Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Konsep Kebijakan dan Pengelolaan Teluk Kendari Sebagai Kawasan Pariwisata Perkotaan yang Berkelanjutan Farid Said; Andi Fatimah Maoudy A. Bakty; Herry Rachmat Widjaja; Nur Muhammad Abdullah
Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 6 No. 1 (2024): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Desember 2024 - Januari 2025)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v6i1.3101

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang perancangan konsep pengelolaan Teluk Kendari yang menjadi ikon Kota Kendari dan menjadi permasalahan dari tahun ke tahun. Meskipun Pemerintah Kota Kendari telah melakukan pembangunan pariwisata, namun belum ada pengelolaan dan perawatan yang berkelanjutan sehingga berdampak pada rendahnya kontribusi pariwisata Kota Kendari terhadap PDB yang dihasilkan. Hal ini disebabkan oleh kurangnya kerjasama antar pemangku kepentingan terkait. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif dengan menyebarkan kuesioner, observasi, dan wawancara mendalam kepada masyarakat sekitar kawasan Teluk Kendari, pelaku industri pariwisata, dan pemerintah daerah. Penelitian ini berfokus pada dua titik yang dikembangkan yaitu Kendari Water Sport dan Papalimba Water Tourism Lapulu. Kedua lokasi ini sudah ada namun belum mampu meningkatkan jumlah pengunjung di kawasan Teluk Kendari. Hasil penelitian ini memberikan rekomendasi model konsep kebijakan yang ideal untuk pengelolaan kawasan Teluk Kendari. Hasil penelitian ini diharapkan dapat ditindaklanjuti oleh para pengambil kebijakan dengan membentuk suatu badan pengelola yang berfokus pada pengelolaan Teluk Kendari.
Leveraging Promotion Mix Strategies to Enhance Lombok's Tourism: A Case Study of Look Lombok Tour & Travel Surayyal Hizmi; Aura Milinia Amanda; Farid Said; Nawawi
Jurnal Kepariwisataan: Destinasi, Hospitalitas dan Perjalanan Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : Research and Community Service Center, Politeknik Pariwisata NHI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34013/jk.v8i1.1479

Abstract

Despite the significant tourism potential and government initiatives in Indonesia, the popularity of Lombok Island remains below expectations, particularly exacerbated by the COVID-19 pandemic. Look Lombok Tour & Travel, a local travel agency, faces substantial challenges in attracting tourists. This study aims to identify the most effective promotional strategies for Look Lombok Tour & Travel's tour packages by applying the Promotion Mix Framework. We collected data from previous annual reports and conducted interviews with three key staff members using a qualitative descriptive methodology, which we then analyzed to identify the strengths and weaknesses of the promotional efforts. The results demonstrate that Look Lombok Tour & Travel employs a comprehensive array of promotional strategies—advertising, public relations, direct marketing, sales promotion, and personal selling—to effectively reach diverse demographics and align with current industry trends. Despite these strategic efforts, the study identifies critical areas needing improvement, including the development of distinctive tour packages, addressing budget limitations, fostering innovation, integrating advanced technologies, and establishing robust evaluation mechanisms. To overcome these challenges and enhance promotional efficacy, the study recommends investing in innovative technology-driven tactics and conducting regular strategic evaluations. These initiatives are anticipated to significantly enhance Lombok's appeal as a tourist destination, ensuring sustainable growth and resilience in its tourism industry.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PENGELOLAAN EKOWISATA DI HUTAN PINUS ROMBENG: IMPLIKASI UNTUK KEBERLANJUTAN EKONOMI LOKAL Sukran; Farid Said; Darwis; Sabran Laori; Sri Wahyuni
Wonderful-Journal of Tourism Destination Vol. 1 No. 1 (2026): January
Publisher : Politeknik Pariwisata Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to formulate a community-based ecotourism development strategy at Rombeng Pine Forest, Bonto Lojong Village, Bantaeng Regency, using a qualitative approach and SWOT analysis method. Data were collected through interviews with managers, local communities, and tourists, as well as field observations. The results indicate that the ecotourism quality in this area is still limited, especially regarding infrastructure and supporting facilities. This study proposes an amenity development model that involves community empowerment through skill training and the enhancement of sustainable tourism facilities. The impact of this model is expected to improve the quality of the tourist experience and provide more stable income for the local community. Additionally, the study emphasizes the importance of sustainable ecotourism management, involving various stakeholders in planning and implementation. The implications of this research highlight the importance of developing policies that support community-based ecotourism and raising awareness of environmental conservation. This research also contributes to the development of knowledge in the field of ecotourism and offers recommendations for ecotourism managers in similar areas
DESAIN LANSKAP UNTUK MENINGKATKAN PENGALAMAN WISATAWAN DI DESA WISATA KAHAYYA, KABUPATEN BULUKUMBA Kurniawan wawan; Farid Said; Muh Kasim; Nurjannah; Darmayasa
Wonderful-Journal of Tourism Destination Vol. 1 No. 1 (2026): January
Publisher : Politeknik Pariwisata Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang desain lanskap fasilitas umum dan fasilitas pariwisata di Puncak Donggia, Desa Wisata Kahayya, Kabupaten Bulukumba, dengan fokus pada peningkatan fasilitas yang ada dan meningkatkan kenyamanan wisatawan. Pendekatan kualitatif digunakan, dengan model pengembangan Research and Development (R&D) dan metode ADDIE. Data diperoleh melalui observasi lapangan, wawancara dengan pengelola, wisatawan, dan dinas pariwisata, serta dokumentasi terkait fasilitas yang ada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fasilitas di Puncak Donggia masih sangat terbatas, dengan masalah utama pada aksesibilitas, fasilitas parkir, toilet, dan gazebo. Desain lanskap yang diusulkan mencakup penataan area parkir, penambahan fasilitas toilet, dan pembangunan elemen lanskap yang mencerminkan kearifan lokal serta mengutamakan estetika dan keberlanjutan. Penelitian ini mengidentifikasi pentingnya perencanaan desain lanskap yang memperhatikan kebutuhan pengunjung, pengelola, dan lingkungan sekitar. Temuan ini memberikan kontribusi pada pengembangan desain lanskap untuk desa wisata dan dapat digunakan sebagai referensi untuk pengembangan fasilitas pariwisata di kawasan serupa. Implementasi desain ini diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan wisatawan dan mendukung keberlanjutan pengelolaan desa wisata.