Ganesha Civic Education Journal Vol. 7 No. 1 (2025): April, Ganesha Civic Education Journal
Publisher : Program Studi PPKn Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/gancej.v7i1.4988

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media komik digital berbasis tri hita karana untuk menanamkan sikap bekerja sama dan bergotong royong siswa kelas VII di SMP Negeri 1 Sawan yang teruji validitasnya. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan menggunakan Model 4D yaitu pendefinisian (define), perancangan (design), pengembangan (development), dan penyebaran (disseminate). Subjek dalam penelitian ini adalah media komik digitital berbasis tri hita karana sedangkan objek dalam penelitian ini yaitu validitas dan respon siswa terhadap media komik digital berbasis tri hita karana untuk menanamkan sikap bekerja sama dan bergotong royong siswa kelas VII di SMP Negeri 1 Sawan. Metode pengumpulan data penelitian ini menggunakan metode kuisioner dan instrumen rating scale berupa lembar penilaian yang melibatkan 2 orang ahli materi, 2 orang ahli media, dan 2 orang praktisi untuk mengetahui validitas media komik digital berbasis tri hita karana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) prototipe media komik digital berbasis tri hita karana melalui beberapa tahapan sesuai dengan prosedur dalam model 4D yaitu pendefinisian (define), perancangan (design), pengembangan (development), dan penyebaran (disseminate). (2) Validitas media yang melibatkan ahli materi dan ahli media, data analisis secara deskriptif kuantitatif, persentase skor validitas media komik digital berbasis tri hita karana dari ahli materi sebesar 86%, ahli media sebesar 98%, dan praktisi/guru sebesar 98%, secara keseluruhan validitas media komik digital berbasis tri hita karana yaitu sebesar 94% yang berada pada rentangan skor 90-100% dan memperoleh kualifikasi sangat baik. (3) Untuk respon siswa terhadap media komik digital berbasis tri hita karana, melibatkan 12 orang siswa kelas VII, persentase skor dari respon siswa yaitu sebesar 96,1% dengan kualifikasi sangat baik.
STRATEGI PENANGANAN PERILAKU MENYIMPANG SISWA TERHADAP MINAT BELAJAR SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 1 SAWAN Sujana, I Putu Windu Mertha; Hasanah, Esther; Sari, Ketut Siti Amerta
Ganesha Civic Education Journal Vol. 7 No. 1 (2025): April, Ganesha Civic Education Journal
Publisher : Program Studi PPKn Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/gancej.v7i1.5006

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) faktor penyebab; (2) minat belajar; dan (3) strategi penanganan perilau menyimpang siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Sawan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif, penelitian kualitatif melibatkan pengumpulan data berbagai sumber seperti wawancara, observasi, dokumen dan rekaman. Subjek dalam penelitian ini adalah guru mata Pelajaran PPKn dan guru agama hindu di SMP Negeri 1 Sawan. Metode pengumpulan data penelitian ini menggunakan instrument observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) faktor penyebab perilaku menyimpang yaitu melalui faktor eksternal (keluarga, masyarakat dan juga sekolah) dan internal (diri sendiri); (2) secara umum minat belajar siswa yang melakukan perilaku menyimpang sudah pasti menurun, dalam penurunan minat belajar siswa lebih banyak siswa yang mengalami penurunan minat belajar dari faktor keluarga dan lingkungan; (3) strategi yang dapat dilakukan untuk menangani perilaku menyimpang yang dilakukan oleh siswa untuk meningkatkan minat belajar yaitu dengan cara melakukan pendekatan terlebih dahulu kepada siswa yang mengalami penurunan minat belajar akibat perilaku menyimpang dan guru harus lebih kreatif didalam kelas dengan menggunakan metode pembelajaran berbasis game agar siswa tidak bosan dan pembelajaran tidak monoton.
EKSISTENSI OSIS SMK NEGERI 2 TABANAN DALAM MEWUJUDKAN PROFIL PELAJAR PANCASILA Dewi, Ni Komang Putri Cintya; Sujana, I Putu Windu Mertha; Suastika, I Nengah
Ganesha Civic Education Journal Vol. 5 No. 1 (2023): April, Ganesha Civic Education Journal
Publisher : Program Studi PPKn Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/gancej.v5i1.5133

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya eksistensi OSIS dalam mewujudkan Profil Pelajar Pancasila ditengah merosostnya karakter yang dialami siswa sebagai salah satu bentuk dari 6 masalah bangsa dalam membangun karakter. Maka tujuan penelitian ini adalah untuk: (1) mengetahui kegiatan OSIS; (2) Internalisasi Profil Pelajar Pancasila pada kegiatan OSIS; (3) mengetahui tantangan dan hambatan OSIS dalam mewujudkan Profil Pelajar Pancasila; (4) mengetahui strategi yang dilakukan OSIS dalam mewujudkan Profil Pelajar Pancasila. Metode penelitian yang digunakan untuk mencapai tujuan adalah metode penelitian deskriptif kualitatif, yang mengambil lokasi penelitian di SMK Negeri 2 Tabanan, dengan penentuan subyek penelitian secara purposive sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) OSIS SMK Negeri 2 Tabanan periode 2021/2022 telah aktif dalam menjalankan berbagai kegiatan, seperti kegiatan revitalisasi, rintisan hingga unggulan yang ditangani oleh 10 sekretaris bidang; (2) OSIS telah menginternalisasikan Profil Pelajar Pancasila pada setiap kegiatannya, beberapa diantaranya: kegiatan Pameran Kewirausahaan dan Kreativitas Siswa menginternalisasikan dimensi kreatif, bernalar kritis, gotong royong; kegiatan LDK menginternalisasikan dimensi mandiri; kegiatan Pemilihan Ketua OSIS yang menginternalisasikan dimensi berkebhinekaan global; (3) Hambatan dalam mewujdukan Profil Pelajar Pancasila melalui kegiatan OSIS yakni pendanaan yang sulit pasca pandemi, sementara tantangan pengurus OSIS belum mampu berkegiatan secara mandiri melainkan masih membutuhkan bimbingan dari pembina OSIS; (4) Strategi yang dilakukan OSIS dalam mewujudkan Profil Pelajar Pancasila yakni mengumpulkan aspirasi siswa melalui MPK terkait saran kegiatan, guna menarik minat siswa dalam berpartsipasi dan seluruh kegiatan mengedepankan Olah Pikir, Olah Rasa, Olah Raga
VALIDITAS MODUL BERBASIS FLIPBOOK DALAM MENUNJANG PROSES PEMBELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA KELAS X Sari, Ni Made Widya; Sujana, I Putu Windu Mertha; Sanjaya, Dewa Bagus
Ganesha Civic Education Journal Vol. 5 No. 1 (2023): April, Ganesha Civic Education Journal
Publisher : Program Studi PPKn Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/gancej.v5i1.5135

Abstract

Menurut Marc Prensky (dalam Majir, 2020) generasi yang terlahir di era serba modern disebut dengan digital native. Oleh karena itu, sudah semestinya proses pendidikan di Indonesia dilakukan secara optimal dengan mengintegrasikan teknologi digital dalam kegiatan pembelajaran. Pendidikan Pancasila sebagai mata pelajaran wajib dan penting dalam mewariskan system nilai dan filsafat bangsa Indonesia haruslah diajarkan dengan optimal melalui pemanfaatan teknologi digital. Salah satu media yang bisa dimanfaatkan guru Pendidikan Pancasila dalam pembelajaran di abad 21 yaitu melalui modul berbasis flipbook. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui validitas atau kelayakan modul berbasis flipbook. Penelitian ini adalah jenis penelitian Research and Development. Subjek dalam penelitian ini adalah 2 orang ahli yang merupakan dosen prodi PPKn dan PTI di Undiksha, guru Pendidikan Pancasila dan 36 siswa kelas X RPL di SMK Negeri 2 Tabanan. Hasil penelitian ini adalah sebesar 84% modul digital dinilai layak untuk digunakan.
Harmoni dalam Keberagaman: Internalisasi Nilai Memenjor dan Ngelawar dalam Perayaan Natal sebagai Perekat Identitas Masyarakat Multikultur di Desa Blimbingsari, Jembrana Dewa, Dewa Ketut Satria Anggita; Sujana, I Putu Windu Mertha; Budiarta, I Wayan
Ganesha Civic Education Journal Vol. 7 No. 2 (2025): October, Ganesha Civic Education Journal
Publisher : Program Studi PPKn Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/gancej.v7i2.6116

Abstract

This study aimed to explore the internalization of Balinese local cultural values through the Memenjor and Ngelawar traditions during the Christmas celebration among the Balinese Christian community. A qualitative descriptive ethnographic approach was employed to capture the social and cultural dynamics embodied in these practices. Data were collected through participant observation, in-depth interviews, and document analysis. The data were analyzed using the interactive model of Miles and Huberman, which involved data reduction, data display, and conclusion drawing with verification. Data validity was ensured through source triangulation and member checking. The findings reveal that the Memenjor and Ngelawar traditions serve not only as forms of cultural preservation but also as practical means of instilling Pancasila values, fostering unity, and strengthening cultural identity within a multicultural society. This study highlights the importance of integrating local cultural heritage into character and civic education and suggests further research on similar cultural integration practices in other diverse communities.
Implementasi Nilai-Nilai Pancasila Dalam Pendidikan Sosial Sebagai Strategi Membangun Karakter Bangsa Reyzaldi, Reyzaldi; Sujana, I Putu Windu Mertha; Landrawan, I Wayan; Pertiwi, Ni Ketut Santya Isana; Wahyudi, Putu Putri Audi Vebi; Muliani, Ketut Sri; Ramadhani, Muhammad Raditiya; Hidayati, Tri Nuri
Jurnal Media Komunikasi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 7 No. 2 (2025): Oktober, Jurnal Media Komunikasi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
Publisher : Program Studi PPKn Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan Undiksha Singaraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jmpppkn.v7i2.6142

Abstract

This study generally examines Pancasila as the foundation of the state and ideology of the Indonesian nation, which contains fundamental values that serve as guidelines in the life of the nation and state. Amidst the challenges of globalization, technological advances, and rapid socio-cultural changes, strengthening national character through education has become very important. This study aims to analyze the implementation of Pancasila values in social education as a strategy for building a national character that is integrity, moral, and patriotic. The method used is library research by examining various scientific literature related to social education and Pancasila values. The results of the study show that social education plays a strategic role in instilling the values of Belief in God, Humanity, Unity, Democracy, and Justice through three main approaches, namely education about Pancasila, education through Pancasila, and education for Pancasila. These approaches have proven effective in strengthening national identity, student morality, and the spirit of democracy and social responsibility. However, their implementation still faces challenges such as low teacher competence, a technocratic curriculum, and the influence of global culture that is not in line with national values. The conclusion of this study confirms that Pancasila-based social education is key to shaping Indonesians with character and a national perspective. This implies that there needs to be synergy between schools, families, and communities to create an educational environment that is conducive to the comprehensive and sustainable internalization of Pancasila values.  Keywords: Pancasila, Social Education, and National Character
IMPLEMENTASI STRATEGI SEKOLAH MELALUI PEMBELAJARAN PPKN DALAM PENGUATAN KARAKTER PROFIL PELAJAR PANCASILA Jesica Audina Br Ginting; Sujana, I Putu Windu Mertha; Kertih, I Wayan
Jurnal Media Komunikasi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 7 No. 1 (2025): April, Jurnal Media Komunikasi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
Publisher : Program Studi PPKn Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan Undiksha Singaraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jmpppkn.v7i1.6946

Abstract

Abstract Character education is a central focus of the Merdeka Curriculum through the strengthening of the Pancasila Student Profile. The success of character development requires synergy between school strategies and the role of teachers, particularly Civics Education teachers. This study aims to analyse the implementation of school strategies through learning in strengthening the character of the Pancasila Student Profile among students at SMAN 1 Banjar. This research employed a qualitative descriptive approach. The research subjects included the principal, Civics Education teachers, and students. Data were collected through observation, interviews, and documentation, and analysed using the Miles and Huberman model, which consists of data reduction, data display, and conclusion drawing. The results indicate that school strategies are implemented through the integration of Pancasila values into learning activities, reinforcement of school culture, co-curricular and extracurricular programs, and the implementation of the Pancasila Student Profile Strengthening Project (P5). Civics Education teachers act as facilitators, role models, and motivators in internalizing Pancasila values through contextual and participatory learning. However, challenges remain in terms of limited understanding of the Pancasila Student Profile concept and adaptation to the Merdeka Curriculum. Overall, school strategies and the role of Civics Education teachers contribute positively to strengthening students’ character in accordance with the Pancasila Student Profile. Keywords: school strategy, Civics Education teacher, character education, Pancasila Student Profile
PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP PERNIKAHAN DI BAWAH UMUR MENURUT UNDANG-UNDANG NOMOR 35 TAHUN 2014 Purbowati, Satya Rakasiwi; Sujana, I Putu Windu Mertha
Ganesha Civic Education Journal Vol. 6 No. 1 (2024): April, Ganesha Civic Education Journal
Publisher : Program Studi PPKn Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/gancej.v6i1.4958

Abstract

Meskipun berbagai upaya telah dilakukan, Indonesia masih menghadapi tantangan tingginya angka pernikahan di bawah umur. Data dari berbagai sumber, seperti UNICEF dan Badan Pusat Statistik (BPS), secara konsisten menunjukkan bahwa praktik ini masih terjadi di berbagai wilayah di Indonesia. Hal ini menjadi perhatian serius karena pernikahan dini memiliki dampak negatif yang signifikan terhadap perkembangan fisik, psikologis, pendidikan, dan kesehatan anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk perlindungan hukum terhadap pernikahan di bawah umur menurut Undang-undang Nomor 35 tahun 2014. Metode yang digunakan adalah metode yuridis empiris atau non doktrinal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pernikahan dibawah umur yang membudaya di Indonesia secara langsung maupun tidak langsung akan menghambat proses diseminasi Undang-undang Republik Indonesia Nomor 35 tahun 2014 untuk membuka kesadaran masyarakat tentang perlunya menghargai anak, dan tingkat perhatian negara terhadap anak-anak. Sehingga dengan kesadaran yang kurang tersebut, tingkat pelanggaran hak atas anak termasuk di dalamnya pencabulan, penganiayaan, pemaksaan kehendak dan lain sebagainya masih sering terjadi di masyarakat. Implikasi penelitian ini yaitu dapat meningkatkan kesadaran masyarakat, termasuk orang tua, tokoh agama, dan aparat penegak hukum, mengenai dampak negatif pernikahan di bawah umur dan pentingnya perlindungan hukum bagi anak. Penelitian ini dapat menjadi materi edukasi yang valid dan terpercaya.