Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Development Of Teaching Materials Electronic Module (E-Module) Based On Android The Subject Of Matriks Chika Dian Tanesari; Maman Fathurrohman; Novaliyosi Novaliyosi
Wilangan: Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Matematika Vol 1, No 3 (2020): September 2020
Publisher : FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56704/jirpm.v1i3.9179

Abstract

The use of the module can help overcome misconception and can help students learn to independently. With the advent of the technology, A printed book slowly eleminated because all the information can be acquired by a smartphone. Resulting in reading interest students declining. It is therefore, needed material of teaching interactive module with easly language undersanable students and packed in the pack interesting, So as to attract students interest in reading. Interactive module will be made based on the android to join the habit of students who obtain information use android. This research aimed at producing and develop materials of teaching electronic module based on the android subject of matriks. The research method used is Research and Development (RnD) that involved seven steps: 1) Need Analysis, 2) Researcher as Developer Capability, 3) Product to be Developed, 4) Concept of the Product, 5) Development of the Product, 6)Experts Judgements, 7) Field Testing in Natural Setting Environment. Expert judgements has been done by Technology Experts, Mathematical Education Experts, and Mathematics Experts, has showed that electronic module is receivable to be tested to the student MAN 2 Cilegon who have studied matriks. Field testing is done by the 15 student got the percentage rating 82,28%. From the result of the field testing, the electronic module are in state of very good category based on student’ assessment.
ANALISIS KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA SMP DITINJAU DARI KEPERCAYAAN DIRI PADA POKOK BAHASAN ARITMATIKA SOSIAL Dea Della Rosa; Cecep Anwar Hadi Firdos Santosa; Novaliyosi Novaliyosi
Wilangan: Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Matematika Vol 4, No 2 (2023): Juni 2023
Publisher : FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56704/jirpm.v4i2.19946

Abstract

Kemampuan siswa diukur dari pemahaman siswa terhadap materi yang diajarkan oleh guru, siswa dapat mengerjakan soal/menjawab soal-soal tergantung dari seberapa besar kemampuan siswa memahami materi tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kemampuan komunikasi matematis siswa dengan menggunakan indikator, yaitu written text, drawing, dan mathematical expression. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif. Instrumen penelitian berupa soal tes kemampuan komunikasi matematis, yaitu soal tes yang diberikan berupa 3 (tiga) soal uraian. Kemampuan komunikasi merupakan salah satu bagian penting dalam matematika, karena merupakan alat bantu dalam transmisi pengetahuan matematika atau sebagai pondasi dalam membangun pengetahuan matematika. Terdapat beberapa faktor yang sama yang mempengaruhi tingkat kemampuan komunikasi matematis siswa diantaranya siswa masih sulit untuk memberikan alasan untuk jawabannya, siswa masih sulit membuat gambar dan mengekspresikan peristiwa sehari-hari ke dalam bahasa atau simbol matematik. Selain itu, kepercayaan diri juga merupakan salah satu aspek penting dalam pembelajaran matematika. 
ANALISIS KESALAHAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS BERDASARKAN METODE WATSON Muhammad Akbar; Novaliyosi Novaliyosi; Ihsanudin Ihsanudin
Wilangan: Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Matematika Vol 4, No 2 (2023): Juni 2023
Publisher : FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56704/jirpm.v4i2.19628

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan mengetahui persentase kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal kemampuan berpikir kritis dengan menggunakan analisis kesalahan Watson, sekaligus menemukan penyebab yang menjadi faktor-faktor terjadinya kesalahan yang dilakukan oleh siswa tersebut. Subjek pada penelitian adalah 29 siswa kelas 10 SMAN 3 Kota Serang yang kemudian direduksi menjadi 12 siswa berdasarkan hasil tes kemampuan berpikir kritis, untuk kemudian melanjutkan ke tes wawancara. Setelah melalu proses tes dan wawancara didapatkan RLC atau Response Level Conflict menjadi kesalahan yang paling banyak dilakukan oleh siswa yaitu 39,93 % dari keseluruhan kesalahan yang ada. Tempat kedua ditempati oleh UM atau Undirected Manipulation 17,74 %. Kesalahan selanjutnya adalah IP atau Inappropriate Procedure sebanyak 13,31 %, lalu ada OC atau Omitted Conclusion 12,96 %. Ditempat kelima ada kesalahan ID atau Inappropriate Data 7,50 %, selanjutnya ada AO atau Above Other sebanyak 4,43  %. Peringkat ketujuh ditempati oleh kesalahan SHP atau Skill Hierarchy Problem atau 2,73 % dan tempat terakhir dimiliki kesalahan OD atau Omitted Data sebanyak 1,36 %. Faktor-faktor yang ditemukan diantaranya, siswa masih belum mampu menyelesaikan tes sesuai dengan arahan yang diberikan oleh soal, siswa kurang teliti, terburu-buru, bentuk soal yang monoton, dan lainnya.
Systematic literature review: Kemampuan literasi matematis ditinjau dari kemandirian belajar siswa Iir Amelia; Novaliyosi Novaliyosi; Cecep Anwar Hadi Firdos Santosa; Abdul Fatah
TIRTAMATH: Jurnal Penelitian dan Pengajaran Matematika Vol 5, No 1 (2023): TIRTAMATH: Jurnal Penelitian dan Pengajaran Matematika
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48181/tirtamath.v5i1.16814

Abstract

Independent learning is one of the most important things to improve mathematical literacy skills. This study aims to conduct a literature review related to mathematical literacy skills in terms of student learning independence. The research method used in this research is SLR (Systematic Literature Review). Data collection is done by identifying or reviewing all articles that have the same research topic in this study. The articles used in this study were 28 national and international journal articles. The articles used were then analyzed and tabulated in a table in the form of the author's name, journal and research results. From this study, it was found that students with high learning independence tend to be able to solve mathematical literacy problems well, fulfill the three components of the completion process and the 7 components of the basic competence of mathematical literacy tend to be achieved. Students with moderate learning independence still make mistakes in the process of completion and final results, then they have not fulfilled all the components of the basic competence of mathematical literacy. Students with low learning independence make mistakes in solving mathematical literacy problems, cannot perform process skills well and cannot write the final answer correctly.
Systematic Literature Review: Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis dan Model Pembelajarannya di Satuan Pendidikan Aziz Muhtasyam; Novaliyosi Novaliyosi
HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 7 No. 2 (2023): histogram
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/histogram.v7i2.2995

Abstract

Kemampuan pemecahan masalah matematis menjadi salah satu kemampuan yang perlu dimiliki oleh siswa pada pembelajaran saat ini. Salah satu upaya yang dilakukan untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa adalah dengan menggunakan model pembelajaran yang inovatif sehingga tidak membuat siswa jenuh di dalam kelas. Penelitian ini mengkaji secara literatur dengan menggunakan metode systematic literature review terkait bagaimana hubungan kemampuan pemecahan masalah matematis dengan model-model pembelajaran inovatif. Kriteria literatur yang digunakan pada penelitian ini yaitu berupa artikel jurnal yang terindeks Sinta atau Google Scholar dengan tahun publikasi antara 2013 hingga 2022. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi, mengkaji, serta membuat kesimpulan literatur yang relevan dengan model pembelajaran apa yang dapat digunakan untuk melatih kemampuan pemecahan masalah matematis siswa dan model pembelajaran apa yang paling sering digunakan pada pembelajaran yang menitik beratkan pada kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Dengan dilakukannya penelitian ini dapat memberikan informasi terkait bagaimana hubungan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa dengan model pembelajarannya serta membuka peluang untuk penelitian terkait kemampuan pemecahan masalah matematis siswa.
ANALISIS KESALAHAN SISWA KELAS XI DALAM MENYELESAIKAN SOAL PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS PADA MATERI MATRIKS adi prasetyo; Abdul Fatah; Novaliyosi Novaliyosi
Wilangan: Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Matematika Vol 4, No 4 (2023): Desember 2023
Publisher : FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56704/jirpm.v4i4.20820

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesulitan siswa dalam menyelesaikan soal pemahaman konsep pada materi matriks, dan menemukan faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya kesalahan siswa tersebut. Subjek pada penelitian ini adalah siswa kelas XI SMAN 8 Kota Serang. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Sampel diambil secara purposive sampling. Teknik pengumpulan data diperoleh melalui instrumen tes tulis , angket dan wawancara yang kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunujukan siswa melakukan kesalahan pada menentukan operasi hitung matriks, mendefinisikan determinan dan invers matriks, dan menentukan determinan matriks, dan tidak menggunakan konsep matriks untuk menyelesaikan soal. Kemudian berdasarkan hasil angket tertutup rata-rata untuk tiap indikator yang teridentifikasi menyebabkan kesulitan belajar siswa diantaranya faktor fisiologis sebesar 83,33%(kriteria tinggi), psikologi sebesar 63,33%(kriteria sedang), keluarga sebesar 70,83%(kriteria sedang), guru sebesar 73,05%(kriteria sedang), dan sekolah sebesar 64,44% (kriteria sedang). Kata kunci: analisis kesalahan, pemahaman konsep matematis, materi matriks
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) MATERI SISTEM PERSAMAAN LINEAR DUA VARIABEL DENGAN TAHAPAN POLYA Kurotul Aini; Novaliyosi Novaliyosi; Jaenudin Jaenudin
Wilangan: Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Matematika Vol 5, No 2 (2024): Juni 2024
Publisher : FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56704/jirpm.v5i2.24398

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menghasilkan bahan ajar berupa Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) pada Materi sistem persamaan linear dua variabel dengan tahapan polya yang memenuhi kriteria valid, praktis dan efektif. Jenis penelitian ini merupakan penelitian Pengembangan (research and development) dengan model ADDIE. Subjek uji coba dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII yang dilaksanakan di SMP Negri 1 Ciomas materi pokok bahasan SPLDV semester ganjil. Instrument pengumpulan data berupa lembar validasi ahli, angket, dan tes hasil belajar kemudian dianalisi secara kuantitatif dan kualitatif. Berdasarkan uji validitas ahli media memberikan penilaian dengan persentase 78%, ahli materi memberikan penilaian dengan persentase 80%, serta ahli Pendidikan memberikan penilaian dengan persentase 81%, dari ketiga hasil persetase tersebut didapatkan kriteria “sangat valid”. Uji kepraktisan dinyatakan “sangat praktis” dengan tingkat kepraktisan 82,23%. Berdasarkan uji keefektifan, LKPD dinyatakan sangan “efektif” dengan tingkat keefektifan 80%. Kesimpulan yang diperoleh bahwa LKPD materi SPLDV dengan tahapan polya dikatakan layak dan baik digunakan karena memenuhi aspek kevalidan, kepraktidan dan keefektifan.
ANALISIS KEBIASAAN BERPIKIR (HABITS OF MIND) DALAM MENYELESAIKAN SOAL PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS BERDASARKAN TAHAPAN POLYA DITINJAU DARI GAYA KOGNITIF Sonya Zakiyatul Yasmin; Cecep Anwar Hadi Firdos Santosa; Novaliyosi Novaliyosi
Wilangan: Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Matematika Vol 5, No 3 (2024): September 2024
Publisher : FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56704/jirpm.v5i3.25935

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang bermaksud untuk mendeskripsikan dan menganalisis untuk mengetahui kemampuan berpikir (Habits Of Mind) dalam menyelesaikan soal pemecahan masalah berdasarkan tahapan polya ditinjau dari gaya kognitif. Tujuan penelitian yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah mendeskripsikan kebiasaan berpikir (Habits of Mind) siswa yang memiliki gaya kognitif reflektif dalam menyelesaikan soal pemecahan masalah dengan tahapan Polya dan mendeskripsikan kebiasaan berpikir (Habits Of Mind) siswa yang memiliki gaya kognitif implusif dalam menyelesaikan soal pemecahan masalah dengan tahapan polya. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa SMA Negeri 6 Kab. Tanggerang kelas X yang berjumlah 30 siswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis data dan validitas data. Hasil penelitian ini adalah siswa reflektif sudah mampu memenuhi 14 dari 16 indikator kebiasaan berpikir sedangkan siswa implusif sudah mamu memenuhi 6 dari 16 indikator kebiasaan berpikir. Siswa reflektif sudah mampu memenuhi semua tahapan polya dalam pemecahan masalah, sedangkan siswa implisif hanya mampu memenuhi indikator tahapan polya yaitu melaksanakan rencana strategi.
Pelatihan Pembuatan Indikator Asam Basa dari Bahan Alam Fanisa Fitriyani; Andhika Ardiansyah; Risa Nurazkiah; Fina Sabrina; Nova Melinda Kinaro; Novaliyosi Novaliyosi; Membran Seprian; Sonny Rohimat; Emilia Dwi Oktavia; Hendriyastuti Hendriyastuti; Endah Sugiarti
Jurnal Kabar Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2024): November : JURNAL KABAR MASYARAKAT
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54066/jkb.v2i4.2685

Abstract

Math and science is a field that is closely related to everyday life and is challenging yet interesting because it provides a deep understanding of science and mathematics. In reality, there are still many students who have no interest in this field because they consider mathematics and science to be difficult and uninteresting. Increasing students' interest in math and science can be achieved by conducting interactive hands-on activities through training in the production of acid-base indicators from natural materials. This hands-on training provides a more concrete learning experience and is relevant to everyday life because students use natural materials, known as green chemical indicators, that are easily found around them as a substitute for synthetic chemical indicators. This allows students to understand the concepts of acids and bases through direct application. This lab is expected to increase their understanding and interest in math and science. The use of natural indicators also supports the principle of environmentally friendly learning, which is in line with the concept of green chemistry, which minimizes the use of hazardous chemicals. Through this lab, students are expected to not only gain an understanding of concepts, but also develop scientific process skills such as observation, analysis, and problem solving. This hands-on activity is expected to spark students' curiosity and enthusiasm for MIPA science.