Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

CBT Counseling with Cognitive Restructuring Techniques to Increase Self Efficacy in Students' Learning of Junior High School Mirza, Rina; Sitorus, Elida Afrilia; Purba, Wintrynavri Yanti; Sebayang, Misca Jesikapina Br; Sagala, Eslina
Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal) Vol 4, No 4 (2021): Budapest International Research and Critics Institute November
Publisher : Budapest International Research and Critics University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33258/birci.v4i4.3379

Abstract

This study aims to determine the effect of CBT counseling with cognitive restructuring techniques on increasing learning self-efficacy. The subjects used in this study were students of SMP Negeri 2 Silima Punggapungga as many as 75 students. The method used in this assessment is the Pre-Experimental design method with a one group pretest-posttest model. The hypothesis in this study states that there are differences in student learning self-efficacy before and after being given CBT Counseling with Cognitive Restructuring techniques. Self-efficacy learning in students will increase after being given CBT counseling with Cognitive Restructuring techniques. The results of data analysis using paired T test obtained the correlation value (r) between before and after conducting CBT counseling with cognitive restructuring techniques was 0. 507 with a significant 0.000 and T = -4.805 with a significant p = 0.000 <0.05 which indicates that there is a difference between self learning efficacy before and after CBT counseling with cognitive restructuring techniques, which means the hypothesis can be accepted. The conclusion is that CBT counseling with cognitive restructuring techniques has an effect on increasing learning self-efficacy in students of SMP Negeri 2 Silima Punggapungga.
Literature Review: Commuter Marriage dan Peran Ayah dalam Pengasuhan Anak Mirza, Rina; Marpaung, Winida; Marpaung, Mukhaira El; Putra, Achmad Irvan Dwi; Aritonang, Husna Astria; Tarigan, Beby Astri; Pinem, Terendienta
ISLAMIKA GRANADA Vol 4, No 2 (2024): ISLAMIKA GRANADA JANUARI
Publisher : Granada El-Fath

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/ig.v4i2.180

Abstract

Dengan semakin berkembangnya zaman, tidak hanya ayah yang bekerja, namun banyak ibu yang akhirnya memutuskan untuk bekerja juga. Bahkan tidak jarang diantara mereka memutuskan tinggal berjauhan karena tuntutan pekerjaan atau disebut dengan commuter Marriage dan sebagian besar anak akan tinggal bersama dengan ibunya sementara ayahnya berada di kota lain. Dengan keputusan tersebut, peran dalam pengasuhan anak tidak serta merta lepas dari keduanya. Baik ayah maupun ibu, harusnya tetap mempunyai peran dalam mengasuh anaknya. Penelitian ini bersifat literatur riview , dimana akan membahas terkait peran ayah dalam mengasuh anak pada pasangan commuter Marriage . Tujuan dari tulisan ini, untuk memberi edukasi akan pentingnya peran ayah dalam mengasuh anak meskipun memilih tinggal secara terpisah dari anaknya. Hasil yang dapat disimpulkan bahwa ayah bukan hanya sosok pemberi bantuan finansial bagi anaknya, namun peran ayah sangat diharapkan dalam mengasuh anak terutama pada pasangan komuter nikah . Beban pengasuhan anak, tidak hanya diberikan pada ibu saja namun ayah juga harus mengambil bagian sesuai cucurannya karena peran ayah akan berpengaruh pada perkembangan kognitif, emosi, kesejahteraan psikologis, sosial dan kesehatan fisik pada anak.
Keterlibatan Ayah Dalam Pengasuhan Terhadap Internal Locus of Control Pada Remaja Suku Batak Toba Fadhilah, Cut Rafyqa; Lubis, Indah Sari Liza; Nisfiary, Reny Khaerany; Mirza, Rina
ISLAMIKA GRANADA Vol 4, No 3 (2024): ISLAMIKA GRANADA MEI
Publisher : Granada El-Fath

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/ig.v4i3.266

Abstract

Ayah memiliki peran yang sangat penting dalam pengasuhan. Sejumlah hasil penelitian menunjukkan peran Ayah dalam pengasuhan berpengaruh terhadap aspek sosial, emosi, kecerdasan, dan perilaku anak. Namun penelitian keterlibatan Ayah dalam pengasuhan terhadap internal locus of control masih sangat minim. Internal locus of control diketahui berpengaruh terhadap perilaku kenakalan remaja. Remaja sebagai individu memiliki pusat kendalinya sendiri (internal locus of control) terhadap peristiwa dan hal-hal yang dialami serta terjadi di dalam individu tersebut. Remaja yang memiliki internal locus of control biasanya terhindar dari perilaku kenakalan remaja. Salah satu suku di Indonesia dimana pengasuhan ibu lebih dominan adalah suku Batak Toba. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh keterlibatan Ayah dalam pengasuhan terhadap internal locus of control pada remaja suku Batak Toba. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik availability sampling dan total subjek yang terlibat sebanyak 161 remaja suku Batak Toba berusia 15 – 18 tahun.  Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa keterlibatan Ayah dalam pengasuhan memiliki pengaruh terhadap internal locus of control remaja suku Batak Toba, sebesar 24%. Hasil tersebut menunjukan bahwa keterlibatan Ayah dalam pengasuhan sangat diperlukan karena berpengaruh dalam mencegah perilaku kenakalan di usia remaja.
Emotion Regulation in View of Gender in Students Who Study While Working Napitupulu, Andiny Christy; Simatupang, Elsa Manora; Siagian, Novel; Purba, Putri Regina Margaretha; Mirza, Rina
Konseling Edukasi : Journal of Guidance and Counseling Vol 8, No 1 (2024): Konseling Edukasi : Journal of Guidance and Counseling
Publisher : IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/konseling.v8i1.25967

Abstract

Emotion Regulation in View of Gender in College Students Who Study While Working. This study aims to see if there are differences between emotion regulation in male and female students who study while working. The sample of this study were 95 students (41 male students and 54 female students) who worked while studying with an age range of 18-41 years, from the Faculty of Psychology, Prima Indonesia University, using the snowball sampling technique. With this limited number, the entire population was used as a sample in this study or also known as total sampling. Emotion Regulation Scale as a container for data accumulation in this study which is the result of the adaptation of the ERQ (Emotion Regulation Questionaire) questionnaire with t> 1.96; p = 0.000. The results of the study using Independent Sample T-Test with a significance value of 0.325 (p> 0.05) which shows that the hypothesis is rejected, in the sense that there are no differences in emotional regulation between male students and female students who study while working. Keywords: Emotion Regulation, Working Students, Gender
Dinamika Psychological Well-Being Remaja dari Orangtua yang Mengalami Perceraian Hulu, Angellita Livoniria; Sitepu, Charina Alemina; Silalahi, Claudia Wisudayanti; Butar, Giovani Santa Monika Butar; Marpaung, Winida; Mirza, Rina
JURNAL SOCIAL LIBRARY Vol 4, No 1 (2024): JURNAL SOCIAL LIBRARY MARCH
Publisher : Granada El-Fath

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/sl.v4i1.201

Abstract

Penelitian ini mengulas tentang Psychological Well-Being pada remaja yang berasal dari orangtua yang bercerai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lebih mendalam bagaimana gambaran dinamika Psychological Well-Being dan dampak perkembangan pada remaja yang berasal dari orangtua yang bercerai. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan teknik yaitu wawancara dan observasi langsung. Proses pelaksanaannya dengan menerapkan metode inkuiri yaitu memberikan pertanyaan yang berbeda dengan arti yang sama. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kelima subjek memiliki kesejahteraan psikologis yang baik, dari 6 dimensi hanya beberapa dimensi yang menunjukkan kesejahteraan psikologis kelima subjek rendah. Saran yang dapat diberikan pada penelitian ini adalah orangtua yang memiliki keinginan untuk bercerai sebaiknya mempertimbangkan terlebih dahulu karena hal tersebut memiliki banyak dampak negatif terhadap orang lain terutama anak. Serta untuk orangtua yang sudah bercerai sebaiknya lebih memberikan waktu dan kasih sayang yang lebih kepada anak, serta menjalin komunikasi yang baik dengan anak karena hal tersebut dapat menumbuhkan kesejahteraan psikologis pada anak.
Psikoedukasi Pada Siswa Sekolah Dasar: Cara Berkomunikasi Yang Baik Dengan Orang Sekitar Rina Mirza; Winida Marpaung; Nurvica Sary Perangin-angin; Mukhaira El-Akmal; Sabrini Mentari; Ahmad Irvan Dwi Putra; Beby Astri Tarigan
Gotong Royong : Jurnal Pengabdian, Pemberdayaan Dan Penyuluhan Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2024): Gotong Royong (JP3KM) Juni 2024
Publisher : Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/jp3km.v3i2.43

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan di SD Santa Thomas 5 Medan ini bertujuan untuk mengenalkan dan mengajarkan bagaimana cara berkomunikasi yang baik dengan orang sekitar. Metode pelaksanaan yang digunakan adalah dengan psikoedukasi yang di ikuti oleh siswa/i kelas 6 SD. pendekatan psikoedukasi yang diberikan pada kegiatan pengabdian Masyarakat ini merupakan penggabungan beberapa metode diantaranya penyampaian materi melalui ceramah, diskusi tanya jawab, bermain peran cara berkomunikasi yang baik dan games terkait komunikasi. Adapun bahan yang digunakan untuk mengumpulkan data mengenai pemahaman siswa-siswa terhadap kegiatan psikoedukasi berkomunikasi yang baik adalah dengan wawancara dan observasi yang dimodifikasi melalui kegiatan games dan kuis.Hasil yang didapatkan dari Psikoedukasi yaitu membantu siswa yang mengalami kendala untuk berinteraksi sosial, sehingga lebih mudah memahami komunikasi yang baik, karena kegitan bersifat interaktif dan aplikatif serta membantu siswa/i memahami cara berkomunikasi yang baik.
Pelatihan Empati Untuk Meningkatkan Perilaku Prososial Pada Siswa/i SDS Global Prima Medan Thomas, Jesslyn; Elvinawanty, Rianda; Kho, Cecillia; Thionardi, Felycia; Mirza, Rina
JURNAL SOCIAL LIBRARY Vol 4, No 3 (2024): JURNAL SOCIAL LIBRARY NOVEMBER
Publisher : Granada El-Fath

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/sl.v4i3.348

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki pengaruh pelatihan empati terhadap peningkatan perilaku prososial di kalangan siswa di SDS Global Prima Medan. Penelitian ini menggunakan kerangka kerja eksperimental, khususnya desain kuasi-eksperimental yang dicirikan oleh grup kontrol yang tidak setara. Pengumpulan data melibatkan penerapan uji Kolmogorov-Smirnov dan Shapiro-Wilk untuk normalitas. Analisis dilakukan dengan menggunakan teknik non-parametrik, khususnya Uji Wilcoxon untuk mengevaluasi perbedaan dalam distribusi antara dua grup sampel berpasangan, dan Uji Mann- Whitney U untuk menentukan perbedaan dalam nilai rata-rata antara dua grup sampel independen. Dengan menggunakan SPSS (Statistical Product and Service Solution) versi 27, hasil dari Uji Wilcoxon dan Uji Mann-Whitney U menghasilkan nilai signifikansi sebesar 0,003 (Sig. 0,05), sehingga mendukung hipotesis tersebut. Hasilnya, dapat disimpulkan bahwa pelatihan empati secara signifikan meningkatkan perilaku prososial, dengan intensitas perilaku tersebut pada grup pelatihan lebih besar daripada sebelum pelatihan, dan perbedaan signifikan dalam intensitas perilaku prososial yang diamati antara grup yang terlatih dan grup yang tidak terlatih dibandingkan dengan grup yang tidak mendapatkan pelatihan empati, grup yang menerimanya menunjukkan perilaku prososial yang lebih intens.
School Well Being Ditinjau dari Optimisme dan Dukungan Sosial pada Siswa SMA Gajah Mada Medan Tarigan, Beby Astri; Wijaya, Melisa; Amanda, Devita; Wiswamitra, Tri Nanda; Mirza, Rina; Safarina, Nur Afni
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN, PSIKOLOGI DAN KESEHATAN (J-P3K) Vol 6, No 1 (2025): J-P3K
Publisher : Yayasan Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-p3k.v6i1.645

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara optimisme dan dukungan sosial terhadap school well-being pada 108 siswa SMA Gajah Mada Medan. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Hasil uji hipotesis mayor menyatakan bahwa terdapat hubungan antara optimisme dan dukungan sosial terhadap school well being dengan nilai F=57.383 dan p=0.000. Hasil uji hipotesis minor menyatakan terdapat hubungan positif antara optimisme terhadap school well being dengan nilai (p = 0.003 (p0.05) dan β = 0,239), dan adanya hubungan positif antara dukungan sosial terhadap school well being dengan nilai (p =0,000 (p0,05) dan β = 0,569). Uji asumsi meliputi uji normalitas, uji multikolinearitas, uji autokorelasi dan uji heterokedasitas. Hasil penelitian menyatakan sumbangan efektif sebesar 51.3 persen berasal dari optimisme dan dukungan sosial terhadap school well-being dan sisanya 48.7 persen berasal dari faktor lain yang tidak di teliti oleh peneliti.
Emotion Regulation as the Key to Coping with Work Stress in Working Students Sri Hartini; Cornelissen F; Cheerly Xiesoria; Angeli Kitaroe; Megawati Ginting; Rina Mirza; Lodiana Ayu
Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 14, No 2 (2025): Volume 14, Issue 2, Juni 2025
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikostudia.v14i2.19250

Abstract

Working students faced academic and work-related pressures that could trigger job stress, affecting psychological well-being and performance. Emotion regulation played a crucial role in helping individuals adaptively cope with pressure. This study analyzed the relationship between emotion regulation and job stress among 94 working students using a quantitative method with a correlational analysis technique. Data were collected through a questionnaire using the Job Stress Scale based on Robbins et al. (2019) and the Emotion Regulation Scale from Gross (2015). The results showed a significant negative relationship between emotion regulation and job stress, where students with good emotion regulation experienced lower job stress levels. The psychological aspect of job stress had the strongest correlation with emotion regulation compared to physiological and behavioral aspects. Individuals who used adaptive emotion regulation strategies were better at managing pressure than those who used maladaptive strategies. These findings supported Gross’s theory and previous research on job stress and psychological well-being. The study’s implications emphasized the importance of emotion regulation-based interventions in academic and work environments to help students manage stress effectively and maintain a balance between academic and job demands. Mahasiswa yang bekerja menghadapi tekanan akademik dan pekerjaan yang dapat memicu stres kerja, berdampak pada kesejahteraan psikologis dan kinerja. Regulasi emosi berperan penting dalam membantu individu mengatasi tekanan secara adaptif. Penelitian ini menganalisis hubungan antara regulasi emosi dan stres kerja pada 94 mahasiswa yang bekerja, menggunakan metode kuantitatif dengan teknik analisis korelasional. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Stres Kerja berdasarkan teori Robbins et al. (2019) dan skala Regulasi Emosi dari Gross (2015). Hasil penelitian menunjukkan hubungan negatif signifikan antara regulasi emosi dan stres kerja, di mana mahasiswa dengan regulasi emosi yang baik mengalami tingkat stres kerja lebih rendah. Aspek psikologis stres kerja memiliki korelasi paling kuat dengan regulasi emosi dibandingkan aspek fisiologis dan perilaku. Individu yang menggunakan strategi regulasi emosi adaptif lebih mampu mengelola tekanan dibandingkan yang menggunakan strategi maladaptif. Temuan ini mendukung teori Gross serta penelitian sebelumnya mengenai stres kerja dan kesejahteraan psikologis. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya intervensi berbasis regulasi emosi dalam lingkungan akademik dan pekerjaan untuk membantu mahasiswa mengelola stres secara efektif, serta menjaga keseimbangan antara tuntutan akademik dan pekerjaan.
THE EFFECTIVENESS OF HYPNOTHERAPY DIRECT SUGGESTION IN IMPROVING THE EMOTIONAL REGULATION OF STUDENTS ADDICTED TO SOCIAL MEDIA Chandra, Chandra; Wijaya, Angelina Fransiska; Harley, Vincent; Mirza, Rina; Putra, Achmad Irvan Dwi
Jurnal Konseling Pendidikan Islam Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Konseling Pendidikan Islam
Publisher : LP2M IAI Al-Khairat Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32806/jkpi.v6i2.880

Abstract

This study aims to test the effectiveness of the Hypnotherapy Direct Suggestion technique in improving the emotional regulation of students who are addicted to social media. This approach was chosen because hypnotherapy allows individuals to receive positive suggestions that can help them better manage their emotions. The research method used was an experiment with the One Group Pretest-Posttest design, where the research subjects consisted of 15 students of the Faculty of Psychology, Universitas Prima Indonesia, who were selected through purposive sampling techniques. The selection of subjects was based on a high level of social media addiction, which was measured through a scale of social media use intensity. The intervention was carried out in a hypnotherapy session with the direct suggestion technique, which aims to instill positive suggestions into the subject's subconscious mind. Emotion regulation measurements were carried out before and after the intervention using the Emotion Regulation Questionnaire (ERQ) scale, which has been tested for validity and reliability. The results of data analysis using the Wilcoxon Signed-Rank Test showed a significant improvement in emotion regulation after being given therapy (p < 0.05). In addition, observations and interviews with subjects supported these findings, where participants showed positive behavioral changes, such as reduced time spent using social media and increased awareness of its negative impacts. This research provides important implications for psychological interventions in dealing with social media addiction and improving students' emotional well-being.
Co-Authors Ahmad Irvan Dwi Putra Amanda, Devita Ameliany, Cicilia Angeli Kitaroe Aprilicia, Bellin Aritonang, Husna Astria Atrizka, diny Aurelya, Shalwa Ayu, Lodiana Beby Astri Tarigan Beby Astri Tarigan Berliana br Silalahi, Rut Br Bangun, Josie Madelinta Butar, Giovani Santa Monika Butar Chandra Chandra Chandrawin, Ivana Felice Cheerly Xiesoria Cornelissen F Cryptia, Rinda Ridanti Cut Rafyqa Fadhilah Darma Sambo, Surya Deby Pratiwi Dwi Putra, Achmad Irvan El Akmal, Mukhaira Fazhart, Muhammad Ananda Hafni, Merri Harley, Vincent Hasibuan, M Fauzi Helmi Nirwana Spayung Hulu, Angellita Livoniria Hutagalung, Mida Uli Kho, Cecillia Lodiana Ayu Lubis, Indah Sari Liza Lumbantoruan, Haposan Manullang, Marta Uli Br Marpaung, Mukhaira El marpaung, winida Martha Sipayung, Eunike Megawati Ginting Mendrofa, Yusni Berti Nauly Nainggolan, Chandra Napitupulu, Andiny Christy Natasya Natasya Nisfiary, Reny Khaerany Nur Afni Safarina, Nur Afni Nurhayani nurhayani Nurvica Sary Perangin-angin Panjaitan, Sunitha Sapta Utari Petrisely, Welsi Purba, Putri Regina Margaretha Purba, Wintrynavri Yanti Putra, Ahmad Irvan Dwi Ramles, Polin Retta, Cynthia Tio Rianda Elvinawanty Rizki Fadhila, Sherly Rizky, Salman Sabrini Mentari Sagala, Eslina Salli Salsabila, Aghnia Sari, Nurvica Sebayang, Misca Jesikapina Br Sella Sembiring, Betesda Br Sembiring, Venny Kristia Siagian, Joselyn Beatrice Gabrielle Maulina Siagian, Novel Silalahi, Claudia Wisudayanti Silalahi, Lamtiar Simanjuntak, Veronika Simatupang, Damaris Priscilla Natasya Simatupang, Elsa Manora Sinaga, Enzelin Yulia Betrik Sinaga, Trivena Sindy, Gio Sinuhaji, Edward Aginta Sipayung, Apriana Evita Pricilya Sitanggang, Hoki Julianus Sitepu, Charina Alemina Sitorus, Elida Afrilia Sitorus, Riris Anjelina Sitorus, Try Yanti Srefani, Cornelia Sri Hartini Suryani Suryani Susanti, Caroline Tantry Wanty Sitompul Tarigan, Eltalina Tarigan, Fikaria Tarigan, Novilenta Br Terendienta Pinem, Terendienta Thionardi, Felycia Thomas, Jesslyn Vebiani, Regina Yusvanila Wahyuni, Juli Indah Wanda, Mutiara Oktavia Wijaya, Angelina Fransiska Wijaya, Filicia Austien Wijaya, Melisa Winidia Marpaung Wiswamitra, Tri Nanda Wiwiek Sulistyaningsih Wulandari, Rizki Ayu Yulinda Yulinda