Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Perancangan Maskot Wisata Goa Laga Sebagai Penguat Identitas Visual Yunian Yudhistira, Alfenito; Putra Pamungkas, Galih; Pawestri Utami, Gladi
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Goa Laga merupakan salah satu desƟnasi wisata alam di Purbalingga yangterbentuk secara alami dari aliran lava Gunung Slamet. Awalnya ditemukan sebagailorong yang dihuni oleh kelelawar, goa ini kemudian dikembangkan menjadi objek wisatapada tahun 1979. Meskipun telah menjadi desƟnasi populer, Goa Laga belum memilikimaskot sebagai media promosi dan penguatan idenƟtas visual. Maskot berperanpenƟng dalam membangun daya tarik emosional, meningkatkan kesadaran merek, sertamemperkuat hubungan antara tempat wisata dan pengunjung. Banyak desƟnasi wisatalain yang telah sukses menggunakan maskot, seperƟ Dufan di Ancol. Oleh karena itu,perancangan maskot untuk Goa Laga diharapkan dapat menjadi strategi efekƟf dalammeningkatkan daya tarik wisata serta mempermudah pengunjung dalam mengingatdesƟnasi ini.Kata Kunci: Goa Laga, Maskot, IdenƟtas Visual
Transfer Teknologi dan Pelatihan Perkayuan untuk Penguatan Daya Saing Produk Lokal di Desa Karanggayam Karima, Halim Qista; Muhammad Fajar Sidiq; Prayoga Pribadi; Galih Putra Pamungkas
JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v7i1.2911

Abstract

Industri olahan kayu merupakan sektor ekonomi kreatif yang terus berkembang di Indonesia, termasuk di Desa Karanggayam, Kebumen. Namun, beberapa perajin masih mengandalkan proses manual dengan peralatan sederhana sehingga kualitas produk tidak konsisten, waktu produksi panjang, dan variasi desain terbatas. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas produksi dan manajemen usaha perajin melalui inovasi teknologi tepat guna. Kegiatan meliputi analisis situasi & kebutuhan, perancangan sistem produksi, pelatihan dan transfer pengetahuan, pendampingan produksi serta evaluasi program. Implementasi program menghasilkan peningkatan efisiensi produksi hingga 48%, konsistensi ukuran mencapai 90%, serta penurunan cacat produksi menjadi 5%. Selain itu, kemampuan manajerial perajin meningkat melalui perencanaan produksi dan kontrol mutu. Program ini membuktikan bahwa modernisasi perkayuan mampu memperkuat daya saing perajin lokal secara berkelanjutan
Penerapan Alat Pilah Olah Sampah Mandiri Terintegrasi (PLASMA-T) untuk Pengelolaan Sampah di Desa Karanglewas Abednego Dwi Septiadi; Yudha Islami Sulistya; Nisrina Hanifa Setiono; Laurensius Windy Octanio Haryanto; Galih Putra Pamungkas
Masyarakat Mandiri : Jurnal Pengabdian dan Pembangunan Lokal Vol. 3 No. 1 (2026): Januari: Masyarakat Mandiri : Jurnal Pengabdian dan Pembangunan Lokal
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/masyarakatmandiri.v3i1.2842

Abstract

The waste problem in Karanglewas Village, Kutasari District, Purbalingga Regency, continues to increase alongside agricultural, trade, and MSME activities, while the management system remains conventional, without sorting, resulting in environmental pollution and limited landfill capacity. This community service program aims to implement the Integrated Independent Waste Sorting and Processing Tool (PLASMA-T) as an innovative solution that processes organic waste into compost and melts plastic waste into paving blocks that are useful and economical. The activities are carried out in stages, including problem identification, socialization, technical training, operational trials, evaluation of results, and the handover of the equipment to the Mitra Sejahtera TPS, with ongoing assistance so that the community can operate the equipment independently. The expected outcomes include a reduction in waste volume at the TPS, increased community awareness and skills in waste management, and the creation of new business opportunities through compost and paving block products. Thus, this program not only addresses environmental issues but also strengthens the village's circular economy and has the potential to serve as a model for other regions.
KOLABORASI PARIWISATA DAN BUDAYA UNTUK PENINGKATAN DAYA TARIK DESA WISATA KARANGGAYAM Halim Qista Karima; Muhammad Fajar Sidiq; Prayoga Pribadi; Galih Putra Pamungkas
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.39761

Abstract

Pariwisata merupakan salah satu sektor penting dalam mendorong perekonomian masyarakat. Desa Karanggayam memiliki potensi wisata alam dan budaya yang signifikan, namun pengelolaannya masih belum optimal. Permasalahan utama meliputi rendahnya penerapan aspek keindahan dan kenangan dalam pengembangan pariwisata serta minimnya partisipasi masyarakat dalam pelestarian budaya dan lingkungan. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan sektor pariwisata dan budaya melalui tahapan observasi, perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Inovasi teknologi tepat guna serta pelatihan berbasis Creative Placemaking telah diterapkan untuk menciptakan fasilitas ikonik seperti landmark dan panggung kesenian. Program ini berhasil meningkatkan aspek keindahan, kenangan, daya tarik wisata, dan memberikan pengalaman yang berkesan bagi wisatawan. Hasil program menunjukkan peningkatan kesadaran dan partisipasi masyarakat, jumlah kunjungan wisatawan, serta fasilitas pendukung pariwisata. Keberlanjutan program ini menjadi krusial untuk mendukung kesejahteraan masyarakat melalui pelestarian budaya dan pengembangan ekonomi lokal di Desa Karanggayam.