Boedi Setya Rahardja
Departemen Akuakultur, Fakultas Perikanan Dan Kelautan Universitas Airlangga, Surabaya, Jawa Timur, Indonesia

Published : 72 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Perikanan

STUDI BIOAKUMULASI LOGAM BERAT (Pb, Cd, DAN As) PADA RUMPUT LAUT (Caulerpa racemosa) DARI TAMBAK TRADISIONAL DI BRONDONG, LAMONGAN Cindi Koes Farizky; Mirna Fitriani; Nuning Vita Hidayati; Boedi Setya Rahardja; Sapto Andriyono
Jurnal Perikanan Unram Vol 12 No 4 (2022): JURNAL PERIKANAN
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jp.v12i4.401

Abstract

Rumput laut (Caulerpa racemosa) merupakan salah satu makroalga yang memiliki kemampuan untuk mengakumulasi logam berat, sehingga dijadikan sebagai bioindikator pencemaran lingkungan. Wilayah pesisir Lamongan, termasuk di Kecamatan Brondong terdapat berbagai kegiatan industri. Buangan limbah kegiatan industri tersebut akan meningkatkan resiko pencemaran logam berat. Metode penelitian yang digunakan adalah observasi dengan analisis Inductively Coupled Plasma Mass Spectrometry (ICP-MS). Analisis data yang digunakan yaitu kuantitatif dengan perhitungan berdasarkan Geo-Accumulation Index (Igeo), Contamination Factor (CF), dan Bio Concentration Factor (BCF). Hasil penelitian menunjukkan bahwa rumput laut (C. racemosa), air, dan sedimen dari tambak tradisional di Brondong, Lamongan mengandung logam berat (Pb, Cd, dan As) dengan konsentrasi yang rendah. Rata-rata konsentrasi Pb, Cd, dan As pada rumput laut (C. racemosa) berturut-turut adalah 0,0901 mg/kg, 0,0124 mg/kg, dan 0,2357 mg/kg. Konsentrasi Pb dan Cd pada air tidak terdeteksi, sedangkan rata-rata konsentrasi As pada air adalah 0,0158 mg/l. Konsentrasi Pb, Cd, dan As pada sedimen berturut-turut adalah 12,3 mg/kg, 0,171 mg/kg, dan 3,74 mg/kg. Nilai Igeo dan CF menunjukkan bahwa logam berat (Pb, Cd, dan As) mengindikasikan tingkat pencemaran dan tingkat kontaminasi yang rendah (0<Igeo<1 dan CF<1). Nilai BCF yang rendah juga menunjukkan bahwa tingkat akumulatif rumput laut (C. racemosa) dikategorikan rendah (BCF<100). Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat diketahui bahwa tambak tradisional di Brondong, Lamongan tergolong aman untuk dilakukan kegiatan budidaya rumput laut (C. racemosa).
STUDI AKUMULASI LOGAM BERAT Pb, Cd, As PADA UDANG JERBUNG (Fenneropenaeus merguiensis) DARI TAMBAK TRADISIONAL Muhammad Syahrian; Nuning Vita Hidayati; Mirna Fitrani; Boedi Setya Rahardja; Sapto Andriyono
Jurnal Perikanan Unram Vol 13 No 2 (2023): JURNAL PERIKANAN
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jp.v13i2.500

Abstract

Lamongan merupakan wilayah pesisir yang memiliki potensi dalam pengembangan produk perikanan khususnya air laut dan air payau. Selain banyak digunakan sebagai lokasi tambak budidaya, wilayah pesisir utara ini juga banyak digunakan sebagai sentra industri yang mana akan membuang banyak limbah dan dapat mempengaruhi kualitas air pada perairan. Pencemaran perairan dapat berdampak pada kondisi kesehatan biota serta kualitas produk perikanan yang dihasilkan. Salah satu limbah yang memiliki sifat racun dan berbahaya bagi makhluk hidup adalah logam berat seperti timbal (Pb), kadmium (Cd), dan arsenik (As) yang tergolong polutan yang tidak dapat terdegradasi dan jika terakumulasi di lingkungan perairan akan berpotensi merusak rantai makanan dan menjadi kontaminan bagi organisme akuatik. Pada penelitian ini digunakan udan jerbung (Fenneropenaeus merguiensis) sebagai objek penelitian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya akumulasi logam berat pada udang jerbung dan tersebut kemudian dianalisis menggunakan Geo-Accumulation Index (Igeo), Contamination Factor Index (CF), dan Bio-Concentration Factor (BCF). Penelitian yang dilakukan ini termasuk penelitian dengan metode study observation dengan rancangan deskriptif. Sampel udang jerbung yang didapat diujikan di Laboratorium Unit Pelayanan Terpadu Pengujian Mutu dan Pengembangan Produk Kelautan dan Perikanan (UPT PMP2KP). Hasil yang didapat dari pengujian laboratorium menunjukkan akumulasi logam berat pada udang jerbung dengan nilai 0,0465 mg/kg untuk timbal (Pb); 0,0035 mg/kg untuk kadmium (Cd), dan 0,8229 mg/kg untuk arsenik. Pada pemeriksaan sampel air diperoleh nilai 0,0158 mg/kg akumulasi logam berat arsenik (As), sedangkan untuk pemeriksaan pada sedimen menunjukkan hasil tertinggi adalah 12,30 mg/kg untuk logam berat timbal (Pb) dan terendah 0,0171 mg/kg untuk logam berat kadmium (Cd).
Co-Authors A. Shofy Mubarak A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abdul Manan Abdul Manan Ade Wahyu Pratama Adriana Monica Sahidu Agus Nazarudin Yahya Agustono - Agustono . Agustono Agustono Agustono Agustono Agustono Agustono Ahmad Nizar Fanani Aisyah Afrianti Akbar Falah Tantri Akhmad Syafroni Affandi Akhmad Taufiq Mukti Alanosi Noor Muhammad Alma Ika Fatmawati Andry Wijayanto Angga Bahtera Siswanto Ardiany, Mega Fitria Ayu Herdianti Primashita Baskara Adam Saleh Budiana Budiana Cahyani Prasetyawati, Fatimah Chandra Bagas Swastika Bagas Cindi Koes Farizky DARMAWAN SETIA BUDI Denny Setiabudi Denta Batara Kusuma Hendra Devieta Sari Dian Viva Aurora Mayori Dwi Ernawati Ellavida Anindya Endah Sih Prihatini Endang Dewi Masithah Esti Sudaria Ulfah Faisol Mas’ud Fajar Septian Aji Fani Fariedah Farah Nabilah Farizka Vinka Trinendyah Farizky, Cindi Koes Febryan Adi Sukoco Fitria Yusmita Sari Fitriani, Mirna Friska Marsyalita Fuquh Rahmat Shaleh Gaby Stephani Rohy Gunanti Mahasri Hanif Azhara, Muhammad Hari Suprapto Hartik Hartik Ike Yunita Indra Swari Indah Permata Sari Intan Cahyarini Kamiliya Zahrah Taher Khilyatun Nisak Kurnia Ayu K. W Lailatul Lutfiyah, Lailatul Laksmi Sulmartiwi Laksmi Sumartiwi M Ervany Eshmat M. Arief Mahiastuti Tribuana Tungga Dewi Maya Kartika Eismaputeri Mega Fitria Ardiany Mirna Fitrani Mirna Fitrani Mirna Fitrani Mirna Fitrani Mirna Fitriani Mizar Desrialdi Moch Saad Mochamad Rendy Sety0 Budi Mochammad Amin Alamsjah Mohammad Faizal Ulkhaq Muhamad Amin Muhammad Arief Muhammad Arief Muhammad Nur Faith Zulkarnain Muhammad Syahrian Naila Budiatin Wahyu Mufidah Nanuk Qomariyah Nizar Fanani, Ahmad Nuning Vita Hidayati Nuning Vita Hidayati Nuning Vita Hidayati Nurita Wahyuni Ongky Wijaya Permana Sulistyo Rini Prayogo Prayogo Prayogo Prayogo Prayogo Primashita, Ayu Herdianti Pursetyo, Kustiawan tri Putri Alia Paramitha Rahayu Kusdarwati Rani Andrianti Ekaputri Rena Wilis Putri Reysa Sasmaya Wahyadyatmika Reza Nurhuda Rodhiatul Ardiani Rr. Juni Triastuti Sapto Andriyono Silvi Hardiyana Singgih Aditama Siti Nurafifah Suciyono, Suciyono Sudarno Sudarno Syahrian, Muhammad Syarifa Bintang Maharani Tri Nadya Olyvia Kerin Hardianie Vega Chrisnawati W. Angan Indrawan Wahyuni, Nurita Widy Ayunanti Wiku Bakti Bawono WINARTI WINARTI Woro Hastuti Setyantini Yudi Cahyoko Yulian Cindra Eka Pradana Yusuf Bangun Lastianto Yusuf Taufik Hidayat