Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Sari Pediatri

Hubungan Asupan Zat Gizi dan Indeks Masa Tubuh dengan Hiperlipidemia pada Murid SLTP yang Obesitas di Yogyakarta Siti Nurul Hidayati; Hamam Hadi; W. Lestariana
Sari Pediatri Vol 8, No 1 (2006)
Publisher : Badan Penerbit Ikatan Dokter Anak Indonesia (BP-IDAI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (148.185 KB) | DOI: 10.14238/sp8.1.2006.25-31

Abstract

Latar belakang. Obesitas pada anak dan remaja meningkatkan risiko penyakitdegeneratif dan kardiovaskular. Namun belum jelas apakah remaja yang obesitas berisikomengalami hiperlipidemiaTujuan. Menilai hubungan antara indeks masa tubuh (IMT), asupan karbohidrat danlemak dengan hiperlipidemia pada murid SLTP yang obesitas.Metoda. Penelitian cross sectional di Yogyakarta. Sampel 109 murid SLTP dengan IMT =persentile-95 kurve IMT dari NCHS-CDC, dipilih secara acak dari murid SLTP yang obesitas,yang didapat pada survei obesitas secara cross sectional. Tinggi badan diukur denganmicrotoise dan berat badan diukur dengan timbangan digital. Data asupan karbohidrat danlemak diperoleh dari wawancara menggunakan FFQ periode 3 bulan terakhir.Hasil. Prevalensi obesitas murid SLTP 4,9%, hiperkolesterolemia 88,1% danhipertrigliseridemia 100%. Asupan lemak berhubungan dengan kejadian hiperkolesterolemia(OR=6,48; KI 95%:2,80-15,02) dan hipertrigliseridemia (OR=5,31; KI95%:2,34-12,07). Asupan karbohidrat juga berhubungan dengan kejadianhiperkolesterolemia (OR=5,43; KI 95%:1,85-15,92) dan hipertrigliseridemia (OR=3,71:KI 95%:1,34-10,27). IMT tidak berhubungan dengan kejadian hiperlipidemia.Kesimpulan. Peningkatan asupan lemak dan karbohidrat berhubungan dengan kejadianhiperlipidemia pada anak yang obesitas.
Pengaruh Penyakit Infeksi terhadap Kadar Albumin Anak Gizi Buruk Nur Aisiyah Widjaja; Siti Nurul Hidayati; Roedi Irawan
Sari Pediatri Vol 15, No 1 (2013)
Publisher : Badan Penerbit Ikatan Dokter Anak Indonesia (BP-IDAI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14238/sp15.1.2013.46-50

Abstract

Latar belakang. Penyakit infeksi dan gizi buruk merupakan hubungan yang sinergis. Serum albumin merupakan prognostik faktor yang penting untuk pasien gizi buruk terutama yang dirawat di rumah sakit. Pasien rawat inap dengan gizi buruk mempunyai risiko komplikasi klinis yang lebih berat, dan mortalitas lebih tinggi dibanding pasien tanpa gizi buruk.Tujuan. Mengetahui pengaruh penyakit infeksi terhadap kadar albumin anak dengan gizi buruk yang dirawat di rumah sakit.Metode. Penelitian analitik deskriptif retrospektif dari data sekunder status semua pasien gizi buruk dengan atau tanpa edema yang dirawat di bangsal anak RSUD Dr Soetomo, Surabaya sejak Mei tahun 2008-Juni 2009. Data yang diambil adalah data umur, jenis kelamin, dan status penyakit. Pasien dibagi dua kelompok, yaitu kelompok infeksi dan non infeksi, dan diukur kadar albuminnya. Analisis data menggunakan chi-square dan t-test.Hasil. Didapatkan 77 anak dengan gizi buruk tipe non edema, 44 anak dengan penyakit infeksi dan 33 anak dengan penyakit non infeksi. Nilai rerata albumin pada anak gizi buruk dengan infeksi lebih rendah dan bermakna secara statistik dibandingkan gizi buruk non infeksi (3,08±0,74 g/dL dibanding 3,56±0,99 g/dL, p=0,019). Anak gizi buruk dengan serum albumin rendah mempunyai risiko untuk mendapatkan penyakit infeksi lebih tinggi dibanding anak gizi buruk tanpa penyakit infeksi (RR:1,35, CI 95%:1,030-1,946).Kesimpulan. Kadar serum albumin yang rendah pada anak gizi buruk yang dirawat di rumah sakit lebih berisiko untuk mendapatkan infeksi.
Perbandingan Jumlah Limfosit Total pada Anak Gizi Buruk dengan Infeksi dan Tanpa Infeksi HIV Nur Aisiyah Widjaja; Dina Angelika; Siti Nurul Hidayati; Roedi Irawan
Sari Pediatri Vol 15, No 2 (2013)
Publisher : Badan Penerbit Ikatan Dokter Anak Indonesia (BP-IDAI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243 KB) | DOI: 10.14238/sp15.2.2013.99-104

Abstract

Latar belakang. Anak gizi buruk dengan dan tanpa infeksi HIV mempunyai tampilan klinis yang hampir sama. Jumlah limfosit total (TLC) dapat digunakan sebagai parameter respon imun selular pada anak gizi buruk dan sebagai penilaian penurunan respon imun selular pada HIV yang dapat dipakai sebagai skrining awal.Tujuan. Membandingkan jumlah limfosit total pada anak gizi buruk dengan dan tanpa infeksi HIV.Metode. Penelitian analitik deskriptif retrospektif dari data sekunder status pasien gizi buruk umur 0-60 bulan yang dirawat di bangsal anak RSUD Dr Soetomo, Surabaya sejak tahun 2004-2009. Data yang diambil adalah data umur, jenis kelamin, dan status infeksi HIV. Diagnosis HIV berdasarkan pemeriksaan serologi tiga metode dan PCR. Semua pasien gizi buruk dengan dan tanpa HIV dihitung jumlah limfosit totalnya. Analisis data menggunakan chi-square dan t-test.Hasil. Didapatkan 58 anak dengan gizi buruk dan 14 anak disertai dengan infeksi HIV. Nilai rerata TLC pada anak gizi buruk dengan infeksi HIV 2743 (1008-4479), sedangkan tanpa infeksi HIV 6260 (4755-7766). Kelompok anak gizi buruk dengan infeksi HIV mempunyai TLC lebih rendah dibandingkan tanpa HIV (2743 vs 6260) yang bermakna secara statistik dengan mean difference -3517(-5740 sampai -1295 ),p=0,003. Perbedaan bermakna terutama pada kelompok umur 12-23 bulan (2279 vs 7403) dengan mean difference-5124 (-9074 sampai -1168), p=0.015. Kesimpulan. Anak gizi buruk dengan infeksi HIV mempunyai jumlah limfosit total yang lebih rendah dibandingkan gizi buruk tanpa infeksi HIV terutama pada kelompok umur 12-23 bulan.
Co-Authors Adien, Reyhana Talitha AINUL ROZIQIN, ACHMAD Alpha Fardah Athiyyah Anang Endaryanto Andy Darma Ardianah, Eva Arief Wibowo Asma' Athifah Aulia, Ernita Vika BALQIS, ADELINA Boerhan Hidayat, Boerhan BUNGA SARI SURYA ATMAJA, PUTRI Cholis Hidayati Damayanti, Martha DEWI LARASATI, ARDIA Diah Indriani Diana Indah Sri Lestari P. A Dina Angelika Ergia Latifolia Eva Lestari FADHILAH, LAELATUL FATMAWATI, EVADIYAH FAUZA RAHMADHANI ADIYAH, SITI Ferry Sandra Hamam Hadi Hanindita, Meta Herdiana Hari Basuki Notobroto Hari Basuki Notobroto Hartojo Hartojo HASAN SUBEKTI Hidajat, Boerhan Hidayat, Amelia Tsabitah Hiyatma, Shaffa Hwihanus Hwihanus Hwihanus I Gusti Made Reza Gunadi Ranuh I Wayan Dasna Janah, Febriana Roikhatul Jumaidah, Ismi Septia Karennina Putri Aristyani KUNTORO Mahardika, Sekar Putri Maria Ulfah Masayu Ramadhani Polanunu Munzil Murliyanti Murliyanti Nanda Hudawarrahmah Nur Aisiyah Widjaja, Nur Aisiyah Nur Aisiyah Wijaya Nurandini, Anggelia Nurfidaus, Yasmine Nurkholis Nurkholis NURUL HIDAYAH Pandin, Maria Yovita R. Pebriaini, Prisma Andita Pratiwi, Zuliana Eka Putri Rahayu Rachmah Indawati Rahayu, Putri Retno Asih Setyoningrum Ria Puspitasari Rina Sulistiyani Roedi Irawan Rojab Siti Rodliyah Sabilatuzzahra, Putri Alifiyah Sabtiawan, Wahyu Budi Salsabila, Ainus Santoso, Febrina Mustika Saputra, Ardiansyah Dharma Sarifah, Rosa Latus Septia Winariani, Pradnya Sigit Ari Saputro Soenarnatalina Melaniani Sri Wahyuni Sudarmo, Subijanto Marto Sulistiawati Sulistiawati Surjani Wonorahardjo TATI NURHAYATI VERNANDA, SISKA VIKA AULIA, ERNITA W. Lestariana Wardana, Rizky Amelia Windhu Purnomo Wiweka Merbawani Yanuar, Daffa Ramadhani Zahroh, Mu'nisatuz