Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Analisis Rotasi Bahu dan Pronasi Lengan Bawah pada Olahraga Pickleball Sihombing, Librahman; Hutasuhut, Rifki Fadillah; Febrian, Muhammad Rio; Berutu, Muhammad Rizki; Prima, Asep; Matondang, Mahmuddin
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol 3, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v3i2.7247

Abstract

Pickleball merupakan olahraga raket yang relatif baru berkembang di Indonesia. Teknik servis menjadi elemen fundamental yang menentukan jalannya permainan. Gerakan servis melibatkan rantai kinetik tubuh dengan dua komponen biomekanis utama, yaitu rotasi bahu dan pronasi lengan bawah. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran rotasi bahu dan pronasi lengan bawah dalam menghasilkan servis yang efektif, baik dari segi kekuatan maupun akurasi. Penelitian dilakukan secara eksperimen dengan melibatkan dua subjek yang dianalisis menggunakan video berkecepatan tinggi dan software Kinovea. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rotasi bahu berperan sebagai penghasil tenaga utama, sementara pronasi lengan bawah menentukan arah dan kecepatan bola. Sinkronisasi keduanya terbukti memengaruhi kualitas servis sekaligus berpotensi mengurangi risiko cedera.
Pengaruh Power Otot Biceps Terhadap Passing Dalam Olahraga Hockey Sinuhaji, Wasit Pepayosa; Padang, Delima Lena; Siantutri, Tri Yuyanti; Damanik, Kristian Pranata; Satria, Danish; Mahmuddin, Mahmuddin; Prima, Asep
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol 3, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v3i2.7188

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh power otot biceps terhadap kemampuan passing dalam olahraga hockey. Passing merupakan keterampilan dasar yang sangat penting dalam permainan hockey karena menentukan efektivitas serangan maupun pertahanan tim. Power otot biceps, sebagai salah satu otot utama lengan atas, berperan penting dalam menghasilkan kekuatan dan kecepatan dorongan saat melakukan passing. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan eksperimen, dengan subjek penelitian dua orang atlet pelatda Sumatera Utara. Instrumen penelitian meliputi tes fisik untuk mengukur power otot biceps serta tes keterampilan untuk menilai kualitas passing. Hasil penelitian diharapkan dapat menunjukkan adanya kontribusi signifikan power otot biceps terhadap kecepatan dan akurasi passing dalam hockey. Temuan ini diharapkan dapat memberikan manfaat praktis bagi pelatih dalam menyusun program latihan yang lebih spesifik untuk meningkatkan performa atlet, sekaligus memberikan kontribusi teoretis dalam pengembangan ilmu keolahragaan.
Analisis Biomekanika Pengaruh Latihan Push Up Terhadap Kemampuan Chest Pass Dalam Olahraga Basket Untuk Pemula Silaen, Joy Anju Andreas; Tarigan, Juni; Siahaan, Dean; Sitinjak, Indrian; Matondang, Mahmudin; Prima, Asep
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol 3, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v3i2.7268

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk analisis biomekanika dan mengetahui bagaimana Latihan push up dapat berpengaruh terhadap kemampuan chest pass pada olahraga bola basket untuk pemula. Latihan push up dipilih pada penelitian ini karena push up melatih otot dada, otot lengan, dan otot bahu yang tentu terpakai saat melakukan chest pass. Pada penelitian kali ini ada dua sampel. Sampel pertama mendapat program Latihan push up selama satu bulan dan melakukan Latihan push up, sebanyak empat kali dalam seminggu. Kemudian sampel kedua tidak melakukan atau mendapat program Latihan push up seperti pada sampel pertama. Lalu kemampuan chest pass mereka akan diukur dan dianalisis menggunakan rekaman video dari Hp dan Kinovea sebagai aplikasinya. Setelah melakukan tes diharapkan hasilnya menunjukkan apakah dengan program Latihan push up dapat memengaruhi kemampuan chest pass dalam olahraga bola basket. Oleh sebab itu penelitian ini bisa dijadikan acuan bagi pemain basket yang baru belajar dan pelatih dalam membuat program Latihan fisik yang efektif dan bermanfaat untuk menambah kemampuan dalam olahraga basket.
ANALISIS BIOMEKANIKA TENDANGAN ROUNDHOUSE KICK PADA ATLET MUAYTHAI MENGGUNAKAN APLIKASI KINOVEA Mahmuddin, Mahmuddin; Prima, Asep; Panjaitan, Hemaliani Jouys; Simorangkir, Honey Andruel; Limbong, Refaga; Pasaribu, Surya Pilkada
Jambura Journal of Sports Coaching Vol 8, No 1 (2026): Januari
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37311/jjsc.v8i1.34718

Abstract

Analisis biomekanika digunakan untuk mengkaji hubungan antara sudut rotasi pinggul, kecepatan, dan estimasi power pada gerakan tendangan Roundhouse Kick. Penggunaan aplikasi Kinovea memungkinkan pengukuran objektif parameter kinematika tersebut melalui analisis video gerak atlet Muaythai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik biomekanika tendangan Roundhouse Kick pada atlet Muaythai menggunakan aplikasi Kinovea. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan analisis video gerak. Subjek penelitian adalah seorang atlet Muaythai tingkat daerah yang dipilih secara purposive. Variabel yang dianalisis meliputi sudut rotasi pinggul, kecepatan tendangan, dan estimasi power tendangan. Data diperoleh dari lima repetisi tendangan Roundhouse Kick yang direkam dari sisi lateral, kemudian dianalisis menggunakan aplikasi Kinovea. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kecepatan dan estimasi power tendangan dari repetisi pertama hingga keempat, dengan performa terbaik pada repetisi keempat yang mencapai kecepatan 8,0–8,5 m/s dan estimasi power sebesar 3500–4500 watt. Analisis biomekanika menunjukkan bahwa sudut rotasi pinggul sekitar ±80° berperan penting dalam meningkatkan efektivitas tendangan melalui transfer energi yang lebih optimal. Penelitian ini menegaskan pentingnya peran rotasi pinggul dan konsistensi teknik dalam menghasilkan tendangan Roundhouse Kick yang cepat dan bertenaga pada atlet Muaythai.
ANALISIS OTOT QUADRICEPS FEMORIS TERHADAP FLEKSIBILITAS DAN KONTROL GERAKAN KAKI TAEKWONDO Bernatdinus Rahmat Telaumbanua; Nada Misva Sebayang; Sandrina Malakiano Naibaho; Revaldo Stevanus sinaga; Mahmudim Matondang; Asep Prima
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 03 (2025): Volume 11 No. 03 September 2025 In Order
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i03.8331

Abstract

This study aims to analyze the influence of the quadriceps femoris muscle on the flexibility and control of leg movements in Taekwondo athletes. The approach used is descriptive quantitative research combined with a review of biomechanics and sports physiology literature. The research subject is a single Taekwondo athlete, Ahmad Jibril (20 years old; height 167 cm; weight 67 kg), who underwent quadriceps strengthening training for two weeks with three main exercise variations: squats, lunges, and vertical leg kicks. Data were collected through knee movement angle measurements using a goniometer and video observation. The results show an increase in flexibility angles from an average of 82.4° to 169.5°, as well as more stable movement control in the ap chagi and dollyo chagi kicks. Literature review supports these findings, indicating that the strength and flexibility of the quadriceps muscles have a positive correlation with the speed and accuracy of kicks. It can be concluded that quadriceps strengthening exercises The quadriceps femoris has a significant effect on improving flexibility and leg movement control in Taekwondo athletes.
Penerapan Protokol RAMP dan Teknologi Analisis Kinerja untuk Peningkatan Performa Pemain Sepakbola Gumarang FC Medan Asep Prima; Ardi Nusri; Reisy Tane; Yan Indra Siregar; Haris Kurniawan
Jurnal Pengabdian dan Peningkatan Mutu Masyarakat (Janayu) Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian dan Peningkatan Mutu Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/janayu.v7i1.43198

Abstract

Purpose – The purpose of this community service is to improve physical readiness, minimize injuries, and enhance player evaluation quality at Gumarang FC Medan by applying the RAMP warm-up protocol, implementing structured trial management, and using ONCE Sport performance analysis technology. Design/methodology/approach – The activities included socialization, theoretical and practical training, and direct implementation of the RAMP protocol and ONCE Sport technology during training and trial matches. Data were collected using a Likert scale questionnaire and analyzed descriptively to assess coaches' perceptions of the program's effectiveness. Findings – The results show that coaches perceive the RAMP protocol as highly effective (mean 4.56), easy to implement (mean 4.38), and effective in improving physical readiness (mean 4.63) and reducing the risk of injury (mean 4.75). ONCE Sport technology was considered useful (mean 4.44), fairly easy to use (mean 4.13), and very helpful in evaluating players (mean 4.50). RAMP improved agility, speed, and endurance, and ONCE Sport provided objective, data-based evaluations. Originality/value – This community service integrated evidence-based warm-up protocols and performance analysis technology into local soccer clubs. It provides a model that can be replicated by clubs with limited resources to improve training quality and player evaluation.
REVITALISASI PERMAINAN TRADISIONAL MELALUI POJOK MAIN: UPAYA PELESTARIAN BUDAYA LOKAL DAN PENGUATAN KARAKTER SISWA DI SDN 104245 TUMPATAN Bunga Ananda; Siti Chairunisa; Asep Prima
GOVERNANCE: Jurnal Ilmiah Kajian Politik Lokal dan Pembangunan Vol. 13 No. 2 (2026): 2026 Februari
Publisher : Lembaga Kajian Ilmu Sosial dan Politik (LKISPOL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56015/gjikplp.v13i2.675

Abstract

The rapid development of digital technology has led children to prefer gadget-based games rather than traditional ones that are rich in cultural values. This situation threatens the continuity of local cultural heritage and weakens children’s social character development. The Traditional Play Corner program at SDN 104245 Tumpatan serves as an effort to revitalize traditional games in an educational setting. This article aims to describe the implementation strategy and benefits of the Play Corner program in preserving local culture and strengthening students’ character. This study employs a literature review approach by analyzing various relevant sources on traditional games, character education, and local wisdom-based learning. The findings indicate that Play Corner enhances social interaction, fosters responsibility, sportsmanship, and cooperation among students, while also nurturing appreciation for local culture. Revitalizing traditional games provides an effective means to instill cultural values and national character from an early age.
Acute effect of functional exercise through the use of battle rope on skeletal muscles of tennis court student-athletes Mahmuddin; Prima, Asep; Siahaan, David; Ardilla, Rafika
Journal Sport Area Vol 9 No 2 (2024): August
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/sportarea.2024.vol9(2).14658

Abstract

Background Problems: There has not been much research on how exercise strategies affect muscle soreness and activation patterns. Research Objectives: This study examines the acute effects of rope-based functional training on muscle group pain response in student athletes at the Faculty of Sport Science, Universitas Negeri Medan tennis court. Methods: An experimental method and a pre-post-test time series design were used for analysis. Seven samples were selected using purposive sampling. All participants engaged in a warm-up, a central phase of rope training with a maximum of three sets per exercise, ten hand swing repetitions, a one-minute break between sets, and a cooling phase. Three 100-mm VAS and painometer data collection sessions were conducted. At a 0.05 significance level, the research data was examined using one-way ANOVA for normal data and Friedman for aberrant data. Both studies used SPSS 16.0. Findings and Results: The trial demonstrated that rope training induces soreness in all working muscles. However, no muscle group exhibited discomfort above 50 mm. Conclusion: In order to optimally activate muscles, determine exercise doses and blood lactate levels in relation to muscle discomfort, it is necessary to understand how battle rope training reduces muscular soreness and improves muscle activation in student-athletes on the tennis court. This understanding can inform the development of personalised training programmes and injury prevention techniques.