Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Prophetic Leadership Study: A Narrative Review on Islamic Banking Institutions Indra Pratama Putra Salmon; Bambang Agus Diana; Ridho Harta; Jufri Yandes
JURNAL ILMIAH SYI'AR Vol 23, No 1 (2023): June 2023
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/syr.v23i1.9936

Abstract

Islamic banking organizations that show two sides of achievement targets, namely economic achievements and socio-religious mission achievements, also bring two consequences, whether they have to lead the organization towards content marketing or carry out only socio-religious missions. In this context, organizational leaders have a strategic role in making Islamic banking institutions capable of optimally achieving their goals. This study aims to explain whether prophetic leadership can balance the current situation with beliefs that are pretty convenient to understand and; see what variables are relevant to the prophetic leadership variable when applied to Islamic banking institutions. This article uses a phenomenon-based foundation in Islamic banking and its governance policies as the object of study. A narrative review of literature studies is the primary approach in writing articles. The study results show that the issue of leadership with prophetic issues has a pattern that follows the specificity of the locus of study (Islamic banking institutions), which indicates that the modern leadership widely displayed in Western literature is not the best. The relevance and superiority of prophetic leadership in maintaining the professionalism and morality aspects of performance to balance economic activities with social activities amid the rapid issue of banking capitalism in Indonesia. Through Maqasid ash-Shariah on, the policies of Islamic banking institutions in Indonesia, prophetic leadership can go hand in hand with business processes and their application to Islamic banking. The implication of this study is to provide an understanding that prophetic leadership, which has been applied long before the emergence of Western leadership models, is still very relevant in dealing with changing times and is opposed to being an alternative to leadership in the modern era like today.
STRATEGI KEBIJAKAN PENATAAN INFRASTRUKTUR IBU KOTA BARU (STUDI KASUS DI KABUPATEN PENAJAM PASER UTARA) Yaya Mulyana; Bambang Agus Diana; Ridho Harta; Yayan Andri
Kebijakan : Jurnal Ilmu Administrasi Vol. 14 No. 2 (2023): Vol. 14 No. 2 (2023): Vol. 14 No. 2, Juni 2023
Publisher : Program Magister Ilmu Administrasi dan Kebijakan Publik, Pascasarjana, Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/kebijakan.v14i2.8324

Abstract

Berkaitan dengan rencana pemindahan Ibu Kota Baru menarik daya semangat baik pemerintah Provinsi maupun pemerintah daerah untuk terus gencar melakukan pembangunan infrastruktur sebagai prasarana penyangga Ibu Kota Baru, dalam pembangunan infrastruktur tentunya menjadi tanggung jawab bersama baik Pemerintah Pusat, Provinsi, Maupun daerah. Dalam hal ini membutuhkan suatu kerjasama yang kolaboratif dalam mempersiapkan Infrastruktur sebagai Strategi dalam penataan Infrastruktur ibu Kota Baru. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan Strategi Kebijakan Penataan infrastruktur Ibu Kota Baru (Studi Kasus Kabupaten Penajam Paser Utara Provinsi Kalimantan Timur). Tujuan lain dari penelitian ini adalah dapat memecahkan masalah, berupa strategi kebijakan dengan model kolaborasi antara pemerintah dengan pemerintah, maupun pemerintah dengan Swasta atau dengan masyarakat dalam menata dan mempersiapkan infrastruktur untuk mendukung pembangunan Ibu Kota Baru. Untuk mencapai tujuan dari penelitian ini, peneliti menggunakan metode kualitatif. Guidance theory yang digunakan adalah dari Ansell dan Gash (2007:558-561) Mengemukakan 5 Tahapan proses kolaborasi. Hasil Penelitian dapat di tarik kesimpulan bahwa Strategi Kebijakan Penataan Infrastruktur Ibu Kota Baru (Studikasus di Kabupaten Penajam Paser Utara). Kolaborasi yang berlangsung antar stakholders terkait Kepala Otorita, Bapennas, PUPR, KLHK, BUMN, Pemerintah Prov. Kaltim, Pemerintah Kab. PPU, BUMD, Akademisi, Komunitas, Tokoh adat serta masyarakat, sudah berjalan dengan baik walupun belum optimal berdasarkan proses Kolaborasi yang di kemukakan Ansell dan Grash antara lain, 1).Face to face dialogue, 2).Trus Building, 3). Commitment to the process, 4). Shared Understanding, 5). Intermediate outcomes. Sisilain dalam proses penataan infrastruk Ibu Kota Baru menunjukkan progres yang baik walaupun belum optimal dimana peran fartisipasi masyarakat belum sepenuhnya di libatkan, Pengawasan belum maksimal di kewatirkan terjadi hal-hal yang tidak di harapkan apalagi dalam pembangunan Infrastruktur ini memakan anggaran besar, kehewatiran warga yang terdampak masih belum lepas atas paradigma-paradigma seperti terpinggirkan atau termarjinalkan oleh pendatang walaupun persiapan dalam rangka meningkatkan mutu SDM terus di lakukan oleh pemerintah pusat, daerah maupun setempat. Adapun temuan konsep baru dalam penelitian ini adalah pengawasan partisipatif, yang akan memperkuat indikator Proses kolaborasi selain , 1).Face to face dialogue, 2).Trus Building, 3). Commitment to
Peningkatan Talenta Manajemen Aparatur Desa Dalam Menyusun Laporan Pertanggungjawaban Keuangan Desa Di Desa Mulyasari Kecamatan Banjar Patroman Kota Banjar Ridho Harta; Bambang Agus Diana; Dwi Putranto Riau; Tora Akadira
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Radisi Vol 2 No 2 (2022): Agustus
Publisher : Yayasan Kajian Riset dan Pengembangan RADISI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55266/pkmradisi.v2i2.143

Abstract

Talent Management (TM) emerged as a way to build human capacity. For public and private organizations. Building human capacity is the main thing to achieve organizational goals and improve performance. Talent management is how to develop Human Resources (HR). Talent Management as a tool to filter and map employees who have the best talent. HR is managed in a directed and sustainable manner. The purpose of this activity is how to increase the management talent of village officials, especially in compiling digital-based financial accountability reports in the Mulyasari Village government, Pataruman District / Banjar City. This activity method uses (1) the Participatory Rural Appraisal (PRA) model; (2) Participatory Technology Development Model; (3) Community Development Model; (4) Persuasive; and (5) Educational. The research design is a qualitative case study. Technical implementation of preparation activities, implementation of activities and evaluation
Peningkatan Multitalenta Tata Kelola Administrasi Kearsipan dan Manajemen Pelayanan Prima Pada Staf Pemerintahan Desa Tonjong Kabupaten Bogor Ridho Harta; Bambang Agus Diana; Dwi Putranto Riau; Tora Akadira; Indera Pratama Putra Salmon; Nur Ambia; Jayanti Armida; Amud Sunarya; Isnaeni Yuliani; Aji Fajar Suryo
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 6 (2024): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Juni 2024
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v3i6.1368

Abstract

Pelayanan masyarakat menjadi tugas utama dari pemerintah Desa dalam menjalankan roda pemerintahan desa, karena pada dasarnya keberadaan pemerintahan desa adalah untuk menyelenggarakan urusan pemerintahan dan kepentingan masyarakat setempat. Fungsi pemerintahan adalah melayani dan melindungi masyarakat. Aparat perangkat desa di Pemerintah Desa memegang posisi strategis dalam melayani dan melindungi publik. Bentuk perlindungan bisa diwujudkan melalui layanan cepat, mudah, murah, tidak birokratis, dan tepat waktu. Pelayanan masyarakat menjadi tugas utama dari pemerintah Desa dalam menjalankan roda pemerintahan desa, karena pada dasarnya Selanjutnya pengertian pelayanan menurut pakar diantaranya terkait pelayanan prima menyatakan bahwa layanan prima adalah pelayanan dengan standar kualitas yang tinggi dan selalu mengikuti perkembangan kebutuhan pelanggan setiap saat, secara konsisten dan akurat (Rahmayanty, 2013; 18).Tim PKM Prodi administrasi Negara FHISIP Universitas Terbuka merencanakan beberapa tahapan kegiatan yang merupakan solusi atas permasalahan yang dihadapi aparatur desa di pemerintahan DesaTonjong Adapun tujuan dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah. Menumbuhkan motivasi dan meningkatkan kesadaran perangkat desa Tonjong Kecamatan Tonjong Bogor untuk dapat mengelola Administrasi arsip Desa secara baik dan benar; Membekali kemampuan dan keterampilan perangkat desa untuk mengelola Administrasi arsip sebagai upaya peningkatan pelayanan publik; Membekali kemampuan dan keterampilan perangkat desa dalam melaksanakan tugas pelayanan kepada masyarakat degan baik.
Optimalisasi E-Govenrment dan E-Office Birokrasi dalam Mewujudkan Smart City Menuju Pemerintahan Modern Bambang Agus Diana; Benny Sigiro; Vigilia K. Montolalu
Sawala : Jurnal Administrasi Negara Vol. 12 No. 1 (2024): Sawala : Jurnal Administrasi Negara
Publisher : Program Studi Administrasi Negara Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/sawala.v12i1.8606

Abstract

Manajemen publik dan birokrasi sama-sama tidak dapat dipisahkan dan erat kaitannya dengan pengelolaan, pengorganisasian dan penyelenggaraan kegiatan pemerintahan dan pelayanan publik. Seiring dengan konsep smart city (kota pintar) yang mengacu pada pengelolaan tata kelola yang menerapkan teknologi dengan mengintegrasikan berbagai aspek kehidupan perkotaan, tata kelola berbasis TIK modern dan pendekatan manajemen sektor publik (birokrasi) yang inovatif menjadi tuntutan untuk meningkatkan efisiensi, efektivitas., transparansi dan akuntabilitas. Hal ini membutuhkan implementasi dan pengembangan e-government dan e-office sebagai bagian dari mewujudkan tujuan reformasi birokrasi. Makalah ini dimaksudkan untuk mengkaji birokrasi e-government dan e-office dalam mewujudkan konsep smart city dalam tata kelola dan pelayanan publik. Metode penulisan yang digunakan adalah studi pustaka. Optimalisasi e-government dan e-office menjadi sangat penting sebagai bagian integral dari terwujudnya konsep smart city. Sebanyak kabupaten / kota di Indonesia telah menerapkan smart cities, dan sesuai dengan rencana dan target pencapaiannya untuk tahun 2015-2045. Dukungan SDM, pengembangan sarana dan prasarana, serta prasarana, yang tidak hanya berupa keberadaan sejumlah aplikasi yang dibuat dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik tetapi pelayanan yang lebih baik dan Nyata dapat diperoleh secara online dan dipersepsikan dengan cepat, mudah, tepat dan tanggap sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Optimalisasi E-Govenrment dan E-Office Birokrasi dalam Mewujudkan Smart City Menuju Pemerintahan Modern Bambang Agus Diana; Benny Sigiro; Vigilia K. Montolalu
Sawala : Jurnal Administrasi Negara Vol. 12 No. 1 (2024): Sawala : Jurnal Administrasi Negara
Publisher : Program Studi Administrasi Negara Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/sawala.v12i1.8606

Abstract

Manajemen publik dan birokrasi sama-sama tidak dapat dipisahkan dan erat kaitannya dengan pengelolaan, pengorganisasian dan penyelenggaraan kegiatan pemerintahan dan pelayanan publik. Seiring dengan konsep smart city (kota pintar) yang mengacu pada pengelolaan tata kelola yang menerapkan teknologi dengan mengintegrasikan berbagai aspek kehidupan perkotaan, tata kelola berbasis TIK modern dan pendekatan manajemen sektor publik (birokrasi) yang inovatif menjadi tuntutan untuk meningkatkan efisiensi, efektivitas., transparansi dan akuntabilitas. Hal ini membutuhkan implementasi dan pengembangan e-government dan e-office sebagai bagian dari mewujudkan tujuan reformasi birokrasi. Makalah ini dimaksudkan untuk mengkaji birokrasi e-government dan e-office dalam mewujudkan konsep smart city dalam tata kelola dan pelayanan publik. Metode penulisan yang digunakan adalah studi pustaka. Optimalisasi e-government dan e-office menjadi sangat penting sebagai bagian integral dari terwujudnya konsep smart city. Sebanyak kabupaten / kota di Indonesia telah menerapkan smart cities, dan sesuai dengan rencana dan target pencapaiannya untuk tahun 2015-2045. Dukungan SDM, pengembangan sarana dan prasarana, serta prasarana, yang tidak hanya berupa keberadaan sejumlah aplikasi yang dibuat dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik tetapi pelayanan yang lebih baik dan Nyata dapat diperoleh secara online dan dipersepsikan dengan cepat, mudah, tepat dan tanggap sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Strategi Promosi Pengurus POKJAR Mandiri Pemalang dalam Menjaring Calon Mahasiswa Baru Universitas Terbuka di Era Society 5.0 Sunarya, Amud; Riau, Dwi Putranto; Yuliani, Isnaeni; Salmon, Indra Pratama Putra; Sari, Jayanti Armida; Antoro, Aji Fajar Suryo; Diana, Bambang Agus
Ganaya : Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 6 No 4 (2023)
Publisher : Jayapangus Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37329/ganaya.v6i4.2679

Abstract

The AIDAS promotion model (Attention, Interest, Desire, Action, Satisfaction) is a strategy carried out by the Mandiri Pemalang Open University (UT) Study Group (POKJAR) to attract new students. The purpose of this study was to analyze the promotion strategy carried out by the POKJAR Mandiri Pemalang management in recruiting new students to increase the number of UT students and what obstacles were faced by the POKJAR Mandiri Pemalang management in carrying out their promotion strategy. The research was carried out using a qualitative descriptive approach, with data collection techniques through surveys, observations, interviews, and study documentation related to the research. The data analysis technique uses interactive analysis which starts with data collection, reduction, presentation, and conclusion. The results of the research analysis showed that the Managers of the POKJAR Mandiri Pemalang Promotion Strategy who used the AIDAS model in general could be implemented it well. Aspects of attention, creating digital platforms for Instagram, Facebook, and websites as promotional media. Aspects of interest, opening a stand at Car Free Day (CFD) activities and working with schools in Pemalang Regency to carry out promotions. Aspects of desire, utilizing alumni or students to carry out socialization and promotion. The action aspect, assisting students who have limited learning tools or others. Satisfaction aspect, feeling happy and grateful to prospective students who have successfully registered at UT. The obstacles faced are the vast area of ​​Pemalang Regency so that social prom activities in schools are less accessible, limited budgets for conducting social prom, the existence of hoax news from individuals who spread skewed information about UT, there is a feeling of being underappreciated or there is no shade as a representative from UT by the management of POKJAR and SALUT.  
Voting Behavior of Batam Students in the Legislative Elections Pasaribu, Daniel; Diana, Bambang Agus; Hayati, Nur; Fadiyah, Dina
Madani Jurnal Politik dan Sosial Kemasyarakatan Vol 14 No 03 (2022): Desember 2022
Publisher : Universitas Islam Darul Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/madani.v14i03.3729

Abstract

This study aims to analyze the voting behavior of Batam Students in the legislative elections based on voting behavior models and types. The study used qualitative research with a focus group discussion technique. The result showed that students at University are few interested in political practices and issues. The voting behavior of students is categorized as rational, critical, traditional, and pragmatism. The study found that students voted the candidate who gave them money without considering the track record, achievement, and background of the candidate.
Optimalisasi E-Govenrment dan E-Office Birokrasi dalam Mewujudkan Smart City Menuju Pemerintahan Modern Bambang Agus Diana; Benny Sigiro; Vigilia K. Montolalu
Sawala : Jurnal Administrasi Negara Vol. 12 No. 1 (2024): Sawala : Jurnal Administrasi Negara
Publisher : Program Studi Administrasi Negara Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/sawala.v12i1.8606

Abstract

Public management and bureaucracy are both inseparable and closely related to managing, organizing and running government activities and public services. Along with the concept of smart city (smart city) which refers to the management of governance that applies technology by integrating various aspects of urban life, modern ICT-based governance and innovative public sector management approaches (bureaucracy) are demands to improve efficiency, effectiveness, transparency and accountability. This requires the implementation and development of e-government and e-office as part of realizing the goals of bureaucratic reform. This paper is intended to examine the e-government and e-office bureaucracy in realizing the concept of smart city in governance and public services. The writing method used is literature study. Optimization of e-government and e-office becomes very important as an integral part of the realization of the smart city concept. As many districts / cities in Indonesia have implemented smart cities, and according to their plans and achievement targets for 2015-2045. Human resources support, development of facilities and infrastructure, as well as infrastructure, which is not just the existence of a number of applications created in the administration of government and public services but better and Real services can be obtained online and perceived quickly, easily, precisely and responsively according to the needs of the community.
PENINGKATAN MULTITALENTA TATA KELOLA ADMINISTRASI KEARSIPAN DAN MANAJEMEN PELAYANAN PRIMA PADA STAF PEMERINTAHAN DESA TONJONG KEC. TAJUR HALANG KAB. BOGOR Harta, Ridho; Diana, Bambang Agus; Riau, Dwi Putranto
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 9 (2024): SWARNA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, September 2024
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v3i9.1368

Abstract

Pelayanan masyarakat menjadi tugas utama dari pemerintah Desa dalam menjalankan roda pemerintahan desa, karena pada dasarnya keberadaan pemerintahan desa adalah untuk menyelenggarakan urusan pemerintahan dan kepentingan masyarakat setempat. Fungsi pemerintahan adalah melayani dan melindungi masyarakat. Aparat perangkat desa di Pemerintah Desa memegang posisi strategis dalam melayani dan melindungi publik. Bentuk perlindungan bisa diwujudkan melalui layanan cepat, mudah, murah, tidak birokratis, dan tepat waktu. Pelayanan masyarakat menjadi tugas utama dari pemerintah Desa dalam menjalankan roda pemerintahan desa, karena pada dasarnya Selanjutnya pengertian pelayanan menurut pakar diantaranya terkait pelayanan prima menyatakan bahwa layanan prima adalah pelayanan dengan standar kualitas yang tinggi dan selalu mengikuti perkembangan kebutuhan pelanggan setiap saat, secara konsisiten dan akurat (Rahmayanty, 2013; 18).Tim PKM Prodi administrasi Negara FHISIP Universitas Terbuka merencanakan beberapa tahapan kegiatan yang merupakan solusi atas permasalahan yang dihadapi aparatur desa di pemerintahan DesaTonjong Adapaun tujuan dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah. Menumbuhkan motivasi dan meningkatkan kesadaran perangkat desa Tonjong Kecamatan Tonjong Bogor untuk dapat mengelola Administrasi arsip Desa secara baik dan benar; Membekali kemampuan dan keterampilan perangkat desa untuk mengelola Administrasi arsip sebagai upaya peningkatan pelayanan publik; Membekali kemampuan dan keterampilan perangkat desa dalam melaksankan tugas pelayanan kepada masyarakat dengan baik.