Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Perancangan Identitas Visual Taman Budaya Soetedja Sebagai Brand Awareness Geralda, Vania; Ramadhan, Gilang; Putra Pamungkas, Galih
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banyumas memiliki potensi seni dan budaya yang sangat kaya, yang salah satunyatercermin melalui keberadaan Taman Budaya Soetedja. Taman ini berfungsi sebagairuang untuk ekspresi, apresiasi, serta sebagai pusat kegiatan kesenian dankebudayaan. Meskipun demikian, Taman Budaya Soetedja masih menghadapitantangan terkait identitas visualnya, sehingga citra yang dimiliki belum cukup kuatdalam benak masyarakat. Identitas visual sangat penting dalam membangunkesadaran merek (brand awareness) dan meningkatkan daya tarik serta eksistensisuatu institusi kebudayaan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang identitas visualTaman Budaya Soetedja sebagai upaya untuk meningkatkan brand awareness danmengembangkan media aplikasi yang relevan. Metode yang digunakan dalampenelitian ini adalah pendekatan kualitatif, yang mencakup wawancara dengan pihakpengelola serta observasi langsung di lapangan. Proses perancangan dilakukanmelalui beberapa tahapan, yaitu riset, analisis, eksplorasi visual, dan pengembangandesain. Hasil dari perancangan ini berupa identitas visual yang mencakup logo barudan penerapannya pada berbagai media promosi. Kesimpulan penelitianmenunjukkan bahwa perancangan identitas visual dapat berfungsi sebagai strategikomunikasi visual yang efektif, dengan tujuan memperkuat citra, meningkatkanjangkauan audiens, serta menumbuhkan rasa memiliki masyarakat terhadap seni danbudaya lokal Banyumas. Identitas yang dihasilkan dirancang agar fleksibel danberkelanjutan, sehingga dapat beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpamengabaikan akar budaya yang menjadi inti dari institusi tersebut.Kata kunci : Brand awareness, identitas visual, Taman Budaya Soetedja
Perancangan Maskot Wisata Goa Laga Sebagai Penguat Identitas Visual Yunian Yudhistira, Alfenito; Putra Pamungkas, Galih; Pawestri Utami, Gladi
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Goa Laga merupakan salah satu desƟnasi wisata alam di Purbalingga yangterbentuk secara alami dari aliran lava Gunung Slamet. Awalnya ditemukan sebagailorong yang dihuni oleh kelelawar, goa ini kemudian dikembangkan menjadi objek wisatapada tahun 1979. Meskipun telah menjadi desƟnasi populer, Goa Laga belum memilikimaskot sebagai media promosi dan penguatan idenƟtas visual. Maskot berperanpenƟng dalam membangun daya tarik emosional, meningkatkan kesadaran merek, sertamemperkuat hubungan antara tempat wisata dan pengunjung. Banyak desƟnasi wisatalain yang telah sukses menggunakan maskot, seperƟ Dufan di Ancol. Oleh karena itu,perancangan maskot untuk Goa Laga diharapkan dapat menjadi strategi efekƟf dalammeningkatkan daya tarik wisata serta mempermudah pengunjung dalam mengingatdesƟnasi ini.Kata Kunci: Goa Laga, Maskot, IdenƟtas Visual
Transfer Teknologi dan Pelatihan Perkayuan untuk Penguatan Daya Saing Produk Lokal di Desa Karanggayam Halim Qista Karima; Muhammad Fajar Sidiq; Prayoga Pribadi; Galih Putra Pamungkas
JURPIKAT Vol 7 No 1 (2026): 7.1 2026
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v7i1.2911

Abstract

Industri olahan kayu merupakan sektor ekonomi kreatif yang terus berkembang di Indonesia, termasuk di Desa Karanggayam, Kebumen. Namun, beberapa perajin masih mengandalkan proses manual dengan peralatan sederhana sehingga kualitas produk tidak konsisten, waktu produksi panjang, dan variasi desain terbatas. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas produksi dan manajemen usaha perajin melalui inovasi teknologi tepat guna. Kegiatan meliputi analisis situasi & kebutuhan, perancangan sistem produksi, pelatihan dan transfer pengetahuan, pendampingan produksi serta evaluasi program. Implementasi program menghasilkan peningkatan efisiensi produksi hingga 48%, konsistensi ukuran mencapai 90%, serta penurunan cacat produksi menjadi 5%. Selain itu, kemampuan manajerial perajin meningkat melalui perencanaan produksi dan kontrol mutu. Program ini membuktikan bahwa modernisasi perkayuan mampu memperkuat daya saing perajin lokal secara berkelanjutan
Penerapan Alat Pilah Olah Sampah Mandiri Terintegrasi (PLASMA-T) untuk Pengelolaan Sampah di Desa Karanglewas Abednego Dwi Septiadi; Yudha Islami Sulistya; Nisrina Hanifa Setiono; Laurensius Windy Octanio Haryanto; Galih Putra Pamungkas
Masyarakat Mandiri : Jurnal Pengabdian dan Pembangunan Lokal Vol. 3 No. 1 (2026): Januari: Masyarakat Mandiri : Jurnal Pengabdian dan Pembangunan Lokal
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/masyarakatmandiri.v3i1.2842

Abstract

The waste problem in Karanglewas Village, Kutasari District, Purbalingga Regency, continues to increase alongside agricultural, trade, and MSME activities, while the management system remains conventional, without sorting, resulting in environmental pollution and limited landfill capacity. This community service program aims to implement the Integrated Independent Waste Sorting and Processing Tool (PLASMA-T) as an innovative solution that processes organic waste into compost and melts plastic waste into paving blocks that are useful and economical. The activities are carried out in stages, including problem identification, socialization, technical training, operational trials, evaluation of results, and the handover of the equipment to the Mitra Sejahtera TPS, with ongoing assistance so that the community can operate the equipment independently. The expected outcomes include a reduction in waste volume at the TPS, increased community awareness and skills in waste management, and the creation of new business opportunities through compost and paving block products. Thus, this program not only addresses environmental issues but also strengthens the village's circular economy and has the potential to serve as a model for other regions.
Student Data Visualization of Metro City Using Google Looker Studio Galih Putra Pamungkas; Usep Saprudin
International Journal Software Engineering and Computer Science (IJSECS) Vol. 5 No. 2 (2025): AUGUST 2025
Publisher : Lembaga Komunitas Informasi Teknologi Aceh (KITA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35870/ijsecs.v5i2.4396

Abstract

Metro City educational landscape encompasses over 50,000 students across multiple institutional levels, yet systematic enrollment pattern analysis remains underdeveloped. Gender disparities and uneven institutional distribution challenge educational planners seeking evidence-based policy solutions. Our research examined student enrollment data from Metro City Education Department for the 2025/2026 academic year, focusing on gender balance and institutional representation across KB, TK, SD, SMP, SMA, SMK, and SLB schools. Using descriptive quantitative methodology, we processed secondary data through spreadsheet applications before implementing Google Looker Studio visualization. The platform transformed numerical datasets into interactive dashboards featuring bar charts, pie diagrams, and filterable tables accessible to non-technical stakeholders. Analysis revealed unexpected findings challenging conventional gender imbalance assumptions. Rather than anticipated male dominance, data showed near-equal gender distribution (55% male, 45% female) across 64 institutions serving 14,298 students. However, enrollment concentration became apparent when SMP Muhammadiyah Ahmad Dahlan Metro accounted for 50% of total student population, potentially skewing statistical interpretation. Educational staff demographics differed significantly, with female educators outnumbering males 2:1, suggesting professional preference rather than access barriers. Google Looker Studio demonstrated practical effectiveness for real-time data processing, enabling rapid information retrieval and policy formulation support. Research limitations include single-year scope without longitudinal analysis or socio-economic variables. Future investigations should incorporate historical perspectives and predictive modeling. The visualization platform successfully addressed research objectives, providing Metro City education leadership with actionable insights for policy development and resource allocation strategies.
KOLABORASI PARIWISATA DAN BUDAYA UNTUK PENINGKATAN DAYA TARIK DESA WISATA KARANGGAYAM Halim Qista Karima; Muhammad Fajar Sidiq; Prayoga Pribadi; Galih Putra Pamungkas
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.39761

Abstract

Pariwisata merupakan salah satu sektor penting dalam mendorong perekonomian masyarakat. Desa Karanggayam memiliki potensi wisata alam dan budaya yang signifikan, namun pengelolaannya masih belum optimal. Permasalahan utama meliputi rendahnya penerapan aspek keindahan dan kenangan dalam pengembangan pariwisata serta minimnya partisipasi masyarakat dalam pelestarian budaya dan lingkungan. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan sektor pariwisata dan budaya melalui tahapan observasi, perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Inovasi teknologi tepat guna serta pelatihan berbasis Creative Placemaking telah diterapkan untuk menciptakan fasilitas ikonik seperti landmark dan panggung kesenian. Program ini berhasil meningkatkan aspek keindahan, kenangan, daya tarik wisata, dan memberikan pengalaman yang berkesan bagi wisatawan. Hasil program menunjukkan peningkatan kesadaran dan partisipasi masyarakat, jumlah kunjungan wisatawan, serta fasilitas pendukung pariwisata. Keberlanjutan program ini menjadi krusial untuk mendukung kesejahteraan masyarakat melalui pelestarian budaya dan pengembangan ekonomi lokal di Desa Karanggayam.
Implementation of E-Court In The Examination of Civil Cases at The Source District Court Sekar Mutiara; Neni Triana; Aldi Ferdiansyah; Pera Pera; Rifal Feliansyah; Galih Putra Pamungkas
Jurnal Abdisci Vol 2 No 7 (2025): Vol 2 No 7 Tahun 2025
Publisher : Ann Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62885/abdisci.v2i7.683

Abstract

Abstract: Background. Formal civil law is based on several existing legal foundations. One of them is the principle of judicial trilogy, also known as the principle of easy, fast, and low cost. E-Court is a site for all registered account owners to register cases online and find out about online advances, online payments, calls made through electronic channels, and the implementation of hearings held through electronic media (E-Litigation). Based on the explanation above, the problem to be known is how to apply the E-Court system as an application on the principle of easy, fast, and low cost in the Source District Court. Aims. The study aims to measure the application of the E-Court system in the Source District Court. Methods. The research method used is sociological legal research, which involves collecting primary and secondary materials. Primary data was obtained through interviews with the Sumber District Court officers, namely the Chief Justice, Judge, Chief Registrar, Junior Civil Registrar, and Lawyer at the Posbakum. Then, secondary data was obtained through a literature study, such as the Law, as well as literature books related to an E-Court system, to support this writing. Result. The study's results show that the various features provided in E-Court have fulfilled the principle of easy, fast, and low cost. Conclusion. Implementation. However, in its implementation at the Sumber District Court, problems such as interference with the network and servers in the E-Court system were still found.
Filosofi Pete: Mengurai Makna Tersembunyi dan Strategi Dekonstruksi Stigma dalam Iklan Tokopedia Indika Putri Lestari; Nanda Aulia Ningtyas; Galih Putra Pamungkas
Misterius: Publikasi Ilmu Seni dan Desain Komunikasi Visual Vol. 3 No. 2 (2026): Juni: Misterius: Publikasi Ilmu Seni dan Desain Komunikasi Visual
Publisher : Asosiasi Seni Desain dan Komunikasi Visual Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/misterius.v3i2.1127

Abstract

Advertising serves not only as a commercial medium but also as a site of ideological construction. The “Filosofi Pete” advertisement, produced by Ernest Prakasa and released by Tokopedia in 2021, employs the analogy of pete (Parkia speciosa) to challenge the persistent stigma surrounding Indonesian local products. This study aims to reveal the hidden meanings and stigma deconstruction strategies embedded in the advertisement through Roland Barthes’ semiotic framework. Employing a qualitative-descriptive research d esign, the study systematically analysed 14 selected visual scenes using the three-tier model of denotation, connotation, and myth proposed by Barthes. The findings demonstrate that the advertisement constructs a counter-narrative against the colonial mindset that positions local products as inferior. Key strategies identified include (1) emotional narrative arc from aversion to acceptance, (2) inversion of negative sensory associations, (3) juxtaposition of stigmatised objects within prestigious contexts, and (4) typographic integration of local symbols into brand identity. These strategies collectively deconstruct the myth of local product inferiority while repositioning Tokopedia as a cultural mediator for UMKM empowerment. This study contributes to the growing literature on semiotic analysis of Indonesian digital advertising and local brand nationalism.