Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Sosialisasi Hukum Agraria (Pertanahan) Kepada Masyarakat Dusun Giyasan dan Kawungon Desa Bumirejo Kecamatan Mungkid Afin Prianda; Galih Putra Pamungkas; Farikhatul Hidayah; Ajeng Sholikhawati; Intan Amalia Putri; Silva Ayu Karimah; Faila Al Faina; Dwi Mei Laila Nurul Baiti; Tarisa Dinar Alifia
Cakrawala: Jurnal Pengabdian Masyarakat Global Vol. 3 No. 3 (2024): Cakrawala: Jurnal Pengabdian Masyarakat Global
Publisher : Universitas 45 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30640/cakrawala.v3i3.3046

Abstract

Agrarian law is a set of regulations, one of which regulates land registration. Land registration is important to be socialized, the socialization carried out at the Bumirejo Village Hall aims to enable the people of Bumirejo Village to increase their knowledge of the importance of land legality. After observing that there are still many people in Bumirejo Village who do not understand land matters so that quite a few residents experience cases of land disputes, it is very important to carry out socialization of agrarian law. So that through this socialization, parties experiencing land disputes can gain legal certainty and a sense of justice in resolving the problems they are facing. Then this socialization was carried out face-to-face by bringing in speakers from Tidar University Law Lecturers who discussed the legality of land, how to resolve land disputes, and the stages of submitting land disputes. The results of the socialization made the people of Bumirejo Village understand the importance of awareness of land law which can be used to socialize and become citizens who always obey the regulations in force in Indonesia.
DISKURSUS KEARIFAN LOKAL UNTUK PENGEMBANGAN CITY BRANDING MAGELANG KOTA SEJUTA BUNGA Galih Putra Pamungkas; Achmad Sultoni
Jurnal Bahasa Rupa Vol. 4 No. 1 (2020): Jurnal Bahasa Rupa Oktober 2020
Publisher : Prahasta Publisher (manage by: DRPM Institut Bisnis dan Teknologi Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31598/bahasarupa.v4i1.625

Abstract

This research is a discourse to streamline the development of the city branding concept of Magelang City of One Million Flowers by exploring the potential of local wisdom owned by the City of Magelang. Currently, the City of Magelang has the slogan "Magelang City of a Million Flowers". This idea is based on the history of the colonial era which at that time was the City of Magelang better known as Tuin Van Java (Garden City / Park of Java). However, on the one hand, the application of the concept has not yet run optimally. The contributing factor is the incompatibility of the concept with the fact that there is potential and the formation of an image that is not running optimally. According to the potential and the facts of the existing situation, the City of Magelang has great potential by developing the concept as a Heritage City (a city of cultural heritage) which is then followed by the concept of sustainable communication strategies that lead to heritage matters and of course according to aesthetic rules. The Magelang City Government has another choice, which is to continue the Magelang City One Million Flower program, but with the support of visual concepts that utilize all parts of the city to create a communication process by providing direct experience to consumers, namely by utilizing artifacts in the City of Magelang. Artifacts that are part of the culture of the community and have been imprinted in the memory of the community are enhanced with original flower decorations, especially the types of flowers typical of the City of Magelang and its surroundings.
Kajian Semiotika Visual Hubungan Kausalitas Hustle Culture Terhadap Kinerja Dan Motivasi Karyawan Dalam Iklan “The Underdog” Oleh Apple Inc. Galih Putra Pamungkas; Sekar Ayu Pramesty, Faiha
GESTALT : JURNAL DESAIN KOMUNIKASI VISUAL Vol. 5 No. 2 (2023): Gestalt : Jurnal Desain Komunikasi Visual
Publisher : Program Studi Desain Komunikasi Visual. Fakultas Arsitektur dan Desain Jalan Raya Rungkut Madya, Gn.Anyar, Surabaya, Jawa Timur 60294

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/gestalt.v5i2.150

Abstract

Hustle Culture atau budaya kerja sangat keras menjadi kebiasaan yang saat ini menguat dengan pesat, akibat tuntutan dunia kerja, persaingan bisnis, tuntutan ekonomi yang keras pula. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan kausalitas antara Hustle Culture terhadap kinerja dan motivasi karyawan dalam iklan “The Underdogs” oleh Apple Inc 2019. Teori Semiotika Pierce digunakan untuk menganalisis dan mendeskripsikan simbol, tanda dan pesan-pesan baik verbal / non-verbal yang terkandung dalam iklan tersebut. Hasil penelitian ini menjabarkan bahwa iklan “The Underdogs”, mengandung simbolisme Hustle Culture yang menggambarkan bagaimana seorang karyawan rendahan(underdog) dengan kerja keras dan tekad kuat melalui perjuangannya dapat menyelesaikan masalah dan melalui rintangan yang dihadapi. Penggunaan teks dialog yang begitu nyata dan faktual dengan keadaan lapangan di dunia kerja, serta penggunaan musik latar belakang serta permainan cahaya dan pemotongan adegan yang rapi memiliki peran yang sangat penting untuk menarik perhatian audience dan secara tak langsung menyampaikan pesan yang ada kepada audience.
REPRESENTASI STEREOTIP EMAK-EMAK DALAM IKLAN “GO-MART: EMAK JAGO” pamungkas, galih putra
Tanra: Jurnal Desain Komunikasi Visual Fakultas Seni Dan Desain Universitas Negeri Makassar Vol 12, No 1 (2025): Januari - April
Publisher : Universitas Negeri makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/tanra.v12i1.62109

Abstract

Iklan adalah bentuk komunikasi yang bertujuan untuk meyakinkan pendengar, pemirsa, atau pembaca agar melakukan tindakan tertentu. Iklan dapat mencerminkan berbagai realitas sehari-hari masyarakat termasuk terkait gender. Pada Iklan Gojek: Emak Jago ini mengangkat konsep representasi stereotip perempuan. Dalam penelitian ini digunakan dua metode penelitian, yaitu metode penelitian kualitatif dan pendekatan ilmu semiotika visual yang mengacu pada teori Charles Sanders Peirce. Penelitian ini memfokuskan pada potongan adegan yang menjadi simbol, lambang, dan tanda yang merepresentasikan stereotip perempuan. Berdasarkan struktur segitiga Peirce, Representamen disebut juga dengan sesuatu yang mewakili sesuatu yang lain. Sesuatu yang lain itulah dinamakan Intepretan dan pada akhirnya mengacu kepada sebuah objek. Analisis ini menampilkan adanya penekanan stereotip gender terhadap perempuan khususnya emak-emak dalam kehidupan sehari-hari dari berbagai konteks seperti tidak ingin disalahkan, bangga atas kesalahannya, melakukan hal yang tidak terduga, tidak tahu malu dan menggambarkan emak-emak yang bangga dengan tindakan mereka yang dianggap tidak logis. Selain itu terdapat emak-emak yang digambarkan sebagai ahli dalam berbelanja menggunakan aplikasi Go-Mart, hal ini menunjukkan penguatan citra positif terhadap peran emak-emak dalam kehidupan sehari-hari.
Analisis Representasi Pola Asuh Anak Keluarga Tunggal Dalam Manga Yotsuba Monareh, Marcellino; Gusnita Linda; Putra Pamungkas, Galih
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 3 (2025): Juni 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menganalisis representasi pola asuh anak dalam keluarga tunggal melalui penggalan beberapa chapter dalam manga Yotsuba&! karya Kiyohiko Azuma. Dengan menggunakan pendekatan semiotika Ferdinand de Saussure, penelitian ini mengidentifikasi elemen−elemen visual dan naratif yang mencerminkan pola asuh dalam keluarga tunggal, khususnya interaksi antara karakter utama, Yotsuba, dan ayah angkatnya, Koiwai. Penelitian ini memanfaatkan data primerberupa manga fisik serta literatur pendukung sebagai data sekunder. Hasil penelitian diharapkan dapat menunjukkan bahwa pola asuh yang direpresentasikan dalam manga ini khususnya pada chapter mencerminkan keseimbangan antara kebebasandan disiplin, dengan menonjolkan pentingnya hubungan emosional dan dukungan sosial dalam proses tumbuh kembang anak. Temuan ini relevan untuk memahami dinamika keluarga tunggal di dunia nyata, khususnya dalam konteks budaya Jepang dan Indonesia.Kata kunci: Pola asuh, Manga, Representasi
Katalog Kebudayaan Lokal Sebagai Mdeia Informasi Koleksi Pada Museum Umah Wayang Selakambang ARUM PANGGAYUH, DIKA; PUTRA PAMUNGKAS, GALIH
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 3 (2025): Juni 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kabupaten Purbalingga, yang terletak di Provinsi Jawa Tengah, Indonesia, memiliki kekayaan budaya dan tradisi yang masih perlu digali dan dilestarikan. Salah satu upaya untuk melestarikan dan memperkenalkan budaya lokal adalah melalui museum yang ada di wilayah tersebut, seperti Museum Umah Wayang Kemukusan yang terletak di Desa Selakambang. Museum ini memamerkan koleksi wayang kulit, wayang golek, gamelan, serta berbagai benda terkait seni dan tradisi Purbalingga. Pada perancangan ini jenis pendekatan yang dilakukan dalam penelitian ini adalah metode pendekatan kualitatif. Metode penelitian kualitatif adalah metode pengumpulan data dari hasil wawancara, observasi, dokumen pribadi atau memo. Metode penelitian kualitatif merupakan prosedur riset dengan menggunakan data deskriftif yang berupa berupa cacatan tertulis, lisan, atau pelaku yang dapat diamati. Penelitian ini berfokus pada pengembangan katalog berbasis budaya lokal sebagai media informasi koleksi di Museum Umah Wayang. Katalog ini melayani berbagai tujuan, termasuk bertindak sebagai arsip dan memberikan informasi penting kepada siswa dan masyarakat umum yang mengunjungi museum. Katalog yang dirancang berbasis kebudayaan lokal diharapkan dapat menjadi media informasi yang praktis, dokumenter, dan edukatif bagi para pengunjung, terutama siswa-siswi yang sedang mempelajari seni dan budaya Purbalingga. Dengan adanya katalog ini, Museum Umah Wayang Kemukusan akan lebih efektif dalam menyampaikan informasi, memperkaya pengalaman pengunjung, serta membantu melestarikan dan mempromosikan budaya Purbalingga kepada masyarakat luas.Kata Kunci : Museum, Wayang, Katalog, Kebudayaan Lokal
Perancangan Visual Branding Kota Cilacap ‘Sheen Of Java’ Sebagai Media Promosi Raudhatul Jannah, Zahira; Putra Pamungkas, Galih; Pawestri Utami, Gladi
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kota Cilacap merupakan salah satu daerah di ujung selatan Pulau Jawa yang memiliki kekayaan alam, keberagaman budaya, serta potensi industri yang kuat. Namun, sejauh ini Kota Cilacap belum memiliki identitas visual yang kuat dan terarah untuk mendukung kegiatan promosi pariwisata maupun potensi investasinya. Perancangan ini bertujuan menciptakan visual branding yang mampu merepresentasikan karakteristik Kota Cilacap secara menyeluruh melalui pengembangan branding yang telah ada, yaitu Sheen of Java. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif, melalui wawancara, observasi lapangan, dokumentasi visual, dan studi literatur. Studi kasus terhadap visual branding beberapa kota/kabupaten lain digunakan untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan tantangan dalam membangun identitas kota. Hasil dari perancangan ini adalah buku Brand Guideline yang berfungsi sebagai acuan dalam penerapan elemen visual kota secara konsisten dan menyeluruh. Melalui visual branding yang terarah, terintegrasi, dan berkarakter kuat, Cilacap diharapkan dapat membangun citra yang kuat, berkesan, dan mudah dikenali oleh masyarakat lokal maupun wisatawan luar daerah.Kata kunci: branding, visual branding, kota cilacap, media promosi
Student Data Visualization of Metro City Using Google Looker Studio Pamungkas, Galih Putra; Saprudin, Usep
International Journal Software Engineering and Computer Science (IJSECS) Vol. 5 No. 2 (2025): AUGUST 2025
Publisher : Lembaga Komunitas Informasi Teknologi Aceh (KITA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35870/ijsecs.v5i2.4396

Abstract

Metro City educational landscape encompasses over 50,000 students across multiple institutional levels, yet systematic enrollment pattern analysis remains underdeveloped. Gender disparities and uneven institutional distribution challenge educational planners seeking evidence-based policy solutions. Our research examined student enrollment data from Metro City Education Department for the 2025/2026 academic year, focusing on gender balance and institutional representation across KB, TK, SD, SMP, SMA, SMK, and SLB schools. Using descriptive quantitative methodology, we processed secondary data through spreadsheet applications before implementing Google Looker Studio visualization. The platform transformed numerical datasets into interactive dashboards featuring bar charts, pie diagrams, and filterable tables accessible to non-technical stakeholders. Analysis revealed unexpected findings challenging conventional gender imbalance assumptions. Rather than anticipated male dominance, data showed near-equal gender distribution (55% male, 45% female) across 64 institutions serving 14,298 students. However, enrollment concentration became apparent when SMP Muhammadiyah Ahmad Dahlan Metro accounted for 50% of total student population, potentially skewing statistical interpretation. Educational staff demographics differed significantly, with female educators outnumbering males 2:1, suggesting professional preference rather than access barriers. Google Looker Studio demonstrated practical effectiveness for real-time data processing, enabling rapid information retrieval and policy formulation support. Research limitations include single-year scope without longitudinal analysis or socio-economic variables. Future investigations should incorporate historical perspectives and predictive modeling. The visualization platform successfully addressed research objectives, providing Metro City education leadership with actionable insights for policy development and resource allocation strategies.
Implementation of E-Court In The Examination of Civil Cases at The Source District Court Mutiara, Sekar; Triana, Neni; Ferdiansyah, Aldi; Pera, Pera; Feliansyah, Rifal; Pamungkas, Galih Putra
Jurnal Abdisci Vol 2 No 7 (2025): Vol 2 No 7 Tahun 2025
Publisher : Ann Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62885/abdisci.v2i7.683

Abstract

Abstract: Background. Formal civil law is based on several existing legal foundations. One of them is the principle of judicial trilogy, also known as the principle of easy, fast, and low cost. E-Court is a site for all registered account owners to register cases online and find out about online advances, online payments, calls made through electronic channels, and the implementation of hearings held through electronic media (E-Litigation). Based on the explanation above, the problem to be known is how to apply the E-Court system as an application on the principle of easy, fast, and low cost in the Source District Court. Aims. The study aims to measure the application of the E-Court system in the Source District Court. Methods. The research method used is sociological legal research, which involves collecting primary and secondary materials. Primary data was obtained through interviews with the Sumber District Court officers, namely the Chief Justice, Judge, Chief Registrar, Junior Civil Registrar, and Lawyer at the Posbakum. Then, secondary data was obtained through a literature study, such as the Law, as well as literature books related to an E-Court system, to support this writing. Result. The study's results show that the various features provided in E-Court have fulfilled the principle of easy, fast, and low cost. Conclusion. Implementation. However, in its implementation at the Sumber District Court, problems such as interference with the network and servers in the E-Court system were still found.
KOLABORASI PARIWISATA DAN BUDAYA UNTUK PENINGKATAN DAYA TARIK DESA WISATA KARANGGAYAM Karima, Halim Qista; Sidiq, Muhammad Fajar; Pribadi, Prayoga; Pamungkas, Galih Putra
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.39761

Abstract

Pariwisata merupakan salah satu sektor penting dalam mendorong perekonomian masyarakat. Desa Karanggayam memiliki potensi wisata alam dan budaya yang signifikan, namun pengelolaannya masih belum optimal. Permasalahan utama meliputi rendahnya penerapan aspek keindahan dan kenangan dalam pengembangan pariwisata serta minimnya partisipasi masyarakat dalam pelestarian budaya dan lingkungan. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan sektor pariwisata dan budaya melalui tahapan observasi, perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Inovasi teknologi tepat guna serta pelatihan berbasis Creative Placemaking telah diterapkan untuk menciptakan fasilitas ikonik seperti landmark dan panggung kesenian. Program ini berhasil meningkatkan aspek keindahan, kenangan, daya tarik wisata, dan memberikan pengalaman yang berkesan bagi wisatawan. Hasil program menunjukkan peningkatan kesadaran dan partisipasi masyarakat, jumlah kunjungan wisatawan, serta fasilitas pendukung pariwisata. Keberlanjutan program ini menjadi krusial untuk mendukung kesejahteraan masyarakat melalui pelestarian budaya dan pengembangan ekonomi lokal di Desa Karanggayam.