Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS CURAH HUJAN MAKSIMUM WILAYAH DELI SERDANG BERDASARKANKALENDER HIJRIAH TAHUN 1413 H – 1427 H Miftahul Husnah; Reni Nurjannah; Lailatul Husna Lubis
EINSTEIN (e-Journal) Vol 10, No 2 (2022): EINSTEIN (e-Journal)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (185.372 KB) | DOI: 10.24114/einstein.v10i2.36268

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh nilai maksimum curah hujan dan mengetahui bulan hijriah yang sering terjadi hujan dengan intensitas curah hujan tertinggi dalam kurun waktu 15 tahun (1413 H – 1427 H). Pengolahan data pada penelitian ini dilakukan dengan bantuan program software Microsoft Excel. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai maksimum curah hujan dalam kurun waktu 15 tahun (1413 H – 1427 H) adalah 177 mm yang terjadi pada bulan Syawal 1422 H. Dan  bulan hijriah yang sering terjadi hujan dengan intensitas tinggi dalam kurun waktu 15 tahun adalah Shafar, Rabi’ul Awal, Rabi’ul Akhir, dan Jumadil Awal.
INVESTIGASI PENGARUH VARIASI CODOPING Mn/Fe TERHADAP STRUKTUR KRISTAL ZnO Ridwan Yusuf Lubis; Miftahul Husnah; Lailatul Husna Br Lubis
EINSTEIN (e-Journal) Vol 11, No 1 (2023): EINSTEIN (e-Journal)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.999 KB) | DOI: 10.24114/einstein.v11i1.42754

Abstract

Dilute Magnetic Semiconductors (DMSs) telah menarik banyak perhatian para peneliti sebagai bahan optoelektronik dan spintronik. ZnO merupakan bahan semikonduktor yang bagus sebagai kandidat dalam pembuatan DMS. Logam transisi Mn dan Fe sangat bagus digunakan sebagai doping dalam upaya meningkatkan sifat magnetiknya. Sintesis dari Zn0,98-xMnxFe0,02O dengan material ZnO dicampur dengan codoping Mn/Fe dengan metode solid strate reaction menggunakan shaker milling selama 15 menit, kemudian dilanjutkan dengan pencetakan dan sintering dengan suhu 500oC selama 4 jam. Pengaruh codoping Mn/Fe di investigasi menggunakan XRD. Hasil dari XRD menunjukkan struktur hexagonal wurtzite, Intensitas diffraksi dan parameter kisi a dan c mengalami penurunan dan sudut puncak diffraksi 2θ bergerak kesudut yang lebih tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa ion Mn/Fe tersubtitusi kedalam matriks ZnO tanpa mengubah strukturnya. Dengan meningkatnya konsentrasi codpoing Mn/Fe diyakini akan mempengaruhi sifat magnetnya.
IDENTIFIKASI LITOLOGI MENGGUNAKAN GEOLISTRIK KONFIGURASI WENNER DI DESA LAMA KABUPATEN DELI SERDANG Russell Ong; Hendriwansyah Putra; Ratni Sirait; Lailatul Husna Lubis
EINSTEIN (e-Journal) Vol 10, No 3 (2022): EINSTEIN (e-Journal)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (401.984 KB) | DOI: 10.24114/einstein.v10i3.39514

Abstract

Identifikasi bawah permukaan di Desa Lama dilakukan dengan menggunakan geolistrik konfigurasi wenner untuk mengetahui jenis batuan yang memiliki porositas dan permeabilitas yang cukup tinggi agar dapat ditentukan dalam pembuatan sumur resapan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi bawah permukaaan di Desa Lama Kabupaten Deli Serdang berdasarkan nilai resistvitas dan porositas batuannya. Hasil penelitian menunjukkan terdapat tiga jenis batuan penyusun yaitu batu lempung dengan nilai resistivitas 5,04-13,7  dan tersebar pada jarak 40-170 meter dengan kedalaman 2,58-24,9 meter. Pasir dengan nilai resistivitas 13,7-19,8  dan tersebar pada jarak 15-205 meter dengan kedalaman 2,58-18,5 meter. Kerikil dengan nilai resistivitas 26,6  dan tersebar pada jarak 73-196 meter dengan kedalaman 2,58-10 meter. Jenis batuan yang memiliki porositas tinggi dan mudah dilalui air dengan nilai 20%, permeabilitas (kelolosan) dengan nilai 4100 /hari, nilai resistivitasnya 26,6 . Lapisan ini berada di kedalaman 2,58-10 meter dan tersebar pada jarak 73-196 meter di lokasi penelitian.
ANALISIS PEAK GROUND ACCELARATION WILAYAH SUMATERA UTARA MENGGUNAKAN METODE MC.GUIRRE R.K DAN METODE CAMPBELL Saza Amiroh; Lailatul Husna Lubis; Ratni Sirait
JOURNAL ONLINE OF PHYSICS Vol. 8 No. 2 (2023): JOP (Journal Online of Physics) Vol 8 No 2
Publisher : Prodi Fisika FST UNJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jop.v8i2.20384

Abstract

Sumatera Utara merupakan wilayah yang rentan akan bencana gempa bumi, karena berada pada zona subduksi antar lempeng Indo-Australia yang menunjam miring ke dalam lempeng Eurasia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai percepatan gerakan tanah maksimum dan untuk mengetahui pemetaan percepatan gerakan tanah maksimum agar dapat mengetahui daerah yang rawan akan kerusakan akibat gempa bumi di wilayah Sumatera Utara. Penelitian ini menggunakan dua rumusan empiris dengan metode Mc.Guirre R.K dan metode Campbell untuk mencari nilai percepatan gerakan tanah maksimum di wilayah Sumatera Utara. Hasil dari nilai percepatan gerakan tanah maksimum yang tertinggi untuk metode Mc.Guirre R.K sebesar 127,8771116 gal, dan hasil percepatan gerakan tanah maksimum yang tertinggi menggunakan metode Campbell sebesar 112,573716 gal. Dari hasil percepatan gerakan tanah maksimum dari kedua metode menghasilkan posisi percepatan gerakan tanah maksimum yang sama, yaitu di kota Sibolga yang terletak di kaki pegunungan Bukit Barisan yang membentang di sepanjang Pantai Barat Sumatera Utara dengan kekuatan 5,796666667 Ms dan kedalaman gempa 19,3 Km.
IDENTIFIKASI TINGKAT KERAPUHAN BATUAN (B-VALUE) DENGAN MENGGUNAKAN METODE LIKELIHOOD DI WILAYAH SUMATERA UTARA PERIODE 1990-2021 Ummi Khairani Siregar; Ratni Sirait; Lailatul Husna Lubis
Jurnal Kumparan Fisika Vol. 6 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : Unib Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jkf.6.1.37-46

Abstract

ABSTRAK   Sumatera Utara merupakan salah satu provinsi di Pulau Sumatera yang paling rentan terhadap bencana gempa bumi. Karena terletak pada zona subduksi antara Lempeng Eurasia dan Indo-Australia sehingga menjadi pemicu utama tingginya aktivitas gempa bumi di wilayah tersebut. Data yang dianalisis dalam kurun waktu 31 tahun (1990-2021). Kekuatan gempa bumi  4 SR dan kedalamannya 0 - 300 km. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sebaran b-value, indeks seismisitas, probabilitas, serta periode ulang gempa bumi dengan menggunakan Metode Likelihood. Dari analisis menggunakan software Zmap diperoleh hasil sebaran b-value wilayah Sumatera Utara berkisar antara 0.9 – 1.5 dan untuk a-value berkisar antara 6 – 9 yang diperoleh sangat bervariasi dengan standar deviasi sebesar 0.17. Hasil perhitungan indeks seismisitas pertahun dengan magnitude  4 SR sebesar 0.33. Probabilitas gempa bumi dalam periode 10 - 100 tahun berkisar antara 68.3% - 99.9%. Periode ulang gempa bumi merusak berkisar 8.6 tahun.   Kata kunci : b-value, indeks seismisitas, probabilitas, periode ulang   ABSTRACT   North Sumatera is one of the provinces on the island of Sumatera that is most vulnerable to earthquake. Because it is located in a subduction zone between thr Eurasian and Indo-Australia Plates, it is the main trigger for high earthquake activity in the region. The date were analyzed over a period of 31 years (1990-2021). Earthquake strength > 4 SR and depth 0-300 km. This study aims to determine the distribution of b-values in the North Sumatera region ranged from 0.9 to 1.5 and for a-values ranging from 6 to 9 the results obtained were very varied with a standard deviation of 0.17. The probability of an earthquake in a period of 10-100 years rangers from 68.3% - 99.9%. The return period of a destructive earthquake is about 8.6 years.   Keywords : b-value, seismicity index, probability, return period
IDENTIFIKASI PERCEPATAN TANAH MAKSIMUM DI WILAYAH BENGKULU DENGAN METODE KAWASHUMI Reni Nurjannah; Mulkan Iskandar; Lailatul Husna Lubis
Indonesian Physics Communication Vol 20, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jkfi.20.3.237-242

Abstract

Maximum soil acceleration is the greatest value of increasing soil acceleration caused by a specified period of time. Maximum ground acceleration is very important to do, to reduce the risk due to an earthquake that occurs. This research is expected to be able to determine the value of the largest increase in ground velocity and areas that have the greatest level of possible danger due to ground acceleration using the Kawashumi method. From the after effects of the investigation that has been finished, it is obtained that the maximum ground acceleration value is 661.7182528 gal and it can be seen that Muko-Muko Regency in the Bengkulu region has a risk due to high ground acceleration.
Analysis of Seismotectonic Parameters and Earthquake Return Periods in The Nias Area (1980-2021): Analisis Parameter Seismotektonik dan Periode Ulang Gempa Bumi di Wilayah Nias Tahun 1980-2021 Riski Efrina Siregar; Lailatul Husna Lubis; Ratni Sirait; Novita Sari
JURNAL GEOCELEBES Vol. 7 No. 2: October 2023
Publisher : Departemen Geofisika, FMIPA - Universitas Hasanuddin, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/geocelebes.v7i2.22348

Abstract

The Nias Islands region is an area prone to earthquakes with a very high level of earthquake activity. One reason is the source of the subduction zone which is in the northwest of the Nias Islands. The aim of this work is to determine the b-value, seismic index, and earthquake return period using probabilistic techniques. For the years 1980 to 2021, the Meteorology, Climatology and Geophysics Agency (BMKG) published data with a magnitude of 3-6.7 and a depth (H) of 10-300 Km. The research results obtained by calculating the highest b-value is 0.791 in South Nias district and the highest a-value is in the South Nias district of 3.97. Calculation of the highest seismicity index with a magnitude of 6.7 in South Nias district with a-value of 7.223191 with an earthquake return period of 14 years.
PEMETAAN TINGKAT RAWAN GEMPA BERDASARKAN NILAI PGA (PEAK GROUND ACCELERATION) MENGGUNAKAN METODE MC. GUIRRE R. K DAN DONOVAN Nur Ainun; LAILATUL HUSNA LUBIS; RATNI SIRAIT
JOURNAL ONLINE OF PHYSICS Vol. 8 No. 3 (2023): JOP (Journal Online of Physics) Vol 8 No 3
Publisher : Prodi Fisika FST UNJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jop.v8i3.25480

Abstract

Provinsi Aceh terletak diantara lempeng besar dunia yaitu lempeng Eurasia dan lempeng India-Australia serta sembilan lempeng kecil yang bertemu membentuk jalur-jalur pertemuan yang sangat kompleks. Akibatnya Provinsi Aceh merupakan zona tektonik yang sangat aktif. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui nilai PGA (Peak Ground Acceleration) menggunakan metode mc. Guirre R.k dan Donovan serta mengetahui zonasi tingkat resiko kegempaan di wilayah Aceh. Penelitian ini dilakukan dengan titik koordinat 1˚-5˚ LS dan 95˚-98˚ BT. Data yang digunakan berasal dari USGS dengan magnitudo >5 dan kedalaman (0-70) km. Hasil penelitian yang di peroleh dari PGA (Peak Ground Acceleration) dari metode mc. Guirre R.K sebesar 153,288919 gal dan hasil penelitian dari metode Donovan sebesar 130,5759397 gal. Sedangkan zonasi percepatan tanah maksimum berada di wilayah Kabupaten Pidie Jaya. Pada wilayah tersebut terdapat endapan aluvium dan batuan berusia tersier yang bersifat lunak atau tidak kuat. Sehingga mengakibatkan wilayah tersebut rawan kegempaan.
PENERAPAN METODE RESISTIVITAS KONFIGURASI SCHLUMBERGER UNTUK MENDETEKSI PERSEBARAN AIR LINDI (STUDI KASUS TPA TERJUN MARELAN) Afniar Harahap; Ratni Sirait; Lailatul Husna Lubis
JOURNAL ONLINE OF PHYSICS Vol. 9 No. 1 (2023): JOP (Journal Online of Physics) Vol 9 No 1
Publisher : Prodi Fisika FST UNJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jop.v9i1.27281

Abstract

Leachate has the potential to be used as organic fertilizer because it contains high levels of minerals and organic matter. In the leachate there are several compounds, namely heavy metal compounds, salts, nitrogen compounds and various types of other organic matter. Leachate leachate also contains very fine suspended matter from the decomposition of microbes, usually consisting of Ca, Mg, Na, K, Fe, Chloride, Sulfate, Phosphate, Zn, Ni, CO2, H2O, N2, NH3, H2S, Organic acids , and H2. This study aims to find out how the subsurface layer in the Medan Marelan Falls Landfill area, the distribution of leachate in the Medan Marelan Falls Landfill. 1D resistivity measurements were only carried out in the Medan Marelan Falls TPA area. The geophysical method used in this study is the Schlumberger configuration. This research was conducted at three points along the 200 meter track. on line I is at a depth of 6.92 m with a resistivity value of 3.16 Ωm with a North to South flow direction. On track II it is at a depth of 1.15 m, 4.53 m, and 22.1 m with a resistivity value of 1.5 Ωm, 2.25 Ωm, and 5.05 Ωm respectively with the North to West flow direction. On track III it is at a depth of 1.19 m, 20.8 m, and 53.9 m with resistivity values of 1.54 Ωm, 3.51 Ωm, and 1.13 Ωm respectively with North to West flow direction. The distribution of leachate at the Medan Marelan Falls TPA which dominates is on track III marked with black to bluish color images.
PEMBUATAN DAN KARAKTERISASI BIOFOAM BERBBASIS KOMPOSIT SERBUK SABUT KELAPA DENGAN PEREKAT POLIVINIL ASETAT Abdul Halim Daulay; Lailatul Husna Lubis; Siti Hawa Hasibuan
EINSTEIN (e-Journal) Vol 11, No 3 (2023): EINSTEIN (e-Journal)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/eins.v11i3.43820

Abstract

Biofoam merupakan kemasan alternatif pengganti styrofoam yang bersifat bidegradable, dapat terurai secara alami serta aman bagi kesehatan karena tidak mengandung bahan beracun. Serbuk sabut kelapa sebagai bahan dasar dalam pembuatan biofoam dan PVAc (polivinil asetat) sebagai perekat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui variasi komposisi optimum material biofoam sehingga memiliki sifat fisis, mekanik, dan termal yang baik, dan untuk mengetahui laju degredasi biofoam berbasis serbuk sabut kelapa dengan perekat polivinil asetat (PVAc). Pembuatan biofoam menggunakan bahan serbuk sabut kelapa dengan perekat polivinil Asetat. Komposisi pencampuran serbuk sabut kelapa dengan perekat polivinil asetat (PVAc) yang digunakan adalah 45%:55%, 55%:45%, 65%:35%, 75%:25%, dan 85%:15%. Biofoam dicetak menggunakan cetakan akrilik lalu dikompaksi menggunakan mesil Hot Press dengan tekanan sebesar 100 MPa ditahan selama 10 menit pada suhu 70 . Metode karakterisasi yang digunakan meliputi densitas, daya serap air, degredasi, kuat tarik, modulus elastisitas, elongation at break, differential scanning calorimetry (DSC). biofoam berbasis komposit serbuk sabut kelapa dapat dihasilkan dengan perekat polivinil asetat (PVAc) sebagai aplikasi kemasan pangan yang aman dan ramah lingkungan untuk pengganti styrofoam. Pada penelitian diperoleh biofoam serbuk sabut kelapa dengan perekat PVAc menghasilkan komposisiyang optimum yaitu variasi sampel A (45% : 65%) wt dengan nilai densitas 2,332 g/m3, dan daya serap air 0,924%. Kuat tarik 0,8707 MPa, perpanjangan putus 105,097% dan modulus elastisitas 0,828 MPa. Sifat termal dengan titik leleh 451,41oC.