Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

MENGUKUR KECEPATAN DAN PANJANG ANTRIAN MENGGUNAKAN APLIKASI GOOGLE MAPS Setiawan, Setiawan; Munawar, Ahmad; Irawan, Muhammad Zuhdy
Teknisia Vol. XXV, No. 2, November 2020
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/teknisia.vol25.iss2.art3

Abstract

Traffic survey is the main activity and is very important to get data on-road service performance for various traffic engineering purposes, transportation planning, road technical planning, and general planning (planning & programming). Google Maps could predict traffic conditions thanks to data collection collected from global positioning system (GPS) features. This study aims to analyze the comparison of travel speed data and queue length of Google Maps and field survey data. The survey conducted a vehicle speed survey using the MCO method while the length of the queue by counting the number of vehicles and the length of the queue at the intersection for comparison using the Google Maps application in the form of screenshot images or video. Theanalysis used by the Independent sample T-test is a type of statistical test that aims to compare the average of two groups that are not paired with or related to each other. Based on the T-test results, there is no difference in speed between survey results and Google Maps on Kusumanegara and AM Sangaji Utara roads. Based on the T-test results, there is no difference in queue length between the survey results and Google Maps on Kusumanegara and AM Sangaji Utara roads.
Impact Analysis of Condongcatur Underpass Development Plan with Macro Traffic Simulation PTV VISUM on Road Network Performance Yusup, Muhamad; Munawar, Ahmad; Irawan, Muhammad Zhudy
INERSIA lnformasi dan Ekspose Hasil Riset Teknik Sipil dan Arsitektur Vol. 21 No. 1 (2025): May
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/inersia.v21i1.64292

Abstract

It is planned to build an Underpass for the Condongcatur intersection to improve traffic performance and overcome the congestion that occurs. The purpose of this research is to analyze the existing traffic performance around the Condongcatur Underpass construction area, predict the impact caused, and formulate efforts to handle traffic impacts and analyze how effective the construction of the Condongcatur Underpass is in overcoming congestion that occurs. This research uses a transportation model approach to analyze the road network using PTV VISUM software. The results of the research on existing conditions show the performance of the affected road network with a v/c ratio value between 0.21 - 1, 23 (Level of service B - F). At the time of construction there were 12 road sections most affected by the Condongcatur Underpass construction plan, where the road section with the highest percentage increase occurred on the Padjajaran road section by 167% which was originally in service category C to F. In operational conditions, the Padjajaran Road section with the Underpass is in the B and C service level categories. The performance results on the affected road network provide better results with the Underpass compared to the existing conditions.
PERBANDINGAN KELAYAKAN JALAN BETON DAN JALAN ASPAL DENGAN METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (AHP) - STUDI KASUS JALAN MALWATAR-LABUAN BAJO, FLORES NTT: Feasibility Comparison of Concrete Road and Asphalt Road Using Analytical Hierarchy Process (AHP) Method - A Case Study of Malwatar-Labuan Bajo Road, Flores NTT Burhamnudin, Ahmad; Munawar, Ahmad; Akmaluddin, Akmaluddin
Spektrum Sipil Vol 3 No 2 (2016): SPEKTRUM SIPIL
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aplikasi metode AHP (Analytical Hierarchy Process) telah banyak digunakan oleh para pengambil keputusan karena respondennya cukup diwakili oleh para ahli pada bidang yang dikaji sehingga cukup efisien. Metode AHP tersebut digunakan dalam studi ini untuk membandingkan dua pilihan apakah jalan aspal lebih baik dari jalan beton pada kasus Jalan Malwatar-Labuhan Bajo, Flores, NTT. Lima belas orang responden yag berasal dari berbagai stakeholder ditentukan untuk mengisi kuisioner yang dirancang dengan lima kriteria yaitu (1) umur rencana; (2) biaya operasional kendaraan (BOK); (3) biaya pembangunan; (4) biaya perawatan; dan (5) kenyamanan berkendara. Sumber responden yang dianggap mewakili adalah Dinas Pekerjaan Umum, Konsultan, Penyedia Jasa dan Satker Pelaksanaan Jalan Nasional. Berdasarkan analisis hasil wawancara diperoleh bahwa faktor utama yang mempengaruhi pemilihan tipe jalan untuk diterapkan pada jalan Malwatar-Labuhan Bajo adalah faktor biaya perawatan dan umur rencana masing-masing 39.72 % dan 29.76 %. Berdasarkan pilihan Jalan Beton, faktor biaya perawatan dan umur rencana juga signifikan mempengaruhi masing-masing dengan bobot 39.72% dan 23.15%. Pilihan Jalan Aspal dipengaruhi signifikan oleh faktor biaya pembangunan (8.65%), kenyamanan berkendara (8.4%) dan umur rencana (6.61%). Untuk jalan Malwatar-Labuhan Bajo ini, Jalan Beton menjadi pilihan karena lebih baik dibanding Jalan Aspal dengan perbandingan 72.74% dan 27.26%.
EVALUASI MANAJEMEN LALU LINTAS PADA SUATU SIMPANG (STUDI KASUS SIMPANG TANAH HAJI – MATARAM): Evaluation of Traffic Management at a Junction (Case Study: Simpang Tanah Haji - Mataram) Rahayu, Purwestri Widhy; Munawar, Ahmad; Murtiadi, Suryawan
Spektrum Sipil Vol 4 No 1 (2017): SPEKTRUM SIPIL
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemacetan hampir setiap hari terjadi terutama pada simpang bersinyal. Keadaan ini akan semakin parah pada jam puncak, karena lokasi persimpangan berdekatan dengan permukiman, perkantoran dan pusat perbelanjaan. Berdasarkan latar belakang tersebut, maka dilakukan penelitian tentang alternatif penanganan kemacetan pada persimpangan jalan di Kota Mataram, yaitu Simpang Tanah Haji. Penelitian ini bertujuan menentukan alternatif penanganan pengaturan lalu lintas dan urutan prioritas penanganannya berdasarkan metode AHP. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dan kualitatif. Metode kuantitatif untuk menganalisis kinerja simpang mengacu pada Manual Kapasitas Jalan Indonesia (1997). Metode kualitatif yang digunakan adalah metode AHP (Analytic Hierarchy Process). AHP adalah metode penilaian dan pembobotan terhadap beberapa kriteria yang mempengaruhi pengambilan keputusan. Tiga usulan penanganan kemacetan meliputi simpang bersinyal, simpang tak bersinyal dan underpass. Hasil analisis dengan AHP menunjukkan bahwa urutan prioritas penanganan kemacetan terbaik adalah Simpang Tak Bersinyal dengan bobot 42,04%, urutan selanjutnya berturut-turut adalah Underpass dan Simpang Bersinyal dengan bobot masing-masing sebesar 32,68% dan 25,29%.
KAJIAN MANFAAT EKONOMI PEMBANGUNAN JALAN PENGHUBUNG KOTA MATARAM–PATUNG SAPI GERUNG KABUPATEN LOMBOK BARAT: Economic Benefits Evaluation of the Road Construction Connecting Mataram City – Patung Sapi Gerung, West Lombok Harzuan, Harzuan; Munawar, Ahmad; Murtiadi, Suryawan
Spektrum Sipil Vol 5 No 2 (2018): SPEKTRUM SIPIL
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/spektrum.v5i2.140

Abstract

Keberadaan jalan penghubung kota Mataram bagian Selatan dengan pusat kota Kabupaten Lombok Barat di Gerung sangat diperlukan. Studi kelayakan telah dilaksanakan pada tahun 2008 terhadap pembangunan jalan ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kembali, khususnya ditinjau dari aspek ekonomi, rencana pembangunan jalan penghubung Mataram–Gerung Kabupaten Lombok Barat. Metode rasio manfaat biaya digunakan untuk mengevaluasi proyek selama 30 tahun setelah masa operasi jalan baru ini. Penelitian diawali dengan pengumpulan data berupa biaya pembangunan jalan baru. Selanjutnya data yang dikumpulkan berupa potongan melintang, panjang jalan dan kondisi lingkungan kedua jalan tersebut. Data arus lalu lintas jalan lama juga diperlukan guna menghitung distribusi arus pada perhitungan pemilihan rute kendaraan. Perhitungan biaya operasional kendaraan dilakukan dengan pendekatan metode Sugianto, dkk. Perhitungan kapasitas jalan baru berdasarkan MKJI dilakukan dengan software KAJI 2000 dari Departemen PU. Hasil analisis menunjukkan besarnya nilai manfaat pada tahun ke 30 sebesar Rp.20.074.650.247,- dengan biaya pengeluaran Rp.19.737.234.993,- sehingga didapat nilai Benefit Cost Ratio (BCR) = 1,017. Nilai manfaat yang terhitung ini hanyalah manfaat yang ditimbulkan akibat penghematan nilai waktu dan biaya operasional kendaraan (BOK) saja. Dalam kenyataannya manfaat yang timbul bukan hanya itu tetapi juga penurunan angka kecelakaan, pengurangan polusi udara, meningkatnya harga tanah di sepanjang jalan baru, dan sebagainya. Apabila manfaat-manfaat ini disertakan dalam perhitungan maka rasio B/C akan meningkat sehingga proyek tersebut layak untuk dilaksanakan.
ANALISIS AKURASI TIMBANGAN DIGITAL MARHUN DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN PEMBERIAN MARHUN BIH KEPADA NASABAH DALAM PERSPEKTIF TEORI LOAD CELL DI PT PEGADAIAN SYARIAH CABANG BLAURAN Munawar, Ahmad
El-Qist: Journal of Islamic Economics and Business (JIEB) Vol. 7 No. 1 (2017): April
Publisher : Islamic Economics Department, Faculty of Islamic Economics and Business, Sunan Ampel State Islamic University, Surabaya Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/elqist.2017.7.1.1365-1375

Abstract

Penelitian ini berjudul “Analisis Akurasi Timbangan Digital Marhun Dalam Pengambilan Keputusan Pemberian Marhun Bih Kepada Nasabah Dalam Perspektif Teori load cell di PT Pegadaian Syariah Cabang Blauran”. Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan tentang bagaimana hubungan penerapan timbangan digital marhun dalam pengambilan keputusan pemberian marhun bih kepada nasabah PT Pegadaian Syariah Cabang Blauran. Serta bagaimana akurasi penggunaan timbangan digital marhun terhadap menentukan nilai taksiran dalam perspektif teori load cell. Data penelitian diperoleh dari data internal Pegadaian Syariah Cabang Blauran berupa file, buku panduan dan wawancara secara langsung dengan pihak pegadaian syariah yaitu para penaksir yang menangani penaksiran marhun (barang jaminan) serta literatur pendukung yang relevan dengan permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini. Selanjutnya dianalisis menggunakan metode deskriptif analisis. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa penerapan timbangan digital marhun (barang jaminan) dalam pengambilan keputusan pemberian marhun bih telah sesuai dengan teori pengambian keputusan yaitu berdasarkan intuisi, rasional, fakta, dan pengalam. Selain itu pengambian keputusan juga dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu keadaan intern organisasi, tersedianya informasi yang diperlukan, dan kecakapan pengambilan keputusan. Faktor yang memengaruhi keakurasian timbangan digital dipengaruhi oleh alat yang terpasang didalam timbangan yaitu load cell. Load cell menentukan tingkat keakurasian timbangan. Kerusakan load cell dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu permasalahan mekanik, karena beban kejut, kondisi lingkungan, dan pengaruh ketahanan bodi (resistance to ground).
Analisis Fasilitas Parkir Obyek Wisata Goa Gong, Pacitan Sulistiani, Sulistiani; Munawar, Ahmad
Jurnal Rekayasa Sipil (JRS-Unand) Vol. 14 No. 1 (2018)
Publisher : Civil Engineering Departement, Andalas University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jrs.14.1.1-12.2018

Abstract

Kabupaten Pacitan dikenal dengan “Kota 1001 Goa” dan salah satu ikonnya adalah Goa Gong. Ketersediaan fasilitas parkir yang memadai merupakan salah satu faktor yang menentukan tingkat kunjungan wisatawan. Bertambahnya jumlah wisatawan berpengaruh terhadap volume parkir. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi fasilitas parkir di Objek Wisata Goa Gong dan memberikan alternatif penanganan masalah fasilitas parkir dan aksesibilitas untuk pengembangan Objek Wisata Goa Gong. Data primer diperoleh dengan melakukan survei lapangan yang dilaksananakan pada hari Sabtu dan Minggu, berupa data nomor plat kendaraan, waktu kendaraan masuk dan waktu kendaraan keluar area parkir. Data sekunder diperoleh dari instansi terkait berupa data volume parkir tahun 2011-2016. Prediksi volume parkir tahun 2022 dilakukan dengan metode regresi berdasarkan data volume parkir tahun 2011-2016.Berdasarkan hasil analisis data, indeks parkir rata-rata di area parkir Objek Wisata Goa Gong tidak terlalu tinggi, tetapi pada jam-jam tertentu indeks parkir mencapai lebih dari 70 %. Jika indeks parkir lebih dari 70 %, pengguna parkir akan kesulitan dalam memperoleh ruang parkir. Hasil prediksi volume parkir pada tahun 2022 mencapai 20868 kendaraan untuk sepeda motor, 19776 kendaraan untuk mobil, dan 6120 untuk bus. Prioritas penanganan masalah adalah penambahan kapasitas parkir termasuk penyediaan fasilitas pendukung lainnya, misalnya pemisahan pintu masuk dan keluar area parkir, pemasangan mesin/pintu parkir otomatis pada pintu masuk dan keluar area parkir, pembuatan zebra cross serta penyediaan angkutan untuk wisata. Penerapan manajemen parkir dan penegakan peraturan yang tegas juga diperlukan dalam upaya pengembangan Objek Wisata Goa Gong.