Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

PEMANFAATAN LIMBAH KULIT UDANG UNTUK STABILITASI TANAH LEMPUNG DI KAWASAN TAMBAK Triarso, Arik; Kurniawan, Satria Tegar
axial : jurnal rekayasa dan manajemen konstruksi Volume 13, Nomor 3, Desember Tahun 2025
Publisher : Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30742/axial.v13i3.4709

Abstract

Tambak Beras merupakan sebuah desa yang terletak di Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Desa ini terkenal dengan aktivitas budidaya ikan dan udang. Saat ini, desa tersebut sedang mengalami kemajuan dengan adanya berbagai proyek pembangunan seperti gudang dan pabrik. Namun, sifat tanah lempung di daerah ini membuatnya kurang ideal untuk pembangunan. Oleh karena itu, diperlukan teknik untuk menstabilkan tanah agar dapat meningkatkan kekuatannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak penggunaan kulit udang dalam proses stabilisasi tanah lempung terkait peningkatan daya dukung geser tanah. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan statistik serta pengujian di laboratorium pada sampel yang diambil. Tanah asli menunjukkan nilai kohesi sebesar 7,366 kPa dan sudut geser 7,139°. Dengan penambahan 5% kulit udang, nilai kohesi meningkat menjadi 9,952 kPa dan sudut geser menjadi 9,564°. Ketika ditambahkan 10%, kohesi mencapai 11,223 kPa dan sudut geser menjadi 11,365°. Namun, dengan penambahan 15% kulit udang, nilai kohesi turun menjadi 8,920 kPa dan sudut geser berkurang menjadi 8,978°.
Pelatihan SketchUP dan AutoCAD Untuk Meningkatkan Keterampilan Gambar Kerja Siswa SMKN 1 Nganjuk Mafrur Udhif Nofaizzi; Anggi Rahmad Zulfikar; Suprapto Suprapto; Satriana Fitri Mustika; Muhammad Natsir Maulana; Arik Triarso; Fajar Indra Kusuma
Jurnal Lintas Karsa Vol. 2 No. 1 (2025): Jurnal Lintas Karsa (November 2025)
Publisher : S1 Teknik Mesin Fakultas Teknik. Universitas Negeri Surabaya Gedung A6 Kampus UNESA Ketintang Surabaya 60231

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/lintaskarsa.v2i01.73663

Abstract

Penelitian ini mendeskripsikan kegiatan pelatihan penggunaan perangkat lunak desain SketchUp dan AutoCAD yang dilaksanakan di SMKN 1 Nganjuk untuk meningkatkan keterampilan gambar kerja siswa jurusan Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan (DPIB). Metode pelatihan dirancang melalui tahapan pra pelatihan, pelaksanaan, dan evaluasi, serta menerapkan pendekatan experiential learning dan project-based learning guna meningkatkan efektivitas pembelajaran. Kegiatan melibatkan dua dosen sebagai narasumber, dua mahasiswa sebagai asisten, dan 60 siswa peserta. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan pada keterampilan teknis siswa, dengan 93% peserta menyatakan pelatihan sangat membantu dalam memahami dan mengaplikasikan perangkat lunak desain. Sebanyak 70% siswa masuk kategori “Baik” dan 23,3% “Sangat Baik” dalam hasil akhir proyek gambar kerja. Temuan ini mengindikasikan bahwa pelatihan digital berbasis praktik mampu menjembatani kesenjangan antara kompetensi siswa dan kebutuhan industri, serta meningkatkan kesiapan lulusan untuk bersaing di dunia kerja konstruksi yang semakin digital.
Daya Dukung Tiang Pancang Menggunakan Metode Luciano Decourt Dan Meyerhof (Studi Kasus Proyek X) Mochammad Wahyu Prasetya; Arik Triarso
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 3 No. 07 Juli (2026): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fondasi tiang pancang berperan penting dalam menyalurkan beban struktur atas menuju lapisan tanah keras guna mencegah keruntuhan geser dan penurunan berlebih, sehingga ketepatan estimasi daya dukungnya menjadi hal krusial dalam perencanaan bangunan bertingkat. Penelitian ini bertujuan menganalisis dan membandingkan nilai daya dukung ultimit tiang pancang menggunakan metode Luciano DeCourt dan metode Meyerhof pada proyek pembangunan Gedung Fakultas Universitas Muhammadiyah Surabaya. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain studi komparatif, memanfaatkan data Standard Penetration Test (N-SPT) pada titik bor DB-1 dan DB-2 sebagai variabel utama, dengan tiang pancang berdimensi 500 x 500 mm dan kedalaman tertanam 22 meter. Hasil perhitungan menunjukkan metode Luciano DeCourt menghasilkan daya dukung ultimit sebesar 996,34 ton, jauh lebih besar dibandingkan metode Meyerhof yang hanya 418,448 ton, dengan selisih 577,89 ton, terutama akibat perbedaan signifikan pada komponen tahanan selimut tiang (Qs) yang dipengaruhi shaft coefficient. Kedua metode menunjukkan bahwa tiang bekerja dominan sebagai friction pile. Disimpulkan bahwa pemilihan metode empiris perlu mempertimbangkan karakteristik tanah aktual, bukan hanya kemudahan perhitungan, agar hasil desain aman dan efisien. Disarankan penggunaan kedua metode secara bersamaan sebagai pembanding, disertai verifikasi melalui pengujian lapangan seperti Pile Driving Analyzer (PDA) atau static loading test pada penelitian selanjutnya.
PENDAMPINGAN MANAJEMEN RISIKO BAGI PENJAMINAN MUTU FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN, UNIVERSITAS ISLAM LAMONGAN Leny Yuanita; Wahyu Budi Sabtiawan; Lucky Rachmawati; Ari Widayanti; Vega Candra Dinata; Ambar Kusumaningsih; Eny Sulistyowati; Janet Trineke Manoy; Arik Triarso
Jurnal ABDI: Media Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 11 No. 2 (2026): JURNAL ABDI : Media Pengabdian Kepada masyarakat
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/abdi.v11i2.46118

Abstract

Higher education institutions face challenges in both academic and non-academic fields due to dynamic environmental and regulatory changes. Universities must be adaptive through effective implementation of risk management (RM) to achieve organizational goals. The community service (PKM) partner in this program is the Faculty of Teacher Training and Education (FKIP) at the Islamic University of Lamongan (UNISLA), which is in the early stage of implementing RM. Based on the experience of the Internal Quality Assurance Agency (BPI) of Universitas Negeri Surabaya, a *knowledge-sharing* activity was conducted to enhance RM maturity at UNISLA. The aim of this program is to improve the partner’s ability and skills in applying RM effectively. The PKM program began in March 2025 and was carried out in four stages: preparation, material presentation, training and mentoring on risk identification, and evaluation. The activities took place from May 15 to September 26, 2025, involving 12 members of UNISLA’s quality assurance team. The results showed a significant improvement in RM understanding (p<0.001), with the average score increasing from 45.70 to 69.60. Participants were also able to complete the risk register, develop an organizational structure, and draft RM guidelines. Participants responded positively to the mentoring activities. The PKM outputs include an activity video, online media publication, intellectual property rights (IPR), a memorandum of understanding (MoU), and an article submitted to an international reputable journal. Keywords: Risk Management, Mentoring, Islamic University of Lamongan
IDENTIFIKASI JENIS TANAH TERHADAP EFISIENSI WAKTU ALAT BERAT DRILLING RIG PADA PEKERJAAN PONDASI BORE PILE. Hanim Mafrucha; Arik Triarso
Jurnal Vokasi Teknik Sipil Vol 4 No 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/viteks.v4i1.76152

Abstract

Using a drilling rig for pile drilling can significantly improve work efficiency. To determine the time efficiency of drilling operations, it is necessary to measure and analyze the productivity of the drilling rig. Soil characteristics, the operator, and weather are factors that can influence the productivity of heavy equipment operations. Soil sondir or CPT (Cone Penetration Test) and SPT (Standard Penetration Test) demonstrate that soil characteristics vary across the drilling site, resulting in varying drilling times at each drilling location. The study aimed to interpret the productivity of the drilling rig by identifying the characteristics of the soil drilled during the drilling process using field observations. The interpretation revealed that the SR65 2022 drilling rig had a productivity of 16.18 m/hour, with a time efficiency of 50%. The characteristics of the drilled soil, based on the SPT (Standard Penetration Test) and CPT (Cone Penetration Test) results, indicate that the soil is predominantly clay or dense.
OPTIMALISASI KEDALAMAN TIANG FONDASI BORED PILE DENGAN MENGGUNAKAN SOFTWARE PLAXIS 3D PADA PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG JI’RONAH RUMAH SAKIT AISYIYAH BOJONEGORO Aldila Oldi Firmansyah; Arik Triarso
Jurnal Vokasi Teknik Sipil Vol 4 No 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/viteks.v4i1.77248

Abstract

Bored pile foundations were used in the Ji’Ronah Building project at Aisyiyah Hospital in Bojonegoro to address soft soil conditions characterised by low bearing capacity and a high potential for settlement. This study aims to calculate the soil’s bearing capacity under the load of the structure above. The results of this foundation optimisation calculation will be compared with the results of analytical calculations using methods previously employed as a benchmark for accuracy, utilising Plaxis 3D software, and compared with field test results. This study utilises SPT data to determine foundation bearing capacity. The method employed is a quantitative case study involving calculations at various depths. The results show the ultimate bearing capacity of a single pile in the calculation using the Luciano Decourt method, namely at a depth of 48 metres: 1,208.19 tonnes; 47 metres: 1,183.12 tonnes; 46 metres: 1,078.60 tonnes; 45 metres: 925.50 tonnes; 44 metres: 810.07 tonnes; 43 metres: 818.18 tonnes; 42 metres: 825.87 tonnes; 41 metres: 849.17 tonnes; 40 metres: 701.16 tonnes. At a depth of 40 metres, the bearing capacity is not met. The conclusion of the Qtk control calculation is 592.798 < V 633.73, which means that a bored pile foundation with a depth of 40 metres and a diameter of 1 metre is not safe for the group’s bearing capacity. Based on the results of the design bearing capacity calculations, the strength of the foundation at Pilecap (P6) was then calculated, comprising 6 bored piles, each 41 metres long and 1 metre wide. The calculation yielded a Pumax value of 1908.03 tonnes and a Pn value of 2980.0 tonnes, indicating that the structure is safe and still meets the required strength capacity. The modelling of the bored pile foundation calculations was carried out using Plaxis 3D software to obtain the ultimate bearing capacity value, calculated as ∑Mstage in kN, resulting in a Qult value of 973.73 tonnes. The difference obtained between the manual analytical (empirical) method of Luciano Decourt and the bearing capacity modelling using the Plaxis 3D software method (numerical) is 14.67%.