Claim Missing Document
Check
Articles

MEMAKSIMALKAN WAKTU SENGGANG DENGAN BERMAIN BERSAMA ANAK GUNA MENINGKATKAN KEPEDULIAN ORANG TUA TERHADAP PERKEMBANGAN ANAK USIA DINI Rina Mirza
JURNAL RAUDHAH Vol 5, No 1 (2017): RAUDHAH
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (121.182 KB) | DOI: 10.30829/raudhah.v5i1.136

Abstract

Setiap orang tua diharapkan selalu memantau perkembangan setiap anaknya dan keperdulian orang tua juga mempengaruhi perkembangan anak mereka. Salah satu upaya yang dapat dilakukan orang tua guna mengetahui perkembangan anaknya dengan cara memaksimalkan waktu senggang yang mereka miliki. Memaksimalkan waktu senggang dapat dilakukan dengan cara bermain bersama anak. Dengan bermain bersama, maka secara otomatis ada kesempatan orang tua untuk memantau perkembangan anaknya.
MEMAKSIMALKAN DUKUNGAN KELUARGA GUNA MENINGKATKAN KUALITAS HIDUP PASIEN DIABETES MELLITUS Rina Mirza
JUMANTIK (Jurnal Ilmiah Penelitian Kesehatan) Vol 2, No 2 (2017): Nopember 2017
Publisher : Prodi Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (396.902 KB) | DOI: 10.30829/jumantik.v2i2.1122

Abstract

ABSTRACT Diabetes Millitus (DM) is one of the most common diseases in Indonesia. In addition to the drugs that must be consumed regularly every day, family support is also needed so that the patient with diabetes is maintained quality of life. Family support is not just how families pay attention to the person with DM, but more than that is serve him sincerely and understand more about DM disease itself. This paper is intentionally made so that families who have relatives who suffer DM more understand what DM is and more can provide full support for DM patients themselves so that the quality of life of patients with DM can increase. Keywords: Diabetes Millitus Patient, quality of life, family support
EMOTIONAL LABOR DITINJAU DARI KEPRIBADIAN BIG FIVE PADA PERAWAT DI RUMAH SAKIT UMUM SARI MUTIARA MEDAN Nurjannah Hasibuan; Sri Hartini; Rina Mirza
Jurnal Psikologi TALENTA Vol 4, No 2 (2019): Maret
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (38.208 KB) | DOI: 10.26858/talenta.v4i2.7694

Abstract

This study aims to find out relationship between dimension big five personality with emotional labor. The research sample was all nurses working at Sari Mutiara Medan General Hospital, which amounted to 115 people, with a total sampling method.The data were collected via emotional labor scale with 48 item and big five personality scale (BFI) with 44 item. The results showed that there was a significant relationship between big five personality with emotional labor. Openness to experience were positively related to emotional labor with correlate coefficient 0.268 and sig. 0.003 (p<0.05), the other dimensions have negative relationships, including extraversion dimensions with correlate coefficient 0.052 and sig. 0.562 (p<0.005), agreeableness with correlate coefficient -0.129 and sig. 0.150 (p<0.05), conscientiousness with correlate coefficient 0.082 and sig. 0.363 (p<0.05) and neuroticism with correlate coefficient -0.104 and sig. 0.245 (p<0.05) were negatively related to emotional labor. The results also showed that the contribution of a given big five personality on emotional labor was 9 percent, while the remaining 91 percent was affected by other factors not examined. From the results, it can be concluded that the hypothesis stating that there is a significance relationship between big five personality and emotional labor.
Religiosity as Moderator of Stress and Well-being among Muslim Students During the Pandemic in Indonesia Nurussakinah Daulay; Nefi Darmayanti; Ade Chita Putri Harahap; Sri Wahyuni; Rina Mirza; Salamiah Sari Dewi; Suryani Hardjo; Yudistira Fauzy Indrawan; Siti Aisyah; Dinda Permatasari Harahap; Munisa Munisa
Islamic Guidance and Counseling Journal Vol. 5 No. 2 (2022): Islamic Guidance and Counseling Journal
Publisher : Institut Agama Islam Ma'arif NU (IAIMNU) Metro Lampung in collaboration with Asosiasi Bimbingan dan Konseling Indonesia (ABKIN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25217/igcj.v5i2.2696

Abstract

This study aimed to examine the effect of stress and religiosity on well-being and the role of religiosity in moderating the relationship between stress and well-being during the COVID-19 pandemic. This study involved 1233 Indonesian Muslim students from whom data were collected through a survey by distributing questionnaires online. Data collection was made through surveys by distributing online questionnaires in Bahasa, including The Depression Anxiety Stress Scale-21 (DASS-21), the Short Muslim Belief and Practice Scale (Short-MPBS), and The Warwick-Edinburgh Mental Well-being Scale (WEMWBS). The data analyses included bivariate correlation, multiple regression, and moderated regression analyses. The results showed: 1) There was a negative relationship between stress and religiosity and well-being; 2) There was an effect of stress and religiosity together on well-being; 3) Religiosity moderated the relationship between stress and well-being, which means that the hypotheses were supported by the data. The implication of this study is to strengthen positive psychological theory that various factors that previously could cause anxiety and stress in students do not have a bad impact on causing misery, because religiosity can provide reinforcement so that their welfare is maintained in the midst of difficult conditions.
CBT Counseling with Cognitive Restructuring Techniques to Increase Self Efficacy in Students' Learning of Junior High School Mirza, Rina; Sitorus, Elida Afrilia; Purba, Wintrynavri Yanti; Sebayang, Misca Jesikapina Br; Sagala, Eslina
Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal) Vol 4, No 4 (2021): Budapest International Research and Critics Institute November
Publisher : Budapest International Research and Critics University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33258/birci.v4i4.3379

Abstract

This study aims to determine the effect of CBT counseling with cognitive restructuring techniques on increasing learning self-efficacy. The subjects used in this study were students of SMP Negeri 2 Silima Punggapungga as many as 75 students. The method used in this assessment is the Pre-Experimental design method with a one group pretest-posttest model. The hypothesis in this study states that there are differences in student learning self-efficacy before and after being given CBT Counseling with Cognitive Restructuring techniques. Self-efficacy learning in students will increase after being given CBT counseling with Cognitive Restructuring techniques. The results of data analysis using paired T test obtained the correlation value (r) between before and after conducting CBT counseling with cognitive restructuring techniques was 0. 507 with a significant 0.000 and T = -4.805 with a significant p = 0.000 <0.05 which indicates that there is a difference between self learning efficacy before and after CBT counseling with cognitive restructuring techniques, which means the hypothesis can be accepted. The conclusion is that CBT counseling with cognitive restructuring techniques has an effect on increasing learning self-efficacy in students of SMP Negeri 2 Silima Punggapungga.
Literature Review: Commuter Marriage dan Peran Ayah dalam Pengasuhan Anak Mirza, Rina; Marpaung, Winida; Marpaung, Mukhaira El; Putra, Achmad Irvan Dwi; Aritonang, Husna Astria; Tarigan, Beby Astri; Pinem, Terendienta
ISLAMIKA GRANADA Vol 4, No 2 (2024): ISLAMIKA GRANADA JANUARI
Publisher : Granada El-Fath

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/ig.v4i2.180

Abstract

Dengan semakin berkembangnya zaman, tidak hanya ayah yang bekerja, namun banyak ibu yang akhirnya memutuskan untuk bekerja juga. Bahkan tidak jarang diantara mereka memutuskan tinggal berjauhan karena tuntutan pekerjaan atau disebut dengan commuter Marriage dan sebagian besar anak akan tinggal bersama dengan ibunya sementara ayahnya berada di kota lain. Dengan keputusan tersebut, peran dalam pengasuhan anak tidak serta merta lepas dari keduanya. Baik ayah maupun ibu, harusnya tetap mempunyai peran dalam mengasuh anaknya. Penelitian ini bersifat literatur riview , dimana akan membahas terkait peran ayah dalam mengasuh anak pada pasangan commuter Marriage . Tujuan dari tulisan ini, untuk memberi edukasi akan pentingnya peran ayah dalam mengasuh anak meskipun memilih tinggal secara terpisah dari anaknya. Hasil yang dapat disimpulkan bahwa ayah bukan hanya sosok pemberi bantuan finansial bagi anaknya, namun peran ayah sangat diharapkan dalam mengasuh anak terutama pada pasangan komuter nikah . Beban pengasuhan anak, tidak hanya diberikan pada ibu saja namun ayah juga harus mengambil bagian sesuai cucurannya karena peran ayah akan berpengaruh pada perkembangan kognitif, emosi, kesejahteraan psikologis, sosial dan kesehatan fisik pada anak.
Keterlibatan Ayah Dalam Pengasuhan Terhadap Internal Locus of Control Pada Remaja Suku Batak Toba Fadhilah, Cut Rafyqa; Lubis, Indah Sari Liza; Nisfiary, Reny Khaerany; Mirza, Rina
ISLAMIKA GRANADA Vol 4, No 3 (2024): ISLAMIKA GRANADA MEI
Publisher : Granada El-Fath

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/ig.v4i3.266

Abstract

Ayah memiliki peran yang sangat penting dalam pengasuhan. Sejumlah hasil penelitian menunjukkan peran Ayah dalam pengasuhan berpengaruh terhadap aspek sosial, emosi, kecerdasan, dan perilaku anak. Namun penelitian keterlibatan Ayah dalam pengasuhan terhadap internal locus of control masih sangat minim. Internal locus of control diketahui berpengaruh terhadap perilaku kenakalan remaja. Remaja sebagai individu memiliki pusat kendalinya sendiri (internal locus of control) terhadap peristiwa dan hal-hal yang dialami serta terjadi di dalam individu tersebut. Remaja yang memiliki internal locus of control biasanya terhindar dari perilaku kenakalan remaja. Salah satu suku di Indonesia dimana pengasuhan ibu lebih dominan adalah suku Batak Toba. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh keterlibatan Ayah dalam pengasuhan terhadap internal locus of control pada remaja suku Batak Toba. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik availability sampling dan total subjek yang terlibat sebanyak 161 remaja suku Batak Toba berusia 15 – 18 tahun.  Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa keterlibatan Ayah dalam pengasuhan memiliki pengaruh terhadap internal locus of control remaja suku Batak Toba, sebesar 24%. Hasil tersebut menunjukan bahwa keterlibatan Ayah dalam pengasuhan sangat diperlukan karena berpengaruh dalam mencegah perilaku kenakalan di usia remaja.
Emotion Regulation in View of Gender in Students Who Study While Working Napitupulu, Andiny Christy; Simatupang, Elsa Manora; Siagian, Novel; Purba, Putri Regina Margaretha; Mirza, Rina
Konseling Edukasi : Journal of Guidance and Counseling Vol 8, No 1 (2024): Konseling Edukasi : Journal of Guidance and Counseling
Publisher : IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/konseling.v8i1.25967

Abstract

Emotion Regulation in View of Gender in College Students Who Study While Working. This study aims to see if there are differences between emotion regulation in male and female students who study while working. The sample of this study were 95 students (41 male students and 54 female students) who worked while studying with an age range of 18-41 years, from the Faculty of Psychology, Prima Indonesia University, using the snowball sampling technique. With this limited number, the entire population was used as a sample in this study or also known as total sampling. Emotion Regulation Scale as a container for data accumulation in this study which is the result of the adaptation of the ERQ (Emotion Regulation Questionaire) questionnaire with t> 1.96; p = 0.000. The results of the study using Independent Sample T-Test with a significance value of 0.325 (p> 0.05) which shows that the hypothesis is rejected, in the sense that there are no differences in emotional regulation between male students and female students who study while working. Keywords: Emotion Regulation, Working Students, Gender
MOTIVASI BELAJAR DITINJAU DARI KONFORMITAS TEMAN SEBAYA PADA SISWA Nisha, Zahratun; Mirza, Rina; Kita Pinem, Sangap; Icha Marpaung, Marissa; Astri Tarigan, Beby
JURNAL TARBIYAH Vol 31, No 1 (2024)
Publisher : UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/tar.v31i1.3532

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara konformitas teman sebaya dan motivasi belajar siswa. Metode yang dilakukan menggunakan metode kuantitatif. Motivasi belajar digunakan sebagai variabel terikat dan konformitas teman sebaya digunakan sebagai variabel bebas. Objek yang menjadi Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X, XI, XII MAS Alwasliyah Gedung Johor Medan yang berjumlah 266 orang dengan 153 orang sampel. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik disproportionate stratified random sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya hubungan positif antara variabel motivasi belajar dengan variabel konformitas teman sebaya dengan nilai Pearson Correlation sebesar 0.191 dan Sig. sebesar 0.018 (p < 0.05). Hasil ini memperlihatkan bahwa hipotesis penelitian diterima. Dari hasil yang diperoleh menyatakan bahwa semakin tinggi motivasi belajar siswa maka semakin tinggi pula konformitas teman sebayanya dan begitu sebaliknya. Hasil penelitian ini sesuai dengan penelitian sebelumnya yang pernah dilakukan pada siswa SMA Muhammadiyah Kudus. Hasil penelitian ini menjawab hipotesis yang diajukan bahwa ada hubungan positif signifikan antara konformitas teman sebaya dengan motivasi belajar siswa.
Dinamika Psychological Well-Being Remaja dari Orangtua yang Mengalami Perceraian Hulu, Angellita Livoniria; Sitepu, Charina Alemina; Silalahi, Claudia Wisudayanti; Butar, Giovani Santa Monika Butar; Marpaung, Winida; Mirza, Rina
JURNAL SOCIAL LIBRARY Vol 4, No 1 (2024): JURNAL SOCIAL LIBRARY MARCH
Publisher : Granada El-Fath

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/sl.v4i1.201

Abstract

Penelitian ini mengulas tentang Psychological Well-Being pada remaja yang berasal dari orangtua yang bercerai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lebih mendalam bagaimana gambaran dinamika Psychological Well-Being dan dampak perkembangan pada remaja yang berasal dari orangtua yang bercerai. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan teknik yaitu wawancara dan observasi langsung. Proses pelaksanaannya dengan menerapkan metode inkuiri yaitu memberikan pertanyaan yang berbeda dengan arti yang sama. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kelima subjek memiliki kesejahteraan psikologis yang baik, dari 6 dimensi hanya beberapa dimensi yang menunjukkan kesejahteraan psikologis kelima subjek rendah. Saran yang dapat diberikan pada penelitian ini adalah orangtua yang memiliki keinginan untuk bercerai sebaiknya mempertimbangkan terlebih dahulu karena hal tersebut memiliki banyak dampak negatif terhadap orang lain terutama anak. Serta untuk orangtua yang sudah bercerai sebaiknya lebih memberikan waktu dan kasih sayang yang lebih kepada anak, serta menjalin komunikasi yang baik dengan anak karena hal tersebut dapat menumbuhkan kesejahteraan psikologis pada anak.
Co-Authors Achmad Irvan Dwi Putra Ade Chita Putri Harahap afrianti, Suratni Ahmad Irvan Dwi Putra Akmal, Mukhairah El Amanda, Devita Ameliany, Cicilia Aprilicia, Bellin Aritonang, Husna Astria Atrizka, diny Aurelya, Shalwa Ayu, Lodiana Beby Astri Tarigan Berliana br Silalahi, Rut Br Bangun, Josie Madelinta Butar, Giovani Santa Monika Butar Caroline Caroline Chandra Chandra Chandrawin, Ivana Felice Corinne Jessica Cryptia, Rinda Ridanti Cut Rafyqa Fadhilah Darma Sambo, Surya Deby Pratiwi Dede Ansyari Guci Dinda Permatasari Harahap Dwi Putra, Achmad Irvan El Akmal, Mukhaira F, Cornelissen Fazhart, Muhammad Ananda Fellisia, Fellisia Ginting, Megawati Guci, Dede Ansyari Harley, Vincent Hasibuan, M Fauzi Helmi Nirwana Spayung Hulu, Angellita Livoniria Hutagalung, Mida Uli Icha Marpaung, Marissa Khaliza, Nazwa Maura Kho, Cecillia Kita Pinem, Sangap Kitaroe, Angeli Lubis, Indah Sari Liza Lumbantoruan, Haposan Lusinta Rehna Ginting Manullang, Marta Uli Br Marpaung, Mukhaira El marpaung, winida Martha Sipayung, Eunike Mendrofa, Yusni Berti Nauly Merri Hafni Merri Hafni Mulia Siagian, Tabas Gabe Munisa Munisa Nainggolan, Chandra Napitupulu, Andiny Christy Nasution , Muhammad Arif Natacia Christela Swandy Natasya Natasya Nefi Darmayanti Nisfiary, Reny Khaerany Nisha, Zahratun Nur Afni Safarina, Nur Afni Nurhayani nurhayani Nurjannah Hasibuan Nurussakinah Daulay Daulay Nurvica Sari Perangi- angin Nurvica Sary Perangin-angin Pakpahan, Rosianna Pane, Nadya Olivia Panjaitan, Sunitha Sapta Utari Petra Johanna Petrisely, Welsi Pinem, Laura Juita Purba, Putri Regina Margaretha Purba, Rany Seni Tani Purba, Wintrynavri Yanti Putra, Ahmad Irvan Dwi Ramadhani, Mutiara Dewi Ramles, Polin Regina Yusvanila Vebiani Retta, Cynthia Tio Rianda Elvinawanty Rizki Fadhila, Sherly Rizky, Salman Sabrini Mentari Sabrini Mentari Rezeki Sagala, Eslina Salamiah Sari Dewi Salli Salsabila, Aghnia Sanra, S. Hashwinee Sari, Nurvica Sebayang, Misca Jesikapina Br Sella Sembiring, Betesda Br Sembiring, Venny Kristia Siagian, Joselyn Beatrice Gabrielle Maulina Siagian, Novel Sibuea, Gherry Lineker Silalahi, Claudia Wisudayanti Silalahi, Lamtiar Simanjuntak, Veronika Simatupang, Damaris Priscilla Natasya Simatupang, Elsa Manora Sinabutar, Silvia Natalia Sinaga, Enzelin Yulia Betrik Sinaga, Trivena Sindy, Gio Sinuhaji, Edward Aginta Sipayung, Apriana Evita Pricilya Sitanggang, Hoki Julianus Sitepu, Charina Alemina Siti AISYAH Sitorus, Elida Afrilia Sitorus, Riris Anjelina Sitorus, Try Yanti Srefani, Cornelia Sri Hartini Sri Hartini Sri Wahyuni Suryani Hardjo Suryani Suryani Susanti, Caroline Tantry Wanty Sitompul Tarigan, Andry Admaja Tarigan, Eltalina Tarigan, Fikaria Tarigan, Novilenta Br Terendienta Pinem, Terendienta Thionardi, Felycia Thomas, Jesslyn Vebiani, Regina Yusvanila Wahyuni, Juli Indah Wanda, Mutiara Oktavia Wijaya, Angelina Fransiska Wijaya, Filicia Austien Wijaya, Melisa Winidia Marpaung Wiswamitra, Tri Nanda Wiwiek Sulistyaningsih Wulandari, Rizki Ayu Xiesoria, Cheerly Yudistira Fauzy Indrawan Yulinda Yulinda Yusni Berti Nauly Mendrofa