Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Performance Appraisal Design In The Grand Mutiara Hotel Housekeeping Division Using BARS Assessment Model Muhammad Fachrurrozi Akbar; Christanto Triwibisono; Fida Nirmala Nugraha
International Journal of Innovation in Enterprise System Vol. 5 No. 1 (2021): International Journal of Innovation in Enterprise System
Publisher : School of Industrial and System Engineering, Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/ijies.v5i01.89

Abstract

Frequently receiving customers complaints makes the Grand Mutiara Hotel decrease in monthlyguests number, caused by customer’s dissatisfaction with the hotel’s facilities and services. It occursdue to the crew’s disappointment, especially in the housekeeping division dealing with theirworking-performance assessment to be an indicator of salary payment. Redesigning the assessmentwas carried out by paying attention to factors affecting the working performances. The subject ofthis research was the Grand Mutiara Hotel. This research utilized the BARS (Behavior AnchorRating Scale) method that was an effort to diagnose and reveal individual behavior to be suitablewith the company’s objectives. This method aimed to determine which factors influencing theworking-performance and delivering the assessing guideline containing clear indicators should be inthose factors. Sampling used a purposive random sampling by taking two respondents in each subgroup consisting of housekeeping, security, F&B, engineering, and front office divisions. Further,other samples were coming from supervisors of each sub-group, managers, and HRD. This studyindicates five factors affecting the working-performance, such as tangibility, reliability, assurance,responsiveness, and empathy.
Penyusunan Standard Operating Procedure (Sop) Produksi Plywood Dan Veneer Pada Pt Xyz Dengan Pendekatan Perbaikan Proses Bisnis Adhijaksa, Nanda Fachry; Aisha, Atya Nur; Triwibisono, Christanto
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT XYZ mengalami permasalahan seperti hasilproduksi yang tidak stabil antara input raw material dan outputakibat adanya defect pada produksi. Adanya defect yang terjadidisebabkan oleh tidak adanya standard operating procedure(SOP) yang disepakati dan diketahui oleh seluruh pekerja danproses inspection yang hanya dilakukan sekali diakhir produksi.Adapun tujuan dari dilakukannya penelitian tugas akhir iniyaitu mengetahui proses bisnis eksisting pada perusahaan,membuat usulan perbaikan proses bisnis pada proses produksiplywood dan veneer dan melakukan penyusunan standardoperating procedur (SOP) pada proses produksi plywood danveneer menggunakan metode pendekatan perbaikan prosesbisnis. Pada penelitian ini dilakukan perancangan standardoperating procedure dengan menggunakan pendekatan businessprocess improvement. Penggunaan metode business processimprovement bertujuan untuk melakukan identifikasi aktivitasnon value added dan melakukan analisis streamlining padasetiap proses yang telah diidentifikasi. Hasil dari melakukananalisis streamlining dan pembuatan proses bisnis usulanmengenai produksi veneer dan proses bisnis usulan mengenaiproduksi plywood akan digunakan sebagai input dalam prosespembuatan standard operating procedure. Kata kunci— Standard Operating Procedure, Businessprocess improvement
Perancangan Kebutuhan Sumber Daya Manusia Menggunakan Metode Takt Time Pada Produksi Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) di PT WXY Munir, Muhammad Arham; Triwibisono, Christanto; Nugraha, Fida Nirmala
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT WXY merupakan perusahaan yangmemproduksi AMDK sesuai dengan permintaan yang diterimaperusahaan setiap bulannya. Seiring dengan meningkatnyatarget produksi perusahaan setiap tahunnya, PT WXY tidakmampu memenuhi beberapa target produksi yang ada selamaperiode 2022, yaitu pada September, Oktober, November, danDesember. Hal tersebut terjadi salah satunya disebabkan olehkurangnya SDM yang dimiliki perusahaan untuk mampumemproduksi dan memenuhi target yang ditetapkan.Ketersediaan karyawan di PT WXY tidak mampu mewujudkantercapainya target produksi karena makin bertambahnyatuntutan yang diberikan oleh perusahaan. Oleh karena itu,pada penelitian ini, dilakukan perancangan kebutuhan SDMyang tepat pada divisi produksi perusahaan menggunakanmetode takt time. Dengan memperhatikan takt time, maka dapatditentukan waktu yang tepat untuk memproduksi AMDK agartidak terjadi idle time. Dengan penambahan 4 karyawan, yangawalnya 25 menjadi 29, maka target produksi yang ada dapatterpenuhi secara optimal. Kata kunci — AMDK, SDM, takt time, idle time
Alat Bantu Pembelajaran Sistem Pemilah Sampah Otomatis Quzwain, Kamelia; Novfitri, Aisyah; Rahmawati, Putri; Raniprima, Sevierda; Maulana, Refsi Indra; Alfandi, Erwin; Triwibisono, Christanto; Suhendra, Agus Achmad
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 4 (2025): Edisi Oktober - Desember
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i4.7843

Abstract

Peningkatan jumlah sampah di Indonesia menimbulkan tantangan lingkungan yang signifikan akibat minimnya kesadaran masyarakat untuk memilah sampah. Kondisi ini menuntut adanya inovasi yang efektif sekaligus memiliki nilai edukatif bagi masyarakat. Seiring dengan kemajuan teknologi, berbagai inovasi perangkat teknologi telah dikembangkan guna mendukung efektivitas dalam sistem pemilah sampah berbasis Internet of Things (IoT) yang dapat memilah sampah secara otomatis. Salah satu Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang berada di Tangerang adalah SMK Prudent School dimana berdasarkan hasil survey tim pengabdian masyarakat (pengmas) masih minim akan fasilitas pemilah sampah. Oleh karena itu, kegiatan pengmas tahun ini berfokus pada perancangan alat bantu pembelajaran mengenai sistem pemilah sampah. Implementasi sensor yang dikombinasikan dengan IoT dapat membantu dalam meningkatkan efisiensi pemilahan sampah. Hasil survei kepuasan yang dilakukan oleh tim pengabdian kepada masyarakat pengmas menunjukkan bahwa 98% responden menyatakan sangat setuju bahwa kegiatan ini mudah dipahami serta relevan antara materi yang disampaikan dengan kebutuhan peserta. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan kegiatan pengmas telah sejalan dengan tujuan dan kebutuhan yang telah direncanakan.
PEMECAHAN MASALAH KEMACETAN LALU LINTAS DI PEREMPATAN SUKARNO HATTA – BUAH BATU BANDUNG DENGAN METODE SIMULASI KOMPUTER Christanto Triwibisono (TELKOM University); Rio Aurachman (TELKOM University)
Jurnal Manajemen Industri dan Logistik Vol. 4 No. 1 (2020): page 84 - 95
Publisher : Politeknik APP Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30988/jmil.v4i1.324

Abstract

AbstractThis paper proposes a solution to the problem of congestion at the Sukarno Hatta Intersection - Buah Batu Bandung by using a computer simulation method with Pro Model software. There are three alternative solutions to this problem, namely changing the duration of traffic lights, adding new road lanes, or making flyovers. Changing the duration of the traffic lights will only reduce the car's travel time from an average of 10.5 minutes to 8.9 minutes (85% of the previous travel time). Adding one lane to each road will only reduce the vehicle's travel time from an average of 10.5 minutes to 7.7 minutes (73% of the previous travel time). The construction of a one-way flyover on Jalan Sukarno Hatta is the best solution, because it reduce the vehicle travel timefrom an average of 10.3 minutes to 3.2 minutes. Significant changes have occurred, the travel time is only 32% of the previous travel time. AbstrakMakalah ini mengusulkan solusi atas masalah kemacetan di Perempatan Sukarno Hatta – Buah Batu Bandung dengan menggunakan metode simulasi komputer dengan perangkat lunak Pro Model. Ada tiga alternatif solusi masalah ini yaitu mengubah durasi lampu merah dan hijau, menambah jalur jalan baru, atau membuat jalan layang. Pengubahan durasi lampu merah dan hijau hanya akan mengurangi waktu tempuh mobil dari rata-rata 10,5 menit menjadi 8,9 menit (85% dari waktu tempuh  sebelumnya). Penambahan satu jalur pada setiap jalan hanya akan mengurangi waktu tempuh kendaraan dari rata-rata 10,5 menit menjadi 7,7 menit (73% dari waktu tempuh sebelumnya). Pembuatan jalan layang satu arah di Jalan Sukarno Hatta merupakan solusi terbaik, karena mengurangi waktu tempuh kendaraan untuk dari rata-rata 10,3 menit menjadi 3,2 menit. Terjadi perubahan signifikan, waktu tempuh tinggal 32% dari waktu tempuh sebelumnya.
Pemanfaatan Robot Picobot dalam Rehabilitasi Pasca Stroke melalui Edukasi dan Peningkatan Literasi Teknologi Kesehatan Kamelia Quzwain; Dimas Adiputra; Aisyah Novfitri; Sevierda Raniprima; Levy Olivia Nur; Christanto Triwibisono
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 7 No. 2 (2026): Edisi Mei - Agustus
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v7i2.8907

Abstract

Stroke merupakan salah satu determinan utama disabilitas jangka panjang di Indonesia, dengan manifestasi klinis yang berdampak pada lebih dari dua juta penyintas pada kategori usia 15 tahun keatas. Akselerasi pemulihan pasca stroke kerap kali terkendala oleh beberapa faktor krusial, meliputi keterbatasan aksesibilitas terhadap pelayanan rehabilitasi profesional, beban finansial terapi yang tinggi, serta rendahnya penetrasi literasi teknologi kesehatan di lingkungan komunal.Sebagai bentuk intervensi, kegiatan pengabdian kepada masyarakat (pengmas) ini diinisiasi dengan tujuan mengeskalasi literasi teknologi kesehatan sekaligus kualitas hidup para penyintas melalui program pelatihan Picobot (Physiotherapy Collaborative Robot), sebuah inovasi teknologi robotik yang dikembangkan oleh Universitas Telkom (Kampus Surabaya). Bekerja sama dengan Yayasan Kawan Stroke Indonesia (KASI), kegiatan ini diselenggarakan pada 12 April 2026 di Sarinah kawasan Car Free Day (CFD) Jakarta. Pendekatan metodologis yang diterapkan mencakup edukasi kesehatan, demonstrasi teknis serta pengukuran kepuasan melalui instrumen kuesioner. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa seluruh partisipan, termasuk penyintas dengan hambatan mobilitas akut, menunjukkan tingkat pemahaman dan keterampilan operasional yang baik terhadap Picobot dimana ditunjukkan dengan 81,18% responden menyatakan Sangat Setuju (SS) bahwa kegiatan pengmas ini mudah dipahami dan relevan antara kebutuhan peserta dan materi yang disampaikan. Secara konklusif, program ini berpotensi menjadi acuan baku bagi model pemberdayaan masyarakat berbasis teknologi robotik yang dapat diimplementasikan secara masif di wilayah lain.