p-Index From 2021 - 2026
5.847
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Proyeksi: Jurnal Psikologi Psikologika : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi TAZKIYA JOURNAL OF PSYCHOLOGY Journal of Educational, Health and Community Psychology Empathy : Jurnal Fakultas Psikologi Analitika : Jurnal Magister Psikologi UMA Jurnal Psikologi Talenta JURNAL DIVERSITA Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Ganaya: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Philanthropy: Journal of Psychology JURNAL TARBIYAH RAUDHAH Al-Irsyad: Jurnal Pendidikan dan Konseling Islamic Guidance and Counseling Journal Psikostudia : Jurnal Psikologi Jurnal Psikologi : Jurnal Ilmiah Fakultas Psikologi Universitas Yudharta Pasuruan Dinasti International Journal of Education Management and Social Science JURNAL RAUDHAH Jurnal Penelitian Pendidikan, Psikologi Dan Kesehatan (J-P3K) Jurnal Penelitian Psikologi Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences KONSELING EDUKASI : Journal of Guidance and Counseling Psikoborneo : Jurnal Ilmiah Psikologi Islamika Granada Multidiciplinary Output Research for Actual and International Issue (Morfai Journal) Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Education and Counseling Journal Jurnal Social Library Psyche 165 Journal Jurnal PADAMU NEGERI (Pengabdian pada Masyarakat Bidang Eksakta) JUMANTIK (Scientific Journal of Health research) Gotong Royong : Jurnal Pengabdian, Pemberdayaan Dan Penyuluhan Kepada Masyarakat (J-P3KM) Jurnal Medika: Medika Jurnal Pengabdian Mitra Masyarakat Jurnal Ragam Pengabdian Indonesian Journal of Islamic Psychology
Claim Missing Document
Check
Articles

Psikoedukasi Pada Siswa Sekolah Dasar: Cara Berkomunikasi Yang Baik Dengan Orang Sekitar Rina Mirza; Winida Marpaung; Nurvica Sary Perangin-angin; Mukhaira El-Akmal; Sabrini Mentari; Ahmad Irvan Dwi Putra; Beby Astri Tarigan
Gotong Royong : Jurnal Pengabdian, Pemberdayaan Dan Penyuluhan Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2024): Gotong Royong (JP3KM) Juni 2024
Publisher : Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/jp3km.v3i2.43

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan di SD Santa Thomas 5 Medan ini bertujuan untuk mengenalkan dan mengajarkan bagaimana cara berkomunikasi yang baik dengan orang sekitar. Metode pelaksanaan yang digunakan adalah dengan psikoedukasi yang di ikuti oleh siswa/i kelas 6 SD. pendekatan psikoedukasi yang diberikan pada kegiatan pengabdian Masyarakat ini merupakan penggabungan beberapa metode diantaranya penyampaian materi melalui ceramah, diskusi tanya jawab, bermain peran cara berkomunikasi yang baik dan games terkait komunikasi. Adapun bahan yang digunakan untuk mengumpulkan data mengenai pemahaman siswa-siswa terhadap kegiatan psikoedukasi berkomunikasi yang baik adalah dengan wawancara dan observasi yang dimodifikasi melalui kegiatan games dan kuis.Hasil yang didapatkan dari Psikoedukasi yaitu membantu siswa yang mengalami kendala untuk berinteraksi sosial, sehingga lebih mudah memahami komunikasi yang baik, karena kegitan bersifat interaktif dan aplikatif serta membantu siswa/i memahami cara berkomunikasi yang baik.
Pelatihan Empati Untuk Meningkatkan Perilaku Prososial Pada Siswa/i SDS Global Prima Medan Thomas, Jesslyn; Elvinawanty, Rianda; Kho, Cecillia; Thionardi, Felycia; Mirza, Rina
JURNAL SOCIAL LIBRARY Vol 4, No 3 (2024): JURNAL SOCIAL LIBRARY NOVEMBER
Publisher : Granada El-Fath

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/sl.v4i3.348

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki pengaruh pelatihan empati terhadap peningkatan perilaku prososial di kalangan siswa di SDS Global Prima Medan. Penelitian ini menggunakan kerangka kerja eksperimental, khususnya desain kuasi-eksperimental yang dicirikan oleh grup kontrol yang tidak setara. Pengumpulan data melibatkan penerapan uji Kolmogorov-Smirnov dan Shapiro-Wilk untuk normalitas. Analisis dilakukan dengan menggunakan teknik non-parametrik, khususnya Uji Wilcoxon untuk mengevaluasi perbedaan dalam distribusi antara dua grup sampel berpasangan, dan Uji Mann- Whitney U untuk menentukan perbedaan dalam nilai rata-rata antara dua grup sampel independen. Dengan menggunakan SPSS (Statistical Product and Service Solution) versi 27, hasil dari Uji Wilcoxon dan Uji Mann-Whitney U menghasilkan nilai signifikansi sebesar 0,003 (Sig. 0,05), sehingga mendukung hipotesis tersebut. Hasilnya, dapat disimpulkan bahwa pelatihan empati secara signifikan meningkatkan perilaku prososial, dengan intensitas perilaku tersebut pada grup pelatihan lebih besar daripada sebelum pelatihan, dan perbedaan signifikan dalam intensitas perilaku prososial yang diamati antara grup yang terlatih dan grup yang tidak terlatih dibandingkan dengan grup yang tidak mendapatkan pelatihan empati, grup yang menerimanya menunjukkan perilaku prososial yang lebih intens.
School Well Being Ditinjau dari Optimisme dan Dukungan Sosial pada Siswa SMA Gajah Mada Medan Tarigan, Beby Astri; Wijaya, Melisa; Amanda, Devita; Wiswamitra, Tri Nanda; Mirza, Rina; Safarina, Nur Afni
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN, PSIKOLOGI DAN KESEHATAN (J-P3K) Vol 6, No 1 (2025): J-P3K
Publisher : Yayasan Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-p3k.v6i1.645

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara optimisme dan dukungan sosial terhadap school well-being pada 108 siswa SMA Gajah Mada Medan. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Hasil uji hipotesis mayor menyatakan bahwa terdapat hubungan antara optimisme dan dukungan sosial terhadap school well being dengan nilai F=57.383 dan p=0.000. Hasil uji hipotesis minor menyatakan terdapat hubungan positif antara optimisme terhadap school well being dengan nilai (p = 0.003 (p0.05) dan β = 0,239), dan adanya hubungan positif antara dukungan sosial terhadap school well being dengan nilai (p =0,000 (p0,05) dan β = 0,569). Uji asumsi meliputi uji normalitas, uji multikolinearitas, uji autokorelasi dan uji heterokedasitas. Hasil penelitian menyatakan sumbangan efektif sebesar 51.3 persen berasal dari optimisme dan dukungan sosial terhadap school well-being dan sisanya 48.7 persen berasal dari faktor lain yang tidak di teliti oleh peneliti.
Hubungan Emosi Positif Dengan Online Impulsive buying Pada Mahasiswa Universitas Prima Indonesia Sindy, Gio; Siagian, Joselyn Beatrice Gabrielle Maulina; Simatupang, Damaris Priscilla Natasya; Lumbantoruan, Haposan; Mirza, Rina
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN, PSIKOLOGI DAN KESEHATAN (J-P3K) Vol 6, No 2 (2025): J-P3K
Publisher : Yayasan Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-p3k.v6i2.742

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meneliti apakah terdapat hubungan antara emosi positif dengan perilaku online impulsive uying pada mahasiswa Fakultas Psikologi di Universitas Ptima Indonesia. Jumlah sampel pada penelitian ini berjumlah 167 mahasiswa/i yang dipilih dengan teknik purposive sampling dengan karakteristik yaitu mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Prima Indonesia semester 2 sampai 4 yang melakukan pembelanjaan online melalui e-commerce di platform Shopee. Data dikumpulkan dengan skala online impulsive buying dan skala emosi positif yang disusun dengan skala likert. Analisis data menggunakan Pearson Product Moment menunjukkan korelasi positif sebesar 0.717 (sig. 0.000) yang menunjukkan kekuatan hubungan kuat, sehingga dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi emosi positif maka semakin tinggi pula tingkat online impulsive buying dan begitu juga sebaliknya, semakin rendah emosi positif maka semakin rendah pula tingkat online impulsive buying yang dilakukan oleh mahasiswa.
Hubungan Regulasi Diri dengan Impulsive Buying pada Generasi Z yang Memakai Pinjaman Online Sitanggang, Hoki Julianus; Wijaya, Filicia Austien; Aprilicia, Bellin; Mirza, Rina; Putra, Achmad Irvan Dwi
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN, PSIKOLOGI DAN KESEHATAN (J-P3K) Vol 6, No 2 (2025): J-P3K
Publisher : Yayasan Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-p3k.v6i2.753

Abstract

Penelitian ini untuk melihat hubungan antara Regulasi Diri dengan Impulsive Buying pada generasi Z dalam memakai pinjaman online. Sampel penelitian berjumlah 120 responden yang bekerja di CV. Continent Ban Gatot Subroto. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan skala Likert untuk mengukur Regulasi Diri dan Impulsive Buying. Hasil analisis Pearson Product Moment menunjukkan adanya hubungan negatif signifikan (r = -0.777, p 0.05). Hasil ini menunjukkan bahwa semakin tinggi Regulasi Diri, semakin rendah tingkat Impulsive Buying, dan sebaliknya. Regulasi Diri memberikan kontribusi sebesar 60.4% terhadap perilaku Impulsive Buying, sementara 39.6% dipengaruhi oleh faktor lain. Temuan ini memberikan wawasan penting tentang pengaruh Regulasi Diri dalam mengurangi perilaku konsumtif pada generasi Z, khususnya dalam konteks penggunaan pinjaman online.
Gerakan Literasi Sekolah: Pengabdian Dosen di Sekolah Swasta Rahayu Jasa Makmur Kecamatan Sei Lepan, Kabupaten Langkat Upaya Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Tarigan, Fikaria; Ramles, Polin; Tarigan, Eltalina; Tarigan, Beby Astri; Mirza, Rina
Jurnal PADAMU NEGERI (Pengabdian pada Masyarakat Bidang Eksakta) Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muda (PDM) Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37638/padamunegeri.v6i1.1730

Abstract

Pengembangan literasi merupakan elemen kunci dalam meningkatkan kualitas pendidikan, terutama dalam membentuk generasi yang cerdas, kritis, dan adaptif terhadap perubahan zaman. Gerakan Literasi Sekolah menjadi strategi efektif dalam meningkatkan keterampilan membaca, minat baca, serta hasil belajar siswa secara terstruktur dan berkelanjutan. Kegiatan pengabdian dosen di Sekolah Swasta Rahayu Jasa Makmur, Kecamatan Sei Lepan, Kabupaten Langkat, dilaksanakan sebagai respon atas keterbatasan yang dihadapi sekolah dalam membangun budaya literasi. Melalui program ini, dilakukan peningkatan kapasitas guru, implementasi strategi literasi yang relevan, dan penguatan kolaborasi antara sekolah, perguruan tinggi, dan masyarakat. Hasil dari kegiatan ini diharapkan mampu mentransformasi proses pembelajaran menjadi lebih aktif, kreatif, dan menyenangkan, serta membangun ekosistem pendidikan yang inklusif dan berkualitas. Dampak jangka panjangnya adalah terbentuknya generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga kompeten secara global dan berkontribusi dalam pembangunan daerah.
Anxiety Reviewed from the Perspective of Emotional Regulation in Students Writing Their Theses Sipayung, Apriana Evita Pricilya; Sinaga, Enzelin Yulia Betrik; Sinuhaji, Edward Aginta; Mirza, Rina; Putra, Achmad Irvan Dwi
Psyche 165 Journal Vol. 18 (2025) No. 2
Publisher : Fakultas Psikologi, Universitas Putra Indonesia YPTK Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35134/jpsy165.v18i2.556

Abstract

A thesis is a final assignment that must be written by students to complete their study program. In writing a thesis, many students experience anxiety, both during guidance and when faced with the repeated revision process. Excessive anxiety can prevent students from completing their thesis on time. One factor that causes anxiety is students' emotional regulation. With good emotional regulation, students can overcome their anxiety appropriately. The purpose of this study was to assess the relationship between anxiety and emotional regulation in students who are writing a thesis. The hypothesis is "there is a negative relationship between emotional regulation and anxiety in students of the Faculty of Medicine, Islamic University of North Sumatra who are writing a thesis." The subjects of this study were 93 individual students who were writing a thesis at the Faculty of Medicine, Islamic University of North Sumatra, using a total sampling technique . The method used in this study was a quantitative method, data were collected using an emotional regulation and anxiety scale. The calculation applies the analysis prerequisite test, which includes the normality test and linearity test, as well as data analysis using Spearman correlation through the IBM SPSS Statistics 25 application , obtaining data analysis results showing a correlation coefficient value of r = -0.502 with p = 0.000 (p <0.05), which means that the higher the student's regulatory ability, the lower the level of anxiety experienced by the student, and vice versa, the lower the student's emotional regulation ability, the higher the level of anxiety experienced by the student.
"Oh Father, I Miss You So": The Emotional Burden of Fatherlessness among Male Adolescents Aurelya, Shalwa; Wanda, Mutiara Oktavia; Br Bangun, Josie Madelinta; Mirza, Rina; Fadhilah, Cut Rafyqa
Journal of Educational, Health and Community Psychology Vol 14 No 2 June 2025
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jehcp.vi.30998

Abstract

The absence of a father figure, often termed fatherlessness, has profound implications for adolescent psychological development, particularly in the regulation and expression of emotion. This qualitative study aims to explore how fatherless adolescent boys regulate their emotions and derive meaning from their experiences of paternal absence. Three male participants aged 18–22 who had experienced fatherlessness due to death or parental separation were selected through purposive sampling. Data were collected using semi-structured interviews and analyzed using reflexive thematic analysis as proposed by Braun and Clarke. The analysis identified four core themes: (1) Negative Emotions Due to Father Absence, including sadness, social comparison, and emotional instability; (2) Emotion Regulation through Avoidance and Distraction, such as engaging in sports, digital entertainment, and isolation; (3) Emotional Expression and Maladaptive Coping, including substance use, aggression, and spiritual reflection; and (4) Meaning-Making and Identity Reconstruction, in which participants described increased independence, self-reliance, and the aspiration to be a source of pride for their remaining parent, typically the mother. The findings reveal that while fatherless adolescents exhibit emotional vulnerability, they also show potential for resilience and post-traumatic growth when supported by meaningful relationships and personal coping mechanisms. It is recommended that psychological interventions for fatherless youth include emotion-focused therapy, cognitive restructuring, and mentorship programs to foster positive male identity development and emotional well-being.  
The Role of Fathers in the Formation of Emotion Regulation in Adolescent Girls: A Parenting Review Mirza, Rina; Martha Sipayung, Eunike; Salli Salsabila, Aghnia; Berliana br Silalahi, Rut; Marpaung, Winida
Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 13, No 2 (2025): Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikoborneo.v13i2.19493

Abstract

Father involvement in parenting plays a crucial role in influencing adolescent emotion regulation, which is a key factor in children's psychological development. The aim of this study is to examine the relationship between paternal involvement and emotional regulation in female adolescents at SMKN 6 Medan. The research used a quantitative approach with a correlational design. The sample consisted of 231 female students from grades X, XI, and XII, selected randomly. Data were collected using questionnaires on emotional regulation and paternal involvement, and analyzed using Pearson correlation techniques. The results showed a significant positive correlation between paternal involvement and emotional regulation in female adolescents (r = 0.440, p < 0.05). The higher the paternal involvement, the better the students' ability to manage their emotions. The implications of this research suggest that paternal involvement plays a crucial role in adolescents' emotional development, and programs that encourage paternal involvement in parenting and education are expected to enhance adolescents' emotional regulation, preparing them to better face life's challenges.Keterlibatan ayah dalam pengasuhan memiliki peran penting dalam mempengaruhi regulasi emosi remaja, yang menjadi faktor krusial dalam perkembangan psikologis anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara keterlibatan ayah dan regulasi emosi pada remaja perempuan di SMKN 6 Medan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Sampel penelitian ini terdiri dari 231 siswi kelas X, XI, dan XII yang dipilih secara acak. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner tentang regulasi emosi dan keterlibatan ayah, serta dianalisis dengan teknik korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara keterlibatan ayah dan regulasi emosi pada remaja perempuan (r = 0.440, p < 0.05). Semakin tinggi keterlibatan ayah, semakin tinggi kemampuan siswi dalam mengelola emosi mereka. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa keterlibatan ayah berperan penting dalam perkembangan emosional remaja, dan program yang mendorong keterlibatan ayah dalam pengasuhan dan pendidikan anak diharapkan dapat meningkatkan regulasi emosi remaja, mempersiapkan mereka untuk menghadapi tantangan hidup dengan lebih baik.
Mental Health as the Key to Learning Motivation among Psychology Students with Dual Roles Natasya, Natasya; Srefani, Cornelia; Darma Sambo, Surya; Rizki Fadhila, Sherly; Sari, Nurvica; Mirza, Rina; Ayu, Lodiana
Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 14, No 3 (2025): Psikostudia : Jurnal Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikostudia.v14i3.19945

Abstract

Mental health and learning motivation are two very important factors in higher education, as both directly impact academic achievement and student well-being. High learning motivation can help students stay more focused and committed to their studies, while good mental health supports their ability to manage stress and academic challenges. Although many studies discuss these two factors separately, few have examined the relationship between learning motivation and mental health, especially in students who work while studying. This study aims to identify the relationship between learning motivation and mental health among students at the Faculty of Psychology, Universitas Prima Indonesia, who are also working while attending classes. Using a quantitative approach with Pearson's correlation technique, this study involved 146 students as the sample. The results show a significant positive relationship between learning motivation and students' mental health, with a correlation value of 0.746 and a significance of p = 0.000, meaning that the higher a student's motivation to learn, the better their mental health. These findings highlight the importance of learning motivation in supporting students' psychological well-being. Educational institutions can develop programs that support the enhancement of both learning motivation and students' mental health, particularly for those who work while studying, to help them effectively cope with academic and personal challenges.Kesehatan mental dan motivasi belajar adalah dua faktor yang sangat penting dalam dunia pendidikan tinggi, karena keduanya berpengaruh langsung terhadap prestasi akademik dan kesejahteraan mahasiswa. Motivasi belajar yang tinggi dapat membantu mahasiswa untuk lebih fokus dan berkomitmen terhadap studi individu, sementara kesehatan mental yang baik mendukung kemampuan individu dalam mengelola stres dan tantangan akademik. Meskipun banyak penelitian yang membahas keduanya secara terpisah, belum banyak yang mengkaji hubungan antara motivasi belajar dan kesehatan mental, terutama pada mahasiswa yang bekerja sambil kuliah. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan antara motivasi belajar dan kesehatan mental pada mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Prima Indonesia yang menjalani perkuliahan sambil bekerja. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik korelasi Pearson, penelitian ini melibatkan 146 mahasiswa sebagai sampel. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara motivasi belajar dan kesehatan mental mahasiswa, dengan nilai korelasi sebesar 0.746 dan signifikansi p = 0.000, yang berarti semakin tinggi motivasi belajar seorang mahasiswa, semakin baik pula kesehatan mental individu. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya motivasi belajar dalam mendukung kesejahteraan psikologis mahasiswa. Lembaga pendidikan dapat mengembangkan program yang mendukung peningkatan motivasi belajar serta kesehatan mental mahasiswa, terutama bagi individu yang bekerja sambil kuliah, guna membantu individu mengatasi tantangan akademik dan kehidupan pribadi secara lebih efektif. 
Co-Authors Achmad Irvan Dwi Putra Ade Chita Putri Harahap afrianti, Suratni Ahmad Irvan Dwi Putra Amanda, Devita Ameliany, Cicilia Ananda Natalia Br Tarigan Andini Zahrani Lubis Angel Chrismast Simarmata Angelika Anggreni Angeline Vanessa Aprilicia, Bellin Aritonang, Husna Astria Atrizka, diny Aurelya, Shalwa Ayu, Lodiana Bangun, Erika Guspita Windari Bangun, Loide Ibrena Theresia Beby Astri Tarigan Berliana br Silalahi, Rut Br Bangun, Josie Madelinta Butar, Giovani Santa Monika Butar Carolin Sharen Shantyana Sipakkar Caroline Caroline Catherine Olisa Chandrawin, Ivana Felice Chenny Chynderella Natio Corinne Jessica Cryptia, Rinda Ridanti Cut Rafyqa Fadhilah Darma Sambo, Surya Deby Pratiwi Dede Ansyari Guci Dhia Christine Nataline Dinda Permatasari Harahap Dwi Putra, Achmad Irvan El Akmal, Mukhaira Elisabeth Purba Eltalina Br. Tarigan Estetika Vieby Hagaina Fannesya Halim Fazhart, Muhammad Ananda Fikri Bukhori Flinser Dachi Gresia Natalia Hutagalung Guci, Dede Ansyari Gustami Harahap Hasibuan, M Fauzi Helen Helen Helmi Nirwana Spayung Hulu, Angellita Livoniria Hutagalung, Mida Uli Icha Marpaung, Marissa Jason Presley Salim Jasseline Kosasih Jeni Euodia Gori Jeslina Jesslyn Kelly Kelly Khatleen Cromley Kho, Cecillia Kita Pinem, Sangap Lathessya Wirio Lavenia Natheni Lubis, Indah Sari Liza Lumbantoruan, Haposan Lusinta Rehna Ginting Manullang, Marta Uli Br Marcell Engrasia Marpaung, Mukhaira El marpaung, winida Martha Sipayung, Eunike Mendrofa, Yusni Berti Nauly Merri Hafni Merri Hafni Michael Wutama Munisa Munisa Muthiya Fatma Pulungan Nainggolan, Chandra Napitupulu, Andiny Christy Nasution , Muhammad Arif Natacia Christela Swandy Natasya Natasya Nefi Darmayanti Nisfiary, Reny Khaerany Nisha, Zahratun Noveryn Setiawan Nur Afni Safarina Nur Afni Safarina, Nur Afni Nur Asmaija Aisyah Hasibuan Nur Hidayah Darajat Nurhayani nurhayani Nurjannah Hasibuan Nurussakinah Daulay Daulay Nurvica Sari Nurvica Sari Nurvica Sari Perangi- angin Nurvica Sary Perangin-angin Pakpahan, Rosianna Panjaitan, Sunitha Sapta Utari Pasya SM Sinaga Petra Johanna Petrisely, Welsi Pinem, Laura Juita Purba, Putri Regina Margaretha Purba, Wintrynavri Yanti Putra, Ahmad Irvan Dwi Ramadhani, Mutiara Dewi Ramayani Habeahan, Elpida Ramles, Polin Regina Yusvanila Vebiani Retta, Cynthia Tio Rianda Elvinawanty Ribcha Nigia Nawuazitarry Duha Rizki Fadhila, Sherly Rizky, Salman Sabrini Mentari Sabrini Mentari Rezeki Sabrini Mentari Rezeki Sagala, Eslina Salamiah Sari Dewi Salli Salsabila, Aghnia Sanra, S. Hashwinee Sari, Nurvica Sebayang, Misca Jesikapina Br Sella Sembiring, Betesda Br Sembiring, Venny Kristia Siagian, Joselyn Beatrice Gabrielle Maulina Siagian, Novel Silalahi, Claudia Wisudayanti Silalahi, Lamtiar Silvi Nadia Hutagalung Simanjuntak, Veronika Simatupang, Damaris Priscilla Natasya Simatupang, Elsa Manora Sinaga, Enzelin Yulia Betrik Sinaga, Trivena Sindy, Gio Sinuhaji, Edward Aginta Sipayung, Apriana Evita Pricilya Sitanggang, Hoki Julianus Sitepu, Charina Alemina Siti Aisyah Sitorus, Elida Afrilia Sitorus, Riris Anjelina Sitorus, Try Yanti Srefani, Cornelia Sri Hartini Sri Wahyuni Suryani Hardjo Suryani Suryani Susanti, Caroline Sylvia Lim Tania Rosani Simanjorang Tantry Wanty Sitompul Tarigan, Andry Admaja Tarigan, Eltalina Tarigan, Fikaria Tarigan, Novilenta Br Terendienta Pinem, Terendienta Thessalonika Layasina Ginting Thionardi, Felycia Thomas, Jesslyn Vebiani, Regina Yusvanila Wahyuni, Juli Indah Wanda, Mutiara Oktavia Wijaya, Filicia Austien Wijaya, Melisa Winida Marpaung Winida Marpaung Winidia Marpaung Wiswamitra, Tri Nanda Wiwiek Sulistyaningsih Wulandari, Rizki Ayu Yudistira Fauzy Indrawan Yulinda Yulinda Yunita Yunita Yusni Berti Nauly Mendrofa Zefanya Natasya Jouma Manalu