Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) PADA TATANAN RUMAH TANGGA DAN SEKOLAH DASAR 101807 DI DESA CANDIREJO KECAMATAN SIBIRU-BIRU KABUPATEN DELI SERDANG SUMATERA UTARA Misrah, Misrah; Anastasya, Raihanis; Safitri, Dedek; Sakina Wira Wasistha, Sherien
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 7 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i7.2612-2621

Abstract

Program PHBS di rumah tangga merupakan berwujudan untuk melatih anggota keluarga agar tahu, mau dan mampu menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat serta berperan aktif dalam gerakan masyarakat sehat. Pada penelitian yang dilakukan oleh Muh. Fajaruddin Natsir dengan judul “Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) pada Tatanan Rumah Tangga Masyarakat Desa Parang Baddo (Natsir, 2019) mendapatkan hasil bahwaPHBS di desa Parang Baddo sebesar 63,2% dan Parang Binara 58,65 jika dibandingkan dengan target PHBS Kementrian kesehatan 70%, angka tersebut masih dibawah target. Penelitian ini bertujuan untuk mengurangi jumlah sampah di lingkungan sekolah dan pemukiman untuk mencegah timbulnya agent-agent penyakit seperti jentik-jentik nyamuk serta meningkatkan pengetahuan masyarakat desa Candirejo mengenai PHBS salah satunya yaitu pengelolaan sampah yang baik dan benar. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. data didapatkan dari wawancara, observasi langsung dan mencari beberapa studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurangnya pengetahuan warga dan kurangnya lahan sebagai Tempat Pembuangan Akhir (TPA) membuat proses pengelolaan sampah menjadi terhambat, advokasi dengan melakukan sosialisasi atau penyuluhan di balai desa serta ke sekolah dasar di SDN 101807 mengenai penerapan PHBS di rumah tangga dan di lingkungan sekolah. Saran dari penelitian ini yaitu masyarakat dan siswa-siswa SDN 101807 lebih mengatahui pentingnya PHBS, lebih mengetahui bagaimana cara pengelolaan sampah yang baik dan benar, terakhir berharap kepada perangkat pemerintah desa untuk mencari solusi mengenai kondisi lahan yang tidak tersedia untuk Tempat Pengolahan Akhir (TPA) mengingat jumlah masyarakat di desa Candirejo yang kerap meningkat yang mengakibatkan jumlah sampah juga meningkat.
Deteksi Perubahan Tutupan Lahan menggunakan Citra Planetscope di Desa Pandiri Kecamatan Lage Kabupaten Poso Laia, Berkat; Muis, Hasriani; Misrah, Misrah; Hulu, Amati Eltriman
MAKILA Vol 19 No 2 (2025): Makila : Jurnal Penelitian Kehutanan
Publisher : Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/makila.v19i2.20733

Abstract

Land cover change reflects the dynamics of spatial use and the environmental condition of a region. This study aims to detect land cover changes in Pandiri Village, Lage District, Poso Regency, using PlanetScope satellite imagery acquired in 2019 and 2024. Land cover classification was performed using the Maximum Likelihood Classification (MLC) method, while change detection was conducted through a post-classification comparison of the resulting classified maps. The results identified six primary land cover classes: forest, dryland agriculture, open land, settlement, paddy fields, and water bodies. Over the 2019–2024 period, forest area decreased by 88.46 hectares, and dryland agriculture declined by 31.35 hectares. Conversely, increases occurred in open land (44.21 ha), settlement (24.23 ha), paddy fields (25.99 ha), and water bodies (25.38 ha). Accuracy assessment yielded an overall accuracy of 96.67% with a Kappa coefficient of 0.95, indicating a highly reliable classification. These findings confirm the capability of PlanetScope imagery in detecting village-scale land cover changes. The outcomes of this study are essential for supporting the evaluation of spatial planning policies and controlling land conversion to achieve sustainable natural resource management.
PENGARUH PENDAPATAN, DIGITAL PAYMENT, PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL TERHADAP PERILAKU KONSUMTIF MASYARAKAT DI KOTA BANJARMASIN Misrah, Misrah; Maharani, Dewi; Nafidzi, Elman
Ekonomi & Bisnis Vol 24 No 2 (2025): Jurnal Ekonomi & Bisnis Desember 2025
Publisher : Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32722/eb.v24i2.7817

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pendapatan, digital payment, dan penggunaan media sosial terhadap perilaku konsumtif masyarakat di Kota Banjarmasin. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik purposive sampling. Responden adalah masyarakat yang sudah bekerja dan sering menggunakan sistem pembayaran digital. Data dikumpulkan melalui kuesioner dengan jumlah sampel 96 responden. Analisis data meliputi uji validitas dan reliabilitas, uji asumsi klasik, regresi linear berganda, serta uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, pendapatan (X1) berpengaruh signifikan terhadap perilaku konsumtif dengan nilai signifikansi 0,000 dan t-hitung 6,075. Digital payment (X2) tidak berpengaruh signifikan dengan nilai signifikansi 0,389 dan t-hitung 0,865. Penggunaan media sosial (X3) berpengaruh signifikan dengan nilai signifikansi 0,000 dan t-hitung 5,505. Secara simultan, ketiga variabel berpengaruh signifikan terhadap perilaku konsumtif dengan kontribusi penjelasan sebesar 62,8%, sedangkan 37,2% dipengaruhi faktor lain di luar penelitian. Temuan ini menegaskan bahwa pendapatan dan penggunaan media sosial merupakan faktor dominan yang memengaruhi perilaku konsumtif, sementara digital payment belum memiliki pengaruh langsung yang signifikan.
Identify crisis in adolescent girls: a phenomenological study of early marriage and instutional intervention strategies Rizqina Hanifa Batubara, Isdy; Misrah, Misrah
Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 11 No. 2 (2025): Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/1202526246

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menganalisis bentuk krisis identitas yang dialami remaja yang menikah dini serta mengevaluasi strategi Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Medan Johor dalam menangani krisis identitas tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan perspektif fenomenologi untuk memahami pengalaman subjektif remaja secara mendalam. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi partisipatif, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan model Creswell. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pernikahan dini memicu krisis identitas remaja yang ditandai oleh tekanan peran ganda sebagai pasangan dan orang tua, ketidaksiapan emosional dan psikososial, serta terputusnya proses pencarian identitas diri. Krisis ini berakar pada faktor sosial-ekonomi keluarga, norma sosial yang menormalisasi pernikahan dini, serta keterbatasan akses remaja terhadap pendidikan dan informasi perkembangan diri. Temuan empiris memperlihatkan bahwa remaja berusia 16 dan 18 tahun mengalami pergeseran identitas secara prematur dari fase remaja ke peran dewasa tanpa proses eksplorasi identitas yang memadai. Strategi KUA Kecamatan Medan Johor dalam menangani persoalan ini dilakukan melalui pendekatan preventif-edukatif berbasis kolaborasi lintas sektor dengan Dinas Kesehatan, Puskesmas, dan Kominfo, yang berfokus pada edukasi kesehatan reproduksi, kesiapan mental, dan kehidupan rumah tangga. Secara analitis, penelitian ini menegaskan bahwa pencegahan pernikahan dini tidak cukup dilakukan melalui regulasi administratif, tetapi memerlukan intervensi sosial yang berorientasi pada penguatan identitas remaja. Temuan ini berkontribusi pada pengembangan kajian krisis identitas dalam konteks pernikahan dini serta memberikan implikasi kebijakan bagi penguatan peran KUA sebagai aktor preventif dalam perlindungan remaja.
Pengabdian kepada Masyarakat melalui Digitalisasi dalam Meningkatkan UMKM di Desa Suka Makmur Kabupaten Langkat Wulandari, Prames Wary Tri; Misrah, Misrah; Rahmah, Khairida Nur; Budi, Satria; Radiansyah, Radiansyah
Nuras : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): January
Publisher : Lembaga Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Kamandanu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/nuras.v6i1.775

Abstract

This community service activity was conducted by the Community Service Program (KKN) team in Suka Makmur Village, Langkat Regency. The activity aimed to improve the digital literacy of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) who are still limited in utilizing digital technology. This effort was carried out through training on "E-Commerce Development and MSME Registration on Google Maps." The methods used included field observation, interviews with MSMEs, and documentation of the activity. Data analysis was conducted descriptively to describe the implementation process, results, and impact on improving participants' digital skills. The results showed an increase in participants' understanding of registering their businesses on Google Maps, understanding the benefits of QRIS as a digital payment tool, and using social media for business promotion. Of the target 15 MSMEs, 6 successfully created active and verified Google Maps accounts. The main obstacles faced were limited internet access and digital devices. Overall, this activity contributed to expanding digital literacy and strengthening the competitiveness of MSMEs in Suka Makmur Village, while also supporting the achievement of Sustainable Development Goals (SDGs) 8 on decent work and sustainable economic growth.
PENCEGAHAN KEKERASAN SEKSUAL DI LINGKUNGAN KAMPUS DENGAN METODE INTERVENSI BANTU Alqadri, Dinar; Misrah, Misrah; Kasim, Hasanudin; Khaedar, Muh
Journal of Career Development Vol 3, No 2 (2025): Journal of Career Development
Publisher : Career Development Center Division at Amkop Business School

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/jcd.v3i2.206

Abstract

Kekerasan seksual adalah momok yang sangat menakutkan, sejak tahun 2021 sampai dengan tahun 2024 tercatat sedikitnya terdapat 82 kasus kekerasan seksual yang terjadi di lingkungan kampus yang terdaftar di Komnas Perempuan, angka ini masih terbilang sedikit dengan melihat banyaknya kasus yang belum sempat dilaporkan atau bahkan cenderung ditutup-tutupi. Fenomena seperti ini sering kita sebut dengan fenomena gunung es, dimana kasus yang muncul dipermukaan hanya segelintir namun kenyataannya kasus serupa sangat banyak yang tidak terekspose. Kasus kekerasan seksual setidaknya telah diatur dalam Undang undang No. 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual, Permendikbudristek No. 30 Tahun 2021 tetang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di Lingkungan Perguruan tinggi, kemudian diperbaharui menjadi Permendikbudristek No. 55 Tahun 2024 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Perguruan Tinggi (PPKPT). Regulasi yang hadir nyatanya masih menyisakan tanda tanya karena kekerasan seksual masih saja kita temukan, untuk itu hadir sebuah metode baru dalam hal penanganan dan pencegahan kekerasan seksaul yang dikenal dengan metode intervensi BANTU yang melibatkan semua elemen masyarakat dengan tujuan betul-betul memberantas tindak kekerasan seksual di lingkungan kampus dengan membangun kesadaran bersama oleh setiap warga kampus. Kata kunci: Kekerasan, Seksual, Metode, BANTU