Claim Missing Document
Check
Articles

Kepuasan Kerja Memediasi Stres Kerja dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Azka Dhiya Pratama; Indarto; Djoko Santoso
Solusi Vol. 23 No. 4 (2025): October
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/slsi.v23i4.12821

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dan menguji peran mediasi kepuasan kerja dalam menjelaskan hubungan antara stres kerja dan lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan. Peningkatan persaingan bisnis mendorong perusahaan untuk mengoptimalkan kinerja karyawannya agar tujuan organisasi tercapai. Kinerja karyawan dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk stres kerja dan lingkungan kerja, yang dapat dimediasi oleh kepuasan kerja. Hasil kajian literatur menunjukkan ketidakkonsistenan pengaruh stres kerja dan lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan di perusahaan. Inkonsistensi hasil penelitian semakin tinggi tingkat kepuasan karyawan semakin terasa dampak yang di rasakan perusahaan. Penelitian ini menganalisis pengaruh Stres Kerja dan Lingkungan Kerja terhadap Kinerja Karyawan : Peran Mediasi Kepuasan Kerja pada Orenjus Outbound Fresh Team. Pendekatan kuantitatif dengan menggunakan kuesioner diterapkan pada penelitian yang dilakukan ini. Teknik pengambilan sampling yang di digunakan yaitu dengan Purposive sampling sedangkan analisis regresi berganda dengan adanya moderating digunakan sebagai analisis penelitian ini. SPSS merupakan alat statistik penelitian. Berdasarkan hasil penelitian, stres kerja dan lingkungan kerja berpengaruh positif terhadap kepuasan kerja. Akan tetapi, stres kerja dan lingkungan kerja tidak memiliki pengaruh langsung terhadap kinerja karyawan. Kepuasan kerja, di sisi lain, ditemukan memiliki dampak signifikan terhadap kinerja karyawan. Selain itu, kepuasan kerja berperan sebagai variabel intervening, yang berarti kepuasan kerja mampu menjadi mediator dalam hubungan tidak langsung antara stres kerja dan lingkungan kerja dengan kinerja karyawan.
Peningkatan Kepuasan Kerja pada Pegawai Dinas Kearsipan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah Endang Retna Triwati Widiastuti; Indarto Indarto; Djoko Santoso
Information Science and Library Vol. 2 No. 2 (2021): Desember
Publisher : UPT Perpustakaan Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jisl.v2i2.4399

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh kompetensi, lingkungan kerja dan motivasi kerja terhadap pengembangan karir, serta menganalisis pengaruh kompetensi, lingkungan kerja, motivasi kerja, dan pengembangan karir terhadap kepuasan kerja pada pegawai di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah. Penelitian ini dilaksanakan di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah dengan populasi berjumlah 168 pegawai dan sampel sebanyak 63 responden yang ditentukan dengan teknik purposive sampling. Penelitian ini menggunakan data primer yang diperoleh secara langsung melalui kuesioner yang dibagikan kepada responden untuk memperoleh data yang berhubungan dengan kegiatan penelitian. Penelitian ini menggunakan metode analisis kuantitatif. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji instrumen, uji asumsi klasik, dan path analysis. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa secara parsial kompetensi, lingkungan kerja dan motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengembangan karir. Secara parsial kompetensi, lingkungan kerja, motivasi kerja, dan pengembangan karir berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja. Berdasarkan hal tersebut maka dapat diperoleh kesimpulan bahwa untuk meningkatkan kepuasan kerja pegawai Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah dapat dilakukan dengan meningkatkan kompetensi, lingkungan kerja, motivasi kerja, dan pengembangan karir pegawai.The purpose of this study was to analyze the effect of competence, work environment and work motivation on career development, and to analyze the effect of competency, work environment, work motivation, and career development on job satisfaction among employees at the Department of Archives and Library of Central Java Province. This research was conducted in the Department of Archives and Library of Central Java Province with a population of 168 employees and a sample of 63 respondents determined by purposive sampling technique. This study uses primary data obtained directly through a questionnaire distributed to respondents to obtain data related to research activities. This research uses quantitative analysis methods. Data analysis methods used in this study were instrument test, classic assumption test, and path analysis. Based on the results, it can be concluded that partially competence, work environment and work motivation have a positive and significant effect on career development. Partially competence, work environment, work motivation, and career development have a positive and significant effect on job satisfaction. Based on this, it can be concluded that to improve job satisfaction of employees of the Department of Archives and Library of Central Java Province can be done by improving competence, work environment, work motivation, and career development of employees.Keyword:  Kepuasan Kerja; Kompetensi; Lingkungan kerja; Motivasi Kerja; Pengembangan Karir.
PENGARUH KEPUASAN KERJA, KOMITMEN ORGANISASI, DAN BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN Irene Khoregia; Wyati Saddewisasi; Djoko Santoso
Sustainable Business Journal Vol. 2 No. 2 (2023): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/sbj.v2i2.8919

Abstract

Kinerja merupakan hasil seacara kualitas yang dicapai oleh seseorang. Kualitas pelayanan kesehatan oleh karyawan Puskesmas Donorojo dilihat dari kinerja karyawanya, kinerja yang baik akan berdampak pada kepedulian terhadap kesehatan pasien. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh kepuasan kerja, komitmen organisasi dan budaya organsasi terhadap kinerja karyawan dengan Organizational Citizenship Behavior (OCB) sebagai intervening. Variabel independen dalam penelitian ini adalah kepuasan kerja, komitmen organisasi dan budaya organisasi, sedangkan variabel dependennya adalah kinerja karyawan dengan variabel intervening OCB.  Jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel jenuh. Penelitian menggunakan kuesioner yang diolah  menggunakan SPSS. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kepuasan kerja, komitmen organisasi dan budaya organisasi berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja karyawan dengan OCB sebagai intervening.
PENGARUH BEBAN KERJA, KOMPETENSI DAN GAYA KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL TERHADAP KINERJA KARYAWAN Sheila Rahma Anindita; DC. Kuswardani; Djoko Santoso
Sustainable Business Journal Vol. 2 No. 2 (2023): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/sbj.v2i2.8924

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh beban kerja, kompetensi dan gaya kepemimpinan transformasional dengan motivasi sebagai variabel intervening terhadap kinerja karyawan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Semarang. Variabel independen dalam penelitian ini adalah beban kerja, kompetensi dan gaya kepemimpinan transformasional sedangkan varaibel dependennya adalah kinerja karyawan dengan variabel intervening motivasi. Jenis penelitian adalah penelitian kuantitatif dengan teknik pengambilan sempel metode sensus sebanyak 54 orang. Penelitian dilakukan dengan menggunakan kuesioner yang hasilnya diolah menggunakan SPSS 2.3. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa beban kerja, kompetensi, dan gaya kepemimpinan transformasional berpengaruh terhadap kinerja karyawan. Beban kerja dan gaya kepemimpinan transformasional berpengaruh terhadap motivasi namun kompetensi tidak berpengaruh terhadap motivasi. Sedangkan motivasi berpengaruh terhadap kinerja karyawan
PENGARUH KEPEMIMPINAN SITUASIONAL KOMITMEN ORGANISASI DAN BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN MELALUI KEPUASAN KERJA SEBAGAI VARIABEL MODERASI Pardi Pardi; Indarto Indarto; Djoko Santoso
Sustainable Business Journal Vol. 3 No. 1 (2024): MARET
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/sbj.v3i1.9526

Abstract

This study aims to determine the effect of situational leadership organizational commitment and organizational culture on employee performance through job satisfaction as a moderating variable (Case Study of Lembaga Amil Zakat Nasional Baitul Maal Hidayatullah Perwakilan Jawa Tengah). The research method used is quantitative with the instrument in the form of a questionnaire. The population and sample in this study were all employees of Baitul Maal Hidayatullah Perwakilan Jawa Tengah as part of the implementing staff. The questionnaire was tested through validity and reliability tests. Then data analysis was carried out through MRA analysis, and hypothesis testing. The results showed that situational leadership had no significant effect on employee performance, organizational commitment had a positive and significant effect on employee performance, organizational culture had no effect on employee performance, job satisfaction moderated the influence of situational leadership on employee performance, job satisfaction did not moderate the effect of organizational commitment on employee performance. employee performance and job satisfaction do not moderate the influence of organizational culture on employee performance Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Kepemimpinan Situasional Komitmen Organisasi dan Budaya Organisasi Terhadap Kinerja Karyawan Melalui Kepuasan Kerja Sebagai Variabel Moderasi (Studi Kasus Lembaga Amil Zakat Nasional Baitul Maal Hidayatullah Perwakilan Jawa Tengah). Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan instrument berupa kuisioner. Polulasi dan sampel dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan Baitul Maal Hidayatullah Perwakilan Jawa Tengah bagian staf pelaksana.  Kuisioner diuji melalui uji validitas dan reabilitas. Kemudian analisis data dilakukan melalui analisis MRA, dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukan bahwa kepemimpinan situsioanl tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan, komitmen organisasi memimiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, budaya organisasi tidak berpengaruh terhadap kinerja karyawan, kepuasan kerja memoderasi pengaruh kepemimpinan situsional terhadap kinerja karyawan, kepuasan kerja tidak memoderasi pengaruh komitmen organisasi terhadap kinerja karyawan dan kepuasan kerja tidak memoderasi pengaruh budaya organisasi terhadap kinerja karyawan
PERAN PENGGUNAAN  IT (INFORMATION AND TECHNOLOGY) DAN KOMPETENSI TERHADAP KINERJA PADA TENAGA KEPENDIDIKAN UNIVERSITAS SEMARANG DENGAN MOTIVASI PRESTASI SEBAGAI  INTERVENING Ahmad Isyabul Izzi; Indarto; Djoko Santoso
Sustainable Business Journal Vol. 4 No. 2 (2025): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/sbj.v4i2.13362

Abstract

This study aims to analyze the effect of the use of information technology and competence on the performance of educational personnel with achievement motivation as an intervening factor. The problem behind this study is to analyze the responsiveness aspect or the quick response of educational personnel (tendik) at Semarang University who have a lower job satisfaction assessment ratio compared to other aspects. This indicates that the performance of Educational Personnel at Semarang University in handling lecturer and student problems still needs to be improved and encourages Educational Personnel to make more use of information technology at Semarang University and improve competence in accordance with their respective main tasks through achievement motivation so that it can affect the performance of Educational Personnel. This research is a quantitative research with an explanatory approach. It utilizes primary data, obtained directly from the research subjects through questionnaires. The study was conducted at the University of Semarang, with a sample of 72 education personnel using proportional area sampling and proportional stratified random sampling. The analysis method used was the three-box method and PLS-SEM. The results of the analysis prove that competence has a positive effect on the performance of educational staff, the use of information technology does not have a positive effect on the performance of educational staff, competence has a positive effect on achievement motivation, the use of information technology has a positive effect on achievement motivation, achievement motivation has a positive effect on the performance of educational staff and achievement motivation can mediate the influence of competence and the use of information technology on the performance of educational staff.
PENGARUH KEPEMIMPINAN DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN DENGAN VARIABEL INTERVENING MOTIVASI PEGAWAI DI DINAS LINGKUNGAN HIDUP KABUPATEN GROBOGAN Rahmat Taufik Rahmat; Indarto; Djoko Santoso
Sustainable Business Journal Vol. 5 No. 1 (2026): MARET
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/sbj.v5i1.14116

Abstract

This study aims to analyze the influence of leadership and work environment on employee performance at the Environmental Agency of Grobogan Regency, with motivation as an intervening variable. The study employed a quantitative approach involving the entire population of 137 employees, with data collected through questionnaires and analyzed using multiple linear regression and path analysis with the assistance of SPSS. The results indicate that leadership has a significant effect on employee motivation and performance. The work environment has a positive effect on performance but does not significantly influence motivation. Although motivation does not have a direct effect on performance, it effectively mediates the relationship between leadership and employee performance. The findings highlight the importance of visionary leadership and a conducive work environment in improving employee performance.