Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Journal of Infrastructure and Civil Engineering

Pengaruh Waktu Perendaman Dengan penambahan Kapur Sebagai Bahan Stabilisasi Pada Tanah Lempung Terhadap Nilai CBR Soehardi, Fitridawati; Putri, Lusi Dwi
Journal of Infrastructure and Civil Engineering Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/jice.v4i2.57

Abstract

Nilai daya dukung tanah dasar yang lebih dikenal dengan subgrade, mem punyai pengaruh pada perhitungan tebal perkerasan dalam suatu konstruksi jalan. Pengujian tanah lempung merah dengan bahan tambah kapur untuk memperoleh nilai CBR yang disyaratkan dalam konstruksi jalan raya tadi merupakan rekayasa geoteknik yang dapat dilakukan. Stabilisasi tanah kapur lebih cocok dengan waktu ikatan yang lebih lama, sehingga dapat menguntungkan bila terjadi penundaan pekerjaan yang agak lama setelah pencampuran dan tidak ada resiko berkurangnya kekuatan campuran oleh akibat pemadatan. Melalui uji CBR laboratorium terhadap bahan tanah lempung merah yang distabilisasi dengan kapur dengan berbagai variasi waktu perendaman terhadap benda uji dapat diperoleh nilai CBR yang disyaratkan. Penelitian bertujuan untuk menentukan persentase yang efektif dalam penambahan kapur dari segi nilai CBR (California Bearing Ratio) terhadap lama waktu perendaman. Hasil penelitian menunjukkan nilai CBR benda uji yang tidak direndam maupun tidak direndam cendrung mengalami peningkatan seiring dengan penambahan kapur. Namun nilai CBR tanah yang menggunakan perendaman cendrung mengalami penurunan seiring dengan lamanya waktu perendaman. Nilai CBR tertinggi diperoleh pada variasi penambahan kapur 15 % dengan lama waktu pemeraman 4 Hari yaitu 26,05% dan nilai CBR terendah terdapat pada penambahan 5 % dengan lama waktu Prendaman 14 Hari yaitu 5,35 %.
Pengaruh Waktu Perendaman Dengan penambahan Kapur Sebagai Bahan Stabilisasi Pada Tanah Lempung Terhadap Nilai CBR Soehardi, Fitridawati; Putri, Lusi Dwi
Journal of Infrastructure and Civil Engineering Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/jice.v4i2.57

Abstract

Nilai daya dukung tanah dasar yang lebih dikenal dengan subgrade, mem punyai pengaruh pada perhitungan tebal perkerasan dalam suatu konstruksi jalan. Pengujian tanah lempung merah dengan bahan tambah kapur untuk memperoleh nilai CBR yang disyaratkan dalam konstruksi jalan raya tadi merupakan rekayasa geoteknik yang dapat dilakukan. Stabilisasi tanah kapur lebih cocok dengan waktu ikatan yang lebih lama, sehingga dapat menguntungkan bila terjadi penundaan pekerjaan yang agak lama setelah pencampuran dan tidak ada resiko berkurangnya kekuatan campuran oleh akibat pemadatan. Melalui uji CBR laboratorium terhadap bahan tanah lempung merah yang distabilisasi dengan kapur dengan berbagai variasi waktu perendaman terhadap benda uji dapat diperoleh nilai CBR yang disyaratkan. Penelitian bertujuan untuk menentukan persentase yang efektif dalam penambahan kapur dari segi nilai CBR (California Bearing Ratio) terhadap lama waktu perendaman. Hasil penelitian menunjukkan nilai CBR benda uji yang tidak direndam maupun tidak direndam cendrung mengalami peningkatan seiring dengan penambahan kapur. Namun nilai CBR tanah yang menggunakan perendaman cendrung mengalami penurunan seiring dengan lamanya waktu perendaman. Nilai CBR tertinggi diperoleh pada variasi penambahan kapur 15 % dengan lama waktu pemeraman 4 Hari yaitu 26,05% dan nilai CBR terendah terdapat pada penambahan 5 % dengan lama waktu Prendaman 14 Hari yaitu 5,35 %.
Construction Actors' Perception and Readiness for Environmentally Friendly Soil Improvement in Green Infrastructure Practices Soehardi, Fitridawati; Rahmat, Hendri; Idris, Marlaily
Journal of Infrastructure and Civil Engineering Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/jice.v5i3.125

Abstract

This study aims to assess the perceptions and readiness of construction practitioners regarding the implementation of environmentally friendly soil improvement methods in green infrastructure practices. The study used a descriptive quantitative approach, using a 20-item questionnaire involving 51 respondents active in construction projects. The validity and reliability of the instrument were tested using Pearson correlation and Cronbach's Alpha coefficients, with the majority of items being declared valid (r-value> 0.278) and very high reliability (? = 0.940). The descriptive analysis showed that respondents' understanding of the basic principles of environmentally friendly soil improvement methods was high (mean = 4.08), reflecting a growing awareness of sustainability concepts in geotechnical engineering. However, respondents also identified several implementation barriers, both technical, such as limited equipment and a lack of operational standards, and non-technical, such as budget constraints, resistance to innovation, and minimal local stakeholder participation. Policy support was also deemed insufficiently concrete to encourage the widespread adoption of these methods. The correlation analysis demonstrated a positive relationship between understanding and awareness of implementation challenges. These findings underscore the importance of a collaborative approach and stronger regulatory support to accelerate the adoption of green technologies in the construction sector. The study recommends strengthening technical training, enhancing the capacity of project actors, and developing sustainability-based incentive policies.