Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Sewagati

Memperkuat Peranan BUMDes untuk Mewujudkan Desa Mandiri Melalui Penggunaan Teknologi APOCI (Automatic Pond Circulation) Budidaya Udang Vannamei Muhammad Nurif; Deti Rahmawati; Muhammad Arfan Fahmi; Zainul Muhibbin; Lienggar Rahadiantino
Sewagati Vol 6 No 6 (2022)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (875.542 KB) | DOI: 10.12962/j26139960.v6i6.207

Abstract

Luasnya lahan sawah dan tambak di desa siderejo belum mampu memberikan dampak kesejahteraan pangan bagi masyarakat. Desa ini memiliki banyak tanah sawah tambak yang dimanfaatkan oleh penduduk desa untuk melakukan tambak udang, jenis udang yang ditambak adalah udang Vannemei. Namun tingkat produktivitasnya masih tergolong rendah, mengingat luas lahan sawah tambak di Desa Siderejo cukup luas. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat dengan mengembangkan teknologi budidaya udang Vannamei melalui peran BUMDes. Hasil dan luaran kegiatan setelah dilaksanakan sosialisasi dan pelatihan adalah masyarakat sasaran mengalami peningkatan pemahaman dan penggunaan teknologi budidaya udang Vannamei. masyarakat ini maka terjadi peningkatan dan perbaikan kemampuan dan keterampilan penggunaan teknologi APOCI (Automatic Pond Circulation) budidaya udang Vannamei yang dapat mendukung terjadinya peningkatan kegiatan ekonomis dan nilai tambah masyarakat.
Pengembangan Karakter Cinta Lingkungan Sekolah Melalui Eco-School Branding dan Peer Teamworking Mohammad Saifulloh; Wahyuddin; Soedarso; Adi Suryani; Zainul Muhibbin; Tony Hanoraga; Muhammad Nurif; Umi Trisyanti; Deti Rahmawati; Liengar Rahadiantino
Sewagati Vol 4 No 2 (2020)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (375.233 KB)

Abstract

Pengabdian cinta lingkungan lingkungan sekolah ini merupakan pengabdian kedua kali di sekolah MI Walisongo. MI Walisongo adalah sebuah sekolah yang sangat sederhana yang terletak di Desa Sawohan, Buduran, Sidoarjo. Dibalik kesederhaan sekolah tersebut, para guru sangat bersemangat untuk menanamkan nilai nilai islami kepada para siswanya dalam rangka menumbuhkan akhlak yang mulia kepada siswa-siswanya. Pengabdian kami ini bertujuan untuk berpartisipasi dalam pendidikan tersebut melalui penumbuhan karakter cinta lingkungan sekolah. Adapun tujuan pengabdian kami ini adalah agar siswa-siswa MI Walisongo semakin cinta kepada Allah perduli dan sayang terhadap lingkungan mereka, baik itu lingkungan fisik maupun lingkungan sosial mereka. Untuk mewujudkan tujuan tersebut, program pengabdian ini difokuskan pada pengembangan atau pembuatan eco-school branding sekolah dan taman sekolah yang dikerjakan secara bersama-sama melibatkan semua peserta, baik tim, guru maupun siswa MI Walisongo. Pendidikan cinta lingkungan sekolah ini diharapkan dapat memberi manfaat baik manfaat secara kognisi, afeksi ataupun motorik. Kegiatan pengabdian berjalan lancar dan diikuti dengan penuh semangat oleh semua peserta. Kegiatan ini berlangsung dengan agenda kegiatan yang meliputi: penyambutan, ceramah interaktif, game/permainan, penanaman dan acara santai bersama. Melalui ceramah interaktif, para siswa diberi wawasan tentang pentingnya cinta kepada Allah dan kecintaan tersebut diwujudkan salah satunya dengan menyayangi lingkungan sekolah. Memalui ceramah interaktif, para siswa diajak untuk meneladani karakter mulia Sunan Kalijaga dan Sunan Bonang melalui story telling yang diselingi dengan humor sehari-hari dan yel yel. Memalui acara permainan bersama dengan teman sekolah, para siswa diajak untuk saling kompak dan bekerjasama dengan teman-temannya menghadapi tantangan demi tantangan yang diberikan. Melalui penanaman dan pembuatan taman bersama, para siswa diajak untuk secara langsung menciptakan lingkungan yang asri dan indah, sehingga diharapkan mereka mempunyai rasa memiliki apa yang telah mereka bangun bersama.
Pengembangan Santri Kreatif melalui Peningkatan Keterampilan Seni Islam dan Sumber Daya Pendukung di Pondok Pesantren Nurul Haromain 93 “Ribath Tahfidz Al-Qur’an Al-Fauzi” Muhibbin, Zainul; Soedarso, Soedarso; Harmadi, Sonny Harry Budiutomo; Saifulloh, Moh.; Hamdan, Fairuz Zahirah Zihni; Nisa, Khairun; Rahmawati, Deti; Mustofa, Muhammad Ubaidillah Al
Sewagati Vol 8 No 1 (2024)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v8i1.906

Abstract

Kehadiran pesantren, sebagai salah satu bentuk institusi pendidikan yang dapat bersama-sama dengan institusi pendidikan lainnya mencetak generasi muda yang beriman, berbudi luhur, berakhlak mulia serta memiliki pengetahuan yang memadai. Pesantren di masa sekarang bertugas tidak hanya memberikan pengetahuan berbasis keagamaan Islam, akan tetapi juga memberikan kesempatan kepada santri untuk mengembangkan diri melalui keterampilan dan kreativitas. Pesantren dituntut untuk mengalami proses transformasi dibidang peran di masyarakat. Di masa sebelumnya, pesantren hanya berfokus pada dimensi agama, akan tetapi di masa sekarang pesantren dituntut untuk juga dapat berkontribusi dalam berbagai dimensi kehidupan masyarakat. Departemen Studi Pembangunan melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini bermaksud ingin memaksimalkan pengembangan keterampilan para santri Pondok Pesantren Nurul Haromain 93 ‘Ribath Tahfidz Al-Qur’an Al-Fauzi’ berupa pelatihan keterampilan seni dakwah, tilawah, dan kaligrafi. Selama pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, tim menemukan bahwa santri dan santriwati belum pernah menerima pelatihan serupa, sehingga mereka memiliki ketertarikan dan semangat yang tinggi untuk belajar. Para santri dan santriwati sangat antusias dalam mencoba mempraktikkan seni dakwah, tilawah, dan kaligrafi. Meski belum memiliki kepercayaan diri yang maksimal, pada akhir kegiatan mereka mampu mencoba, dan mulai menyadari bahwa keterampilan yang diasah tersebut dapat menjadi potensi kewirausahaan menuju santripreneurship. Kemampuan inilah yang siap mendongkrak kesuksesan melalui inovasi dan kreativitas tanpa meninggalkan nilai-nilai agama.