Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS KONDISI FISIK PEMAIN SEPAK BOLA KLUB PERSEPU UPGRIS TAHUN 2016 Osa Maliki; Husnul Hadi; Ibnu Fatkhu Royana
Jendela Olahraga Vol 2, No 2 (2017): Jendela Olahraga
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jo.v2i2.1696

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat tingkat kondisi fisik pemain klub Persepu Upgris yangmeliputi daya tahan, daya ledak otot tungkai, kecepatan dan kelincahan. Metode penelitian inimerupakan penelitian deskriptif. Penelitian dilaksanakan di lapangan Sidodadi pada tanggal 31 Oktober2016. Penelitian mengambil sampel sebanyak 40 orang pemain Persepu Upgris. Hasil penelitianmenggambarkan bahwa rata-rata tingkat daya tahan (VO2Max) pemain Persepu Upgris adalah 45,67dengan kategori sedang. Rata-rata tingkat daya ledak otot tungkai pemain Persepu Upgris adalah 44 cmdengan kategori sedang. Rata-rata tingkat kecepatan pemain Persepu Upgris adalah 4,31 detik dengankategori sedang. Rata-rata tingkat kelincahan pemain Persepu Upgris adalah 6,35 detik dengan kategorisedang.
Implementasi Nilai-Nilai Karakter Siswa Pada Pelajaran Pendidikan Jasmani SMA Sederajat Se-Kecamatan Semarang Barat Di Masa Pandemi Covid-19 Ananda Vian Saleh; Maftukin Hudah; Husnul Hadi
Jendela Olahraga Vol 7, No 1 (2022): Januari 2022
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jo.v7i1.8264

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keresahan penliti tentang implementasi nilai – nilai karakter siswa pada pelajaran pendidikan jasmani SMA yang disebabkan  keraguan mahasiswa terhadap implementasi nilai karakter siswa pada pelajaran pendidikan jasmani SMA Sederajat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hasil implementasi nilai – nilai karakter siswa pada pelajaran pendidikan jasmani SMA Sederajat kususnya di kecamatan Semarang Barat. Peneliti menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Lokasi penelitian adalah SMA Negeri 06 Semarang, SMK Penerbangan Semarang, dan SMA Kesatrian 01 Semarang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan beberapa teknik yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik keabsahan data dalam penelitian ini adalah triangulasi sumber. Analisis yang dilakukan menggunakan model analisis interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : pertama Guru menambahkan kegiatan pembelajaran dengan desain yang dapat menanamkan nilai karakter pada siswa seperti menggunakan metode yang mendukung penanaman nilai – nilai karakter bagi peserta didik, contohnya diskusi kelompok. Kemudian dengan mendambahkan sumber belajar melalui internet, menambahkan teknik penilaian sehingga ada teknik penilaian yang dapat digunakan untuk mengembangkan karakter siswa. Kedua, penanaman nilai – nilai karakter dalam proses belajar mengajar pada pembelajaran pendidikan jasmani SMA sederajat se- kecamatan Semarang barat di masa pandemi COVID-19 sudah berjalan dengan baik. Pihak sekolah selalu berupaya dalam  menanamkan nilai karakter kepada siswa. Nilai karakter tersebut meliputi religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, kreatif, mandiri, demokratis, rasa ingin tau, semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, komunikatif, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, cinta damai dan tanggung jawab. Ketiga, kendala yang dihadapi guru yaitu beberapa peserta didik kurang patuh terhadap guru seperti siswa terlambat mengikuti pembelajaran secara daring, siswa masih terlambat mengumpulkan tugas secara daring. Dalam mengatasi kendala tersebut guru mengingatkan peserta didik dan melakukan pendekatan terhadap peserta didik. Perlu diadakanya penelitian lanjutan mengenai implementasi nilai – nilai karakter siswa pada pelajaran pendidikan jasmani SMA sederajat se-kecamatan Semarang barat di masa pandemi COVID-19 sehingga dapat lebih berkembang untuk menanamkan nilai karakter siswa pada proses pembelajaran tersebut.
RESPECT FOR THE RULES DALAM PERMAINAN SEPAK BOLA Husnul Hadi
Jendela Olahraga Vol 1, No 1 Juli (2016): jendela olahraga
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jo.v1i1 Juli.1098

Abstract

AbstrakSepak bola merupakan salah satu cabang olahraga yang sangat berkembang pesat di dunia.Sepak bola melalui induk organisasi tertingginya yaitu FIFA telah mengatur aturan-aturan yang berlakudalam permainan sepak bola. Aturan-aturan itu harus dijalankan oleh semua elemen yang terlibatdidalamnya. Respek dalam peraturan permainan sepak bola, sangat ditekankan kepada para pemaindan ofisial tim. Para pemain dan ofisial tim yang respek terhadap aturan, akan mampu bermaindengan baik sehingga menjunjung tinggi fair play dan sportifitas dalam permainan. Sepak bola akanmenjadi suatu permainan yang disenangi dan dinikmati semua orang jika respek terhadap aturandilakukan oleh para pemain. Respek akan bernilai positif terhadap semua kalangan, tidak hanyaantara wasit dengan pemain, tetapi sesama pemain baik pemain lawan maupun tuan rumah.Seringkali sepak bola dinodai oleh tindakan-tindakan yang tidak bertanggung jawab, yang dapatmengikis sikap respek itu, mulai dari pemain yang bentrok antar pemain, pemain memukul wasit,ofisial tim yang bertindak anarkis, sporter dan penonton yang bikin ricuh, sampai kepada sepak bolagajah yang diperagakan. Pendidikan jasmani melalui berbagai macam permainan mengajarkan siswauntuk dapat memiliki sikap respek. Respek tidak hanya dalam melakukan permainan saja, tetapi dapatdiaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun lingkunganmasyarakat.Kata kunci : respek, permainan sepak bola
KETERAMPILAN GERAK DASAR ANAK USIA DINI PADA TAMAN KANAK-KANAK (TK) DI KOTA SURAKARTA HUSNUL HADI; IBNU FATKHU ROYANA; DANANG AJI SETYAWAN
JURNAL ILMIAH PENJAS (Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran) Vol. 3 No. 2 (2017): JURNAL ILMIAH PENJAS
Publisher : UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat keterampilan gerak dasar anak usia dini pada taman kanak-kanak. Gerak dasar adalah kemampuan untuk melakukan tugas sehari-hari yang meliputi gerak jalan, lari, lompat, lempar. Perkembangan pada anak usia dini mencakup perkembangan fisik dan motorik, kognitif, sosial emosional dan bahasa. Usia anak pada masa pertumbuhan merupakan fase fundamental yang akan menentukan kehidupannya dimasa datang. Oleh sebab itu, sebagai orang tua dan pendidik harus memahami perkembangan anak usia dini khususnya perkembangan fisik dan motorik. Penelitian dilakukan di TK Negeri Pembina dan TK Cita Nanda yang berada di Kota Surakarta. Subjek penelitian ditentukan melalui purposive sampling dengan jumlah 50 anak yang terbagi atas 27 anak di TK Negeri Pembina dan 23 anak di TK Cita Nanda. Pengambilan data dilakukan pada tanggal 4 dan 11 Agustus 2017. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes yang sesuai dengan gerak dasar anak usia dini. Tes yang digunakan adalah TGMD-2 (Test of Gross Motor Development). Berdasarkan tes yang dilakukan didapat hasil keterampilan gerak dasar anak atau motorik kasar anak sebagai berikut, nilai sangat tinggi ada 25 (dua puluh lima) anak dengan memperoleh skor >130. Anak dengan nilai tinggi ada 16 (enam belas) orang dengan memperoleh skor 121 - 130. Anak dengan nilai diatas rata-rata ada 6 (enam) orang dengan memperoleh skor 111 - 120. Anak dengan nilai rata-rata ada 3 (tiga) orang dengan memperoleh skor 90 – 110. Anak dengan nilai dibawah rata-rata, nilai rendah dan sangat rendah tidak ada.
Tingkat Aktivitas Fisik Siswa di Kota Semarang Fajar Widiyatmoko; Husnul Hadi
Journal Sport Area Vol 3 No 2 (2018): December
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (61.076 KB) | DOI: 10.25299/sportarea.2018.vol3(2).2245

Abstract

In this decade, there are a lot of international researchers discuss about Physical Activity. Indonesia is a country which has big overweight problem and non-infection disease which attacked its citizen. Both of those problems are the impacts of low physical activity. This study aimed to investigate the level of students’ physical activity. International Physical Activity Questionnaire (IPAQ) was distributed to investigate the level of students’ physical activity. It had three scale levels such as vigorous activity, moderat activity, and walking activity in last seven days. There were 128 students participated in this study. The result proved that there is no difference activity between male and female students. Mean score of male students was 1506.61 MET (min/week), and female students’ mean score was1015.85 MET (min/week). Generally, male students do physical activity higher than female. The finding shown that overall, the students’ physical activity is still low, so there must be an appropriate effort to revise their health and life style.
PEMAHAMAN PERATURAN PERMAINAN TENIS PADA PESERTA PENATARAN WASIT TENIS DI UNIVERSITAS PGRI SEMARANG Husnul Hadi
Multilateral : Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga Vol 17, No 2 (2018): December
Publisher : Lambung Mangkurat University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (278.812 KB) | DOI: 10.20527/multilateral.v17i2.5707

Abstract

Peningkatan pengetahuan dan pemahaman wasit penting dilakukan salah satunya pada cabang olahraga tenis lapangan. Pada tenis lapangan, ada namanya referee, chair umpire dan linesman. Namun yang bertugas secara langsung memimpin pertandingan di lapangan adalah chair umpire dan linesman. Pengprov Pelti Jawa Tengah merupakan induk organisasi tenis lapangan yang secara aktif menyelenggarakan even atau kejuaraan tenis lapangan. Banyaknya even atau kejuaraan tenis lapangan tentu membutuhkan wasit untuk memimpin pertandingan. Tingkat kebutuhan itu tentu harus diiringi dengan kualitas wasit yang ada dengan melihat pengetahuan dan pemahaman wasit tentang peraturan permainan tenis lapangan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan memberikan tes kepada para peserta penataran wasit yang telah mengikuti kegiatan penataran, untuk mengetahui tingkat pemahaman terhadap peraturan permainan tenis. Tahapan penelitian yang dilakukan terlebih dahulu dengan menentukan subjek penelitian. Subjek penelitian ini adalah peserta penataran yang telah mengikuti penataran wasit tenis lapangan. Subjek penelitian berjumlah 47 (empat puluh tujuh) orang. Penelitian berlokasi di Kota Semarang pada tanggal 1 September 2018. Hasil penelitian menunjukkan bawah tingkat pemahaman peraturan permainan tenis lapangan dengan kategori tinggi ada 8 (delapan) orang atau 17% dengan skor > 74,27. Kategori sedang ada 31 (tiga puluh satu) orang atau 66% dengan skor 54,33 – 74,27. Sedangkan untuk kategori kurang ada 8 (delapan) orang atau 17% dengan skor < 54,33.Kata Kunci: pemahaman, wasit, peraturan, tennis
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Team Game Tournament Berbantu Media Ledusa Tema 3 Ayu Parmawati; Fine Reffiane; Husnul Hadi
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Vol. 2 No. 3 (2019): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jp2.v2i3.19331

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe team game tournament berbantu media ledusa terhadap hasil belajar, kepanjangan ledusa adalah lempar dadu raksasa. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SDN Kembangsari 01 Semarang, Karena pada penelitian ini jumlah populasinya kurang dari 100 siswa, maka jumlah sampel sama dengan jumlah populasi sebanyak 24 siswa. Penelitian ini hanya menggunakan satu kelas saja dimana penelitian ini dapat menguji pengaruh model kooperatif tipe TGT berbantu media ledusa, dengan membandingkan hasil siswa sebelum diberi perlakuan dan sesudah diberi perlakuan. Sebelum diberi perlakuan rata-rata nilai siswa dengan uji normalitas adalah 71,67, setelah diber perlakuan nilai rata-rata siswa menjadi 81,87. Model pembelajaran kooperatif tipe TGT memperoleh tanggapan positif yaitu siswa merasa senang dan tidak membosankan dengan pembelajaran team game tournament berbantu media ledusa dan dapat meningkatkan pemahaman pada tema 3 peduli terhadap makhluk hidup kelas VI. Simpulan dari penelitian ini yaitu model pembelajaran kooperatif tipe team game tournament berbantu media ledusa kelas VI SDN Kembangsari 01 Semarang berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar pada tema 3 peduli terhadap makhluk hidup kelas VI dan mendapat tanggapan positif dari siswa. Parmawati, A. 2019. Pengaruh Model Kooperatif Tipe Team game tournament berbantu media ledusa kelas VI SDN Kembangsari 01 Semarang.  Kata Kunci: Model team game tournament, media ledusa, hasil belajar tema 3 
Analisis Nilai Moral Dalam Film Animasi “The Boss Baby” Produksi Dreamworks Animation Bagi Siswa Sekolah Dasar Dhanang Lukmantoro; Singgih Adhi Prasetyo; Husnul Hadi
Jurnal Filsafat Indonesia Vol. 1 No. 3 (2018)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jfi.v1i3.17157

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa saja nilai moral dalam Film Animasi “The Boss Baby” karya DreamWorks Animation bagi Siswa Sekolah Dasar. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan subjek penelitian yaitu siswa kelas V SD Negeri 2 Tamanrejo. Data yang diperoleh menggunakan teknik simak catat, Kangket, wawancara, catatan lapangan, dan dokumentasi. Hasil penelitian yang telah dideskripsikan yaitu film animasi “The Boss Baby” mengandung nilai moral yang baik untuk anak usia sekolah dasar antara lain nilai kejujuran, keadilan, toleransi, bijaksana, disiplin diri, suka menolong, berbelas kasih, kerja sama, berani, dan demokratis. Namun untuk anak usia sekolah dasar hanya mampu menganalisis nilai kerja sama dan suka menolong dari film tersebut. Film ini dapat dijadikan sarana penanaman moral untuk anak dengan bimbingan guru ataupun orang tua..Kata kunci: Nilai Moral, The Boss Baby, Sekolah Dasar
Kemampuan Motorik Kasar Anak Usia 5-6 Tahun di TK Negeri Pembina Kota Surakarta Danang Aji Setyawan; Husnul Hadi; Ibnu Fatkhu Royana
JURNAL PENJAKORA Vol. 5 No. 1 (2018): April 2018
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/penjakora.v5i1.14496

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kemampuan motorik kasar anak usia 5-6 Tahun pada taman kanak-kanak. Motorik kasar adalah kemampuan gerak dasar anak untuk melakukan tugas sehari-hari yang meliputi gerak jalan, lari, lompat, lempar. Motorik kasar dibagi menjadi 3 (tiga) komponen yaitu gerak lokomotor, non-lokomotor dan manipulatif. Gerak lokomotor merupakan gerak yang dilakukan dengan adanya perpindahan badan atau tubuh. Gerak non-lokomotor merupakan gerak yang dilakukan tanpa berpindahnya badan atau tubuh. Gerak manipulatif merupakan gerak yang dilakukan dengan menggunakan alat. Perkembangan pada anak usia dini mencakup perkembangan fisik dan motorik, kognitif, sosial emosional dan bahasa. Usia anak pada masa pertumbuhan merupakan fase fundamental yang akan menentukan kehidupannya dimasa datang. Penelitian dilakukan di TK Negeri Pembina yang berada di Kota Surakarta. Subjek penelitian ditentukan melalui purposive sampling dengan jumlah 27 anak. Pengambilan data dilakukan pada tanggal 11 Agustus 2017. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes untuk mengukur motorik kasar anak usia dini. Tes yang digunakan adalah TGMD-2 (Test of Gross Motor Development).Berdasarkan tes yang dilakukan didapat hasil kemampuan motorik kasar anak sebagai berikut, nilai sangat tinggi ada 13 (tiga belas) anakdengan memperolehskor >130. Anak dengan nilai tinggi ada 9 (sembilan) orang dengan memperoleh skor121 - 130. Anak dengan nilai diatas rata-rata ada 4 (empat) orang dengan memperoleh skor 111 - 120. Anak dengan nilai rata-rata ada 1 (satu) orang dengan memperoleh skor 90 – 110. Anak dengan nilai dibawah rata-rata, nilai rendah dan sangat rendah tidak ada. Kata-kata kunci: kemampuan, motorik kasar, anak usia dini
Analisis Gerakan Forehand Pada Tenis Meja Di Klub PTM Elektra Kab Demak Dyah Ismi Mukaromah; Husnul Hadi; Muh. Isna Nurdin
Journal of Physical Activity and Sports (JPAS) Vol. 1 No. 1 (2020): December 2020
Publisher : YLPK Mahardhika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53869/jpas.v1i1.7

Abstract

     The background is because the athlete only uses a forehand to defend, whereas a forehand is good for attacking. The formulation of the problem, how to analyze the biomechanics of forehand motion in table tennis and how good hand movements, body position and leg position using forehand movements, whether the 9 angles of the movement affect the entry or absence of the ball. The aim of this research is to know how the biomechanical analysis of forehand motion in table tennis and to find out how good hand movement, body position and leg position using the forehand movement of the 9 angles affect the entry or absence of the ball. Based on processing using statistics, there is a significant difference in comparisons when the ball position hits the bet; 1) wrist position 167.875o-223.8o; 2) bending of the right elbow 82,9o-92,1o; 3) bending of the left elbow 86.24o-95.82o; 4) opening of the upper arm of the right hand 71.06o-78.95o; 5) opening of the upper arm of the left hand 45.45o-50.5o; 6) leaning body 145.54o-161.71o; 7) right leg bending 152.6o-169.5o; 9) distance of both feet 44.05o-48.94o.   Keywords: Forehand, Table Tennis.     ABSTRAK       Latar belakang karena atlet hanya menggunakan pukulan forehand untuk bertahan, padahal pukulan forehand bagus untuk menyerang. Rumusan masalah, bagaimana analisis biomekanika gerakan forehand pada cabang olahraga tenis meja dan bagaimana gerakan tangan, posisi badan dan posisi kaki yang baik dengan menggunakan gerakan forehand apakah dari 9 sudut gerakan tersebut mempengaruhi masuk atau tidaknya bola. Tujuan penelitin ingin mengetahui bagaimana analisis biomekanika gerakan forehand pada cabang olahraga tenis meja dan untuk mengetahui bagaimana gerakan tangan, posisi badan dan posisi kaki yang baik dengan menggunakan gerakan forehand apakah dari 9 sudut gerakan tersebut mempengaruhi masuk atau tidaknya bola.Berdasarkan pengolahan dengan menggunakan statistik, terdapat perbedaan perbandingan yang signifikan saat posisi bola mengenai bet; 1) posisi pergelangan tangan 167,875o-223,8o; 2) tekukan siku kanan 82,9o-92,1o; 3) tekukan siku kiri 86.24o-95.82o ; 4) bukaan lengan atas tangan kanan 71,06o-78,95o ; 5) bukaan lengan atas tangan kiri 45,45o-50,5o; 6) kecondongan badan 145,54o-161,71o; 7) tekukan kaki kanan 152,6o-169,5o ; 9) jarak kedua kaki 44,05o-48,94o.   Kata kunci: Forehand, Tenis Meja.  
Co-Authors Affan Suko Handoyo Agus wiyanto Agus Wiyanto Agustini, Ferina Akhsin Amrulloh Alfianurrohman, Dafa Ananda Vian Saleh Anis Aisyah Nur Aini Anwar, Agus Shofih Arby, Aulia Rahmanul Aries Tika Damayani Arif Setiawan Asep Ardiyanto Aulal Muna, MH. Shofy Ayu Parmawati Beni Apriawan Bertika Kusuma Prastiwi Buyung Kusumawardhana BUYUNG KUSUMAWARDHANA, BUYUNG Choirul Huda Danang Aji Setiawan Danang Aji Setyawan Dhanang Lukmantoro Dhena Rismaya Dian Ayu Zahraini Diningsih, Ayus Donny Anhar Fahmi Dyah Ismi Mukaromah ELISA ., ELISA Faiz Ahmad Fahrevi Fajar Ari Widyatmoko Fajar Widiyatmoko fajar widiyatmoko, fajar Faturohman, Ahmad Filia Prima Artharina Fine Reffiane Firliani Utari Utari Galih Dwi Pradipta Hasby Baihaqi Ibnu Fatkhu Royana Ibnu Fatkurroyana Irman Irman Kartinah Kartinah, Kartinah KRESNAPATI, PANDU Kurniawan, Maulana Arif Kusmilawati, Farita Ervina Lestari, Suci Yulianti Maftukin Hudah Mahardika, Amanda Reza Mudzanatun . Muh. Isna Nurdin Muh. Isna Nurdin Wibisana Muhammad Hakim Azkaghani Nanda Dimas Dwi Putra Nur Azis Rohmansyah Nurdin, Isna Osa Maliki Pandu Kresnapati Pandu Kresnapati, Pandu Parmawati, Ayu Pradipta Dwi Galih Pratiwi, Sarita Amalia Prayogo, Giri Predyawan, Ridho Purwadi Purwadi putra raditia Qoriati Mushafanah S, Supriyono Purwo Sarita Amalia Pratiwi Setiyawan Setiyawan Setyawan, Danang Aji Singgih Adhi Prasetyo, Singgih Sukamto Thohirin Maryadi TUBAGUS HERLAMBANG, TUBAGUS Utari, Firliani Utari Utvi Hinda Zahnnisa Wibisana, Muh Isna Nurdin Widiyatmoko, Fajar Ari Wimba Tegar Prastawa