Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Penerapan Pembelajaran Deep Learning Untuk Meningkatkan Penalaran Kritis Siswa Kelas V SDN rukeman Pada Mata Pembelajaran IPAS Gibran Andika Pratama; Heru Purnomo
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 2 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i2.448

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan penalaran kritis siswa kelas V SD Negeri Ngrukeman pada mata pelajaran IPAS. Proses pembelajaran yang masih berpusat pada guru menyebabkan siswa kurang aktif dalam menganalisis masalah dan menyampaikan pendapat secara logis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan pembelajaran deep learning terhadap kemampuan penalaran kritis siswa kelas V SD Negeri Ngrukeman pada mata pelajaran IPAS. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen semu (quasi experimental design) melalui desain nonequivalent control group design. Sampel penelitian terdiri atas dua kelas, yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol yang masing-masing berjumlah 27 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes, angket, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dan uji Independent Sample t-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai kemampuan penalaran kritis siswa pada kelas eksperimen meningkat dari 61,44 menjadi 78,59, sedangkan kelas kontrol meningkat dari 61,44 menjadi 70,22. Hasil uji hipotesis memperoleh nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05 yang menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan penerapan pembelajaran deep learning terhadap kemampuan penalaran kritis siswa. Pembelajaran deep learning mampu menciptakan proses belajar yang aktif, bermakna, reflektif, dan menyenangkan sehingga siswa lebih mampu menganalisis masalah dan menarik kesimpulan secara logis.
Pengembangan Modul Pembelajaran IPAS Berbasis Deep Learning untuk Meningkatkan Kreativitas Siswa Sekolah Dasar Farinda Nur Khasanah; Heru Purnomo
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 9 No. 3 (2026): Juli - September 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.9.3.2026.9063

Abstract

Urgensi penelitian ini adalah mengembangkan modul pembelajaran IPAS berbasis deep learning untuk meningkatkan kreativitas siswa sekolah dasar melalui pembelajaran yang lebih bermakna, aktif, dan berpusat pada peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan, kepraktisan, dan efektivitas modul pembelajaran IPAS berbasis deep learning untuk meningkatkan kreativitas siswa kelas V di SDN 2 Pedes. penelitian ini menggunakan metode R&D dengan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari tahap Analyze, Design, Develop, Implement, dan Evaluate. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 2 Pedes yang berjumlah 19 siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu lembar validasi ahli materi, ahli modul pembelajaran, dan guru untuk mengukur kelayakan produk, angket respon guru dan siswa untuk mengukur kepraktisan, serta lembar observasi kreativitas siswa dan hasil pretest dan posttest sebagai data pendukung untuk mengukur efektivitas modul pembelajaran. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif, uji normalitas, uji homogenitas, Paired Sample T-Test, Independent Sample T-Test, dan N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul pembelajaran IPAS berbasis deep learning memperoleh persentase kelayakan sebesar 92% dengan kategori sangat layak. Kepraktisan modul memperoleh persentase sebesar 90% dengan kategori sangat praktis berdasarkan respon guru dan siswa. Hasil efektivitas menunjukkan adanya peningkatan kreativitas siswa dengan nilai rata-rata sebelum penggunaan modul sebesar 68 dan sesudah penggunaan modul sebesar 86. Hasil uji Paired Sample T-Test menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 sehingga terdapat peningkatan kreativitas siswa yang signifikan setelah menggunakan modul pembelajaran. Selain itu, hasil uji N-Gain memperoleh skor sebesar 0,6855 dengan kategori sedang. Dengan demikian, modul pembelajaran IPAS berbasis deep learning layak, praktis, dan efektif digunakan dalam pembelajaran IPAS di sekolah dasar.  
STUDI LITERATUR: PENGARUH TINGKAT PENDIDIKAN ORANG TUA TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA Silvia Ariyani; Heru Purnomo; Beny Dwi Lukitoaji
Jurnal Pendidikan Dasar Borneo (Judikdas Borneo) Vol 6, No 2 (2024): Jurnal Pendidikan Dasar Borneo (Judikdas Borneo)
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/judikdasborneo.v6i2.5373

Abstract

The level of parental education is the lack of parental involvement in accompanying the child's growth and development, poor parenting, and parents' difficulties in meeting children's educational needs. Therefore, through this study want to find out how much influence the level of parental education on student achievement. This study uses a literature study method by reading then recording and understanding, analyzing, and comparing one or other things related to the influence of education level on children's learning achievement. The results of the study showed that the level of parental education affected the achievement of students with the moderate category. In addition, children's achievement also affects factors between individuals.
Pengembangan Math Book Digital Berbasis Deep Learning Untuk Numerasi Siswa Kelas IV Annisa Nurrahmadani; Heru Purnomo
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i3.17267

Abstract

This study aims to develop and evaluate the feasibility and effectiveness of a Deep Learning-based Math Book Digital to improve fourth-grade students’ numeracy skills. The research employed a Research and Development (R&D) method using the ADDIE model, which includes analysis, design, development, implementation, and evaluation stages. The participants consisted of material experts, media experts, and fourth-grade elementary school students. Data were collected through expert validation questionnaires, student and teacher response questionnaires, and pretest–posttest assessments. The results showed that media expert validation obtained an average score of 3.41 (85.25%) and material expert validation reached 3.60 (90%), both categorized as highly valid. Student responses in small and large group trials were 91.74% and 91.69%, while teacher responses were 93.33% and 86.67%, indicating the media was very practical. Statistical analysis revealed a significant improvement in students’ numeracy skills (Sig. = 0.001 < 0.05) with an average N-Gain score of 0.7254 in the high category. Therefore, the Deep Learning-based Math Book Digital is valid, practical, and effective for supporting numeracy learning in elementary schools.
STUDI ANALISIS PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN IPA DI KELAS 3 Luluk Dina Aulia Wijayanti; Heru Purnomo; Zela Septikasari
Pendikdas: Pendidikan Dasar Vol 5, No 2 (2024): November 2024
Publisher : STKIP HARAPAN BIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56842/pendikdas.v5i2.296

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana motivasi belajar peserta didik kelas III SDN Semarangan 1 melalui penggunaan media pembelajaran pada mata pelajaran IPA. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Instrumen pengumpulan data menggunakan wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran seperti video animasi dan simulasi memiliki kontribusi positif dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik. Peserta didik menunjukkan keterlibatan yang lebih tinggi termasuk partisipasi aktif dalam diskusi kelas dan keinginan untuk memahami konsep-konsep IPA yang kompleks. Selain itu, hasil pengamatan menunjukkan bahwa penggunaan media memberikan peserta didik akses ke lingkungan belajar yang lebih menarik dan dinamis. Peserta didik yang diwawancarai mengatakan bahwa ketika media belajar digunakan, peserta didik merasa lebih senang dan lebih terdorong untuk belajar. Kesimpulannya, penggunaan media pembelajaran di kelas III SDN Semarangan 1 berdampak positif terhadap motivasi belajar peserta didik pada mata pelajaran IPA.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF DENGAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN DEEP LEARNING SISWA DI SD NEGERI BANYUBIRU 1 MAGELANG Ratna Kholifatul; Heru Purnomo
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 3 (2026): Volume 12 No. 3, September 2026 Release
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i3.16129

Abstract

This study aimed to examine the effect of the Problem-Based Learning (PBL) model with a Deep Learning approach on the creative thinking skills of fourth-grade students at SD Negeri Banyubiru 1 Magelang in learning the perimeter and area of plane figures. This research employed a quantitative method with an experimental design. The participants consisted of 20 students from Class IV A of SD Negeri Banyubiru 1. Data were collected through tests and observations. The research instruments included pre-test and post-test questions on creative thinking skills and observation sheets. The assessed aspects of creative thinking were fluency, flexibility, originality, and elaboration. Data were analyzed using normality, homogeneity, linearity, and hypothesis testing (t-test) with the assistance of SPSS software.The findings showed that the significance value (Sig. 2-tailed) was 0.000, which was lower than the significance level of 0.05. Therefore, the alternative hypothesis (Ha) was accepted, while the null hypothesis (H₀) was rejected. These results indicate that the Problem-Based Learning model with a Deep Learning approach had a significant effect on students’ creative thinking skills. Following the implementation of the learning model, students demonstrated improvements in generating ideas, proposing various alternative answers, finding diverse solutions, and elaborating their ideas in greater detail. Thus, the Problem-Based Learning model with a Deep Learning approach had a positive and significant effect on students’ creative thinking skills in mathematics learning at SD Negeri Banyubiru 1. Keywords: Problem-Based Learning, Deep Learning, Creative Thinking Skills, Mathematics.