Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Make A Match untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa Abdul Latif; Haryati Ahda Nasution; Desniarti Desniarti; Ummi Aulia; Afifah Tamimi
Journal on Education Vol 6 No 4 (2024): Journal on Education: Volume 6 Nomor 4 Mei-Agustus 2024
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v6i4.6247

Abstract

This research is motivated by low student learning outcomes caused by minimal interaction between students and lack of active participation in the learning process. As part of our endeavour to enhance classroom learning, we seek to assess how the Make a Match cooperative learning paradigm affects students' arithmetic ability. Classroom Action Research (PTK) is the methodology used. The academic year 2024–2025 saw the research team from SMA Negeri 10 Medan doing their studies, with the research subjects being class XI IPA 4 students, namely 33 students, consisting of 13 men and 20 women. The research results show an increase in learning outcomes, especially in the material Deriving Algebraic Functions. In cycle I, 20 students achieved the KKM score (≥75) and 13 students did not achieve it. In cycle II, 26 students reached the KKM and 7 students did not. There was an increase of 18.18% from 6 students who previously did not reach the KKM. This shows the effectiveness of the Make a match cooperative learning model in improving student learning outcomes.
Peningkatan Hasil Belajar Matematika Menggunakan Model Pembelajaran Problem Based Learning di Kelas XI IPA 1 SMAN 10 Medan Zalmira Aidina Barus; Haryati Ahda Nasution; Nurhafni Siregar; Ummi Aulia; Abdul Latif
Journal on Education Vol 6 No 4 (2024): Journal on Education: Volume 6 Nomor 4 Mei-Agustus 2024
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v6i4.6248

Abstract

Students' poor performance in mathematics is influenced by the teacher's incompetence in designing an engaging learning environment. This study's overarching goal is to enhance the mathematical knowledge of SMA Negeri 10 Medan's IPA 1 students in the eleventh grade by using the Problem Based Learning paradigm. This study uses Classroom Action Research (PTK), a research technique that has been used in two research cycles. The four phases of research in each cycle are preparation, execution, evaluation, and reflection. In this study, 36 students (16 males and 20 females) from class XI IPA 1 of SMA Negeri 10 Medan participated. In order to gather data, we used observation and a 5-question fill-out exam. Percentage computations were used in the data analysis method. The research results showed that student learning outcomes in cycle I averaged 71.94 with classical completion at 55.55%. Meanwhile, learning outcomes in cycle II averaged 82.22 with classical completeness of 83.33%. Results show that classical learning outcomes have improved, leading us to believe that PBL (Problem Based Learning) Learning Model may help students in Science 1 of class XI at SMA Negeri 10 Medan learn more mathematics.
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Two Stay Two Stray untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika XI IPA 3 SMAN 10 Medan Siti Rahmah; Haryati Ahda Nasution; Cut Latifah Zahari; Ummi Aulia; Yofita Ningtias
Journal on Education Vol 6 No 4 (2024): Journal on Education: Volume 6 Nomor 4 Mei-Agustus 2024
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v6i4.6249

Abstract

Class XI IPA 3 students at SMA Negeri 10 Medan will be using the TSTS cooperative learning paradigm to enhance their mathematical learning results. A total of thirty-two students participated in the research, which used Classroom Action Research (CAR). Conducted in two cycles, each cycle includes two sessions using the TSTS model and one session for evaluation. Data were collected through observations of teacher and student activities, as well as learning outcome tests. From the first to the second cycle, the findings demonstrate that both the teacher's and the students' actions significantly improve. During iteration two, teacher activity reached the "very good" category with an average score of 40 and a percentage of 90.90%. Student activity also improved to the "very good" category, with increased interest, attention, participation, and presentation. Student achievement significantly increased, with the average score rising from 77.34 in the first cycle to 86.56 in the second cycle. Another positive change was the increase in the percentage of students who reached mastery, which went from 65.625% to 93.75% between the two cycles. The implementation of the TSTS cooperative learning model has proven effective in enhancing student participation, interaction, and collaboration, as well as helping them better understand the subject matter.
Meningkatkan Kemampuan Pemahaman Matematis Siswa Melalui Model Problem Based Learning di SMA Negeri 2 Medan Yusni Utami; Hidayat Hidayat; Haryati Ahda Nasution; Yuki Indayanti
Journal on Education Vol 6 No 4 (2024): Journal on Education: Volume 6 Nomor 4 Mei-Agustus 2024
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v6i4.6353

Abstract

Mathematics is a vital discipline, yet it is often considered complicated by students. This results in their low mathematical understanding, which is very important in learning mathematics to solve problems more easily and relate the concepts understood. “This study used a class action research method (PTK) on students of class XI IPA-3 SMA Negeri 2 Medan in the 2023/2024 academic year, totaling 36 people. In this study, data were collected through observation sheets, learning outcome tests, and documentation to evaluate the mathematical understanding ability of students in class XI-IPA 3 at SMA Negeri 2 Medan. The results showed a significant improvement after the application of the Problem Based Learning (PBL) learning model, as seen from the results of the initial ability test, cycle I test, and cycle II test”.
Sosialisasi Pemanfaatan Lingkungan di Sekitar Sekolah Sebagai Sumber Belajar di Yayasan Pendidikan Hafnan Simbolon Nurdalilah, Nurdalilah; Nasution, Haryati Ahda; Wardani, Hizmi; Ramadhani, Ramadhani; Sujarwo, Sujarwo; Desniarti, Desniarti
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 6 (2023): November 2023 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v3i6.507

Abstract

Yayasan Pendidikan Hafnan Simbolon terdiri dari tingkat satuan pendidikan dari TK sampai SMP yang berlokasi di Kecamatan Patumbak Kabupaten Deli Serdang. Jumlah guru di Yayasan Pendidikan Hafnan Simbolon berjumlah 15 orang.  Dalam konteks sumber belajar, guru bukanlah satu-satunya sumber belajar serta tidak hanya belajar teori-teori dari buku saja. Lingkungan sekolah dapat dimanfaatkan menjadi sumber belajar. Pemanfaatan lingkungan sekolah agar siswa diberikan kesempatan yang seluas-luasnya untuk aktif menggali informasi tentang segala sesuatu yang ada disekitarnya dan kemudian dihubungkan dengan pembelajaran yang ada disekolah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mensosialisasikan pemanfaatan lingkungan sekolah sebagai sumber belajar, karena lingkungan merupakan sumber belajar yang kaya dan menarik untuk siswa dalam peroses belajar. Peserta kegiatan PKM adalah guru-guru di Yasayan Pendidikan Hafnan Simbolon. Kegiatan dimulai dengan mengurus perizinan dan persiapan. Pelaksanaan PKM dilakukan melalui metode presentasi, evaluasi dengan memberikan kuisoner, dan melakukan refleksi. Hasil yang diperoleh dari kegiatan sosialisasi dapat meningkatkan pengetahuan  sebesar 86,75% dengan kategori baik.
Pelatihan Penggunaan VideoScribe Untuk Meningkatkan Keterampilan Guru Dalam Mengembangkan Media Pembelajaran di SD Swasta Darussalam Desniarti, Desniarti; Nurdalilah, Nurdalilah; Nasution, Haryati Ahda; Wardani, Hizmi; Ramadhani, Ramadhani
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2024): Juli 2024 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v4i4.563

Abstract

Peningkatan kemampuan guru harus dilakukan dengan pelatihan dalam pengembangan media pembelajaran. Berdasarkan hasil wawancara dengan Kepala Sekolah dan beberapa orang guru SD IT Darrusalam diperoleh informasi bahwa jumlah guru di sekolah tersebut ada 9 orang dan jumlah ruangan kelas ada 6 ruangan. Kurikulum yang digunakan adalah K.13. Proses kegiatan belajar mengajar dilaksanakan pada pagi hari. Siswa /siswi SD IT Darrusalam  berjumlah 122 orang. Mayoritas penduduk masih taraf ekonomi rendah sampai menengah dimana masih banyak dari wali murid yang bekerja sebagai buruh dan wiraswasta. Di SD Swasta IT Darrusalam  guru – gurunya belum punya wawasan dan pengetahuan dalam mengembangkan dan menggunakan media pembelajaran yang berbasis IT. Hal ini dikarenakan kurangnya pengetahuan mereka tentang penggunaan aplikasi – aplikasi sebagai media pembelajaran. Metode yang digunakan masih metode ceramah serta fasilitas yang masih kurang memadai.
Analisis Kesulitan Siswa Ditinjau dari Gaya Kognitif Field Independent dan Field Dependent Ginting, Sri Defina; Nasution, Haryati Ahda
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 8 No 1 (2024): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 8 Nomor 1
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v8i1.3063

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis kesulitan siswa dalam pemecahan masalah matematika materi barisan dan deret aritmatika ditinjau dari gaya kognitif field independent (FI) dan gaya kognitif field dependent (FD) di kelas XI SMA Negeri 21 Medan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian ini berlokasi di SMA Negeri 21 Medan. Penelitian ini melibatkan siswa kelas XI IPA 1 yang berjumlah adalah 35 siswa. Prosedur pengumpulan yang digunakan, yaitu tes Geft, tes pemecahan masalah, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan, yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Dari hasil penelitian diketahui terlihat bahwa peserta didik dengan gaya kognitif FI lebih cepat mengingat kembali materi yang telah disampaikan oleh guru. peserta didik dengan gaya kognitif FD tidak dapat menentukan rencana dan tidak dapat menentukan rumus yang digunakan untuk menyelesaikan masalah. Secara keseluruhan terlihat bahwa peserta didik dengan gaya kognitif FD kurang dalam mengingat kembali materi yang disampaikan oleh guru.
PENGGUNAAN MEDIA PAPAN PINTAR TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA PESERTA DIDIK SD Wahyuni, Ratna; Nasution, Haryati Ahda
ALGORITMA: Journal of Mathematics Education Vol 6, No 2 (2024): ALGORITMA Journal of Mathematics Education
Publisher : Faculty of Educational sciences, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/ajme.v6i2.42756

Abstract

AbstractLearning media is very important to bridge abstract Mathematics concepts into a more concrete form. This study aims to examine the impact of using smart board media on mathematics learning outcomes in elementary school, especially on multiplication and division materials. This study uses quantitative data as the type of data. Quantitative data collection was conducted using a test that adopted a pretest and posttest with a control group design to obtain the data. The results showed the impact of using smart board media on math learning achievement. The results showed that the learning outcomes of the experimental class increased more significantly than the control class, with a difference of 7.41. This difference indicates the influence of the learning media applied to students, affecting their learning outcomes. Furthermore, the calculated t value of 2.617 was obtained in the hypothesis test, which is greater than the t table, which is 2.005, so the hypothesis test is accepted. This result confirms that the smart board media effectively improves learners' numeracy skills, especially in multiplication and division. Abstrak Media pembelajaran memiliki peran penting dalam menjembatani konsep matematika yang abstrak menjadi lebih konkret. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penggunaan media papan pintar terhadap hasil belajar matematika siswa sekolah dasar, khususnya pada materi perkalian dan pembagian. Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimen dengan metode posttest only design. Sampel Penelitian ini terdiri dari 30 orang peserta didik pada kelas eksperimen dan 26 orang peserta didik pada kelas kontrol. Data dikumpulkan melalui instrument tes yang telah divalidasi. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji t. Hasil penelitian menunjukkan pencapaian hasil belajar siswa di kelas eksperimen dan kelas kontrol dengan selisih rata-rata sebesar 7,41. Uji hipotesis menghasilkan nilai t sebesar 2,617 dengan signifikansi 0,05. Dapat disimpulkan bahwa media papan pintar efektif digunakan dalam meningkatkan kemampuan numerasi siswa. Temuan ini menegaskan pentingnya penggunaan alat pembelajaran inovatif dalam meningkatkan keterlibatan dan pemahaman siswa terhadap matematika.
PENGARUH PENGGUNAAN ALAT PERAGA PUZZLE TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA PADA MATERI PECAHAN DI SEKOLAH DASAR Wahyuni, Ratna; Nasution, Haryati Ahda
MES: Journal of Mathematics Education and Science Vol 10, No 2 (2025): Edisi April
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/mes.v10i2.11778

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan alat peraga puzzle terhadap hasil belajar matematika pada materi pecahan di Sekolah Dasar. Penelitian ini menggunakan desain kuasi-eksperimen dengan metode Nonequivalent Control Group Design. Sampel penelitian terdiri dari 59 siswa kelas IV yang dibagi menjadi kelas eksperimen dan kelas kontrol. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes pretest dan posttest, kemudian dianalisis menggunakan uji normalitas, homogenitas, dan uji-t untuk menguji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar matematika siswa yang menggunakan alat peraga puzzle dengan yang tidak menggunakan. Rata-rata nilai posttest kelas eksperimen (80,00) lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol (69,66) dengan nilai signifikansi 0,000 (0,05). Dengan demikian, penggunaan alat peraga puzzle efektif dalam meningkatkan hasil belajar matematika pada materi pecahan. Penelitian ini menyarankan agar guru dapat memanfaatkan media pembelajaran interaktif seperti puzzle untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa.
PENINGKATAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS DAN MINAT BELAJAR SISWA DENGAN MODEL PBL BERBASIS ETNOMATEMATIKA Lutfitasari, Devi; Nasution, Haryati Ahda; Ramadhani, Ramadhani
SIGMA Vol 11, No 1 (2025): SIGMA
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53712/sigma.v11i1.2710

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan memecahkan masalah matematis dan minat belajar siswa melalui model pembelajaran PBL berbasis etnomatematika pada materi bangun datar. Metode pada penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan true exsperimenal dimana dalam penelitian ini diambil dua kel;as yaitu kelas eksperimen dan kelas titit sebagai perbandingan. Penelitian ini menggunakan uji-t sebagai uji instrumen penelitian, hasil uji-t menunjukkan thitung > t tabel pada tingkat signifikansi 5% atau 0,05 (3,464 > 2,008), sehingga hipotesis alternatif H a diterima dan H 0 ditolak. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa dalam penelitian ini mengindikasikan adanya peningkatan kemampuan siswa dalam menyelesaikan masalah matematika pada mareri bangun datar melalui penerapan model Problem Based Learning yang berbasis etnomatematika.