Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Interactive Infographics in Religious Education: A Needs Assessment for Junior High School Students Januri Januri; Makmum Raharjo; Dwi Hasmidyani
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 17, No 1 (2025): MARCH 2025
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v17i1.6227

Abstract

Religious education plays a crucial role in shaping students' moral character. However, traditional teaching methods often fail to engage students effectively. This study investigates the potential of interactive infographic-based learning media in enhancing students’ understanding of religious concepts and fostering respect for parents and teachers. This qualitative-descriptive study was conducted at SMP IT Darussalam Lahat with 35 students, 4 teachers, and 6 parents. Data were collected through 12 semi-structured interviews, classroom observations over three months, and documentation analysis. Thematic coding was employed to analyze media effectiveness, student engagement, and character development. Findings indicate a strong need for interactive and visually engaging media in religious education. Respondents emphasized that infographic-based learning materials enhanced student comprehension and engagement. Teachers and parents observed improvements in students’ attitudes, particularly in showing respect towards parents and teachers. The results highlight the effectiveness of interactive infographics in making religious education more accessible and engaging. By integrating visual and interactive elements, students develop a deeper understanding and stronger connection to religious values. This study suggests that incorporating such media can significantly enhance moral education outcomes. Interactive infographic-based media effectively supports religious character development by improving comprehension and engagement. The study provides insights for future research and the broader application of digital media in religious education.TRANSLATE with x EnglishArabicHebrewPolishBulgarianHindiPortugueseCatalanHmong DawRomanianChinese SimplifiedHungarianRussianChinese TraditionalIndonesianSlovakCzechItalianSlovenianDanishJapaneseSpanishDutchKlingonSwedishEnglishKoreanThaiEstonianLatvianTurkishFinnishLithuanianUkrainianFrenchMalayUrduGermanMalteseVietnameseGreekNorwegianWelshHaitian CreolePersian //  TRANSLATE with COPY THE URL BELOW Back EMBED THE SNIPPET BELOW IN YOUR SITE Enable collaborative features and customize widget: Bing Webmaster PortalBack//
PENDEKATAN SCAFFOLDING SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR MAHASISWA Dwi Hasmidyani; Firmansyah
Jurnal PROFIT: Kajian Pendidikan Ekonomi dan Ilmu Ekonomi Vol. 3 No. 1 (2016): Jurnal PROFIT: Kajian Pendidikan Ekonomi dan Ilmu Ekonomi
Publisher : Pendidikan Ekonomi FKIP Universitas Sriwijaya, in partnership with Asosiasi Profesi Pendidikan Ekonomi Indonesia (ASPROPENDO)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to improve the activity and students learning outcomes in the learning of microeconomics with the material demand and supply through the scaffolding approach oriented problem solving (problem solving). The subjects of this study were 36 students of Economics Education FKIP Sriwijaya University second semester of academic year 2014/2015. The method used in this research is a classroom action research method that consists of four activities, planning, action, observation, and evaluation-reflection using scaffolding learning methods implemented in the third cycle. Data were collected through tests, observations, questionnaires and documentation. To ensure the validity of the data used data triangulation technique. The results showed in teaching microeconomics matter of supply and demand are increased activity and students learning outcomes in each cycle using scaffolding approach.
PENGARUH GAYA HIDUP KONSUMTIF TERHADAP MINAT MENABUNG PADA MAHASISWA PENDIDIKAN EKONOMI FKIP UNIVERSITAS SRIWIJAYA Vinna Ameylinda; Dwi Hasmidyani
Al-Mubin Jurnal Ilmiah Islam
Publisher : Department of Research and Community Service at the Ummul Quro Al-Islami Bogor Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51192/almubin.v9i1.2194

Abstract

The consumerist lifestyle that students tend to follow can influence their interest in saving. This study aims to determine whether there is an influence between a consumerist lifestyle and the interest in saving among Economics Education students at the Faculty of Teacher Training and Education, Sriwijaya University. The research method used was quantitative with a causal associative approach. Data collection techniques used were questionnaires and interviews. The study sample consisted of 156 students using random sampling. Data analysis techniques used were prerequisite test analysis with normality and linearity tests, and hypothesis testing with simple linear regression. The results of the normality test analysis indicate that the consumerist lifestyle and interest in saving variables are normally distributed. The results of the linearity test indicate that the data have a linear pattern. The results of the hypothesis test analysis prove that there is an influence between a consumerist lifestyle and interest in saving among Economics Education students at the Faculty of Teacher Training and Education, Sriwijaya University, with an effect of 2.49%. This study is expected to encourage students to improve their economic literacy and financial awareness to avoid a consumerist lifestyle.  
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS WORDWALL TERHADAP MINAT BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN EKONOMI KELAS XI IPS DI SMA PUSRI PALEMBANG Salma Salsabila; Dwi Hasmidyani
Jurnal Economic Edu Vol. 7 No. 01 (2026): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jee.v7i01.9249

Abstract

Penggunaan metode pembelajaran yang monoton seperti masih terpaku pada buku teks dan latihan soal yang berulang menyebabkan minat belajar peserta didik dalam pembelajaran ekonomi kelas XI IPS di SMA Pusri Palembang menjadi kurang. Kurangnya variasi saat kegiatan pembelajaran membuat peserta didik mudah bosan dan kurang termotivasi untuk berpartisipasi aktif dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh penggunaan media pembelajaran berbasis wordwall terhadap minat belajar peserta didik pada mata pelajaran ekonomi kelas XI IPS di SMA Pusri Palembang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen dengan desain pre-eksperimental dalam bentuk One Group Pretest-Posttest Design. Sampel dalam penelitian ini yaitu kelas XI IPS 1 yang berjumlah 29 peserta didik. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa angket dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran wordwall berkontribusi sebesar 8,94% terhadap minat belajar, sedangkan 91,06% dipengaruhi oleh faktor lain. Adapun hasil uji-t diperoleh nilai thitung > ttabel yaitu 1,855 > 1,703 yang artinya Ho ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penggunaan media pembelajaran wordwall terhadap minat belajar peserta didik pada mata pelajaran ekonomi kelas XI IPS di SMA Pusri Palembang. Kata Kunci: Media Pembelajaran, Wordwall, Minat Belajar
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING TERHADAP KEMAMPUAN KOGNITIF PADA MATA PELAJARAN EKONOMI PESERTA DIDIK SMA NEGERI 4 PALEMBANG Aulia Efdea Ihtiari; Dwi Hasmidyani
Jurnal Economic Edu Vol. 7 No. 01 (2026): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jee.v7i01.9852

Abstract

Dalam dunia pendidikan, kemampuan kognitif yang dimiliki oleh peserta didik merupakan indikator sangat penting. Hal ini dikarenakan kemampuan kognitif yang baik tentunya akan memungkinkan peserta didik tidak hanya mengingat materi yang diajarkan tetapi juga kemungkinan besar peserta didik akan mampu menganalisis dan menerapkan dalam kehidupan sehari-hari. Peningkatan kemampuan kognitif ini juga harus diiringi dengan model pembelajaran yang sesuai, seperti model pembelajaran inkuiri terbimbing. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pengaruh model pembelajaran inkuiri terbimbing terhadap kemampuan kognitif pada mata pelajaran ekonomi peserta didik SMA Negeri 4 Palembang. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode semu (quasi-experiment) serta dengan desain One Grup Pretest-Posttest Design atau satu kelompok pretest-postest. Sampel dalam penelitian ini yaitu kelas X. J yang memiliki 35 peserta didik. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa soal essay dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan    yaitu 5,524 > 2,032 berarti  ditolak dan  diterima sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran inkuiri terbimbing terhadap kemampuan kognitif pada mata pelajaran ekonomi peserta didik SMA Negeri 4 Palembang. Kata Kunci: Kemampuan Kognitif, Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing  
IMPLEMENTASI PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA (P5) DENGAN TEMA KEWIRAUSAHAAN UNTUK MEMBANGUN KARAKTER WIRAUSAHA PESERTA DIDIK DI SMA NEGERI 1 INDRALAYA Rindi Antika; Dwi Hasmidyani
Jurnal Economic Edu Vol. 6 No. 02 (2026): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jee.v6i02.8295

Abstract

Penguatan karakter peserta didik merupakan salah satu tujuan utama Kurikulum Merdeka, yang diwujudkan melalui Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Tema Kewirausahaan dalam P5 dipilih karena diyakini mampu menumbuhkan jiwa mandiri, kreatif, dan bertanggung jawab peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dengan tema Kewirausahaan sebagai bagian dari Kurikulum Merdeka untuk membangun karakter wirausaha peserta didik di SMA Negeri 1 Indralaya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner, wawancara, dan dokumentasi. Sampel dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas XI 8 dan XI 10 sebanyak 75 orang. Instrumen kuesioner terdiri dari 29 butir pernyataan yang mewakiliki enam dimensi utama Profil Pelajar Pancasila, yaitu: 1) Beriman, Bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan Berakhlak Mulia, 2) Berkebinekaan Global, 3) Mandiri, 4) Gotong Royong, 5) Bernalar Kritis, dan 6) Kreatif. Hasil kuesioner menunjukkan bahwa pelaksanaan projek P5 tema Kewirausahaan berada dalam kategori tinggi dengan rata-rata capaian indikator sebesar 83,74%. Hasil wawancara dan dokumentasi mendukung data kuantitatif tersebut, di mana peserta didik menunjukkan keterlibatan aktif, sikap bertanggung jawab, serta kemampuan dalam berinovasi dan bekerja sama. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa implementasi projek P5 dengan tema Kewirausahaan memberikan kontribusi positif dalam membentuk karakter wirausaha peserta didik secara komprehensif. Kata Kunci: P5, Kewirausahaan, Karakter Wirausaha
PENINGKATAN KETERAMPILAN GURU SMP N 2 INDRALAYA SELATAN MELALUI PENDAMPINGAN MODEL PEMBELAJARAN RADEC BERBANTUAN FLIPBOOK yuliana FH; Siti Fatimah; Dwi Hasmidyani; Dewi Pratita; Beny Dwi Saputra
GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 10 No. 1 (2026): GERVASI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/gervasi.v10i1.10126

Abstract

Menciptakan aktivitas pembelajaran yang selaras dengan perkembangan teknologi dan tuntutan pengembangaan kompetensi siswa menjadi tantangan tersendiri bagi seorang guru. Tujuan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini untuk memberikan pelatihan dan pendampingan kepada 30 orang guru di SMP N 2 Indralaya Selatan dalam merancang pembelajaran RADEC (Read-Answer-Discuss-Explain-Create) berbantuan flipbook. Hal ini dilakukan sebagai salah satu inovasi untuk meningkatkan keterampilan guru menciptakan pembelajaran menarik, sehingga dapat mendukung peningkatan literasi dan numerasi siswa. Tahapan kegiatan yang dilakukan, meliputi sosialisasi, pelatihan, pendampingan dan evaluasi. Berdasarkan kegiatan yang telah dilakukan diperoleh hasil bahwa terjadi peningkatan pemahaman guru 31,11 dalam menyusun pembelajaran RADEC berbantuan flipbook berdasarkan nilai pretest sebesar 50,22 dan posttest sebesar 81,33. Selanjutnya, 50% guru lebih terampil dalam merancang pembelajaran RADEC dan media flipbook. Kegiatan yang dilakukan juga memperoleh respon positif dari mitra karena memberikan manfaat dalam peningkatan kompetensi mitra dalam mendukung profesinya menjadi guru yang kreatif di era teknologi.
Peningkatan Product Branding Pengrajin Kemplang melalui Pendampingan Digital Content Production Berbasis Media Sosial di Desa Tebing Gerinting Dwi Hasmidyani; Muhammad Akbar Budiman; Riswan Jaenudin; Beny Dwi Saputra
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 10 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v10i1.5239

Abstract

ABSTRAK Desa Tebing Gerinting, Kecamatan Indralaya Selatan, Kabupaten Ogan Ilir, merupakan salah satu sentra produksi kemplang panggang terbesar di Sumatera Selatan dan memiliki potensi besar dalam pengembangan industri makanan khas daerah. Namun, pengrajin kemplang di desa ini masih menghadapi berbagai permasalahan terkait aspek Product Branding dan Pembuatan Konten untuk Media Sosial yang menghambat perkembangan usaha mereka. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk: (1) memberikan pelatihan dan pendampingan product branding agar produk lebih mudah dikenali oleh konsumen; dan (2) meningkatkan kemampuan pengrajin dalam memanfaatkan media sosial melalui pembuatan konten digital yang konsisten untuk mendorong awareness. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi. Evaluasi hasil pelaksanaan dilakukan berdasarkan strategi branding logo usaha, penggunaan media sosial Instagram, tiktok, dan Facebook, serta pembuatan konten di media sosial. Setiap aspek dievaluasi menggunakan instrumen observasi dan pedoman penilaian. Hasil kegiatan menunjukkan 100% pengrajin kemplang berhasil membuat logo sebagai branding usahanya, 100% pengrajin kemplang sudah memiliki akun media sosial Instagram, tiktok, dan Facebook, serta berhasil membuat konten untuk diunggah di media sosial. Kata kunci: Product Branding; Konten Digital; Media Sosial; Pengrajin Kemplang; Pemberdayaan UMKM; Pemasaran Digital   ABSTRACT Tebing Gerinting Village, located in Indralaya Selatan District, Ogan Ilir Regency, is one of the largest kemplang (traditional grilled fish cracker) production centers in South Sumatra and has significant potential for developing local food-based industries. However, local artisans continue to face challenges related to product branding and the creation of social media content, which hinder the growth of their businesses. This community engagement program aimed to: (1) provide training and mentoring on product branding to help artisans develop recognizable brand identities; and (2) enhance their ability to utilize social media through consistent digital content creation to increase product awareness. The implementation methods included socialization, training, mentoring, and evaluation. The evaluation focused on three key aspects: branding through logo development, the use of Instagram, TikTok, and Facebook for business promotion, and the production of social media content. Each aspect was assessed using observation instruments and scoring rubrics. The results indicate that 100% of participating artisans successfully created logos as part of their branding strategy, 100% established business accounts on Instagram, TikTok, and Facebook, and all participants produced content ready for upload on their social media platforms. These outcomes demonstrate significant improvements in branding capability and digital marketing readiness among the artisans. Keywords: Product Branding; Digital Content; Social Media; Kemplang Artisans; MSME Empowerment; Digital Marketing
Gen Z’s Business Preferences: Identifying The Innovative Learning on Entrepreneurial Classroom Dwi Hasmidyani; Ikbal Barlian; Siti Fatimah; Muhammad Akbar Budiman
Journal of Economics Education and Entrepreneurship Vol 7, No 2 (2026): JEE, AUGUST 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Ekonomi FKIP Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jee.v7i2.18693

Abstract

The digital era has significantly transformed business practices and educational approaches. This study aims to identify Gen Z’s business preferences based on their characteristics and examine differences between male and female students to inform entrepreneurship learning. A mixed-method approach with a concurrent nested design was employed, where qualitative data served as the primary source and quantitative data provided complementary analysis.The findings show that Gen Z tends to prefer digital promotional media, non-seasonal products, and customizable offerings, while demonstrating balanced preferences between self-production and reseller models. They also show a stronger tendency toward individual entrepreneurship rather than collaboration. Their motivations include financial, personal, and social aspects, and they evaluate business success based on financial performance, customer relationships, innovation, and growth. Statistical analysis indicates no significant gender differences in business preferences.These findings suggest the importance of designing entrepreneurship learning that accommodates diverse preferences and emphasizes flexibility, innovation, and practical skills aligned with Gen Z characteristics. However, the study is limited to students majoring in economics education, necessitating caution in generalizing the results.