Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS STABILITAS PADA PROYEK PASANGAN BRONJONG UNTUK TANGGUL PANTAI DI AREA PERMUKIMAN KENJERAN Arik Triarso; Bagus Dwipurwanto
Jurnal Ilmiah MITSU (Media Informasi Teknik Sipil Universitas Wiraraja) Vol 9 No 2 (2021): Jurnal Ilmiah MITSU
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/ft.v9i2.1084

Abstract

This gabion embankment project is needed to reduce seawater erosion on residential roads in Kenjeran. This embankment has a height of up to 4 m. The main material of the embankment is using galvanized wire gabions with a size of 1 x 2 / 0.5 m. The soil data shows that the bottom soil of the embankment and embankment is sandy silty loam. The modeling was done using Plaxis 2D software and manual calculation of embankment stability. The results of the analysis show that the stability against rolling = 8.7; Stability to shear = 1.52; Global stability = 1.57; Stability of bearing capacity with SF creek reinforcement > 3. From this analysis, it can be concluded that the stability of the embankment in the category is safe.
PENINGKATAN KOMPETENSI PESERTA DIDIK SMK NEGERI 2 SURABAYA MENGGUNAKAN SOFTWARE AUTODESK REVIT Hasan Dani; Berkat Cipta Zega; Suprapto Suprapto; Satriana Fitri Mustika Sari; Arik Triarso; Anggi Rahmad Zulfikar
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023): Volume 4 Nomor 4 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i4.20232

Abstract

Software Autodesk Revit merupakan software berbasis Building Information Modeling (BIM) yang membantu dokumentasi proyek secara lebih realistis dengan pemodelan tiga dimensi. Berdasarkan permasalahan yang dialami oleh peserta didik di SMK Negeri 2 Surabaya yaitu pengoperasian software yang belum maksimal dalam pemodelan konstruksi bangunan gedung. Tujuan pelaksanaan adalah menyampaikan materi tentang pengoperasian dan menjelaskan fungsi menu yang terdapat pada software Autodesk Revit dan melakukan pelatihan tentang pemodelan bangunan gedung menggunakan software Autodesk Revit. Metode pendekatan yang ditawarkan adalah dengan melakukan pelatihan kepada peserta didik Jurusan Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan (DPIB) SMK Negeri 2 Surabaya dengan Dosen D4 Tekik Sipil Fakultas Vokasi Universitas Negeri Surabaya dalam menggunakan Software Autodesk Revit. Hasil pelaksanaan memberikan peningkatan kompetensi peserta didik dalam mengoperasikan software tersebut. Pembuatan materi dalam bentuk video pembelajaran juga sangat membantu peserta didik dalam merefresh apabila masih terdapat kesulitan.
Pelatihan SketchUP dan AutoCAD Untuk Meningkatkan Keterampilan Gambar Kerja Siswa SMKN 1 Nganjuk Mafrur Udhif Nofaizzi; Anggi Rahmad Zulfikar; Suprapto Suprapto; Satriana Fitri Mustika; Muhammad Natsir Maulana; Arik Triarso; Fajar Indra Kusuma
Jurnal Lintas Karsa Vol. 2 No. 01 (2025): Jurnal Lintas Karsa (November 2025)
Publisher : S1 Teknik Mesin Fakultas Teknik. Universitas Negeri Surabaya Gedung A6 Kampus UNESA Ketintang Surabaya 60231

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mendeskripsikan kegiatan pelatihan penggunaan perangkat lunak desain SketchUp dan AutoCAD yang dilaksanakan di SMKN 1 Nganjuk untuk meningkatkan keterampilan gambar kerja siswa jurusan Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan (DPIB). Metode pelatihan dirancang melalui tahapan pra pelatihan, pelaksanaan, dan evaluasi, serta menerapkan pendekatan experiential learning dan project-based learning guna meningkatkan efektivitas pembelajaran. Kegiatan melibatkan dua dosen sebagai narasumber, dua mahasiswa sebagai asisten, dan 60 siswa peserta. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan pada keterampilan teknis siswa, dengan 93% peserta menyatakan pelatihan sangat membantu dalam memahami dan mengaplikasikan perangkat lunak desain. Sebanyak 70% siswa masuk kategori “Baik” dan 23,3% “Sangat Baik” dalam hasil akhir proyek gambar kerja. Temuan ini mengindikasikan bahwa pelatihan digital berbasis praktik mampu menjembatani kesenjangan antara kompetensi siswa dan kebutuhan industri, serta meningkatkan kesiapan lulusan untuk bersaing di dunia kerja konstruksi yang semakin digital.