Claim Missing Document
Check
Articles

IDENTIFICATION OF ETHYL ACETATE FRACTION COMPONENTS OF SRIKAYA (ANNONA SQUAMOSA) SEED EXTRACT BY GAS CHROMATOGRAPHY-MASS SPECTROMETRY ., Ni Putu Giyan Adnya Antari; ., Dr. I Wayan Muderawan,MS.; ., Dr. I Nyoman Tika,M.Si
Jurnal Pendidikan Kimia Undiksha Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpk.v1i2.3969

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan komponen ekstrak biji srikaya (Annona squamosa) dalam fraksi etil asetat dengan instrumen kromatografi gas-spektrometri massa. Subjek penelitian ini adalah biji Annona squamosa dan objek penelitian ini adalah komponen yang terkandung dalam ekstrak biji Annona squamosa. Ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi dengan larutan etanol 70% selama seminggu. Hasil ekstraksi difraksinasi dengan silika kolom kromatografi dengan kenaikan polaritas dari eluen kloroform, etil asetat, dan metanol. Hasil GC-MS analisis dari fraksi etil asetat mengidentifikasi sembilan belas senyawa, antara lain 15-heptadekenal (0.13%), asam heksadekanoat (22.28%), asam tetradekanoat (5.60%), asam heptadekanoat (0.84%), asam oktadek-9-enoat (49.54%), asam oktadekanoat (8.45%), asam 2,4-Ikosadienoat (6.98%), siklotetrakosana (0.29%), bis(2-etilheksil) heksanadioat (0.66%), 5,15,24-trihidroksi bistetrahidrofuran asetogenin (2.78%), dan sembilan senyawa tidak teridentifikasi.Kata Kunci : Annona squamosa, fraksi etil asetat, komponen, kromatografi gas- spektrometri masa The aim of this study is to determine the ethyl acetate fraction components of srikaya (Annona squamosa) seed extract by gas chromatography-mass spectrometry. The subject of the study is Annona squamosa seed, meanwhile the object is the components of Annona squamosa seed extract. The air-dried powder of seed was macerated with ethanol 70% within a week then fractionated by using silica column chromatography with increasing eluent polarities of chloroform, ethyl acetate, and methanol. The gas chromatography and mass spectrometry analysis of the ethyl acetate fraction reveals the existence of nineteen components, namely 15-heptadecenal (0.13%), n-hexadecanoic acid (22.28%), tetradecanoic acid (5.60%), heptadecanoic acid (0.84%), octadec-9-enoic acid (49.54%), octadecanoic acid (8.45%), 2,4-Icosadienoic acid (6.98%), cyclotetracosane (0.29%), bis(2-ethylhexyl) hexanedioate (0.66%), 5,15,24-trihydroxy bistetrahydrofuran acetogenin (2.78%), and nine unidentified compounds.keyword : Annona squamosa, component, ethyl acetate fraction, gas chromatography-mass spectrometry
ANALISIS MINAT BELAJAR SISWA KELAS XI MIA PADA MATA PELAJARAN KIMIA Hemayanti, Ketut Lia; Muderawan, I Wayan; Selamat, I Nyoman
Jurnal Pendidikan Kimia Indonesia Vol 4, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpk.v4i1.24060

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan (1) minat belajar siswa pada mata pelajaran kimia dan (2) faktor-faktor yang memengaruhi minat belajar siswa pada mata pelajaran kimia di SMAS Laboratorium Undiksha Singaraja. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Jumlah sampel yang digunakan untuk mendapatkan data tentang minat belajar siswa dalam penelitian adalah sebanyak 45 orang siswa kelas XI MIA SMAS Laboratorium Undiksha Singaraja yang diambil dengan teknik sensus, sedangkan jumlah sampel yang digunakan untuk mendapatkan data faktor-faktor yang memengaruhi minat belajar adalah 15 orang siswa yang diambil dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profil minat belajar kimia siswa kelas XI MIA SMAS Laboratorium Undiksha Singaraja adalah 38% siswa yang tergolong tinggi, 51% siswa yang tergolong sedang, dan 11% siswa yang tergolong rendah. Minat belajar kimia siswa di SMAS Laboratorium Undiksha Singaraja dipengaruhi oleh faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal yang memengaruhi minat belajar kimia adalah keingintahuan, cita-cita, motivasi, serta intelegensi sedangkan faktor eksternal yang memengaruhi yakni lingkungan keluarga, cara guru mengajar, teman sebaya, dan bahan pelajaran.ABSTRACT The purpose of this study is to describe (1) interest in learning of student’s chemistry subject matter and (2) the factors that affect student’s interest in learning chemistry subject matter at Laboratory SMAS Undiksha Singaraja. This research is a qualitative descriptive study with a phenomenological approach. The number of samples used to get data about student’s learning interest in the study were 45 students of class XI MIA at Laboratory SMAS Undiksha Singaraja taken by census techniques, while the number of samples used to obtain data on factors affect learning interest were 15 students were taken by purposive sampling techniques. The results showed that the profile of student’s interest in learning chemistry subject matter of class XI MIA at Laboratory SMAS Undiksha Singaraja in general was 38% students classified as high, 51% students classified as moderate, and 11% students classified as low. Student’s interest in learning chemistry subject matter at Laboratory SMAS Undiksha Singaraja was affected by internal factors and external factor. Internal factors that affect the interest in learning chemistry was curiosity, future goals, motivation, and intelligence mean while external factors affecting was family environment, teachers, peers, and teaching materials.
Karakterisasi Batu Mulia Badar Pulaki Karyasa, I Wayan; Muderawan, I Wayan; Rai, I Wayan
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2015: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2015
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Batu mulia Pulaki telah lama dikenal dengan berbagai keunikan dan didukung oleh cerita-cerita mistis di baliknya, namun belum didukung oleh kajian ilmiah yang memadai. Beberapa nama batu mulia dari Kawasan Suci Pulaki yang banyak dikenal orang adalah Kresnadana, Rambut Sedana, Pancawarna dan Badar Pulaki. Penelitian ini bertujuan mengkarakterisasi secara kimia batu mulia Badar Pulaki dengan varian Badar Pulaki Melanting, Badar Musi dan Badar Pangkung Kangin yang difokuskan pada aspek kandungan unsur-unsur dan identifikasi senyawa kimia yang menyusun batu permata Pulaki. Untuk mencapai tujuan itu, analisis cuplikan dengan metode X-Ray Fluoresence (XRF) dan X-Ray Difraction (XRD). Hasil karakterisasi XRF menunjukkan bahwa Badar Pulaki Melanting mengandung unsur silikon dan besi yang besar, Badar Pangkung Kangin mengandung unsur silikon, aluminium dan besi yang besar dan Badar Musi mengandung unsur kalsium dan besi yang besar serta adanya variasi jenis dan prosentase unsur-unsur penyerta lainnya. Hasil karakterisasi XRD menunjukkan bahwa Badar Pulaki Melanting tersusun dari quarsa sebagai fase utamanya, Badar Pangkung Kangin tersusun dari aluminosilikat dan Badar Musi tersusun dari kalsit sebagai fase utamanya. Hasil ini memberikan sebagaian penjelasan ilmiah terhadap keunikan dan mitos batu permata Pulaki.Kata-kata kunci: Badar Pulaki, X-Ray Fluoresence, X-Ray Diffraction
Identifikasi Senyawa Flavonoid Pada Ekstrak Etanol-Air Daun Sirih Merah (Piper Crocatum) dengan Uji Fitokimia dan GC-MS Darma, I Dewa Gede Abi; Nurlita, Frieda; Muderawan, I Wayan
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2015: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2015
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

-
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS DAN PRESTASI BELAJAR SISWA Ramadiyanti, N.; Muderawan, I Wayan; Tika, I Nyoman
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2016: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2016
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan menjelaskan:(1) perbedaan  keterampilan berpikir kritis dan prestasi belajar antara kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran berbasis proyek dan model pembelajaran langsung, (2) perbedaan ketrampilan berpikir kritis antara kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran berbasis proyek dan model pembelajaran langsung, (3) perbedaan prestasi belajar antara kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran berbasis proyek dan model pembelajaran langsung. Penelitian ini menggunakan rancangan post-test only control group design. Data dikumpulkan dengan tes keterampilan berpikir kritis dan tes prestasi belajar. Data yang diperoleh dianalisis secara statistik deskriptif dan MANOVA satu jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat perbedaan ketrampilan berpikir kritis dan prestasi belajar, antara kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran berbasis proyek dan model pembelajaran langsun (F=59,161; p<0,05),(2) terdapat perbedaan ketrampilan berpikir kritis antara kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran berbasis proyek dan model pembelajaran langsung (F=15,100; p<0,05), (3) terdapat perbedaan prestasi belajar antara kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran berbasis proyek dan model pembelajaran langsung (F= 67,849; p<0,05). Kata-kata Kunci: pembelajaran berbasis proyek, keterampilan berpikir kritis, dan prestasi belajar AbstractThis study aims to describe and explain: (1) differences in critical thinking skills and learning achievement between groups of students who study with project-based learning model and direct instructional model, (2) differences in critical thinking skills among the groups of students who study with the project-based learning model and direct learning model, (3) the differences of learning achievement between groups of students learning with project-based learning model and learning model directly. This study was design post-test only control group design. Data were collected by critical thinking skills and learning achievement test. Data were analyzed by descriptive statistics and one way MANOVA. The results showed that: (1) there were differences in critical thinking skills and learning achievement between groups of students who study with project-based learning model and direct instructional model (F = 59,161; p<0,05), (2) there were differences in thinking skills critical among groups of students who are learning to project-based learning model and direct instructional model (F=15,100; p<0.05), (3) there were differences in learning achievement between groups of students learning with project-based learning model and direct instructional model (F=67,849; p <0.05). Keywords: project-based learning model, critical thinking skills, and learning achievement
IDENTIFIKASI KOMPONEN EKSTRAK HEKSANA DARI BIJI DUKU (Lansium domestikum, varr domesticum) DENGAN MENGGUNAKAN GC-MS Putra, Gede Billy Oktavio; Muderawan, I Wayan
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2016: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2016
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Duku (Lansium domestikum, varr domesticum) merupakan tanaman tropis yang banyak digunakan dan menghasilkan senyawa bahan alam. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi komponen pada ekstrak n-heksana dari biji Lansium domesticum varr domesticum (duku) dengan menggunakan GC-MS. Penelitian ini merupakan penellitian eksperimental yang mana biji duku merupakan subjek penelitian dan komponen ektrak n-heksana dari biji duku sebagai objek penelitian. Serbuk kering dari biji dimaserasi dengan n-heksana dalam tiga kali tiga hari sehingga didapatkan rendemen ekstrak  0.93%. Analisis GC-MS menunjukkan komponen dari ekstrak n-heksana duku berjumlah 61 senyawa dan α-kubebena merupakan senyawa dengan jumlah terbanyak. Kata-kata Kunci: n-Heksana, Lansium Domesticum, kandungan kimia, GC-MS AbstractDuku (Lansium domestikum, varr domesticum) is a tropical plant which is widely  used and produce secondary metabolites. The aim of the research is to identify the n-hexane extract components of Lansium domesticum varr domesticum (duku) seed using GCMS. This research is experimental research with duku seed as subject and duku seed component as object. The dried powder of the seed was macerated with n-hexane for three days in three times then the yields of extracts was 0.93% (duku n-hexane extract). Chemical constituents of Chemical constituents of duku hexane extract are 61 compounds and the main component is α-cubebene (6.16%). Keywords : n-Hexane, Lansium Domesticum, chemical components, GC-MS
ANALISIS KANDUNGAN KIMIA EKSTRAK DAUN SIRIH HIJAU (PIPER BETLE) DENGAN GC-MS Pratiwi, Ni Putu Rahayu Kusuma; Muderawan, I Wayan
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2016: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2016
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sirih hijau yang termasuk dalam keluarga Piperaceae merupakan tanaman obat tradisional yang telah diketahui efektif dalam mengobati berbagai jenis penyakit secara tradisional, seperti karies gigi. Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kandungan kimia dari daun sirih hijau yang tumbuh di Bali dengan metode GC-MS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak sirih hijau mempunyai tiga puluh satu senyawa yang komponen utamanya yaitu eugenol (25.03%); asam 2,5-dimetilbenzoat (12.08%); dekahidro-4a-metil-1-metilenyl naftalena (7.18%); 1,2,3,4,4a,5,6,8a-oktahidro-7-metil naftalena (8.36%); dan 1,2,3,4, 4a,5,6,8a-oktahidro-4a-metilnaftalena (13.43%). Hasil ini menunjukkan bahwa mayoritas senyawa aktif dari ekstrak sirih hijau adalah golongan fenolik yang mempunyai aktivitas antibakteri. Kata-kata Kunci: kromatografi gas- spektrometri massa, kandungan kimia, maserasi, Piper betle AbstractGreen betel belonging to family Piperaceae is a traditional medicinal plant which is empirically known to be effective to cure various diseases in traditional society, especially for dental caries. Hence, the present investigation was carried out to analyse the chemical composition of green betel leaf cultivated in Bali by GC-MS. The result showed the GC-MS analysis of the green betel leaf extract consisted of thirty one components, which the main components were eugenol (25.03%); 2,5-dimethylbenzoic acid (12.08%); decahydro-4a-methyl-1-methylenylnaphthalene (7.18%); 1,2,3,4,4a, 5,6,8a-octahydro-7-methyl naphthalene (8.36%); and 1,2,3,4,4a,5,6,8a-octahydro-4a-methyl naphthalene (13.43%). This result showed that the major constituent of green betel is phenolic compounds that have an antibacterial activity. Keywords : chemical constituent, gas chromatography-mass spectrometry, maceration, Piper betle
HUBUNGAN MOTIVASI BELAJAR DAN DISIPLIN DIRI TERHADAP HASIL BELAJAR KIMIA Reda Boro, Marthen; Muderawan, I Wayan; Suja, I Wayan
Jurnal Pendidikan Kimia Undiksha Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpk.v5i1.32405

Abstract

Motivasi belajar dan disiplin diri merupakan faktor intrinsik dari keberhasilan proses belajar siswa. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan hubungan antara motivasi belajar dan disiplin diri terhadap hasil belajar kimia siswa. Penelitian ini merupakan jenis penelitian korelasi serta menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi dan sampel pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI MIA di SMA Negeri 1 Seririt yang terdiri atas 108 orang siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode angket dan dokumentasi. Data hasil penelitian berupa hasil belajar kimia, skor kuisioner motivasi belajar, dan skor kuisioner disiplin diri yang dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif, analisis korelasi ganda dan analisis regresi ganda dua prediktor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif motivasi belajar dan disiplin diri dengan hasil belajar kimia siswa. Berdasarkan uji korelasi ganda, nilai koefisien korelasi ganda yang diperoleh yaitu 0,663 yang menunjukkan tingkat kekuatan hubungan tergolong kuat. Sumbangan efektif kedua variabel terhadap hasil belajar kimia adalah sebesar 40%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara motivasi belajar dan disiplin diri dengan hasil belajar kimia siswa.
ANALISIS KESULITAN BELAJAR SISWA DALAM MEMPELAJARI KIMIA KELAS XI Priliyanti, Anggi; Muderawan, I Wayan; Maryam, Siti
Jurnal Pendidikan Kimia Undiksha Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpk.v5i1.32402

Abstract

Ilmu kimia menjadi salah satu ilmu yang dianggap sulit oleh siswa sekolah menengah atas.Masih terdapat banyak siswa yang tidak mampu memahami konsep kimia dengan baik, hanya saja permasalahan-permasalahan yang dialami oleh siswa tersebut tidak sepenuhnya diketahui oleh tenaga pendidik.Sehingga tujuan dari penelitian ini yakni untuk mendeskripsikan dan menjelaskan kesulitan belajar serta faktor-faktor kesulitan belajar kimia yang dialami siswa SMA.Subjek penelitian ini adalah 44 orang siswa dari seluruh kelas XII MIA dan 1 orang guru kimia.Jenis penelitian yang digunakan adalah fenomenologi dan pendekatan penelitian kualitatif.Pengambilan data dilakukan dengan cara studi dokumen, observasi, kuesioner, dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat kesulitan belajar siswa tergolong sedikit sulit dengan persentase sebesar 43%, tergolong cukup sulit dengan persentase 48%, dan yang tergolong sulit dengan persentase sebesar 9%, dan faktor internal penyebab kesulitan belajar meliputi pemahaman terhadap materi kimia, kemampuan matematika rendah, dan kurangnya motivasi belajar kimia. Faktor eksternal penyebab kesulitan belajar meliputi metode mengajar yang diterapkan guru, pengaruh negatif teman sebaya, keadaan dan waktu pembelajaran yang kurang kondusif.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS DAN PRESTASI BELAJAR SISWA NUR RAMADIYANTI .; Dr.DRS. I WAYAN MUDERAWAN, MS. .; DR. I NYOMAN TIKA, M.Si. .
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA Indonesia Vol 6, No 1 (2016)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan menjelaskan : (1) perbedaan ketrampilan berpikir kritis dan prestasi belajar, antara kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran berbasis proyek dan model pembelajaran langsung, (2) perbedaan ketrampilan berpikir kritis antara kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran berbasis proyek dan model pembelajaran langsung, (3) perbedaan prestasi belajar antara kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran berbasis proyek dan model pembelajaran langsung. Penelitian ini merupakan kuasi eksperimen, dengan rancangan post-test only control group design. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII semester genap di MTs Negeri Patas tahun ajaran 2015/2016 yang teridi dari 4 kelas dengan jumlah siswa 117 orang. Sampel diambil dengan teknik group random sampling. Data dikumpulkan dengan tes keterampilan berpikir kritis dan tes prestasi belajar. Data yang diperoleh dianalisis secara statistik deskriptif dan MANOVA satu jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) terdapat perbedaan ketrampilan berpikir kritis dan prestasi belajar, antara kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran berbasis proyek dan model pembelajaran laPenelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan menjelaskan: (1) perbedaan keterampilan berpikir kritis dan prestasi belajar antara kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran berbasis proyek dan model pembelajaran langsung, (2) perbedaan ketrampilan berpikir kritis antara kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran berbasis proyek dan model pembelajaran langsung, (3) perbedaan prestasi belajar antara kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran berbasis proyek dan model pembelajaran langsung. Penelitian ini menggunakan rancangan post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VIII semester genap di MTs Negeri Patas tahun ajaran 2015/2016 yang terdiri dari 5 kelas. Data dikumpulkan dengan tes keterampilan berpikir kritis dan tes prestasi belajar. Data yang diperoleh dianalisis secara statistik deskriptif dan MANOVA satu jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat perbedaan ketrampilan berpikir kritis dan prestasi belajar, antara kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran berbasis proyek dan model pembelajaran langsung, (2) terdapat perbedaan ketrampilan berpikir kritis antara kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran berbasis proyek dan model pembelajaran langsung, (3) terdapat perbedaan prestasi belajar antara kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran berbasis proyek dan model pembelajaran langsung. Kata Kunci : Model Pembelajaran Berbasis Proyek, keterampilan berpikir kritis, dan prestasi belajar This study aims to describe and explain: (1) differences in critical thinking skills and learning achievement between groups of students who study with project-based learning model and direct instructional model, (2) differences in critical thinking skills among the groups of students who study with the project-based learning model and direct learning model, (3) the differences of learning achievement between groups of students learning with project-based learning model and learning model directly. This study was design post-test only control group design. Data were collected by critical thinking skills and learning achievement test. Data were analyzed by descriptive statistics and one way MANOVA. The results showed that: (1) there were differences in critical thinking skills and learning achievement between groups of students who study with project-based learning model and direct instructional model (F = 59,161; p
Co-Authors Adiningsih, Made Darmaprathiwi Anggi Priliyanti Bgeholz, Susanne Daiwataningsih, Ni Ketut Prati Darma, I Dewa Gede Abi Dr. I Nyoman Tika,M.Si . Eky, Vicky Enggy Clovidea Indra Fenica, Istiqomah Frieda Nurlita Frieda Nurlita Gede Agus Beni Widana Gede Billy Oktavio Putra Hemayanti, Ketut Lia I Dewa Gede Abi Darma I Gusti Lanang Wiratma I Gusti Ngurah Bayu Sucitra I Gusti Ngurah Bayu Sucitra, I Gusti Ngurah Bayu I Ketut Supir I Komang Wisnu Budi Wijaya I Made Ary Sudiatmika I MADE KARTAMA . I Nyoman Sujana I Wayan Karyasa I Wayan Mudianta I Wayan Rai I Wayan Rai I Wayan Sadia I Wayan Suastra I Wayan Subagia I Wayan Suja Ida Ayu Kade Sastrika Istiqomah Fenica Ketut Lia Hemayanti Laksmi, Pande Putu Diah Suci Luh Lian Pertiwi Luh Mitha Priyanka Luh Putu Renis Ukirsari Made Budiawan Made Darmaprathiwi Adiningsih Made Kurnia Wiastuti Giri Made Kurnia Widiastuti Giri Marthen Reda Boro Matthiesen, Finn Mudianta, I Wayan Muthia Zahra Nabila N. Ramadiyanti Nabila, Muthia Zahra Ni Ketut Prati Daiwataningsih Ni Made Sih Widyasti Ni Putu Giyan Adnya Antari . NI PUTU MARHENI . Ni Putu Novi Puspitadesi Ni Putu Rahayu Kusuma Pratiwi Ni Putu Wulan Romianingsih Ni Putu Wulan Romianingsih Ni Wayan Martiningsih NI WAYAN NITA ULANTARI . NUR RAMADIYANTI . Nurlita, Frieda Pertiwi, Luh Lian Pratiwi, Ni Putu Rahayu Kusuma Priliyanti, Anggi Priyanka*, Luh Mitha Prof. Dr.I Nengah Suparta,M.Si . Puspitadesi, Ni Putu Novi Putra, Gede Billy Oktavio Putu Widiartini Ramadiyanti, N. Reda Boro, Marthen Romianingsih, Ni Putu Wulan Siti Maryam Sudiatmika, I Made Ary Ukirsari, Luh Putu Renis Vicky Enggy Clovidea Indra Eky Widiartini, Putu Widyasti, Ni Made Sih Young, David James