Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Subjective Well-Being dan School Climate: Faktor Penting dalam Academic Achievement Siswa Sella; Rianda Elvinawanty; Rina Mirza
Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 16 No. 1 (2025): Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi Fakultas Psikologi dan Kesehatan Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29080/jpp.v16i1.1407

Abstract

Academic achievement  tidak lepas dari pengaruh faktor internal dan eksternal dari peserta didik. Ada banyak hal yang dapat membantu peningkatan academic achievement. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh subjective well-being dan school climate terhadap academic achievement. Sampel penelitian melibatkan 222 peserta didik yang ada di tingkat Sekolah Menengah Atas. Design penelitian yang digunakan adalah kuantitatif korelasional. Pengambilan sample dilakukan dengan teknik simple random sampling. Teknik analisis data menggunakan regresi linier berganda. Alat ukur yang digunakan adalah Brief Adolescents’ Subjective Well-Being in Scale (BASWBSS) dan School Climate Scale. Hasil penelitian menunjukkan subjective well-being dan school climate berpengaruh signifikan pada academic achievement. Kondisi subjective well-being siswa dan school climate baik secara parsial maupun simultan memberikan kontribusi terhadap peningkatan academic achievement.
Hubungan Regulasi Emosi dengan Stress Akademik Pada Mahasiswa Fakultas Psikologi Tingkat Satu di Universitas Prima Indonesia Putra, Achmad Irvan Dwi; Simanjuntak, Veronika; Sinaga, Trivena; Manullang, Marta Uli Br; Mirza, Rina
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN, PSIKOLOGI DAN KESEHATAN (J-P3K) Vol 5, No 1 (2024): J-P3K APRIL
Publisher : Yayasan Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-p3k.v5i1.290

Abstract

Dilakukannya penlitian berikut dengan tujuan agar dapat membuktikan serta meguji hubungan antara Regulasi Emosi dengan Stress Akademik. Ditetapkan sampel penelitian yaitu 127 mahasiswa Fakultas Psikologi universitas Prima Indonesia tingkat satu dengan teknik disproportonate stratified random sampling. Data dianalisa menggunakan uji korelasi pearson product moment, sehingga diperoleh r=0.020 dan sig sebesar 0.00 (P0.05) hal ini menunjukkan adanya korelasi negatif dan signifikan, dengan kekuatan korelasi yang rendah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara Regulasi Emosi dengan Stress Akademik pada mahasiswa tingkat satu Fakultas Psikologi Universitas Prima Indonesia.
Emosi dan Proses Regulasi Emosi: Studi Kualitatif Pada Perempuan Yang Memutuskan Menikah Di Usia Remaja Sembiring, Betesda Br; Fazhart, Muhammad Ananda; Nainggolan, Chandra; Mirza, Rina; Putra, Ahmad Irvan Dwi; Nurhayani, Nurhayani
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN, PSIKOLOGI DAN KESEHATAN (J-P3K) Vol 5, No 1 (2024): J-P3K APRIL
Publisher : Yayasan Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-p3k.v5i1.270

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana emosi dan proses pengaturan emosi pada perempuan yang memutuskan menikah di usia remaja, subjek dalam penelitian ini berjumlah lima orang, dengan karakteristik perempuan yang menikah pada usia remaja dengan rentang usia 15-18 tahun, domisili di Deli Serdang, Sumatera Utara. Pendekatan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan metode pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada beberapa kasus yang memutuskan subjek memilih menikah di usia muda dan menurut hasil penelitian kelima subjek mengalami emosi seperti menangis, kesal, marah, kecewa, dan kesal. Hasil penelitian juga diperoleh dari reaksi emosi yang bersangkutan, kelima subjek berusaha untuk melepaskan emosinya dan sebagainya dengan cara melakukan beberapa aktivitas untuk menurunkan emosinya dengan baik. Selain itu ada yang bercerita dengan orang yang dipercaya kemungkinan besar bersama anaknya/tetangga/keluarga lain, libatkan juga siapa saja yang melakukan beberapa hal untuk mengalihkan perhatian dengan melakukan kesibukan dengan cara salah satunya dengan berbelanja dan bermain media sosial.
Bagaimana Gambaran Proses Regulasi Emosi Pada Anak Yatim Mirza, Rina; Sitorus, Try Yanti; Sitorus, Riris Anjelina; Retta, Cynthia Tio; Tarigan, Novilenta Br; Nurhayani, Nurhayani
Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 11, No 4 (2022): Volume 11, Issue 4, Desember 2022
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikostudia.v11i4.9077

Abstract

This study aims to determine how to describe emotions and the process of regulating their emotions as orphans. The subjects used in this study found 12 characteristics including (1) male and female who were orphans (2) Minimum age 20 years (3) Students and workers. The approach taken is an approach with the sampling method used in this study is the purposive sampling method. The results of this study indicate that there are various things that the subject feels when he loses his father's emotions such as feeling disappointed, unstable, thinking about suicide, saying that God is evil, thinking not to think, not believing, feeling sad, crying, anxious, feelings of anger, sadness, and loss. But behind the negative emotions that exist in the subject, there is aprocess of emotional regulation carried out by the subject such as, getting closer to God, being grateful, praying, worshiping, rising from circumstances, positive thinking, changing mindsets and looking for busyness.Penelitian ini bertujuan untuk untuk memahami cara subjek menggambarkan emosi dan proses meregulasikan emosi mereka sebagai anak yatim. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 12 orang dengan karakteristik diantaranya (1) Laki-laki maupun perempuan yang berstatus anak yatim (2) Berusia minimal 20 tahun (3) Mahasiswa maupun pekerja. Pendekatan yang dilakukan adalah pendekatan kualitatif dengan metode pengambilan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode purposive sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa adanya berbagai macam emosi negatif yang dirasakan subjek saat kehilangan seorang ayah seperti, merasa kecewa, emosi tidak stabil, berpikir untuk bunuh diri, berkata bahwa Tuhan jahat, berpikir untuk putus sekolah, tidak terima dan tidak menyangka, tidak percaya, merasa sedih, menangis, cemas, perasaan marah, perasaan hancur, dan kehilangan. Namun dibalik adanya emosi negatif yang ada dalam diri subjek, adanya proses regulasi emosi yang dilakukan oleh subjek seperti, mendekatkan diri kepada Tuhan, bersyukur, berdoa, beribadah, bangkit dari keadaan, berpikir positif, mengubah pola pikir maupun mencari kesibukan.
Resiliensi Ditinjau Dari Regulasi Emosi Pada Mahasiswa Perantauan Mirza, Rina; Hutagalung, Mida Uli; Silalahi, Lamtiar; Petrisely, Welsi; Elvinawanty, Rianda; Hafni, Merri
Jurnal Diversita Vol. 10 No. 1 (2024): JURNAL DIVERSITA JUNI
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/diversita.v10i1.9040

Abstract

Bagi mahasiswa perantauan tingkat satu, tujuan utama penelitian berikut ialah untuk mengidentifikasi hubungan diantara regulasi emosi dan resiliensi. Mahasiswa tingkat 1 di Fakultas Farmasi Universitas Sari Mutiara diuji apakah ada korelasi yang baik antara regulasi emosi dan resiliensi. Dengan memakai pendekatan seleksi acak bertingkat yang tidak proporsional, 161 mahasiswa perantauan tahun pertama dari Fakultas Farmasi Universitas Sari Mutiara berpartisipasi dalam penelitian ini. penelitian ini menghimpun data secara kuantitatif dengan memakai ukuran regulasi emosi dan resiliensi. Data dianalisis memakai korelasi Pearson Product Moment dan hitungan dilaksanakan melalui pengujian analisis asumsi yang meliputi menguji normalitas dan menguji linearitas dengan program IBM SPSS Statistics 23. Koefisien korelasi r = 0,281 serta p = 0,000 (p < 0,05) ditemukan dalam analisis data, menandakan yakni dengan arti semakin tinggi regulasi emosi yang dimiliki mahasiswa, maka semakin tinggi pula resiliensi dalam diri mahasiswa. Sebaliknya semakin rendah regulasi emosi yang dimiliki mahasiswa, maka semakin rendah pula resiliensi dalam diri mahasiswa.
Co-Authors Ahmad Irvan Dwi Putra Amanda, Devita Ameliany, Cicilia Angeli Kitaroe Aprilicia, Bellin Aritonang, Husna Astria Atrizka, diny Aurelya, Shalwa Ayu, Lodiana Beby Astri Tarigan Beby Astri Tarigan Berliana br Silalahi, Rut Br Bangun, Josie Madelinta Butar, Giovani Santa Monika Butar Chandra Chandra Chandrawin, Ivana Felice Cheerly Xiesoria Cornelissen F Cryptia, Rinda Ridanti Cut Rafyqa Fadhilah Darma Sambo, Surya Deby Pratiwi Dwi Putra, Achmad Irvan El Akmal, Mukhaira Fazhart, Muhammad Ananda Hafni, Merri Harley, Vincent Hasibuan, M Fauzi Helmi Nirwana Spayung Hulu, Angellita Livoniria Hutagalung, Mida Uli Kho, Cecillia Lodiana Ayu Lubis, Indah Sari Liza Lumbantoruan, Haposan Manullang, Marta Uli Br Marpaung, Mukhaira El marpaung, winida Martha Sipayung, Eunike Megawati Ginting Mendrofa, Yusni Berti Nauly Nainggolan, Chandra Napitupulu, Andiny Christy Natasya Natasya Nisfiary, Reny Khaerany Nur Afni Safarina, Nur Afni Nurhayani nurhayani Nurvica Sary Perangin-angin Panjaitan, Sunitha Sapta Utari Petrisely, Welsi Purba, Putri Regina Margaretha Purba, Wintrynavri Yanti Putra, Ahmad Irvan Dwi Ramles, Polin Retta, Cynthia Tio Rianda Elvinawanty Rizki Fadhila, Sherly Rizky, Salman Sabrini Mentari Sagala, Eslina Salli Salsabila, Aghnia Sari, Nurvica Sebayang, Misca Jesikapina Br Sella Sembiring, Betesda Br Sembiring, Venny Kristia Siagian, Joselyn Beatrice Gabrielle Maulina Siagian, Novel Silalahi, Claudia Wisudayanti Silalahi, Lamtiar Simanjuntak, Veronika Simatupang, Damaris Priscilla Natasya Simatupang, Elsa Manora Sinaga, Enzelin Yulia Betrik Sinaga, Trivena Sindy, Gio Sinuhaji, Edward Aginta Sipayung, Apriana Evita Pricilya Sitanggang, Hoki Julianus Sitepu, Charina Alemina Sitorus, Elida Afrilia Sitorus, Riris Anjelina Sitorus, Try Yanti Srefani, Cornelia Sri Hartini Suryani Suryani Susanti, Caroline Tantry Wanty Sitompul Tarigan, Eltalina Tarigan, Fikaria Tarigan, Novilenta Br Terendienta Pinem, Terendienta Thionardi, Felycia Thomas, Jesslyn Vebiani, Regina Yusvanila Wahyuni, Juli Indah Wanda, Mutiara Oktavia Wijaya, Angelina Fransiska Wijaya, Filicia Austien Wijaya, Melisa Winidia Marpaung Wiswamitra, Tri Nanda Wiwiek Sulistyaningsih Wulandari, Rizki Ayu Yulinda Yulinda