Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Fabrikasi Mirror-like Surface Bahan Commercially-pure Titanium (CP-Ti) Menggunakan Metode Electropolishing Untuk Aplikasi Biomedis Martin Andre Setyawan; Gunawan Setia Prihandana; Muslim Mahardika
Journal of Mechanical Design and Testing Vol 1, No 1 (2019): Articles
Publisher : Departemen Teknik Mesin dan Industri, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (448.283 KB) | DOI: 10.22146/jmdt.46742

Abstract

Microfilter adalah sebuah perangkat micro-dialysis yang telah terbukti efisien dalam membuang limbah metabolik seperti urea, asam urat, dan kreatinin dari darah. Perangkat microfilter dibuat dengan merakit metal structural layer dan membran nanoporous polyethersulfone. Dalam penelitian ini, metal structural layer yang desainnya telah dimodifikasi dengan mengadopsi bentuk maze-shaped difabrikasi menggunakan wire-EDM. Kemudian metode electropolishing diimplementasikan pada metal structural layer bahan commercially-pure titanium (CP-Ti) untuk menghasilkan kualitas permukaan yang mengkilap atau mirror-like surface. Mirror-like surface dibutuhkan untuk mencegah biofouling, yaitu mengendapnya komponen darah pada bagian dinding atau side-wall pada metal structural layer. Mirror-like surface berhasil diperoleh pada parameter tegangan 20 V, gap 10 mm, penambahan 20 vol.% ethanol pada larutan elektrolit dan waktu proses 5 menit. Surface roughness minimum yang terukur menggunakan stylus profilometer adalah Ra = 0,227 µm.
Design and Functionality of Monopolar Active Electrode for Medical Electrosurgery Purposes Satriawan Dini Hariyanto; Muslim Mahardika; Wikan Kurniawan
Journal of Mechanical Design and Testing Vol 1, No 1 (2019): Articles
Publisher : Departemen Teknik Mesin dan Industri, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (284.379 KB) | DOI: 10.22146/jmdt.46757

Abstract

Dua jenis operasi bedah medis yang dikenal saat ini adalah operasi bedah terbuka (conventional surgery) dan operasi endoskopis (endoscopic surgery). Operasi endoskopis dapat dilakukan dengan menggunakan laser dan electrosurgery. Permasalahan yang timbul saat operasi electrosurgery urologi adalah terbatasnya pemakaian komponen elektroda aktif tipe monopolar, yang hanya sebanyak empat kali operasi. Penelitian ini berisi pemaparan mengenai desain komponen elektroda aktif dan penjelasan fungsi dari tiap komponen elektroda yang telah penulis rancang
Studi Eksperimental Micro Deep Drawing Sistem Pneumatik dan Analisis Cacat Pada Material Brass 70/30 Radika Diwihagso; Muslim Mahardika
Journal of Mechanical Design and Testing Vol 2, No 1 (2020): Articles
Publisher : Departemen Teknik Mesin dan Industri, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (590.777 KB) | DOI: 10.22146/jmdt.53510

Abstract

Microforming adalah merupakan salah satu teknologi kunci untuk tren miniaturisasi produk di bidang industri. Teknologi Micro deep drawing memiliki banyak keunggulan seperti kemampuan untuk mengolah logam dengan potensi produksi masal, kualitas produk yang tinggi dan fabrikasi produk logam 3D yang lebih rumit. Penelitian ini bertujuan untuk membuat cup dari material brass untuk dianalisis kedalaman cup dan cacat akibat di pengaruh besarnya tekanan dan kecepatan punch dalam proses micro deep drawing. Studi eksperimental ini meliputi tahap persiapan material brass C26000 yang berupa lembaran dipotong menjadi strip untuk dibuat blank, pembuatan specimen  untuk tensile test dan mikrostruktur, membuat desain punch dan die untuk di manufaktur, eksperimen proses micro deep drawing dari blank menjadi bentuk cup dan analisis cacat, data kedalaman cup, prosentase penipisan dinding cup dari hasil eksperimental. Dalam studi ini telah dilakukan ekperimental dengan variasi tekanan kompresor angin sebesar 2, 4, 6 Bar dan kecepatan drawing sebesar 20 mm/s, 40 mm/s, 60 mm/s. Kesimpulan studi eksperimental ini adalah  proses micro deep drawing telah dilakukan telah menghasilkan cup dengan kedalaman optimum pada tekanan 2 bar dengan kecepatan 40 mm/s didapatkan Hl = 2,595 mm dan Hs =2,265 mm. Hasil tersebut merupakan hasil terbaik karena tidak terdapat cacat pada sisi dinding maupun bawah cup. 
Pengaruh Kecepatan Punch Terhadap Kedalaman Penetrasi dan Cacat Hasil Micro Deep Drawing dengan Sistem Pneumatik pada Material Aluminium AA1100 Muhammad Habibi; Muslim Mahardika
Journal of Mechanical Design and Testing Vol 2, No 1 (2020): Articles
Publisher : Departemen Teknik Mesin dan Industri, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (546.625 KB) | DOI: 10.22146/jmdt.53773

Abstract

Proses produksi dengan micro deep drawing menjadi salah satu pilihan yang tepat untuk pembuatan komponen dengan bentuk yang kompleks. Akan tetapi semakin kecil dimensi komponen semakin sulit process manufakturnya. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh kecepatan punch terhadap kedalaman penetrasi dan cacat produk hasil micro deep drawing. Material yang digunakan pada penelitian ini adalah aluminium AA1100 ketebalan 250 µm. Parameter yang diperhatikan pada penelitian ini adalah pengaruh kecepatan punch dan tekanan terhadap kedalaman penetrasi dan cacat yang timbul pada produk hasil micro deep drawing. Parameter yang digunakan adalah kecepatan dari punch sebesar 10, 20 dan 30 mm/s serta tekanan kompresor 3, 4 dan 5 bar. Dari hasil-hasil yang diperoleh dalam penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa kedalaman cup dan cacat pada cup hasil micro deep drawing dipengaruhi oleh kecepatan dan tekanan punch, seperti yang terlihat bahwa penambahan ketinggian cup terjadi pada setiap peningkatan kecepatan dan tekanan punch. Hal ini disebabkan oleh perubahan energi yang dihasilkan saat kecepatan dan tekanan yang dinaikkan sehingga berpengaruh pada kedalaman dan cacat tearing dan wrinkling pada cup. Parameter kecepatan punch dan tekanan kompresor sangat penting diperhatikan dalam proses micro deep drawing dengan sistem pneumatik.
PENGARUH TEMPERATUR EKSTRUSI TERHADAP SIFAT FISIS, KIMIAWI DAN KEKUATAN TARIK FILAMEN ULTRA HIGH MOLECULAR WEIGHT POLYETHYLENE (UHMWPE) Candra Irawan; Budi Arifvianto; Muslim Mahardika
Jurnal Teknologi Terapan Vol 7, No 2 (2021): Jurnal Teknologi Terapan
Publisher : P3M Politeknik Negeri Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31884/jtt.v7i2.325

Abstract

Currently, fused deposition modeling (FDM) has become a popular 3D printing technique for the fabrication of polymeric parts. In this technique, a polymer filament is melted and deposited layer-by-layer to form 3-dimensional objects. However, there are still limited number of polymer types that has been successfully used as a raw material for the FDM process. Up to now, there is still no filament made from ultra high molecular weight polyethylene (UHMWPE) available in the market. Therefore, a preliminary study concerning the fabrication of such UHMWPE filament needs to be conducted. In this study, the influence of extrusion temperature used in the fabrication of UHMWPE filament on the physical, chemical, and tensile strength of such filament was studied. The extrusion process was carried out by adding polyethylene glycol (PEG) and paraffin oil (PO) to improve the processability of UHMWPE material and with temperatures of 160 oC, 170 oC, and 180 °C. The result of examination by using electron microscope revealed that extrusion process of this polymer was running stable. The characterization by using differential scanning calorimetry (DSC) indicated a decrease in the degree of filament crystallinity as the extrusion temperature decreased. The characterization by using Fourier-transform infrared spectroscopy (FTIR) indicated no changes in the chemical compositions over the filament products with the increasing extrusion temperature applied. Meanwhile, it is also indicated from this study that the maximum tensile strength decreased as the extrusion temperature got lower. In this case, the highest maximum tensile strength could be achived by the UHMWPE filament extruded with temperature of 180 °C, i.e., with an average tensile strength of 22.52 MPa.
Metode Pencegahan Warping dan Cacat Kualitas Permukaan Produk Fused Deposition Modelling (FDM) Danindra Brian Kusuma; Muslim Mahardika; Juan Pratama; Urip Agus Salim; Sukmaji Indro Cahyono; Budi Arifvianto
SENATIK STT Adisutjipto Vol 7 (2022): Generation Z's Participation in Aerospace
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/senatik.v7i0.455

Abstract

Keunggulan 3D printing FDM (Fused Deposition Modelling) yang mampu membuat prototype dengan bentuk kompleks dalam waktu yang singkat menjadikan salah satu proses manufaktur utama dalam perindustrian otomotif, aerospace, bidang kesehatan dan masih banyak lagi. Terlepas dari kelebihan yang dimiliki FDM, proses ini memiliki kekurangan, yaitu kualitas permukaan hasil cetak yang buruk. Salah satu penyebab dari kekurangan ini adalah terjadinya fenomena warping dan cacat permukaan setelah pengambilan produk dari platform. Pada penelitian ini, dilakukan analisa pengaruh platform temperature dan penggunaan raft terhadap fenomena warping yang terjadi  pada produk hasil cetak FDM. Variasi parameter cetak yang digunakan adalah platform temperature (non-heated dan 60°C), raft air gap (0,2 dan 0,4 mm), dan raft top layer (1, 2, dan 3 buah). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan platform temperature mempengaruhi fenomena warping yang sering terjadi pada produk cetak FDM dan penggunaan raft dapat meminimalisir cacat permukaan ketika pengambilan produk dari platform FDM. Parameter cetak optimal dengan produk cetak yang sempurna dihasilkan saat penggunaaan platform temperature 60°C, raft air gap 0,4 mm, dan 1 raft top layer.
Ekstruksi dan karakterisasi filamen komposit Polylactid Acid (PLA) / Carbon Nano Tube (CNT) Dicky Oktavian; Muslim Mahardika; Budi Arifvianto
Jurnal Material Teknologi Proses: Warta Kemajuan Bidang Material Teknik Teknologi Proses Vol 2, No 2 (2021): Jurnal Material dan Teknologi Proses Volume 2 Nomor 2 Tahun 2021
Publisher : Departemen Teknik Mesin, Sekolah Vokasi, Universitas Gadjah Mada.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (524.803 KB) | DOI: 10.22146/jmtp.70481

Abstract

Dewasa ini teknologi additive manufacturing (AM) mengalami perkembangan yang pesat. Salah satu metode additive manufacturing yang saat ini populer di berbagai belahan dunia adalah metode fused deposition modelling. Prinsip kerja metode ini adalah dengan cara mengekstrusi material filamen polimer yang meleleh dan sudah melewati temperatur rekristalisasinya melalui sebuah nozzle, kemudian produk akan terbentuk secara lapis demi lapis yang dibentuk melalui gerakan relatif dari meja mesin. Dalam pengaplikasiannya, material filamen dapat dibuat dalam bentuk komposit sehingga diperoleh sifat-sifat unik tertentu sehingga dapat digunakan pada bidang-bidang tertentu. Salah satunya adalah pada bidang kesehatan, sebagai pembuatan implan atau jaringan tubuh dengan memiliki kekuatan yang tinggi dan bersifat biodegradable. Pada penelitian ini, dilakukan pembuatan filamen komposit PLA-CNT dengan metode ekstrusi. Proses ekstrusi dilakukan dengan variasi temperatur 143, 145, dan 147ºC dengan memberi tambahan polyethylene glycol (PEG) sebagai plasticizer untuk meningkatkan fleksibilitas dan workability. Hasil pengamatan dengan scanning electron microscope (SEM) mengindikasikan bahwa proses ekstrusi berjalan kurang stabil karena terdapat tekstur permukaan yang bergelombang. Dari pengujian karakterisasi differential scanning calorimetry (DSC), derajat kristalinitas pada variasi ekstrusi filamen PLA-CNT mengalami peningkatan seiring meningkatnya temperatur ekstrusi. Pada pengujian karakterisasi fourier transform infrared spectroscopy (FTIR) terdapat perubahan komposisi kimia pada filamen yang signifikan, yang juga sejalan dengan degradasi sifat mekanis. Variasi filamen dengan temperatur ekstrusi 147ºC memiliki nilai kekerasan paling tinggi yaitu sebesar 40,50 MPa.
Rancang bangun mesin separator magnetik untuk proses daur ulang baterai litium 18650 Akhmad Tito Fismatika; Muslim Mahardika; Budi Arifvianto; Muhammad Akhsin Muflikhun
Jurnal Teknik Mesin Indonesia Vol. 17 No. 1 (2022): Jurnal Teknik Mesin Indonesia
Publisher : Badan Kerja Sama Teknik Mesin Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36289/jtmi.v17i1.286

Abstract

Kebutuhan baterai litium ion dalam kehidupan sehari-hari terus meningkat. Dengan beragamnya peralatan yang menggunakan baterai litium ion, maka semakin tinggi pula jumlah limbah baterai ini. Limbah baterai litium ion digolongkan dalam limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun). Oleh karena itu, daur ulang baterai litium ion perlu dilakukan guna mengurangi limbah B3. Proses daur ulang baterai dapat dilakukan dengan beberapa tahapan, dimulai dengan mengosongkan baterai (discharging), pembongkaran baterai (dismantling), penghancuran baterai (crushing), pengambilan litium (mining), dan pemurnian litium (purification litium). Tahapan yang dibahas dalam kajian ini yaitu tahapan pengambilan litium (mining). Pengambilan litium dilakukan dengan cara pemisahan magnetik hasil penghancuran baterai litium ion dengan harapan dapat mempermudah proses daur ulang baterai. Tujuan kajian ini untuk merancang mesin magnetik separator yang aman saat dioperasikan. Kajian ini dilakukan untuk merancang dan mengetahui tingkat keamananan mesin separator magnetik yang berfungsi sebagai alat proses daur ulang baterai litium ion 18650. Metodologi yang dilakukan dalam merancang mesin separator magnetik ini dilakukan dengan beberapa proses. Proses awal yaitu perancangan magnetik separator menggunakan software Autodesk Inventor 2020 Student Version. Berikutnya desain magnetik separator dianalisis menggunakan software Ansys 2021 Student Version sebagai perhitungan finite element analysis. Hasil analisis dari software Ansys 2021 Student Version berupa tegangan Von Mises Stress, Deformation, dan Maximum Shear Stress. Dari data hasil software Ansys 2021 Student Version dapat diketahui bahwa mesin magnetik separator sudah aman untuk dioperasikan. Dengan adanya mesin magnetik separator ini diharapkan mampu menambah efisiensi dan efektivitas dalam proses pengambilan logam aktif litium dari hasil penghancuran baterai dalam proses daur ulang baterai litium ion.
Characterization of UHMWPE/PEG Filament and Its Solid Form after 3D-Printing with Fused Filament Fabrication Arifvianto, Budi; Abdullah, Muhammad J.Q.; Dharmastiti, Rini; Suyitno, Suyitno; Salim, Urip A.; Mahardika, Muslim
Journal of Fibers and Polymer Composites Vol. 3 No. 1 (2024): Journal of Fibers and Polymer Composites
Publisher : Green Engineering Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55043/jfpc.v3i1.140

Abstract

In recent decades, ultra-high molecular weight polyethylene (UHMWPE) has gained recognition and widespread utilization as an outstanding polymeric biomaterial for load-bearing components in artificial joints. Despite its promise, this material presents challenges in processing with additive manufacturing techniques. Efforts have been underway to investigate and enhance its printability with the additive manufacturing, aiming to facilitate the production of patient-specific implants. This study aims to prepare UHMWPE-based filament through extrusion and subsequently print it with fused filament fabrication (FFF) 3-dimensional (3D) printer to create a simple rectangular sheet. Characterizations by using Fourier-transform infra-red (FTIR) spectroscopy and differential scanning calorimetry (DSC) were conducted to assess the chemical compositions and thermal properties of the UHMWPE filament and its printed forms. The findings of this research demonstrate the feasibility of printing UHMWPE filament filament within the temperature range of 200 - 240 °C. Analysis of the FTIR and DSC spectra reveals no evidence of impurities introduced during the preparation and printing processes that could alter its properties.
Pengaruh variasi parameter cetak dan post process terhadap tingkat kekerasan spesimen hasil cetak tiga dimensi berbasis stereolithography (SLA) Sandi, Aris; Mahardika, Muslim; Cahyono, Sukmaji Indro; Salim, Urip Agus; Pratama, Juan; Arifvianto, Budi
SENATIK STT Adisutjipto Vol 7 (2022): Generation Z's Participation in Aerospace
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/senatik.v7i0.454

Abstract

Keunggulan 3D printing stereolithography (SLA) dalam mencetak spesimen dengan geometri yang komplek dan kekasaran permukaan yang rendah menjadikan teknologi ini semakin banyak digunakan di berbagai bidang. Terlepas dari keunggulan yang dimiliki, sifat mekanis spesimen hasil cetak SLA yang rendah menjadi salah satu kekurangan utamanya. Dari beberapa penelitian telah dilakukan pengujian mekanis yang menunjukkan bahwa parameter cetak mempengaruhi sifat mekanis spesimen hasil cetak. Pada penelitian ini, pengaruh variasi parameter cetak dan post process pada kekerasan spesimen hasil cetak 3D printer SLA diteliti. Variasi parameter cetak pada penelitian ini antara lain build orientation (0o dan 90o), layer thickness (0,05, 0,1, 0,15, dan 0,2 mm), dan curing time (10, 20, 30, dan 40 menit). Hasil penelitian menunjukkan bahwa parameter cetak dan post process terbukti mempengaruhi tingkat kekerasan spesimen hasil cetak. Tingkat kekerasan tertinggi yang bernilai 87,9 Shore D didapatkan pada variasi build orientation 0° dengan layer thickness 0,05 mm dan curing time 40 menit.