Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH EKSTRAK ANDALIMAN (Zanthoxylum acanthopodium DC) TERHADAP SIFAT KIMIA MINYAK KELAPA SAWIT Indra Lasmana Tarigan; Ricardo Lumbantoruan; Ely Sulistiara; Henni Cintya; Boy Candra Sitanggang; Marudut Sinaga
Analit : Analytical and Environmental Chemistry Vol. 5, No. 02 October (2020) Analit : Analytical and Environmental Chemistry
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/aec.v5i2.2020.p155-168

Abstract

Andaliman (Zanthoxylum acanthopodium DC) adalah salah satu tumbuhan yang mengandung senyawa kimia penting yang dapat dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari, namun pemanfaatannya masih sangat sedikit. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengekstrak buah andaliman yang berfungsi sebagai antioksidan alami pada minyak sawit, yang berfungsi untuk meningkatkan kualitas minyak sawit. Pada penelitian ini dilakukan analisis kualitas minyak melalui penentuan bilangan peroksida minyak, bilangan iodin minyak dan asam lemak bebas dengan penambahan ekstrak buah andaliman dan tanpa penambahan ekstrak buah andaliman dengan variasi lama penyimpanan dan konsentrasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa semakin besar konsentrasi ekstrak buah andaliman, semakin kecil bilangan peroksida minyak, semakin besar bilangan iodin minyak, dan semakin kecil asam lemak bebas minyak. Hasil analisis disimpulkan bahwa waktu inkubasi dan konsentrasi berpengaruh signifikan terhadap bilangan peroksida, bilangan iodin dan asam lemak bebas minyak. Konsentrasi secara parsial berpengaruh terhadap ketiga parameter uji, sedangkan waktu tidak berpengaruh secara parsial.http://dx.doi.org/10.23960/aec.v5.i2.2020.p155-168 
Development of a Chromatography Textbook Based on Project-Based Learning Using an Ethnoscience Approach with Augmented Reality Hanisah Hasibuan; Sri A. Sari; Marudut Sinaga
Jurnal Akademika Kimia Vol. 15 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/j24775185.2026.v15.i2.pp86-96

Abstract

Advances in chemistry during the Fourth Industrial Revolution demand learning that integrates concept mastery with 21st-century skills, yet current materials rarely combine local wisdom and digital technology. This study aimed to develop a chromatography textbook based on Project-Based Learning (PjBL), using an ethnoscience approach and Augmented Reality (AR), suitable for learning. The Research and Development (R&D) method, using the 4D model (Define, Design, Develop, Disseminate), was employed. The pilot study involved 20 Chemistry Education students, with expert validation sheets and student response questionnaires as instruments. The results of the expert validation indicated that this textbook is highly suitable, with an average content suitability percentage of 93.75%, graphic suitability of 93.75%, presentation suitability of 94.84%, and linguistic suitability of 100%. A pilot test conducted on a small group revealed highly positive student responses, with an average score of 3.88 (97.02%). These findings imply that integrating PjBL, ethnoscience, and AR can effectively support contextual, student-centered, and technology-enhanced chemistry learning. In practice, this approach can serve as a model for developing innovative instructional materials for other chemistry topics and for supporting curriculum transformation toward 21st-century skills.
The Role of Augmented Reality in Transforming Education to Support Sustainable Development Goals: A Literature Review Sri Adelila Sari; Hanisah Hasibuan; Marudut Sinaga; Corrienna Abdul Talib
Jurnal Pendidikan Sains Indonesia Vol 13, No 4 (2025): OCTOBER 2025
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jpsi.v13i4.47732

Abstract

Access to quality education remains a challenge in developing nations, including Indonesia. Augmented reality (AR) has emerged as a promising tool to address this gap. This review aimed to examine AR applications in education from 2001 to 2024, focusing on their impact on learning outcomes and accessibility. The study analyzed 171 articles selected through a systematic search in databases like scopus and IEEE explore. Key aspects reviewed include AR tools, applications, evaluation methods, and target demographics. Findings highlight ARs effectiveness in STEM education, vocational training, and cultural learning through features like 3D visualizations, interactive simulations, and animations, enhancing engagement and skill acquisition. AR aligns with sustainable development goals 4 (quality education), 9 (industry, innovation, and infrastructure), and 10 (reduced inequality) by improving access to education and reducing inequalities. However, challenges such as inadequate teacher training, limited infrastructure, and the need for localized content hinder broader implementation. The review concludes that AR tools should address pedagogical and contextual needs for optimal impact. Recommendations include expanding teacher training, improving access to technology, and developing culturally relevant content. Future research should explore scalable, long-term AR solutions to enhance global education
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE 5E BERBANTUAN LKPD UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATERI ASAM BASA Romian Afrina Simanullang; Marudut Sinaga
CHEDS: Journal of Chemistry, Education, and Science Vol 9, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/cheds.v9i2.10960

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah siswa yang diajar menggunakan model Siklus Pembelajaran 5E yang dibantu Lembar Aktivitas Siswa (LKPD) mencapai hasil belajar yang lebih tinggi dibandingkan siswa yang diajar menggunakan metode ceramah-tanya-jawab dalam materi asam-basa. Penelitian ini juga mengkaji korelasi antara aktivitas belajar dan peningkatan hasil belajar. Pendekatan kuantitatif dengan desain Kuasi-Eksperimental digunakan. Sampel penelitian terdiri dari siswa Kelas XI-4 (eksperimental) dan Kelas XI-5 (kontrol), yang dipilih melalui purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa yang menggunakan model Siklus Pembelajaran 5E dengan LKPD menunjukkan hasil belajar yang lebih tinggi, dengan thitung ttabel (3,97 1,998) pada tingkat signifikansi 5%, yang mengkonfirmasi Ha. Korelasi yang signifikan ditemukan antara aktivitas belajar dan peningkatan hasil belajar (rhitung rtabel, 0,798 0,362). Dengan nilai korelasi 0,798, aktivitas belajar berkontribusi 62,25% terhadap hasil belajar siswa, sedangkan 37,75% dipengaruhi oleh faktor lain.