Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

PELATIHAN PEMBUATAN TEH CELUP HERBAL DALAM KEMASAN SIAP JUAL DI DESA WONOKERSO KABUPATEN MALANG Nyoman Ruja, I; Ratnawati, Nurul; Annas Waladul Mufid, M. Khoirul; Kurniawan, Bayu; Wiradimadja, Agung
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 11 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i11.4714-4726

Abstract

Teh menjadi minuman yang banyak diminati oleh orang dewasa. Kelor sebagai daun yang mengandung banyak khasiat dapat dijadikan sebagai teh. Sehingga, teh daun kelor berpotensi untuk dapat menarik konsumen dan meningkatkan ekonomi masyarakat. Oleh karena itu, tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah melatih ibu-ibu PKK Desa Wonokerso, Kabupaten untuk membuat teh dari daun kelor dalam kemasan siap jual. Kegiatan pengabdian dilaksanakan dengan model pelatihan dengan prosedur analisis, persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Berdasarkan analisis kebutuhan menunjukkan bahwa di Desa Wonokerso terdapat banyak tumbuhan kelor, namun belum dioptimalkan khususnya dalam bentuk olahan teh. Oleh karena itu, pelatihan dilakukan dengan pemberian materi tentang khasiat daun kelor dan peragaan cara pembuatan teh dari daun kelor sampai pada pengemasan. Hasil pelaksanaan kegiatan menunjukkan antusias peserta dalam mengikuti kegiatan pengabdian. Tidak hanya itu, peserta juga berhasil membuat serta mengemas teh dari daun kelor dan siap untuk dijual. Oleh karena itu, pendampingan perlu dilakukan untuk meningkatkan kemampuan peserta untuk mempromosikan hasil produksi teh dari daun kelor.
Inovasi belajar abad 21 melalui pengembangan media podcast pembelajaran IPS berbasis instagram Nantana, M. Gebryna Rizki; Wiradimadja, Agung
JIPSINDO Vol. 10 No. 1 (2023): JIPSINDO (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jipsindo.v10i1.57702

Abstract

Media pembelajaran merupakan salah satu komponen utama dari sebuah kegiatan belajar. Media pembelajaran merupakan sarana dalam mempermudah peserta didik memperoleh hasil belajar dan tujuan pembelajaran secara optimal. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu; (1) mengembangkan produk podcast pembelajaran IPS berbasis instagram, (2) menguji kelayakan dari pengembangan media pembelajaran tersebut berdasarkan materi, media, bahasa, serta respon calon pengguna.  Proses pengembangan produk dalam penelitian ini menggunakan pendekatan R&D (Research and Development) dengan model Borg & Gall, 1989. Proses uji coba produk dilakukan di kelas 7 MTs Negeri 1 Kediri. Hasil validasi dari para ahli menunjukkan persentase nilai sebesar 84% untuk validasi materi, 83,7% untuk validasi media, dan 95% untuk validasi bahasa. Sedangkan hasil uji coba terhadap pengguna atau peserta didik memperoleh rata-rata sebesar 85%. Berdasarkan rata-rata tersebut dapat dinyatakan bahwa produk podcast pembelajaran IPS berbasis instagram "sangat layak" dijadikan media pembelajaran IPSThe 21st-century learning innovation through the development of Instagram-based IPS learning podcast mediaLearning media is one of the main components of a learning activity. Learning media is a means to make it easier for students to obtain learning outcomes and learning objectives optimally. The purpose of this research is; (1) develop the Instagram-Based IPS Learning podcast product, (2) to test the feasibility of developing these learning media based on material, media, language, and the responses of prospective users. The product development process in this study used the R&D (Research and Development) approach with the Borg & Gall, 1989 model. The product trial process was carried out in class 7 of MTs Negeri 1 Kediri. The validation results from the experts showed a percentage of 84% for material validation, 83.7% for media validation, and 95% for language validation. While the results of trials on users or students obtain an average of 85%. Based on these averages, it can be stated that Instagram-based social studies learning podcast products are "very feasible" to be social studies learning media
PANTANGAN DAN ATURAN PERNIKAHAN: SUATU KAJIAN SIMBOLIK DALAM PERNIKAHAN PADA MASYARAKAT DESA GEDANGAN Khotimah, Umi Kusnul; Eskasananda, I Dewa Putu; Wiradimadja, Agung
Sabda: Jurnal Kajian Kebudayaan Vol 15, No 1: 2020
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/sabda.15.1.%p

Abstract

Penelitian ini mengkaji mengenai pantangan-pantangan dalam pernikahan yang ada pada masyarakat Desa Gedangan. Masyarakat disini memiliki keyakinan dalam melaksanakan pernikahan tidak boleh sembarangan. Ada pantangan dan aturan yang harus ditaati oleh semua orang. Keyakinan tersebut berasal dari kepercayaan nenek moyangnya secara turun-temurun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pantangan dan aturan dalam pernikahan. Penelitian ini juga mengkaji makna simbolik mengenai pantangan dan aturan pernikahan tersebut. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif. Peneliti berperan sebagai intrumen utama dalam pengumpulan data. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi.  Data yang berhasild ikumpulkan dianalisis menggunakan konsep analisis Miles and Huberman. Hasilnya menunjukan ada enam pantangan, yaitu pantangan arah ngidul ngetan dan ngolor ngulur, adanya pantangan bulan (Sura, Maulud, Jumadil Awal, Rejeb), pantangan melintasi sungai, pantangan menyapu, pantangan bepergian, dan pantangan bangun siang. Semua Pantangan dan aturan tersebut tersebar pada tiga tahapan yaitu, tahap awal (lamaran), tahap pelaksanaan (duwe gawe), dan pasca pernikahan (sepasaran).  
PELATIHAN PEMBUATAN TEH CELUP HERBAL DALAM KEMASAN SIAP JUAL DI DESA WONOKERSO KABUPATEN MALANG Nyoman Ruja, I; Ratnawati, Nurul; Annas Waladul Mufid, M. Khoirul; Kurniawan, Bayu; Wiradimadja, Agung
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 11 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i11.4714-4726

Abstract

Teh menjadi minuman yang banyak diminati oleh orang dewasa. Kelor sebagai daun yang mengandung banyak khasiat dapat dijadikan sebagai teh. Sehingga, teh daun kelor berpotensi untuk dapat menarik konsumen dan meningkatkan ekonomi masyarakat. Oleh karena itu, tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah melatih ibu-ibu PKK Desa Wonokerso, Kabupaten untuk membuat teh dari daun kelor dalam kemasan siap jual. Kegiatan pengabdian dilaksanakan dengan model pelatihan dengan prosedur analisis, persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Berdasarkan analisis kebutuhan menunjukkan bahwa di Desa Wonokerso terdapat banyak tumbuhan kelor, namun belum dioptimalkan khususnya dalam bentuk olahan teh. Oleh karena itu, pelatihan dilakukan dengan pemberian materi tentang khasiat daun kelor dan peragaan cara pembuatan teh dari daun kelor sampai pada pengemasan. Hasil pelaksanaan kegiatan menunjukkan antusias peserta dalam mengikuti kegiatan pengabdian. Tidak hanya itu, peserta juga berhasil membuat serta mengemas teh dari daun kelor dan siap untuk dijual. Oleh karena itu, pendampingan perlu dilakukan untuk meningkatkan kemampuan peserta untuk mempromosikan hasil produksi teh dari daun kelor.
Development of Motion Graphics As Social Studies Learning Media on Indische Partij Material Nadziru, Miftakhul Umi; Wiradimadja, Agung
Edueksos Jurnal Pendidikan Sosial & Ekonomi Vol 12, No 2 (2023)
Publisher : Department of Tadris IPS FITK UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/edueksos.v12i2.14536

Abstract

ABSTRACT Social studies learning activities in general still do not take advantage of the use of technology-based learning media because of the limited number and type of media as well as the limited ability of the teacher. The learning media used by teachers is still textual in nature, that is, it only comes from textbooks so that it makes students' interest and motivation in learning social studies, especially historical material, to be low. To overcome these problems, developed innovative technology-based learning media, namely motion graphics. The aim of this research is developing motion graphics teaching media and testing the feasibility of IPS teaching media on Indische Partij material. The method used in this study uses an R&D approach with the ADDIE model. The product trial process was carried out in class VIII SMP PGRI 1 Kesamben. ADDIE's stages for developing teaching media include 1) Analysis, 2) Design, 3) Development, 4) Implementation, and 5) Evaluate. The feasibility test results from the expert validator show a percentage of 95.45%. for material validation, 90.62% for language validation, and 95.45% for media validation. While the test results on students obtained an average value of 89.10%. Based on these averages it can be stated that motion graphics products as social studies learning media are "very feasible" to be used in learning activities and can be disseminated without going through revisions. Keywords: motion graphics media, Indische Partij, social studies learning
STUDENTS' PERCEPTIONS ON THE USE OF QUIZIZZ AS MEDIA FOR EVALUATION OF SOCIAL SCIENCE (IPS) DAILY ASSESSMENTS AT SMP NEGERI 9 MALANG Eka Rahma Wati; Agung Wiradimadja
Jurnal PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) Vol. 7 No. 2 (2023): March
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/pjr.v7i2.8918

Abstract

Advances in information technology have a big positive impact to support educational advancement. One of them is Quizizz evaluation media. The research is based on the students' perceptions of the Quizizz evaluation media as an evaluation medium. It is aimed (1) to find out students' perceptions of whether applying Quizizz is able to reduce students' stress levels when carrying out daily assessments on social science learning subjects, and (2) to find out students' perceptions of the Quizizz's operation practicality as an evaluation medium. The research used a quantitative method and the data collection technique was questionnaires. The research respondents involved class VII students of SMP Negeri 9 Malang. The analytical method used was the frequency distribution analysis method. Thus, the following results indicate that (1) applying Quizizz could be a positive perception of 40.8% in a very good category in order to reduce student’s stress in carrying out daily assessments and (2) an average percentage of applying Quizizz was 29.6% in a pretty good category for operational practicality of media. Based on the research results, it is found that Quizizz was able to reduce students’ stress levels and was quite practical to use.
Pendampingan dan Penyusunan Instrumen Asesmen Kompetensi Minimum untuk Guru IPS di Kabupaten Pacitan Purnomo, Agus; Wiradimadja, Agung; Pratiwi, Seli Septiana; Aristin, Nevy Farista; Ardery, Aaron
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 8 No 1 (2023): Mei
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jpm.v8i1.7605

Abstract

The common understanding of the preparation of the Minimum Competency Assessment (AKM) instrument is the main problem for the MGMP IPS of Pacitan Regency as a partner of the Social Sciences Education Study Program, Universitas Negeri Malang. Partners need assistance in the preparation of the AKM IPS instrument. This service aims to improve teacher competence in compiling and providing AKM IPS instruments. The method of implementing community service activities includes the stages of mentoring, monitoring, performance, and impact by the MGMP IPS of Pacitan Regency. Sixty-six teachers attended this activity. The results show that most social studies teachers gave an excellent response of 76%. This can be interpreted that the MGMP IPS teacher understanding the materials and training related to the AKM that the presenters delivered during the activity. Social studies teachers have experienced significant improvements in understanding the AKM of social studies subjects in the current curriculum. So, it can be shown that the program has succeeded in increasing the ability of social studies teachers to prepare for the AKM IPS. The implications of this service are expected to be a guideline in designing the development of a minimum competency assessment instrument so teachers can use it more.