Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS KINERJA TRUK PENGANGKUT SAMPAH KOTA DI KECAMATAN BENOWO Anggryawan, Ferry; Mudjanarko, Sri Wiwoho; Wahyuni, Atik; Wasono, Sapto Budi
ASTONJADRO Vol. 9 No. 1 (2020): ASTONJADRO
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/astonjadro.v9i1.2883

Abstract

Semakin jauh rute pelayanan dan semakin banyak jumlah ritasi truk maka  semakin besar pula biaya operasional yang harus dikeluarkan. Lokasi penelitian ini di TPA Kecamatan Benowo dengan tujuan mengetahui sistem atau pola pengangkutan sampah serta biaya operasional kendaraan truk pengangkut sampah. Sistem pengangkutan sampah di Kecamatan Benowo menggunakan Hauled Container System (HCS) dan Stationary Container System (SCS).Dengan rata-rata jarak yang di tempuh per hari jenis kendaraan arm roll adalah 52 km/hari sedangkan jenis compactor 56 km/hari dan rata-rata kecepatan yang di tempuh per hari jenis kendaraan yang di tempuh perhari jenis kendaraan arm roll adalah 23 (km/jam)/hari sedangkan jenis compactor 20.5 (km/jam)/hari. Dari penelitian ini didapatkan biaya  Life Cycle Cost pengangkutan sampah /m3 menggunakan Arm roll lebih murah dengan biaya Rp. 18.394,5259/m3 sedangkan menggunakan comfactor Rp. 32.872,497737.281,8. Dari hasil analisis dapat dilihat bahwa nilai efektifitas yang lebih besar adalah sistem HCS dan biaya angkut sampah menggunakan armroll lebih murah dibandingkan dengan comfactor..
GUBENG STATION RAILWAY INFRASTRUCTURE PERFORMANCE ACCORDING TO USER PERCEPTION Sulastri, Dwi; Wahyuni, Atik; Mudjanarko, Sri Wiwoho
ASTONJADRO Vol. 9 No. 2 (2020): ASTONJADRO
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/astonjadro.v9i2.3154

Abstract

Gubeng Station is the most populous station of 52 stations that enter the work area of PT KAI Daop 8 Surabaya, with 978,346 train passengers in January 2019, where this number is the highest number of train passengers for 3 years recorded at Gubeng station. Gubeng Station is also very unique, because it is located at a height of 5 meters and has two functionally different sides. The west side building is used for the departure and arrival of economy and express trains, while the east side building is for the departure and arrival of business and executive trains. This functional difference needs to be a study of the provision of infrastructure/facilities available at the Gubeng station whether it meets the minimum train service standards and has provided services/satisfaction and the importance of the existing facilities at the Gubeng station according to the train user perception. The method used is importance performance analysis (IPA) and the conclusion is that satisfaction and importance of the existing facilities at Gubeng station according to the train user perception obtained a satisfaction value of 2.48 which means that they still do not get maximum service and the average value of interest is 4.57 which means that the existing facilities at Gubeng station are needed by train passengers. 
Inovasi Olahan Belimbing Wuluh Bernilai dari Dapur Komunitas Toga Desa Sumorame Candi Azara, Rima; Hudi, Lukman; WDP, Al Machfud; Wahyuni, Atik; Budiandari, Rahmah Utami; Arvialika, Yesy Dwita; Lesmana, Mochammad Affan
SINAR SANG SURYA Vol 9, No 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : UM Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/sss.v9i2.4253

Abstract

Belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L.) buah memiliki rasa asam, tinggi vitamin C, antioksidan, serat dan mineral. selama ini hanya digunaka bumbu masakan, perlu pengembangan turunan produk berbasis bilimbi  di masyarakat. Desa sumorame khususnya RW XI memiliki taman toga dan kelompok asman toga yang mudah di temukan dilingkungan sekitar rumah dan di taman asman toga. Belimbing wuluh mudah ditemukan dan melimpah sehingga perlu dilakukan diversifikasi. Diversifikasi bilimbi bertujuan agar belimbing wuluh memiliki nilai tambah dan dijadikan komoditas unggulan mitra. Hasil dari pengabdian ini adalah peningkatan kemampuan mitra tentang proses rekayasa diversifikasi produk berbasis belimbing wuluh.
Sosialisasi Bahan Tambahan Pangan dan Pentingnya Sertifikasi Halal Untuk UMKM di Desa Kedung Pandan, Jabon Sari, Poppy Diana; Budiandari, Rahma Utami; Nurbaya, Syarifa Ramadhani; Wahyuni, Atik; Rafdiansyah, Muhammad Ainur
SINAR SANG SURYA Vol 9, No 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : UM Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/sss.v9i2.4267

Abstract

Pangan yang aman dan sehat merupakan tolak ukur dalam pemilihan asupan untuk keluarga. Terutama bagi kaum muslim, kehalalan pangan merupakan suatu yang pokok dalam produk pangan yang dipilih untuk keluarga. Dimasa modern kini, banyak produk makanan yang memanfaatkan bahan tambahan pangan untuk memberikan rasa yang lebih kuat, sebagai bahan pengawet, sebagai pemanis, pun juga sebagai pewarna guna mempercantik produk pangan yang dihasilkan. Dalam pemilihan bahan-bahan yang digunakan untuk produk pangan tersebut, masih banyak UMKM-UMKM yang belum memahami pemanfaatan Bahan Tambahan Pangan (BTP) yang tepat serta sertifikasi halal untuk produk mereka. Desa Kedung Pandan di kecamatan Jabon Sidoarjo memiliki beberapa UMKM yang bergerak dibidang jajanan dan kue pasar yang belum banyak memahami terkait pemilihan BTP yang tepat serta belumnya memahami pentingnya sertifikasi halal. Sehingga perlu adanya sosialisasi terkait pemahaman dan pemilihan BTP yang tepat serta regulasi halal untuk produk pangan hasil UMKM di desa Kedung Pandan tersebut. Adapun hasil dari pengabdian ini adalah peningkatan pemahaman mitra tentang pemilihan BTP yang tepat serta pentingnya regulasi halal untuk produk pangan terutama untuk UMKM-UMKM. Keberlanjutan kegiatan ini nantinya diharapkan hingga kelompok UMKM Kedung Pandan memiliki sertifikasi halal serta legalitas (P-IRT) untuk usahanya.
Pendampingan Legalitas Usaha Asosiasi Pengusaha Nasyiatul Aisyiyah Wilayah Sidoarjo budiandari, rahmah utami; Azara, Rima; Hanun, Nur Ravita; Wahyuni, Atik; Indahsari, Fitriyah Nur
SINAR SANG SURYA Vol 9, No 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : UM Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/sss.v9i2.4241

Abstract

Pangan merupakan kebutuhan primer, yang harus aman, sehat, bermutu, layak dan terjangkau. Pangan halal saat ini menjadi halal mandatory yang harus diterapkan. sertifikasi halal menjadi salah satu kewajiban bagi pengusaha makanan minuman. syarat mendapatkan sertifikasi halal adalah memiliki legalitas usaha. pendampingan ini ditujukan kepada asosisasi pengusaha Nasyiatul (APUNA), baru 10 % pengusaha yang memliki legalitas sehingga perlu dilakukan pendampingan legalitas usaha dan penerapan GMP. Adapun hasil dari pengabdian ini adalah peningkatan kemampuan mitra tentang keamanan pangan. Keberlanjutan kegiatan ini monitoring penerapan produksi yang sesuai dengan standar Good Manufacturing Practice / GMP sehingga makanan yang dikomersialkan aman dan halal.
KARAKTERISTIK PENGGUNA KERETA API ANTAR KOTA DI JAWA TIMUR Sulastri, Dwi; Wahyuni, Atik; Mudjanarko, Sri Wiwoho
E-Jurnal SPIRIT PRO PATRIA Vol 9 No 2: September 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat / Narotama University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (885.078 KB) | DOI: 10.29138/spirit.v6i2.1325

Abstract

Pada tahun 2018 jumlah total penumpang yang naik dari Stasiun Gubeng sebesar 2.456.426 penumpang dengan rincian penumpang kelas Eksekutif 704.985 orang, kelas Bisnis 233.860 penumpang, kelas Ekonomi 914.182 penumpang, dan kelas ekonomi lokal 606.399, sedangkan pada Januari 2019 sebanyak 978.346 penumpang. Mengingat kenaikan jumlah penumpang kereta api cukup tinggi, maka karakteristik pengguna kereta api harus diketahui untuk memberikan fasilitas yang sesuai. Dengan menggunakan metode deskriptif didapatkan informasi sebagai berikut, bahwa karakteristik pengguna kereta api pada umumnya merupakan pengguna kereta api dengan perjalanan jarak jauh dan mempunyai kebebasan untuk memilih jenis moda transportasi untuk memenuhi kebutuhan pergerakannya (choice user). Sedangkan untuk mengakses tempat pemberhentian kereta api (stasiun) sebagian besar menggunakan kendaraan pribadi, hal ini dikarenakan penyediaan fasilitas parkir yang cukup luas dan keamanan yang terjamin selama berada di stasiun. Hal ini juga menunjukkan bahwa keterkaitan antar moda cukup tinggi dengan disertai tingkat aksesibilitas yang tinggi.
ANALISA PERFORMA BALOK SEDERHANA BERTULANG BAMBU Hermawan, Hendri; Riski, M Alvan; Wahyuni, Atik
E-Jurnal SPIRIT PRO PATRIA Vol 9 No 2: September 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat / Narotama University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29138/spirit.v9i2.2393

Abstract

Keseimbangan antara kebutuhan volume beton dan besar beban yang harus ditahan tetap menjadi sebuah studi progresif dari waktu ke waktu, karena hal tersebut memiliki keterkaitan erat dengan taraf perekonomian masyarakat. Standarisasi beton untuk bangunan gedung secara intuitif belum tepat guna jika diterapkan untuk rumah sederhana, dimana pembahasan tersebut diperluas lagi oleh faktor taraf Pendidikan pelaksana pembangunan. Jika menilik konsep green building peradaban masa sekarang, adalah sangat mungkin untuk terus menyempurnakan studi performa balok beton bertulangan bambu. Dari berbagai macam jenis bambu yang sudah diteliti, artikel ilmiah ini membagi menjadi dua tolak ukur yang memberikan nilai perbedaan performa yaitu serat bambu terluar dan serat bambu terdalam. Pembatasan benda uji ke bentuk nilai rasio balok dan tulangan 1% sampai 2% akan digunakan dalam pemodelan 3 dimensi memanfaatkan program bantu ABAQUS. Perilaku tidak-linear terhadap hasil akhir lendutan dan regangan menyerupai grafik parabola menunjukan perbedaan serat luar dan serat dalam sampai 40%
PERFORMA NON-LINIER TIME HISTORY ANALISYS (NLTHA) STRUKTUR FIXED BASE RUMAH SEDERHANA DI DAERAH RAWAN GEMPA Harsono, Budwi; Wahyuni, Atik; Tavio, Tavio
E-Jurnal SPIRIT PRO PATRIA Vol 9 No 2: September 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat / Narotama University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29138/spirit.v9i2.2397

Abstract

Indonesia adalah negara yang dilalui dua lempeng tektonik, dimana daerah lintasannya sering terjadi gempa bumi. Salah satu daerah yang dilalui lempeng tektonik yaitu pulau Jawa, dimana terdapat banyak bangunan tempat tinggal baik yang sederhana maupun rumah mewah. Rumah sederhana yang ada perlu di evaluasi kinerjanya terhadap gempa yang pernah terjadi. Tujuan analisis ini adalah untuk mengetahui rumah sederhana tersebut masuk dalam level kinerja struktur bagaimana sesuai kinerja ATC 40. Menggunakan Program Bantu ETABS dan beban non-linier kasus gempa El Centro dan Peraturan SNI 1726 :2012. Hasil analisis dari rumah sederhana dengan balok sloof 15x30 cm, kolom 15x15 cm dan balok ring 15x25 cm dengan Non-Linier Time History Analisys (NLTHA) pada struktur fixed base menunjukan performa semua komponen struktur masih berada pada rentang A-IO, sehingga dapat dikatakan dalam pengaruh pembebanan gempa yang diberikan elemen-elemen struktur masih bersifat elastis.
Efektivitas Quantity Take-Off dalam Proyek Swakelola dengan Integrasi Building Information Modeling (BIM) Rizki, Alvan; Atik Wahyuni; Hendri Hermawan
AGREGAT Vol 10 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/ag.v10i2.29122

Abstract

The Quantity Take-Off (QTO) process plays a vital role in preparing construction cost estimates. However, conven-tional methods, which are still widely used in Indonesia particularly in self-managed projects often result in vol-ume deviations and require longer processing time. This study investigates the application of Building Information Modeling (BIM) using Autodesk Revit for QTO in the construction of an eight-story hospital project carried out through self-management. A quantitative experimental method was employed by comparing the QTO results of concrete and reinforcement in major structural elements from both approaches. The findings indicate that the av-erage deviation for concrete volume was 1.21%, while the average deviation for steel reinforcement was 1.75%. The highest concrete deviation occurred in shear walls (3.70%) due to differences in volume calculation for open-ings and elevation variations, whereas the highest reinforcement deviations were found in columns (2.72%) and beams (2.63%) as the conventional approach tends to simplify reinforcement details such as lengths, splices, and bends. The study concludes that BIM-based QTO is not only technically more reliable but also addresses the limita-tions of human resources in self-managed projects. Therefore, adopting BIM is strongly recommended as a digital transformation strategy for more efficient quantity management in infrastructure projects in Indonesia.
Solar Panel Implementation for Household Electricity in Indonesia: Environmental and Economic Implications: Penerapan Panel Surya untuk Listrik Rumah Tangga di Indonesia: Implikasinya terhadap Lingkungan dan Ekonomi Nico Cahya Pradana Pradana; Muhammad Alvan Rizki; Atik Wahyuni; Budwi Harsono
Academia Open Vol. 8 No. 2 (2023): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/acopen.8.2023.7860

Abstract

This study explores the potential of solar energy as a sustainable alternative to coal-based electricity generation in Indonesia, aiming to address environmental concerns. It assesses the feasibility of household-level solar panel adoption for reducing electricity costs and enhancing energy self-sufficiency. Using photovoltaic technology, the research examines solar energy conversion and battery storage, focusing on optimal daylight utilization. Findings reveal substantial cost-saving prospects for households and stress the environmental benefits of decreasing reliance on conventional electricity sources. The study highlights the significance of public awareness and government support for solar panel adoption, emphasizing its role in economic stability and resource allocation to productive sectors. It advocates for empowering and educating the public about solar panel usage, which not only lowers electricity expenses but also promotes economic stability by reallocating funds to other industries, thus contributing to Indonesia's economic well-being and sustainable energy future. Highlights : This study evaluates solar energy's potential as a sustainable alternative to coal-based electricity in Indonesia, addressing environmental concerns. It emphasizes the feasibility of household-level solar panel adoption for cost reduction and energy self-sufficiency, focusing on photovoltaic technology and optimal daylight utilization. The research underscores the importance of public awareness and government support for solar panel adoption, highlighting its role in economic stability and resource allocation to productive sectors, ultimately contributing to a sustainable energy future. Keywords: Solar Energy, Sustainability, Household Adoption, Photovoltaic Technology, Environmental Benefits
Co-Authors A Wahab Sholeh A.S Achmad Wicaksono Agus Yasin Al Machfud WDP Alfred Sanny Talaksoru Anggryawan, Ferry Arvialika, Yesy Dwita Budiandari, Rahma Utami Budwi Harsono Charlton Parlindungan Danya Mozza Elshiva Diky Efendi Elshiva, Danya Mozza Emil Adly Eridhita Kristhya Devianti farida hardaningrum Fauzany, Zaenal Aulil Fitriyah Nur Indahsari Fredy Kurniawan Hajar, Misikatul Hardanignrum, Farida Harnen Sulistio Harum, Yudistira Putra Hendri Hermawan Hendri Hermawan Hendri Hermawan Ihwan Mahmudi Indahsari, Fitriyah Nur Inggi Ardianto Nugraha Julistyana Tistogondo JUNIANTO JUNIANTO Karsono Karsono Lailis Sabilah Lesmana, Mochammad Affan Ludfi Djakfar Lukman Hudi Mansur Misikatul Hajar Mochammad Affan Lesmana Monikah Indah Pratiwi Muhammad Ainur Rafdiansyah Muhammad Alvan Rizki Muhtadi, Adhi Nico Cahya Pradana Pradana Nugraha, Inggi Ardianto Nur Ravita Hanun Nuril Lutvi Azizah Nurul Salis Alamin Parlindungan, Charlton Poppy Diana Sari Poppy Diana Sari, Poppy Diana Pradana, Nico Cahya Pradana Rafdiansyah, Muhammad Ainur Rahma Utami Budiandari Rahmah Utami Budiandari Ramadhani, Fadhila Suci Rima Azara Riski, M Alvan Riyadi Riyadi Rizal Chrisna Ardyansyah Rizki, Alvan Rizki, M Alvan Royyan Firdaus Setiawan, Muhammad Ikhsan Sri Wiwoho Mudjanarko, Sri Wiwoho Sulastri, Dwi Sumarno Sumarno Sutrisno, Andrias Eko Adi Syarifa Ramadhani Nurbaya Talaksoru, Alfred Sanny Tavio, Tavio Tistogondo, Julistiana Wasono, Sapto Budi WDP, Al Machfud Widya Baskara, Reza Yoga Wulandari, Dyah Ayu Restuti Wulandari, Riri Diah Ayu Yesy Dwita Arvialika Yudistira Putra Harum Zaenal Aulil Fauzany