Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

KINERJA BETON ASPAL AC-WC MENGGUNAKAN AGREGAT HALUS ENDAPAN ABU VULKANIK BURNI TELONG BENER MERIAH DENGAN BAHAN PENGIKAT ASPAL IRAN Aini, Suci Qurratul; AR, Sulaiman; Mulizar, Mulizar
Jurnal Sipil Sains Terapan Vol 1, No 02 (2018): Jurnal Sipil Sains Terapan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P2M)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beton aspal sebagai bahan untuk konstruksi jalan sudah lama dikenal dan digunakan secara luas dalam pembuatan jalan. Dalam Penelitian ini diuji pengaruh agregat halus terhadap campuran beraspal pada lapisan AC-WC (Asphalt Concrete-Wearing Concrete) dengan menggunakan abu vulkanik sebagai bahan pengganti agregat halus kemudian melihat seberapa besar persentase kadar endapan abu vulkanik yang sesuai untuk digunakan dalam campuran aspal beton dan dibandingkan dengan dust normal abu batu. Campuran didesain berdasarkan metode Marshall yang mengacu pada Bina Marga. Bahan yang dipakai dalam penelitian ini adalah material produksi stone crusher PT. Krueng Meuh. Stabilitas campuran aspal beton ditinjau dengan alat Marshall terhadap benda uji normal 2x75 tumbukan. Dari uji Marshall menggunakan dust abu batu diperoleh kadar aspal optimum sebesar 5,25% yang menghasilkan density 2,228 gr/cm3, VIM sebesar 8,1%, VMA sebesar 18,5%, VFB sebesar 73,4%, stabilitas 1138 kg, flow sebesar 4,5 mm dan Marshall Quotient sebesar 252,7 kN/mm. Dari uji Marshall menggunakan endapan vulkanik sebagai agregat halus diperoleh kadar aspal optimum sebesar 4,95% yang menghasilkan density 2,240 gr/cm3, VIM sebesar 9,2%, VMA sebesar 17,9%, VFB sebesar 72,8%, stabilitas 1456 kg, flow sebesar 4,0 mm dan Marshall Quotient sebesar 373,5 kN/mm. Secara umum penggunaan endapan vulkanik dapat digunakan sebagai pengganti agregat halus, karena memiliki nilai parameter marshall yang memenuhi persyaratan.
KARAKTERISTIK CAMPURAN ASPAL BETON AC-BC DENGAN PENAMBAHAN LIMBAH PLASTIK DAN FLY ASH Sari, Permata; Mulizar, Mulizar; Reza, Muhammad
Jurnal Sipil Sains Terapan Vol 8, No 01 (2025): JURNAL SIPIL SAINS TERAPAN
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P2M)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar  belakang  penelitian  ini  berawal  dari  tingginya  volume limbah plastik  yang  sulitterurai serta melimpahnya fly ash sebagai residu pembakaran batu bara. Fly ash memiliki potensi sebagai bahan tambah dalam campuran aspal, khususnya dalam meningkatkan kekuatan dan ketahanan terhadap deformasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penambahan limbah plastik dan fly ash pada campuran aspal beton (AC-BC) dalam upaya meningkatkan kinerja perkerasan jalan. Penelitian ini melakukan pengujian terhadap campuran AC-BC dengan variasi komposisi fly ash (0%, 2%, 4%, 5%, 6%) dan plastik HDPE sebesar 12% dari volume campuran aspal. Hasil pengujian menunjukkan bahwa penambahan fly ash dan plastik HDPE berpengaruh signifikan terhadap parameter Marshall,  termasuk  peningkatan  stabilitas  hingga  4120  kg  pada  kadar  aspal  optimum (KAO) sebesar 5,5%. Selain itu, penambahan fly ash juga meningkatkan nilai Marshall Quentient (MQ) hingga 1072,3 kg/mm, menunjukkan peningkatan kekakuan campuran. Nilai   Void  in   Mineral  Aggregate  (VMA)   dan   Void  Filled   Bitumen  (VFB)  juga menunjukkan variasi yang signifikan, tergantung pada komposisi campuran. Berdasarkan hasil ini, disimpulkan bahwa campuran aspal dengan penambahan fly ash dan plastik HDPE dapat menghasilkan perkerasan yang lebih kuat dan tahan lama. Kata kunci: fly ash, plastik HDPE, aspal beton (AC-BC), Marshall
STABILISASI TANAH LEMPUNGMENGGUNAKAN ABUVULKANIK DAN ABU SEKAM PADI DITINJAU DARI NILAI CALIFORNIA BEARING RATIO Rinaldi, Muhammad Ikhsan; Gusrizal, Gusrizal; Mulizar, Mulizar
Jurnal Sipil Sains Terapan Vol 3, No 02 (2020): JURNAL SIPIL SAINS TERAPAN
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P2M)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada penelitian ini dilakukan upaya peningkatan daya dukung tanah, tanah yang berasal dari Quarry Cot Kayee Adang, Meunasah Manyang Kota Lhokseumawe, mempunyai nilai daya dukung rendah untuk subgade dengan nilai CBR 3.8% sehingga tidak memenuhi syarat subgrade yaitu 6%,salah satu usaha yang dilakukan untuk meningkatkan daya dukung tanah adalah dengan cara stabilisasi menggunakan bahan tambah abu vulkanik dan abu sekam padi. Pengujian yang dilakukan meliputi sifat fisik dan sifat mekanis yaitu pemadatan standar dan CBR. Komposisi masing-masing bahan tambah adalah abu vulkanik 3%, 6%, 9% ,dan abu sekam 10 %. kemudian hasilnya dibandingkan dengan tanah asli. Hasil penelitian menunjukkan abu vulkanik dan abu sekam padi dapat memperbaiki sifat fisik dan sifat mekanik tanah lempung. Pada pemadatan standar semula gd1.48 gr/cc terjadi penurunan 1,38 gr/cc, demikian juga dengan Woptimum semula 26,80% terjadi penurunan 26,50%. Pada pengujian CBR unsoaked semula nilai CBR adalah 6.1% terjadi peningkatan hingga12,1%,dan pengujian CBR soaked semula nilai CBR 3,8% terjadi peningkatan 8,7%. Pemakaian abu vulkanik dan abu sekam padi dapat meningkatkan daya dukung seiring bertambahnya persentase campuran. Kata kunci: tanah lempung, abu vulkanik dan abu sekam padi,CBR 
KARAKTERISTIK MARSHALL CAMPURAN ASPAL MENGGUNAKAN ADITIF (POLYETHYLENE TEREPHTHALATE) Isma, Laisa; Mulizar, Mulizar; Aiyub, Aiyub
Jurnal Sipil Sains Terapan Vol 4, No 01 (2021): JURNAL SIPIL SAINS TERAPAN
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P2M)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKLimbah botol plastik merupakan PET (Polyethylene Terephtalate) merupakan salah satu jenissampah yang sulit diuraikan senyawa organik tanah sehingga merupakan salah satu penyebab kerusakan unsur tanah, namun mungkin sampah botol plastik merupakan bahan fleksibel yang dapat dimanfaatkan sebagai alternatif bahan tambah (Additive) pada campuran perkerasan jalan. Pemanfaatan ini dimaksudkan untuk mengurangi keberadaan sampah botol plastik tersebut sehingga tidak akan menyebabkan dampak yang negatif namun dapat memberikan dampak yang positif bagi masyarakat dan lingkungan. Limbah botol plastik digunakan untuk mengetahui nilai karakteristik Marshall pada lapisan perkerasan lataston AC-WC. Metode penelitian mengikuti standar Bina marga 2010 yang berlaku pada campuran lataston AC–WC. Pemadatan benda uji dilakukan dengan tumbukan 2 x 75 tiap permukaan untuk lalu lintas berat. Pada penelitian ini variasi campuran ideal Pb 5,1%, 5,6%, 6,1%, 6,6%, dan 7,1% diperoleh kadar aspal optimum (KAO) sebesar 6,1% yang digunakan sebagai rancangan benda uji aspal + variasi kadar botol plastik sebagai bahan tambah. Penambahan variasi kadar limbah botol plastik sebesar 0%, 1%,3%, 5% dan 7%. Nilai parameter Marshall yang memenuhi semua spesifikasi didapatkan pada penambahan limbah botol plastik sebesar 7% dengan nilai stabilitas 3037kg, flow 3,27 mm, VMA 15,67%, VIM 3,45%, VFB 80,89%, MQ 928,19 kN/mm, dan density 2,313 gr/cm3. Kata Kunci: Limbah Botol Plastik, lataston AC-WC, dan Marshall. 
ANALISIS KINERJA LALU LINTAS AKIBAT PARKIR DI BADAN JALAN Alam, Beurahmat Meurah; Mulizar, Mulizar; Ibrahim, Ibrahim
Jurnal Sipil Sains Terapan Vol 7, No 01 (2024): JURNAL SIPIL SAINS TERAPAN
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P2M)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi kemacetan yang diakibatkan aktivitas parkir pada badan jalan di ruas jalan Pangeran Diponegoro depan Pasar Atjeh. Kota Banda Aceh yang seharusnya diperuntukkan bagi kelancaran arus lalu lintas, tetapi pada kenyataannya di jalan ini terjadi pengurangan lebar jalur lalu lintas efektif akibat aktivitas parkir badan jalan, sehingga kelancaran arus lalu lintas terganggu. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dampak parkir pada badan jalan terhadap kinerja lalu lintas dan mencari upaya pengendalian parkir pada badan jalan di lokasi penelitian. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pengamatan langsung di lokasi penelitian dan pengambilan data di lapangan berupa data volume parkir, volume lalu lintas, serta kinerja ruas jalan. Pengamatan dilakukan 3 minggu yaitu pada hari minggu dan senin. Hasil penelitian diperoleh bahwa parkir mengakibatkan terjadinya penurunan kinerja lalu lintas. Hubungan volume lalu lintas dan parkir pada hari minggu memiliki nilai koefisien korelasi sebesar 0,46. Namun, pada hari senin, korelasi antara parkir dan volume lalu lintas sangat rendah, hanya sebesar 0,02, yang mengindikasikan bahwa tidak tedapat hubungan yang signifikan. Dan kecepatan kendaraan pada saat terdapat 49 kendaraan yang parkir, kecepatan yang awalnya 30,78 km/jam menurun menjadi 18,54 km/jam ketika jumlah parkir mencapai 102 kendaraan. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa parkir badan jalan mengakibatkan penurunan kinerja ruas jalan. Kata Kunci : Parkir badan jalan, kinerja jalan, volume lalu lintas, kecepatan  
EVALUASI TINGKAT KERUSAKAN PERMUKAAN JALAN DAN PENANGANANNYA MENGGUNAKAN METODE BINA MARGA (Studi Kasus Ruas Jalan Raya Banda Aceh–Medan BNA Sta. 268+000–BNA Sta. 276+000) Zulmi, Azuwar; Mulizar, Mulizar; Fitri, Gustina
Jurnal Sipil Sains Terapan Vol 1, No 01 (2017): Jurnal Sipil Sains Terapan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P2M)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jalan Banda Aceh-Medan, dari Cunda Sta. 268+000–Buketrata Sta.276+000 Kota Lhokseumawe merupakan jalan arteri atau jalan nasional perlu dilakukan penelitian awal terhadap kondisi permukaan jalan. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui jenis dan tingkat kerusakan permukaan jalan sehingga dapat menentukan jenis penanganan kerusakan jalan. Penelitian ini menggunakan penilaian kerusakan jalan berdasarkan metoda Bina Marga, dengan penilaian secara Surface Distress Index (SDI), International Rougness Index (IRI), dan lalu lintas harian rata rata (LHR). Dari hasil penelitian diperoleh penilaian berdasarkan Surface Distress Index (SDI), penilaian jenis kerusakan yang didapat yaitu retak (crack) 68,67%, lubang (potheles) 3,03%, amblas (depression) 0%, tambalan (patch) 25,75% dan pecah pinggir (edge breaks) 2,54% serta tingkat kerusakan keseluruhan jalan yaitu 55,80% dari total panjang jalan yang di tinjau sepanjang 8 km, diperoleh hasil kondisi tingkat kerusakan jalan yang di tinjau yaitu 87,50% baik, 2,50% rusak ringan, 10,00% sedang, 0% rusak berat. Sedangkan Penilaian International Rougness Index (IRI) penilaian ketidakrataan permukaan jalan didapat yaitu pada segmen I didapat 2,88 m/km, segmen II 3,05 m/km, segmen III 3,40 m/km, segmen IV 3,10 m/km, segmen V 1,78 m/km, segmen VI 2,50 m/km, segmen VII 2,76 m/km dan segmen VIII 2,08 m/km. sedangkan penilaian secara Lalu Lintas Harian Rata Rata (LHR) didapat nilai kelas jalannya 6 dan nilai kondisi jalan 6 serta didapat nilai prioritas pada urutan 5 pada urutan ini dimasukan kedalam program pemeliharaan rutin ketiga penilaian yang dilakukan berdasarkan metode Bina Marga ternyata menghasilkan penilaian yang relatif sama, yaitu kondisi ruas jalan tersebut masih dalam kondisi baik  namun memerlukan pemeliharaan rutin  dan perbaikan seperti penambalan atau penutupan kerusakan jalan.
KAJIAN PENINGKATAN KUALITAS URUGAN PILIHAN UNTUK SUB-BASE PERKERASAN JALAN MENGGUNAKAN FLY ASH DAN SEMEN Ariza, Putri; Mulizar, Mulizar; Reza, Muhammad
Jurnal Sipil Sains Terapan Vol 6, No 01 (2023): JURNAL SIPIL SAINS TERAPAN
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P2M)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKSubbase adalah lapisan perkerasan jalan yang terletak diatas tanah dasar, yang berperan untuk menyebarkan beban secara merata diatas tanah dasar. Salah satu material yang digunakan untuk lapisan subbase yaitu urugan pilihan. Urugan pilihan yang digunakan pada lapisan subbase perlu adanya peningkatan kualitasnya dengan cara mencampurkan fly ash dan semen sebagai bahan stabilisasi, dengan semen 10% dan variasi penambahan fly ashI5%, 10% dan 15% kemudian dilakukan pengujian sifat fisis dan mekanis dengan metode ASTM dan SNI. Dalam penelitian ini tanah diklasifikasikan dengan metode AASHTO dengan PI 5,86% dan LL 37,88% maka tanah tersebut termasuk kelompok A-1-a. Penamabahan fly ash dan semen pada urugan pilihan juga dapat meningkatkan nilai CBR. Hasil penelitian menunjukkan terjadi peningkatan nilai CBR seiring penambahan variasinya. Nilai CBR tanah asli unsoaked 7,5% meningkat menjadi 25,8%, pada pencampuran fly ash 5% dan semen 10%, demikian pula pada pencampuran persentase fly ash 10% dan semen 10% terjadi peningkatan nilai CBR unsoaked yaitu 29,9%, serta pada pencampuran persentase fly ash 15% dan semen 10% nilai CBR unsoaked terus meningkat menjadi 35,4%. Kata Kunci : Subbase, Urugan Pilihan, Fly Ash, Semen, CBR, Stabilisasi. 
KAJIAN PENAMBAHAN FLY ASH DAN SEMEN PADA URUGAN PILIHAN UNTUK LAPISAN BASE PERKERASAN JALAN Fitria, Ana; Mulizar, Mulizar; Yunus, Yuhanis
Jurnal Sipil Sains Terapan Vol 5, No 02 (2022): JURNAL SIPIL SAINS TERAPAN
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P2M)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 ABSTRAKBase Course (lapisan pondasi atas) adalah lapisan perkerasan yang terletak di antara lapis pondasi bawah dan lapis permukaan. Salah satu yang digunakan untuk lapisan base yaitu urugan pilihan. Penelitian ini dilakukan untuk meningkatkan daya dukung yang dihasilkan dari persentase campuran tanah urugan pilihan, fly ash dan semen yang dipilih sebagai bahan stabilisasi tanah. Pengujian yang dilakukan berupa sifat fisis dan mekanis tanah asli maupun setelah dicampur dengan bahan stabilisasi tanah berdasarkan metode ASTM dan SNI, dengan variasi campuran fly ash 10%, 15%, 20% dan 12% semen. Penelitian ini tanah di klasifikasikan berdasarkan metode AASTHO dengan PI 5,86% dan LL 37,88% tanah tersebut tergolong kedalam kelompok A-1-a. Hasil penelitian ini menunjukkan untuk CBR unsoaked 7,5% tanah asli, pada variasi fly ash 15% dan semen 12%, terjadi peningkatan persentase nilai CBR unsoaked terbesar yaitu 53,9% memenuhi syarat CBR untuk lapisan Base minimum 50%. Kata Kunci: Base, Urugan Pilihan, Fly Ash, Semen, CBR.
STUDI STABILISASI URUGAN PILIHAN MENGGUNAKAN FLY ASH UNTUK LAPI PONDASUI JALAN Balqis, Putri; Mulizar, Mulizar; Gani, Fauzi A
Jurnal Sipil Sains Terapan Vol 7, No 02 (2024): JURNAL SIPIL SAINS TERAPAN
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P2M)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKUrugan pilihan merupakan material yang digunakan untuk meningkatkan kualitas subgrade,dengan syarat material harus memenuhi spesifikasi tertentu. Penelitian ini fokus pada penggunaan urugan pilihan yang diambil dari Quarry Lhoknibong dan diolah dengan penambahan fly ash dari PLTU Pangkalan Susu. Fly ash, sebagai sisa pembakaran batu bara berbentuk partikel halus, menawarkan potensi pengurangan dampak lingkungan melalui pemanfaatannya sebagai bahan tambah. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sifat fisis urugan pilihan serta menentukan komposisi campuran optimal dengan tambahan fly ash. Metode penelitian mengikuti standar AASHTO, ASTM, dan SNI, meliputi pengujian sifat fisis dan mekanis seperti pemadatan modified dan California Bearing Ratio (CBR). Hasil analisis menunjukkan nilai Plasticity Index (PI) sebesar 10,27% dan Liquid Limit (LL) 30,50%, yang mengklasifikasikan tanah sebagai A-2-6 menurut AASHTO dan GC menurut USCS. Penambahan fly ash dalam komposisi 5%, 10%, 15%, dan 20% menunjukkan peningkatan nilai CBR, dengan nilai optimum mencapai 43,6% pada kondisi unsoaked  dan  41,3% pada kondisi  soaked  pada persentase 15% fly ash. Penelitian  ini mengindikasikan  bahwa  fly  ash  dapat  meningkatkan  kualitas  urugan  pilihan,  dengan manfaat tambahan berupa pengurangan dampak lingkungan dari limbah industri. Kata kunci: Urugan Pilihan,Fly Ash, CBR, Stabilisasi  
PENGARUH LATEK TERHADAP PARAMETER MARSHALL CAMPURAN ASPAL POROUS MENGGUNAKAN RETONA BLEND 55 Rizki, Anisa; Mulizar, Mulizar; AR, Sulaiman
Jurnal Sipil Sains Terapan Vol 1, No 03 (2018): Jurnal Sipil Sains Terapan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P2M)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aspalporusmerupakantipeperkerasanlentur bergradasi terbukadenganporositastinggiuntukmeloloskan air. Dengangradasiterbukamenyebabkancampuranmemilikinilai VIM yang lebihtinggidanmenghasilkanstabilitasnyalebihrendah. Untukmeningkatkanstabilitaspadaaspalporus, dilakukankajiandengantambahanlateksehinggadapatmeningkatkandayarekatpadaagregat. Penelitiandilakukanuntukmengetahuinilaicampuranaspalretona blend55 danpengaruhtambahanlatek. Metodepenelitianini menggunakanstandartgradasiaspalporusspesifikasi Australian Asphalt Pavement Association (AAPA). Nilaikarakteristikcampuranaspalporusyaitu, stability, flow, VIM, VMA, VFB, MQ, dan density, denganmenggunakanvariasikadaraspal 5,0%; 5,5%; 6%; 6,5%; 7,0% danjugadigunakanvariasikadarlatek 3%; 5%; dan 7%. Penggunaanaspalmodifikasiretonamampumemenuhiseluruhpersyaratan yang ditetapkan Australian Asphalt Pavement Association (AAPA). Nilaistabilitasmaksimumsebesar 974 kg dicapaipadapenggunaan Kadar Aspal Optimum (KAO) 6% (memenuhistandarnilaistabilitas minimum yaitu 500 kg). Nilaistabilitasberdasarkanpenambahanlateksebanyak 3%, 5%, dan 7%, masing-masingadalah 842 kg, 869 kg, dan 873 kg. Penggunaanlatektidakmemilikibanyakpengaruhterhadap parameter marshall.Kata kunci:AspalPorus, latek, Marshall, Retona Blend55