Claim Missing Document
Check
Articles

Kiat Mendidik Shalat Anak Berkebutuhan Khusus dan Relevansinya Bagi Kesehatan Mental Anak Berkebutuhan Khusus (Studi Analisis Buku “Aku Abk, Aku Bisa Shalat” Karya Muhammad Yamin Muhtar) Astutik, Sri Puji; Mufid, Mufid
Tunas Nusantara Vol 5, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/jtn.v5i2.5690

Abstract

Prayer education is a parent's obligation to begin before the child reaches puberty. This does not only apply to children with normal abilities and growth but also to children with special needs. To capture the material being taught, ABK needs tips for teaching prayer that are appropriate to their age development. This type of research is library research. The primary data source is the book Aku ABK, Aku Can Pray, secondary data comes from books and other relevant research. The results of the research show that tips for educating children with special needs to pray according to Muhammad Yamin Muhtar in the book Aku ABK, I Can Pray are (a) Introduction to prayer for ABK (b) Teaching ABK prayers through remedial methods (c) Parents as role models (d) characteristics what parents need to have: patience, always full of hope and prayer, etc. (e) Initial preparation: providing a special time, special place, preparing prayer equipment, preparing gifts. (f) Stages and Methods: Accompaniment, independence, independence, and refinement and improvement stages (g) Delivering concise prayer readings (h) Creating a good environment (i) Praying for children (j) Fostering sincerity in prayer. The relevance of prayer for the mental health of crew members is that it can train focus and concentration, increase brain intelligence, as social therapy, and increase interpersonal sensitivity.
Pengembangan Program Keagamaan di Madrasah Aaliyah Al Kahfi Bogor oleh Guru Asrama (Musyrif) Alim, Akhmad; Mufid, Mufid; Indra, Hasbi
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 12 No. 01 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v12i01.4019

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengetahui program keagamaan di Madrasah Aliyah (MA) Al Kahfi Bogor dan pengembangannya. Berdasarkan metode kualitatif studi lapangan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi serta menggunakan analisis deskriptif-interpretatif diidentifikasi tujuh program utama keagamaan di MA Al Kahfi. Yaitu 1) qiyamullail, 2) dzikir Al-Ma’tsurat sebelum subuh, 3) tahfidz, tahsin, muraja’ah, dan qira’ah Al-Qur’an, 4) dzikir Al-Ma’tsurat sebelum maghrib (sebagai pengulangan), 5) wirid surat pilihan Al-Qur’an, 6) kajian kitab malam, dan 7) pembacaan hadist kitab Riyadush Shalihin. Ketujuh program keagamaan tersebut dapat diidentifikasi sebagai program berkaitan dengan: 1) Al-Qur’an, meliputi qira’ah, tahsin, tahfidz, dan muraja’ah; 2) ibadah Sunnah, berupa salat malam (qiyamul lail); 3) dzikir dan wirid, antara lain dilakukan sebelum dan setelah subuh serta setelah maghrib, terutama dengan membaca dzikir Al-Ma’tsurat; dan 4) kajian kitab, antara lain kitab Riyadush Shalihin dan beberapa kitab lainnya. Semua program keagamaan wajib diikuti oleh seluruh santri dan santri pun dapat mengikutinya dengan baik karena dalam pelaksanaannya senantiasa dibimbing dan dimonitoring oleh para guru asrama (musyrif). Program keagamaan yang paling digemari dan diikuti dengan antusias oleh para santri adalah program salat tahajud dan kajian kitab.
PERHITUNGAN TEORITIS KEBUTUHAN OKSIGEN, UDARA BERLEBIH PADA REAKSI PEMBAKARAN BATU BARA DAN NERACA MASSA TOTAL PADA FURNACE DI PT PJB UBJ O&M PLTU PAITON 9 Prawira, Jeanny Jovitha Cynthia Yudha; Ekawati, Safitri; Mufid, Mufid
DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi Vol. 6 No. 2 (2020): August 2020
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/distilat.v6i2.85

Abstract

Boiler-Furnace merupakan bagian terpenting dalam suatu Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) yang digunakan untuk menggerakkan turbin sehingga generator dapat menghasilkan energi listrik. Sebagian listrik yang dihasilkan digunakan untuk menjalankan unit peralatan proses di PT. PJB UBJ O&M PLTU Paiton 9 dan sebagian lagi diinterkoneksikan dengan SUTET milik PT. PLN untuk digunakan di Pulau Jawa dan Bali. Kebutuhan oksigen saat terjadinya reaksi pembakaran di furnace untuk membakar batu bara untuk memanaskan air di boiler sehingga menghasilkan steam yang digunakan untuk menggerakkan turbin sehingga generator dapat menghasilkan energi listrik harus dihitung secara teoritis agar dapat diketahui kebutuhan oksigennya secara stoikiometri reaksinya agar reaksi yang terjadi dapat berjalan optimal dan agar diketahui berapa jumlah udara yang harus ditambahkan secara berlebih.
ANALISA KEBOCORAN KONDENSOR PADA SIKLUS AIR UAP PT PEMBANGKIT JAWA BALI UBJ O&M PLTU PACITAN JAWA TIMUR Sari, Putri Dita; Tomasila, Delfira Yudith; Mufid, Mufid
DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi Vol. 6 No. 2 (2020): August 2020
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/distilat.v6i2.91

Abstract

Kondensor merupakan suatu alat yang digunakan untuk mengkondensasikan uap dari LP turbine dengan media pendingin air laut yang dipompakan melalui circulating water pump (CWP). Prinsip kerjanya adalah uap dari LP turbine mengalir diluar pipa-pipa condenser melewati air laut yang mengalir didalam pipa-pipa kondensor. Pipa-pipa tersebut terbuat dari bahan titanium yang sangat efisien untuk mengkondensasikan uap dari LP Turbin. Air pendingin akan dialirkan melalui tube, sementara uap dari LP Turbin akan mengalir di luar tube, dimana nantinya uap ini akan berubah fase menjadi air dan akan diumpankan kembali menuju boiler bersamaan dengan air pengisi boiler. Perawatan pada kondensor pun perlu dilakukan agar tidak terjadi kebocoran. Apabila terdapat kebocoran, maka akan mempengaruhi air pengisi boiler. Kandungan yang ada pada air pendingin akan mengkontaminasi air pengisi menjadi tinggi. Hal ini tentunya akan berakibat pada efisiensi alat yang akan dilewati air pengisi boiler, karena dengan tingginya konduktifitas dan kandungan Cl akan menyebabkan karak pada dinding alat.
TUNING DARI PENGENDALI SUHU PADA OUTLET FURNACE-3 DI PPSDM MIGAS, CEPU Azizah, Nofiatul; Munawaroh, Siti Iffah; Mufid, Mufid; Suhadno, Afdal; Subur, Muh.
DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi Vol. 7 No. 1 (2021): February 2021
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/distilat.v7i1.182

Abstract

Furnace-3 di PPSDM Migas Cepu berfungsi untuk memanaskan crude oil sebelum masuk ke evaporator. Penelitian ini dilakukan karena tidak pernah dilakukan tuning terhadap pengendali suhu pada outlet furnace. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk menentukan nilai parameter baru (Kp, τI dan τD untuk Temperature Indicator Controller dan Kp dan τI untuk Pressure Indicator Controller) dengan menggunakan berbagai metode diantaranya metode Ziegler-Nichols, Chien-Servo, dan Astrom and Hagglund-Regulator serta menentukan hasil analisis terbaik diantara metode tersebut. Penelitian dilakukan dengan menganalisis pengendali suhu pada outlet Furnace-3 di PPSDM Migas Cepu dan tuning menggunakan berbagai metode yang disimulasikan dengan Simulink matlab. Nilai parameter baru (Kp, τI dan τD) Temperature Indicator Controller dari metode Ziegler-Nichols adalah 924, 10 dan 2.5, dari metode Chien-Servo adalah 462, 77 dan 2.5, dan dari metode Astrom and Hagglund-Regulator adalah 723.8, 10 dan 2.5. Nilai parameter baru (Kp dan τI) Pressure Indicator Controller dari metode Ziegler-Nichols adalah 54 dan 16.65, dari metode Chien-Servo adalah 21 dan 3.51, dan dari metode Astrom and Hagglund-Regulator 42 dan 11.5. Nilai parameter baru pressure indicator controller yang paling optimal adalah parameter dari metode Chien-Servo, sedangkan nilai parameter baru (Kp, τI dan τD) temperature indicator controller yang paling optimal adalah 75, 0.85 dan 2.8.
STUDI AWAL FED – BATCH HIDROLISIS ENZIMATIK HIGH TOTAL SOLID LOADING Saputri, Desi Nurisnaeni; Sindhuwati, Christyfani; Hardjono , Hardjono; Mufid, Mufid; Mustain, Asalil; Suryandari , Ade Sonya
DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi Vol. 7 No. 2 (2021): August 2021
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/distilat.v7i2.254

Abstract

Bioetanol merupakan bahan bakar terbarukan yang berasal dari etanol dan bisa didapatkan dari bahan berlignoselulosa seperti limbah kertas. Etanol yang mengandung konsentrasi dibawah 12% tidak ekonomis untuk di distilasi pada saat dijadikan bioetanol, untuk menghasilkan etanol yang memiliki konsentrasi tinggi maka glukosa yang di hasilkan pada percobaan ini juga harus tinggi. Tujuan dari penelitian ini adalah mengamati pengaruh waktu dengan berbagai variasi pengumpanan yang disebut dengan konfigurasi terhadap konsentrasi glukosa yang dihasilkan pada proses hidrolisis limbah kertas HVS. Glukosa berkonsentrasi tinggi di hasilkan dari selulosa yang tinggi, hal ini akan menyebabkan beberapa masalah yang terjadi yaitu viskositas yang tinggi akan menghambat proses hidrolisis sehingga dari masalah tersebut dilakukan perancangan metode Batch dan Fed-Batch Hidrolisis Enzimatik dengan macam macam High Total Solid Loading menggunakan reaktor putar sebagai variabel pada penelitian ini. Limbah kertas HVS direndam selama 24 jam, dan dilakukan proses blending kemudian dilakukan proses penghilangan tinta, proses selanjutnya analisis kandungan kertas yaitu lignin, selulosa, dan hemiselulosa. Tahapan selanjutnya dilakukan proses hidrolisis yang menghasilkan glukosa. Glukosa yang dihasilkan akan diuji menggunakan metode DNS. Konsentrasi glukosa tertinggi dihasilkan dari metode fed-batch dengan total solid loading 40% sebesar 321, 784 mg/ml. Konsentrasi glukosa tertinggi di dapatkan mulai dari total solid loading 30%, 35%, 40% dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi total solid loading yang digunakan maka akan semakin tinggi konsentrasi glukosa yang dihasilkan.
STUDI LITERATUR PROSES PEMBUATAN MINYAK DEDAK PADI (RICE BRAN OIL) MENGGUNAKAN METODE EKSTRAKSI PADAT-CAIR Islami, Rahmadhona Giowinda; Arlista, Frida; Mufid, Mufid
DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi Vol. 7 No. 2 (2021): August 2021
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/distilat.v7i2.262

Abstract

Melimpahnya jumlah limbah padat penyosohan padi yaitu dedak di Indonesia berpotensi untuk dijadikan minyak pangan. Minyak pangan berbasis dedak padi dapat djadikan sebagai alternatif pengganti minyak pangan berbasis kelapa saawit, karena minyak dedak padi mengandung senyawa fitokimia dalam jumlah tinggi, antioksidan dan beberapa jenis lemak. Umumnya pembuatan minyak dedak padi dilakukan dengan metode konvensional yaitu soxhlet extraction. Dalam pengolahannya meliputi 4 proses utama yakni stabilisasi, ekstraksi, distilasi dan analisa produk. review ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh waktu stabilisasi dan rasio pelarut dengan dedak terhadap rendemen minyak yang dihasilkan, kadar asam lemak bebas dan densitasnya. Hasil rendemen minyak tertinggi pada penelitian Nasir dkk sebesar 18,34%. Kadar asam lemak bebas menggunakan pelarut n-heksana dan ethanol pada penelitian Nasir dkk masih memenuhi standar yaitu 34,49-49,76%. Densitas terbaik pada penelitian Suryati dkk sebesar 0,901 g/ml yang berarti hampir mencapai SI 01-3555-1998 minyak dedak padi yaitu 0,916 g/ml.
PERHITUNGAN NERACA ENERGI CONVERTER (30-R-1201) PADA UNIT ASAM SULFAT PABRIK III B PT PETROKIMIA GRESIK Narulita, Mia; Zahra, Aulia Sari Az Zahra; Mufid, Mufid
DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi Vol. 7 No. 2 (2021): August 2021
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/distilat.v7i2.222

Abstract

PT Petrokimia Gresik merupakan perusahaan penghasil pupuk terbesar yang ada di Indonesia. Total produksi PT Petrokimia Gresik bahkan mencapai 8,9 ton/hari. Selain produk pupuk PT Petrokimia juga memproduksi produk non pupuk. Salah satu produk non pupuk adalah asam sulfat. Bahan baku utama pada proses produksi asam sulfat adalah sulfur padat yang dicairkan. Pada proses produksi asam sulfat terdapat proses konversi SO2 menjadi SO3 pada alat bernama converter. Konversi pada converter ini cukup tinggi yaitu mencapai 99,89% dengan jumlah bed sebanyak empat buah. Tujuan dari penelitan ini yaitu untuk menghitung neraca energi dari converter dan heat exchanger sehingga dapat diketahui energi yang hilang pada converter dan heat exchanger. Perhitungan neraca energi dilakukan dengan pengambilan data berupa suhu dari converter maupun heat exchanger. Dari hasil perhitungan neraca energi didapatkan hasil energi yang masuk dan keluar dari bed 1, 2, 3, dan 4 secara berturut turut adalah 95412242 kJ/jam, 102101961 kJ/jam, 95382723 kJ/jam, 70804277 kJ/jam. Energi masuk dan keluar dari heat exchanger 1 dan 2 serta economizer 1 dan 2 secara berturut-turut adalah 145083130 kJ/jam, 119825841 kJ/jam, 107677032 kJ/jam, 74258712 kJ/jam. Sedangkan total energi yang hilang adalah 1147182 kJ/jam. Hal tersebut menunjukkan bahwa energi yang hilang pada converter dan heat exchanger cukup besar sehingga perlu dilakukan isolasi untuk mencegah hilangnya energi.
PERHITUNGAN NERACA MASSA DAN NERACA ENERGI EVAPORATOR PADA UNIT KILANG PPSDM MIGAS CEPU Munawaroh, Siti Iffah; Azizah, Nofiatul; Mufid, Mufid; Subur, Muh.
DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi Vol. 7 No. 1 (2021): February 2021
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/distilat.v7i1.173

Abstract

Evaporator merupakan bagian dari unit pengolahan di kilang Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM) Migas Cepu, yang berfungsi untuk proses pemisahan uap minyak dengan cairannya atau fraksi berat dengan fraksi ringannya. Untuk mengetahui apakah proses yang berjalan dalam evaporator sudah baik atau belum, dapat dilihat dari efisiensinya, sehingga dilakukan perhitungan neraca massa dan neraca energi pada evaporator itu sendiri. Dari perhitungan neraca massa evaporator didapatkan antara jumlah total masuk tidak sama dengan total keluar, yang berarti terdapat massa yang hilang. Total massa kehilangan yang didapat adalah 419.65 kg/hari. Hal tersebut sudah terbilang relatif kecil dan sudah tergolong baik untuk pengoperasian evaporator (V-1) di unit kilang PPSDM Migas Cepu. Sedangkan, pada perhitungan neraca energi, untuk panas yang hilang di evaporator cukup banyak yaitu 245654961.5 btu/hari, dengan persen efisiensi panas evaporator sebesar 55.01%. Panas yang hilang merupakan salah satu parameter yang mempengaruhi efisiensi energi proses evaporasi. Hal tersebut sangat disayangkan mengingat panas yang hilang tergolong relatif besar, dan panas yang hilang seharusnya bisa digunakan untuk pengoperasian di evaporator untuk memisahkan komponen-komponen dengan lebih baik lagi. Salah satu usaha yang dapat dilakukan untuk mencegah besarnya nilai panas yang hilang adalah dengan menambahkan insulator pada evaporator.
PERHITUNGAN NERACA MASSA CONVERTER (30-R-1201) PADA UNIT ASAM SULFAT PABRIK III B PT PETROKIMIA GRESIK Az Zahra, Aulia Sari Az Zahra; Narulita, Mia; Mufid, Mufid; Fanani, Alex Zainul
DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi Vol. 7 No. 2 (2021): August 2021
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/distilat.v7i2.295

Abstract

PT Petrokimia Gresik merupakan perusahaan penghasil pupuk terlengkap di Indonesia. Total produksi pupuk bahkan mencapai 8,9 ton/hari dimana produk pupuk sebesar 5 juta ton/tahun, dan produk non pupuk sebanyak 3,9 juta ton/tahun. Asam sulfat adalah salah satu produk non pupuk dari PT Petrokimia Gresik yang menggunakan bahan baku utamanya berupa sulfur padat yang dicairkan. Produk asam sulfat di produksi sebanyak 600.000 ton/tahun. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghitung neraca massa converter proses produksi unit asam sulfat pabrik III B. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah membuat diagram alir proses, menandai variabel aliran, menentukan basis perhitungan, mengonversikan laju alir, menyusun neraca dan menyelesaikan neraca massa. Pada proses produksi asam sulfat terdapat alat yang bernama converter. Converter adalah alat yang berfungsi sebagai tempat konversi gas SO2 menjadi SO3. Pada converter terdapat empat bed dimana alat ini menggunakan proses double contact. Hasil perhitungan neraca massa didapatkan pada bed 1-3 didapatkan neraca massa input = output (balance) sebesar 237703,600 kg/h, dan pada bed empat juga didapatkan neraca massa input = output (balance) sebesar 174808,133 kg/h.
Co-Authors Adian Husaini Afrianingsih, Anita Afrianingsih, Anita Akhmad Alim, Akhmad Al Mukharromah, Nisa’ Ulana Al-Mufti, Alex Yusron Alfarisi, Muhammad Fadilah Anesti, Dian Ansori, Rihhadatul 'Aisy Ardiansyah, Zainur Risky Arfiansyah, Ilham Ari Susanti Ari Zuntriana Arief, Muchammad Syafi’ Arif Rahman Hakim Arlista, Frida Arti, Hayuk Dwi Arum Kusuma Wardani Asalil Mustain Astutik, Sri Puji Aulia, Salma Aurora, Aliyatus Diva Az Zahra, Aulia Sari Az Zahra Azizah, Nofiatul Azizah, Rizkia Rismalina Nur Bratastuti, Faarisa Nurjihaan Dani, Agus Dewajani, Heny Dheyana Dwi Kartikasari Dyah Nur Afia Ekawati, Safitri Fanani, Alex Zainul Farida, Yushinta Eka Hardjono , Hardjono Hasbi Indra Hermien Suharti, Profiyanti Islami, Rahmadhona Giowinda Iswara, Mochammad Agung Indra Kurnia Pratiwi, May Luchis Rubianto Muhammad Fadilah Al-Farisi Muhammad Sarbini, Muhammad Munawaroh, Siti Iffah Narulita, Mia Nasikhah, Ulfatun Ni'mah, Khofifatun Ningsih, Wahyuni Noor Isnaini Azkiya, Noor Isnaini Prawira, Jeanny Jovitha Cynthia Yudha Prayitno Prayitno Profiyanti Hermien Suharti Putri, Vemmy Nurmala Andhani Rahendra Maya Rahendra Maya, Rahendra Rahma, Nanda Salsabila Ramadha, Nabilla Sagita Ramadhan, Pandu Jatir Rohmawati, Nabila Fitri Rufi’ati, Alfina Sadiyah, Maemunah Samsuddin Samsuddin Santi, Yulia Saputri, Desi Nurisnaeni Sari, Putri Dita Setiardi, Dicky Sindhuwati, Christyfani Subur, Muh. Sufiyani, Siti Nor Suhadno, Afdal Suryandari , Ade Sonya Suryandari, Ade Sonya Susila, Dwi Agus Tamam, Abas Mansur Tarjiat, Ita Tara Tomasila, Delfira Yudith Wahyuningtyas, Wahyuningtyas Wasi’ah, Rahma Wianthi Septia Witasari Windy Mustikarini, Anugrah Zahra, Aulia Sari Az Zahra